Tag: udara

  • Perbaiki Kualitas Udara, Pemprov DKI Jakarta Tanam 200 Pohon Langka

    Perbaiki Kualitas Udara, Pemprov DKI Jakarta Tanam 200 Pohon Langka

     

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih tetap melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki kondisi udara Jakarta. Salah satunya adalah dengan menanam 200 pohon langka.

    Penananaman pohon langka tersebut dilakukan oleh Pejabat (Pj) Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Heru Budi Hartono bersama jajaran Forkopimko Jakarta Selatan di Jalan Sirsak, RT 10/04, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa pada Jumat (15/09/2023).

    Dikutip dari beritajakarta, penanaman pohon langka tersebut dilakukan di lahan milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta seluas 9.000 meter persegi.

    Baca: Pemkot Jakarta Timur sediakan lahan 8,5 hektere untuk hutan kota

    Pohon-pohon tersebut merupakan pohon buah lokal yang saat ini sulit dijumpai. Diantaranya adalah pohon kecapi, buni, gowok, dan lainnya.

    “Ada tambahan lahan seluas 9.000 meter persegi yang didapat dari penyerahan kewajiban pengembang. Hari ini kita tanam tanaman-tanaman langka. Terima kasih, dan ini menjadi patron kita selalu bersama Forkopimda menanam pohon,” jelas Heru.

    Selanjutnya Heru memaparkan pihaknya sengaja menanam pohon buah langka, agar masyarakat dapat lebih mengenal buah lokal langka ini.

    Baca: Jakarta akan tambah 800 ruang terbuka hijau

    Penanaman poho langka ini juga sengaja dilakukan di lahan milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta agar memudahkan petugas untuk merawat dan melestarikannya.

    “Warga juga bisa melihat, oh ini pohon buni, pohon kecapi dan seterusnya. Mereka sambil lari pagi, olahraga kalau ada buahnya ambil saja, gratis,” katanya.

    Sebelumnya sejak bulan Juli, Pemprov DKI Jakarta menanam pohon untuk menghijaukan Jakarta.

    Baca: Terkait polusi udara di Jakarta, Pemerintah diminta tak kasih solusi palsu

    Dalam kurun waktu satu bulan tersebut, sebanyak 25.000 pohon setinggi tiga meter telah ditanam, seperti Ketapang Cendana dan Tabebuya.

    Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga telah menanam 1000 pohon Ketapang Kencana di kolong Tol Becakayu sepanjang 4,2 kilometer.

    Baca: Hutan Kota GBK, tempat asyik melepas stres di tengah kota

    Menurut Heru, memperbaiki kualitas udara di Jakarta perlu kerjasama yang masif dari semua pihak. Karena itu ia mengimbau seluruh stakeholder yang ada di Jakarta untuk ikut mengampanyekan gerakan memperbaiki kualitas udara.

    “Dalam hal ini, kita butuh kerja sama yang besar, sehingga dalam menjaga kualitas udara di Jakarta menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Heru.

    Reporter: Nurakhmayani

  • KLHK Ancam Hukuman Berat Bagi Pelanggar Emisi Udara

    KLHK Ancam Hukuman Berat Bagi Pelanggar Emisi Udara

    7cloud.asia – Berbagai upaya dilakukan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi DKI Jakarta agar kualitas udara membaik. 

    Di antaranya penegakan hukum berupa sanksi bagi pelanggar emisi udara.

    Hukuman penjara dan denda hingga miliaran siap menanti siapapun yang emisi udara nya melanggar baku mutu udara. Hal ini dilakukan agar kualitas udara Jakarta membaik.

    “Di bawah UU Lingkungan Hidup, melanggar baku mutu udara bisa berujung pada hukuman yang serius,” ucap Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK, Rasio Ridho Sani seperti yang dikutip Antaranews.

    Baca: Menghijaukan kembali Jakarta dengan ruang terbuka hijau

    Para pelanggar emisi udara, lanjut Rasio dapat dikenai hukuman pidana hingga tiga tahun penjara dan denda mencapai Rp3 miliar.

    Dari 504 jumlah kegiatan usaha yang ada di Jabodetabek, sebanyak 59 di antaranya mempunyai emisi udara yang tinggi.

    Sedangkan 49 jenis kegiatan usaha menggunakan pembangkit listrik sendiri dengan pembakaran batu bara.

    Rasio menyebutkan pihaknya mengidentifikasi 45 perusahaan yang berpotensi mencemari udara.

    Baca: DKI Jakarta akan tambah 800 ruang terbuka hijau

    Sebanyak 21 perusahaan diantaranya telah diberikan sanksi tegas berupa penyegelan dan pemasangan palang penghentian usaha.

    Selain itu terdapat sembilan sanksi administrasi yang telah diberlakukan serta dua Pulbaket dan 26 perusahaan dalam proses sanksi administrasi dan 10 dalam pengawasan.

    Hal ini, kata Rasio, sesuai dengan Pasal 22 angka 17, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.

    “Menteri memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan yang telah memperoleh izin dari pemerintah daerah,” urai Rasio.

    Baca: Tilang uji emisi dibatalkan

    Sanksi yang diberlakukan bagi pelanggar aturan emisi udara ermacam-macam bentuknya.

    Mulai dari sanksi administratif yakni penghentian kegiatan, paksaan pemerintah, dan bahkan pembekuan atau pencabutan izin usaha serta sanksi hukum pidana.

    “Ada juga opsi gugatan perdata yang dapat mengakibatkan tuntutan ganti rugi dan pemulihan lingkungan,” jelasnya.

    Penerapan hukum pidana penjara dan denda biasanya diberlakukan untuk kasus yang lebih serius. Selain itu, ada pidana tambahan untuk korporasi yang terbukti melakukan pelanggaran yang merugikan lingkungan.

    Baca: Untuk atasi poluis udara Pemprov DKI Jakarta bisa belajar dari China

    Selain menindak tegas pelanggar emisi udara, KLHK bersama dengan BRIN, BMKG dan BNPB juga telah melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

    Dengan demikian, KLHK berharap kondisi udara di Jakarta dapat membaik dengan tingkat polusi yang rendah.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Rabu Pagi, Kondisi Udara Jakarta Tidak Sehat Masuk Peringkat 3 Dunia

    Rabu Pagi, Kondisi Udara Jakarta Tidak Sehat Masuk Peringkat 3 Dunia

    7cloud.asia – Jakarta menempati peringkat ketiga dunia dengan kondisi udara terburuk pada Rabu (04/10/2023) pagi. Dari situs IQAir pukul 06.33 WIB, indeks kualitas udara berada pada angka 158 dan masuk kategori tidak sehat.

    Kualitas udara di Jakarta nilai konsentrasi polutan PM 2,5 saat ini 13.9 kali nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.  

    Artinya tingkat kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif.

    Sebab, dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

    Humas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Yogi Ikhwan menjelaskan dengan kualitas udara seperti ini setiap orang masih dapat beraktivitas di luar tanpa masker.

    Tetapi untuk kelompok sensitif diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar serta tetap menggunakan masker saat di luar ruangan. 

    “Artinya, tingkat kualitas udara yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika,” ungkap Yogi.

    Peringkat Jakarta berada di bawah Delhi, India dengan indeks kualitas udara berada pada angka 160 dengan status yang sama dengan Jakarta.

    Sementara peringkat satu kota dengan kondisi udara terburuk di dunia adalah kota Lahore, Pakistan. Indeks kualitas udara di kota ini 189.

    Selain kualitas udara tidak sehat, ada beberapa kategori tingkat kualitas udara.

    Kategori baik, tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

    Pada kategori sedang, kualitas udara tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

    Sedangkan kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada manusia maupun hewan.

    Pada kategori berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.

    Sebelumnya Pemprov DKI Jakarta telah melakukan berbagai usaha untuk memperbaiki kualitas udara di Jakarta.

    Diantaranya melakukan penertiban kepada industri yang tidak melaksanakan perawatan dan pengelolaan pada cerobong untuk emisi tidak bergerak.

    Berdasarkan data Satgas Pengendalian Pencemaran Udara DKI Jakarta per 15 September 2023 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan maupun DLH Provinsi DKI Jakarta telah menertibkan enam perusahaan stockpile batu bara.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Awal Pekan, Jakarta Masuk 3 Besar Kota Terpolusi Di Dunia

    Awal Pekan, Jakarta Masuk 3 Besar Kota Terpolusi Di Dunia

    7cloud.asia – Awal pekan, Jakarta masuk rangking tiga besar sebagai kota terpolusi di dunia. Dilihat dari situs IQAir pada pukul 06.30 WIB, Jakarta menempati posisi ketiga dengan indeks kualitas udara berada pada angka 165. dengan status udara tidak sehat.

    Di situs tersebut terpantau di Jakarta nilai konsentrasi polutan PM 2,5 artinya 16.6 kali nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.

    Sementara posisi kedua ditempati oleh kota Lahore, Pakistan dengan indeks kualitas udara 181 dan urutan pertama adalah Delhi, India dengan indeks kualitas udara 187.

    Dengan kualitas udara seperti itu, IQAir menyarankan agar membatasi aktivitas di luar ruangan. Apalagi untuk kelompok usia rentan seperti anak-anak, ibu hamil dan orangtua.

    Jika memang harus melakukan aktivitas di luar ruangan, masyarakat diimbau mengenakan masker saat berada di luar ruangan.

    Selain itu, jika memiliki penyaring udara maka dapat menyalakan penyaring udara agar udara dapat jernih kembali.

    Masyarakat juga dihimbau untuk menutup jendela guna menghindari polusi udara dari luar.

    Sebelumnya, pemptrov DKI Jakarta bekerjasama dengan pemerintah pusat telah melakukan berbagai langkah untuk memperbaiki kualitas udara di Jakarta.

    Diantaranya adalah Teknik Modifikasi Cuaca (TMC), menanam pohon, razia cerobong-cerobong industri yang berpotensi sebagai sumber pencemar udara di Jakarta.

    Sementara itu, Guru Besar Bidang Pulmonologi dan Respirasi Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp. P(K), FISR, FAPSR menyebut polusi udara di Jakarta ini mengancam kesehatan.

    Karena itu. ia mengajak masyarakat untuk mengenakan masker kain yang dilapisi filter untuk particulate matter (PM) 2.5 saat polusi udara sangat tinggi seperti sekarang.

    “Ini bisa jadi solusi murah, yakni masker kain ditambah filter untuk PM 2.5. Ini banyak di toko daring jual filter untuk PM 2.5 harganya Rp10 ribu,” ujar Agus.

    Cara ini disebut sefektif menyaring 95 – 99 persen partikulat. Selain itu,

    masyarakat juga bisa menggunakan N95, KF94 dan masker bedah.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Asap Menyelimuti Kota Padang, Masyarakat Diimbau Gunakan Masker  

    Asap Menyelimuti Kota Padang, Masyarakat Diimbau Gunakan Masker  

     

    7cloud.asia – Kabut asap menyelimuti Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sejak beberapa hari terakhir membuat kualitas udara menjadi tidak sehat. Masyarakat diimbau menggunakan masker saat diluar ruangan.

    “Kualitas udara sudah menurun sejak beberapa hari terakhir. Namun statusnya masih sedang. Hari ini kembali menurun kembali menjadi tidak sehat,” urai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar, Asben Hendri.

    Melansir Antaranews, pada Rabu (18/10/2023) siang kualitas udara di Kota Padang menurun dengan nilai PM2.5 berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 105, akibat kabut asap.

    baca juga: https://www.7cloud.asia/nasional/243059815/mahfud-bantah-indonesia-kirim-kabut-asap-ke-negara-tetangga

    ISPU yang mencapai 105 masuk kategori tidak sehat. Kualitas udara tersebut dinilai merugikan bagi kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan.

    Selanjutnya Asben menerangkan kabut asap di Kota Padang diduga berasal dari provinsi tetangga yang terbawa angin hingga ke Sumbar.

    Sebab menurut BMKG, prakiraan angin secara umum bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 10 – 20 km/jam.

    Asben juga mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah atau jerami di sawah agar kabut asap tidak semakin pekat serta memperburuk kondisi udara.

    baca juga: https://www.7cloud.asia/daerah/243086188/kebakaran-lahan-di-sumsel-meningkat-kualitas-udara-kota-palembang-masuk-kategori-membahayakan

    Sementara itu, Dinas Kehutanan Sumbar hari ini terpantau sejumlah titik panas dan titik api pada beberapa daerah di Sumbar.

    Kepala Dinas Kehutanan Sumbar Yozarwardi menyebut berdasarkan aplikasi SiPongi milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, terpantau belasan titik panas (hotspot) di Sumbar.

    Belasan titik panas tersebut berada di Pesisir Selatan, Sijunjung, dan Solok Selatan. Sedangkan titik api (fire spot) terpantau di perbatasan Kabupaten Pesisir Selatan dengan Provinsi Bengkulu.

    baca juga: https://www.7cloud.asia/daerah/243032110/palembang-diselimuti-kabut-asap-jam-sekolah-berubah

    Ia menyebut petugas telah turun ke lapangan untuk memastikan titik panas tersebut berupa kebakaran lahan/hutan atau tidak.

    Seperti yang diwartakan sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan terjadi di beberapa wilayah di Sumatera Selatan, yaitu Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Kabupaten Musi Banyuasin.

    Selain itu, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di sekitar lokasi pemegang izin berbasis lahan lainnya seperti di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Muara Enim, Lahat, dan Musirawas.

    Akibat kebakaran hutan dan lahan tersebut, asap mengepung wilayah tersebut hingga ke provinsi lainnya.

    Reporter: Nurakhmayani

     

     

     

     

     

  • Kondisi Udara Kota Jambi Memburuk, Siswa Kembali Belajar Daring

    Kondisi Udara Kota Jambi Memburuk, Siswa Kembali Belajar Daring

    7cloud.asia – Kondisi udara Kota Jambi kembali memburuk dalam beberapa hari belakangan ini. Akibatnya pemerintah Kota Jambi menerapkan kembali pembelajaran jarak jauh atau daring untuk Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMP.

    “Pembelajaran secara online atau daring bagi pelajar sekolah tingkat PAUD, TK, SD dan SMP mulai Rabu 18 Oktober hingga Jumat 20 Oktober 2023,” kata Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi, Abu Bakar dikutip Antaranews.

    Kebijakan tersebut tertuang dalam edaran Wali Kota Jambi nomor 21/EDR/HKU/2023, yang memutuskan untuk kembali merumahkan siswa dan penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar secara daring.

    Namun, kebijakan ini akan terus ditinjau menyesuaikan situasi dan kondisi karena sewaktu-waktu secara kondisi udara bisa berubah.

    Lebih lanjut, Abu menjelaskan keputusan tersebut dengan mempertimbangkan hasil pengukuran kualitas udara dalam kurun waktu 48 jam terakhir oleh gugus tugas kabut asap Kota Jambi.

    Hasil analisa dan pemantauan yang dilakukan oleh Satgas dalam kurun waktu 48 jam terakhir, kondisi kualitas udara kembali sangat tidak sehat dan membahayakan kesehatan manusia terutama anak didik.

    Dalam kurun waktu tersebut, kata Abu, terjadi tren kenaikan yang signifikan pada parameter PM 10 dan PM 2,5 yang menjadi parameter kritis acuan standar kualitas udara di Kota Jambi.

    Satgas memperkirakan kondisi ini akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan sehingga memutuskan untuk kembali menerapkan proses belajar mengajar dari rumah.

    Kondisi sebaran asap masuk ke Kota Jambi tersebut sifatnya situasional, karena tergantung dari kondisi banyaknya hotspot di daerah sumber asap dan arah hembusan angin.

    Saat ini Pemkot Jambi terus memantau perkembangan aktual terkait kondisi kabut asap di Kota Jambi dan mengupdate kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

    Dengan kondisi kualitas udara yang tidak sehat, Pemkot Jambi mengimbau masyarakat disiplin menjaga kesehatan pribadi dan keluarga, taat protokol kesehatan, memakai masker dan tidak biarkan anak-anak bermain di luar selama pembelajaran jarak jauh.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Suhu Panas Hingga 33 Derajat Celsius, Ini Penyebabnya

    Suhu Panas Hingga 33 Derajat Celsius, Ini Penyebabnya

    7cloud.asia – Suhu udara yang panas saat ini tengah melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Salah satunya Pulau Bintan di Kepulauan Riau (Kepri) yang suhunya mencapai 33 derajat celsius.

    Akibatnya masyarakat merasakan udara panas dan gerah yang tak biasanya.

    “Kami mencatat suhu udara saat ini berada di atas 30 sampai 33 derajat Celsius,” ungkap Prakirawan Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Kota Tanjungpinang, Muhammad Fadris D, dikutip Antaranews.

    Padahal, lanjut Fadris, suhu udara di wilayah ini pada siang hari biasanya berkisar antara 28 sampai 30 derajat celcius.

    Cuaca panas yang melanda Pulau Bintan, meliputi Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprediksi masih akan berlangsung hingga awal 2024.

    Hal ini terjadi akibat fenomena skala global seperti El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD).

    Selain itu, adanya pergerakan angin dari arah Australia yang cenderung kering, sehingga menyebabkan berkurangnya pembentukan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.

    “Namun khusus di Pulau Bintan, untuk hari ini sampai dua hari ke depan ada potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang bersifat lokal,” jelas Fadris.

    Selanjutnya Fadris menjelaskan suhu panas yang terjadi saat ini rentan memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    Pihaknya telah mendeteksi beberapa titik panas, terutama di wilayah Kabupaten Bintan.

    Karena itu, Fadris mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap pemicu karhutla, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun membakar lahan atau kebun saat cuaca panas.

    Hal ini dapat menimbulkan kebakaran yang lebih besar. “Dari segi kesehatan, perbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi,” ujarnya.

    Sebelumnya Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer pada BRIN (Badan Riset dan Inovesi Nasional), Eddy Hermawan mengatakan puncak suhu panas ekstrim terjadi pada bulan Oktober.

    Normalnya musim kemarau terjadi pada Juni sampai Agustus. Tetapi adanya pengaruh fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) bergeser ke Oktober.

     “Sekarang El Nino positif dan IOD juga positif, keduanya mencapai puncak sekitar Oktober 2023,” kata Eddy. 

    Kedua fenomena osilasi suhu air permukaan laut–El Nino di Samudera Pasifik dan IOD di sebelah barat Samudera Hindia—berdampak cukup masif pada Indonesia dan negara lainnya di garis khatulistiwa.

    Karena itu, lanjut Eddy, beberapa daerah di Indonesia diprediksi mengalami suhu panas ekstrem, di antaranya Kota Surabaya dengan suhu tertinggi diprediksi mencapai 43 derajat Celcius.

    Sementara itu, salah seorang warga Tanjungpinang, Erita, merasakan dampak cuaca panas dalam dua hari ke belakang, terutama pada siang hari.

    “Panasnya sangat terasa, menyebabkan tubuh memproduksi keringat lebih banyak dari biasanya,” kata Erita.

    Reporter: Nurakhmayani 

  • Awas, Suhu Panas Hingga 37 Derajat Celcius Bakal Melanda Kota Ini

    Awas, Suhu Panas Hingga 37 Derajat Celcius Bakal Melanda Kota Ini

    7cloud.asia – Suhu panas masih melanda sejumlah kota besar di Indonesia. Bahkan di Surabaya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan suhu udara mencapai 37 derajat celsius.

    Dari laman BMKG, suhu terendah di Kota Pahlawan tersebut berkisar antara 25 derajat celsius dengan tingkat kelembaban 50 hingga 80 persen.

    Selain Surabaya, BMKG juga memperkirakan kota Semarang, Banjarmasin, Makassar mengalami cuaca panas dengan suhu 35 derajat celsius.

    Sedangkan suhu terendah diperkirakan terjadi di Bandung berkisar antara 18 hingga 31 derajat celsius. Kelembaban udara berkisar antara 45 hingga 90 persen.

    baca juga: bmkg: waspada suhu panas landa di kota ini

    Meski demikian, peluang hujan masih terjadi di beberapa wilayah. Bahkan hujan lebat akan mengguyur wilayah Aceh, Bengkulu, Jambi, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kep. Bangka.

    Hujan lebat juga diperkirakan mengguyur wilayah Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Papua.

    Hujan disertai kilat/petir atau hujan badai juga berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah.

    Kondisi ini juga diprediksi terjadi di Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Papua Barat.

    baca juga: intensitas hujan tinggi waspada banjir dan longsor di wilayah ini

    Seperti yang diberitakan sebelumnya, kepala BMKG, Dwikorita Karnawati memperkirakan awal musim hujan akan mundur hingga bulan November 2023.

    Namun, musim hujan kali ini tidak berlangsung serentak di semua wilayah Indonesia.

    “Musim Hujan pada tahun 2023/2024 umumnya akan tiba lebih lambat dibandingkan dengan biasanya. Curah hujan yang turun pada periode musim hujan 2023/2024 pada umumnya diprediksi akan normal dibandingkan biasanya,” urai Dwikorita beberapa waktu lalu.

    Sementara periode puncak musim hujan sendiri diprediksi umumnya terjadi di Januari dan Februari 2024. Tetapi ada beberapa daerah yang diprediksi mengalami curah hujan yang lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan biasanya.

    baca juga: bmkg musim kemarau berlangsung hingga akhir oktober

    Selanjutnya Dwikorita menjelaskan awal musim hujan umumnya berkaitan erat dengan peralihan Angin Timuran (Monsun Australia) menjadi Angin Baratan (Monsun Asia).

    Nah, prediksi BMKG, Angin Timuran diprediksi masih tetap aktif hingga November 2023, utamanya di Indonesia bagian Selatan. Sementara itu, Angin Baratan diprediksi akan datang lebih lambat dari normalnya.

    “Sejak mulai muncul pada pertengahan bulan Mei 2023, gangguan iklim El Nino terus berkembang mencapai level El Nino moderat sejak akhir Juli 2023 dan saat ini Indeks El Nino berada pada nilai +1.504. Kondisi El Nino moderate tersebut diprediksi tetap bertahan hingga awal 2024,” jelasnya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Jumat Pagi, Kualitas Udara di Jakarta Tidak Sehat

    Jumat Pagi, Kualitas Udara di Jakarta Tidak Sehat

    7cloud.asia – Kualitas udara di Jakarta Timur dan Jakarta Barat pada Jumat (03/11/2023) pagi pukul 04.00 WIB berada dalam kategori tidak sehat.

    Kategori tersebut termasuk dalam angka partikel halus (particulate matter/PM) 2,5 berdasarkan indek standar pencemar udara (ISPU) meliputi wilayah yakni Lubang Buaya Jakarta Timur (108), dan Kebon Jeruk Jakarta Barat (101).

    Mengutip Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Lubang Buaya, Jakarta Timur memiliki angka PM2,5 yang paling tinggi sebesar 110 atau berada di antara patokan 101-199.

    Angka itu termasuk kategori tidak sehat yakni kualitas udaranya yang bersifat merugikan pada manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

    baca: jakarta hujan kualitas udara tak kunjung membaik

    Sedangkan ISPU di wilayah kota Jakarta lainnya terpantau sedang, yakni Bundaran HI Jakarta Pusat (87), Jagakarsa Jakarta Selatan (71) dan Kelapa Gading Jakarta Utara (95).

    Di tingkat dunia, berdasarkan situs pemantauan IQ Air pada Jumat pukul 07.15 WIB, Jakarta berada pada peringkat sembilan dengan pencemaran udara tertinggi di dunia dengan indeks kualitas udara 164.

    Di situs tersebut, di Jakarta nilai konsentrasi polutan utamanya PM 2,5  yang artinya 16.1 kali lebih tinggi dari nilai panduan kualitas udara Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni 158 AQI US.

    Data kualitas udara diperoleh berdasarkan pantauan di 20 stasiun pemantau, di antaranya berada di Layar Permai (PIK), Jalan Raya Perjuangan (Kebon Jeruk) dan Jimbaran (Ancol).

    baca: tekan polusi udara berbagai upaya dilakukan pemprov dki jakarta

    Sedangkan peringkat pertama jatuh pada Delhi, India dengan indeks kualitas udara dalam kategori bahaya yaitu 546.

    Kota terpolusi kedua di dunia adalah kota Lahore, Pakistan dengan indeks kualitas udara 382.

    Kota terpolusi ketiga dunia adalah kota Baghdad, Irak yang terpantau indeks kualitas udaranya 232.  

    Reporter: Nurakhmayani

  • Rabu Pagi, Kondisi Udara Jakarta Kembali Memburuk  

    Rabu Pagi, Kondisi Udara Jakarta Kembali Memburuk  

     

    7cloud.asia – Kondisi udara di Jakarta pada Rabu (08/112023) kembali memburuk. Dilihat dari situs IQAir pada pukul 08.12 WIB, Jakarta berada di posisi ke tujuh dengan indeks kualitas udara 165 dan status tidak sehat.

    Peringkat ini berada di bawah Kota Mumbai, India dengan indeks kualitas udara (IQAir) berada pada angka 165 dengan status yang sama dengan Jakarta.

    Di situs tersebut terpantau di Jakarta nilai konsentrasi polutan PM 2,5 di Jakarta saat ini 16,4 kali nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.

    Posisi pertama indeks kualitas udara terburuk adalah kota Lahore, Pakistan dengan IQAir 447.

    Posisi kedua adalah Kota Delhi, India dengan nilai IQAir 392. Sedangkan posisi ketiga adalah Kota Karachi, Pakistan dengan nilai IQAir 269.

    baca: masalah lingkungan terbesar 2023 polusi udara

    Humas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Yogi Ikhwan menjelaskan dengan kualitas udara seperti ini setiap orang masih dapat beraktivitas di luar tanpa masker.

    Tetapi untuk kelompok sensitif diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar serta tetap menggunakan masker saat di luar ruangan. 

    “Artinya, tingkat kualitas udara yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika,” ungkap Yogi.

    Selanjutnya Yogi menjelaskan Pemprov DKI Jakarta telah melakukan berbagai usaha untuk memperbaiki kualitas udara di Jakarta.

    baca: usai hujan kualitas udara di jakarta membaik

    Diantaranya melakukan penertiban kepada industri yang tidak melaksanakan perawatan dan pengelolaan pada cerobong untuk emisi tidak bergerak.

    Berdasarkan data Satgas Pengendalian Pencemaran Udara DKI Jakarta per 15 September 2023 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan maupun DLH Provinsi DKI Jakarta telah menertibkan enam perusahaan stockpile batu bara.

    Selain itu, pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan polda metro jaya sejak 1 November lalu juga melakukan razia uji emisi bagi kendaraan yang berusia diatas 3 tahun.

    Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan tempat pelaksanaan uji emisi di 333 bengkel untuk kendaraan roda empat dan 107 bengkel untuk kendaraan roda dua.

    baca: dapatkah tanaman membersihkan udara dalam ruangan kita

    Upaya lain yang dilakukan untuk mengurangi polusi udara adalah melakukan Teknik Modifikasi Cuaca (TMC) dengan melakukan hujan buatan.

    Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau gedung-gedung tinggi di Jakarta memasang pompa air bertekanan tinggi (water mist generator).

    Penyiraman jalan-jalan protokol telah dilakukan sejak pertengahan Agustus lalu hingga Oktober. Hingga kini sudah 215 lokasi yang disiram, melibatkan 270 mobil dan personel sekitar 800 orang.

    Repoter: Nurakhmayani