Awal Pekan, Jakarta Masuk 3 Besar Kota Terpolusi Di Dunia

Written by

in

7cloud.asia – Awal pekan, Jakarta masuk rangking tiga besar sebagai kota terpolusi di dunia. Dilihat dari situs IQAir pada pukul 06.30 WIB, Jakarta menempati posisi ketiga dengan indeks kualitas udara berada pada angka 165. dengan status udara tidak sehat.

Di situs tersebut terpantau di Jakarta nilai konsentrasi polutan PM 2,5 artinya 16.6 kali nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.

Sementara posisi kedua ditempati oleh kota Lahore, Pakistan dengan indeks kualitas udara 181 dan urutan pertama adalah Delhi, India dengan indeks kualitas udara 187.

Dengan kualitas udara seperti itu, IQAir menyarankan agar membatasi aktivitas di luar ruangan. Apalagi untuk kelompok usia rentan seperti anak-anak, ibu hamil dan orangtua.

Jika memang harus melakukan aktivitas di luar ruangan, masyarakat diimbau mengenakan masker saat berada di luar ruangan.

Selain itu, jika memiliki penyaring udara maka dapat menyalakan penyaring udara agar udara dapat jernih kembali.

Masyarakat juga dihimbau untuk menutup jendela guna menghindari polusi udara dari luar.

Sebelumnya, pemptrov DKI Jakarta bekerjasama dengan pemerintah pusat telah melakukan berbagai langkah untuk memperbaiki kualitas udara di Jakarta.

Diantaranya adalah Teknik Modifikasi Cuaca (TMC), menanam pohon, razia cerobong-cerobong industri yang berpotensi sebagai sumber pencemar udara di Jakarta.

Sementara itu, Guru Besar Bidang Pulmonologi dan Respirasi Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp. P(K), FISR, FAPSR menyebut polusi udara di Jakarta ini mengancam kesehatan.

Karena itu. ia mengajak masyarakat untuk mengenakan masker kain yang dilapisi filter untuk particulate matter (PM) 2.5 saat polusi udara sangat tinggi seperti sekarang.

“Ini bisa jadi solusi murah, yakni masker kain ditambah filter untuk PM 2.5. Ini banyak di toko daring jual filter untuk PM 2.5 harganya Rp10 ribu,” ujar Agus.

Cara ini disebut sefektif menyaring 95 – 99 persen partikulat. Selain itu,

masyarakat juga bisa menggunakan N95, KF94 dan masker bedah.

Reporter: Nurakhmayani

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *