7cloud.asia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mencatat sebanyak 19 desa yang tersebar di lima kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian genangan bervariasi.
Banjir terjadi sejak Kamis (30/1/2025) itu disebabkan hujan dengan intensitas sedang tinggi dan cuaca yang sangat ekstrem di wilayah Pati sejak beberapa hari terakhir.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya, di Pati, Senin (10/2/2025) mengatakan hujan deras mengakibatkan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kabupaten Pati meningkat.
“Akibatnya sungai tidak mampu menampung debit air hujan dan meluap menggenangi beberapa kecamatan di Kabupaten Pati. Namun, ada pula banjir yang disebabkan jebolnya tanggul sungai,” ujar Martinus dikutip Antaranew.com.
Ketinggian genangan banjir di masing-masing daerah berbeda-beda, antara 20-60 cm, termasuk akses jalan warga juga ada yang tergenang.
Baca: Indonesia sedang berada di puncak musim hujan
Meskipun demikian, hingga Senin (10/2/2025) belum ada laporan tentang warga yang mengungsi. Hanya saja sejumlah petani memanen padi lebih dini untuk menghindari gagal panen.
“Dari 19 desa yang terdampak banjir, ada desa yang hanya terdampak di kawasan areal pertanian dan ada yang berdampak hingga ke pemukiman warga,” imbuh Martinus.
Ia mencatat jumlah desa paling banyak terdampak banjir tersebar di Kecamatan Gabus sebanyak enam desa, kemudian disusul Kecamatan Kecamatan Juwana ada lima desa
Sedangkan di Kecamatan Sukolilo, banjir merendam tiga desa, Kecamatan Margorejo empat desa, dan Kecamatan Pati satu desa.
Baca: Pulau Jawa waspada bencana hidrometeorologi hingga April 2025
Adapun total rumah terdampak mencapai 122 rumah, sedangkan yang tergenang hingga masuk rumah sebanyak 41 rumah.
Banjir yang masuk ke dalam rumah tersebar di Desa Doropayung (Kecamatan Juwana), Desa Soko (Kecamatan Gabus), dan Desa Gadudero dan Kasiyan (Keamatan Sukolilo).
Untuk antisipasi penyakit, kata dia, disediakan posko pengobatan gratis oleh puskesmas, di antaranya Puskesmas Sukolilo I guna memberikan pelayanan di bidang kesehatan akibat banjir yang dapat berdampak pada penyakit gatal-gatal dan demam.
BPBD Pati juga melakukan asesmen untuk keperluan kaji cepat serta menggerakkan relawan BPBD di Kabupaten Pati untuk membantu asesmen dan menolong warga yang membutuhkan pertolongan.




