Blog

  • Berniat Praktikkan Konsep Guna Ulang untuk Kurangi Sampah Plastik? Simak Infonya di Sini

    7cloud.asia – Saat ini, praktik guna ulang juga sudah mulai digalakkan oleh industri penyedia produk rumah tangga di Indonesia untuk kurangi sampah plastik.

    Praktik guna ulang ini antara lain dilakukan Gerakan Guna Ulang Jakarta yang diselenggarakan oleh Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) dan Zero Waste Living Lab (ZWLL) Enviu.

    Program tersebut bertujuan untuk mengurangi plastik sekali pakai dari kemasan makanan, minuman, kemasan produk rumah tangga, dan kemasan dari layanan pesan-antar online. 

    Baca: Ekosistem guna ulang harus mulai dibangun dari sekarang

    Program Lead Zero Waste Living Lab by Enviu di Indonesia Darina mengatakan Enviu hadir untuk memasyarakatkan konsep guna ulang sekaligus mengurangi timbulan plastik sekali pakai dari kemasan sekali pakai.

    “Kemasan sekali pakai sering digunakan untuk produk-produk rumah tangga seperti sabun cuci piring, pembersih lantai, sabun pencuci baju dan lain sebagainya,” ujarnya di sela Seminar dan Peluncuran Laporan Break Free From Plastic dalam terjemahan bahasa Indonesia “Mewujudkan Sistem Guna Ulang” di Jakarta, pekan lalu.

    Konsep Guna Ulang juga mulai diterapkan produsen perawatan tubuh The Body Shop.

    Baca: Guna ulang lebih efektif kurangi sampah plastik, tapi diabaikan

    “The Body Shop mencoba menjadi bagian dari sistem guna ulang dengan cara menyediakan kosmetik yang dapat diisi ulang di beberapa store yang kami miliki saat ini,” PR Manager The Body Shop Indonesia, Gesit Pambudi di kesempatan yang sama.

    Kami yakin, ujarnya, dengan kontribusi sekecil apapun dari kami para produsen, dapat menghasilkan dampak yang cukup besar untuk menciptakan sistem guna ulang di Indonesia khususnya.

    Penerapan sistem guna ulang tidak lepas dari pengawasan dari pihak-pihak yang berwenang untuk memastikan uji kelayakan dari produk guna ulang.

    Baca: Beda guna ulang dengan daur ulang

    Saat ini, Badan Pengawasan Obat dan Kosmetik (BPOM) sudah memiliki Peraturan No 12 Tahun 2023 Tentang Pengawasan Pembuatan dan Peredaran Kosmetik yang dapat diedarkan dengan sistem isi ulang.

    “Saat ini BPOM sedang mengedukasi para pelaku usaha dengan memberikan penjelasan terkait implementasi. Peraturan ini mengatur secara keseluruhan mulai dari proses produksi hingga proses penyimpanan sampai ke distribusinya.” ujar Direktur Pengawasan Kosmetik BPOM, Irwan.

    Konsep guna ulang dengan menyediakan wadah atau kemasan yang ramah lingkungan, dapat digunakan berulang kali, bahkan dapat dikembalikan juga mulai dilakukan sejumlah restoran.  

    Baca: Produsen dinilai tak serius tangani sampah plastik dan tak transparan

    Berikut ini merupakan beberapa startup yang menyediakan kemasan yang dapat dikembalikan sebagaimana dilansir Waste4change

    ALLAS Indonesia

    Menjadi startup penyedia kemasan pesan-antar makanan secara online berkelanjutan pertama di Jakarta, Allas memiliki visi mengurangi sampah wadah makanan sekali pakai dalam sektor kuliner.

    ALLAS Menyediakan wadah yang dapat dipakai berulang kali, membuat kita merasa seperti membawa bekal yang dibuat oleh orang tua dan berharap kita tidak lagi merasa bersalah ketika memesan makanan secara online apabila akan menambah sampah.

    Kunjungi website https://www.allas.id/ untuk informasi lebih lanjut.

    Baca: Produsen sampah plastik terbesar di dunia

    KOINPACK

    Koinpack memberlakukan sistem pengemasan yang inovatif. Menyediakan kemasan guna ulang yang dapat digunakan berulang kali dan dikembalikan untuk mengganti kemasan sachet dan jenis kemasan sekali pakai lainnya dengan cara deposit dan insentif.

    Kita akan mendapatkan cashback jika mengembalikan kemasan kosong kepada Koinpack. Nantinya kemasan kosong tersebut akan dibersihkan dan diisi ulang agar dapat dipakai kembali.

    Saat ini tercatat sudah lebih dari 130.500 jumlah sachet yang digantikan dengan botol koinpack. Kunjungi website https://www.koinpack.id/ untuk informasi lebih lanjut.

    Baca: KLHK ajak warga ‘boikot’ produk yang tak olah sampah plastiknya

    CupKita

    Merupakan layanan reusable cup pertama di Indonesia untuk kedai kopi. Kelahiran CupKita dilatarbelakangi oleh fakta bahwa kedai kopi di Jakarta rata-rata menjual sekitar 125 cangkir sekali pakai setiap harinya.

    CupKita menyediakan alternatif wadah atau kemasan guna ulang berupa cangkir yang dapat digunakan kembali dan membuat kedai kopi berkelanjutan melalui biaya yang lebih ramah dijangkau. 

    Cara untuk menggunakan layanan ini pun cukup mudah. Kita hanya perlu memesan kopi dan memindai serta membayar deposit, kemudian pilih CUPKITA, setelah itu dapat menikmati kopi yang dipesan.

    Cangkir yang sudah kosong dapat dikembalikan ke toko untuk dikumpulkan, dicuci bersih, dan dikirimkan kembali ke kedai kopi. Dengan mengembalikan kemasan ke toko, kita juga bisa mendapatkan uang kita kembali.

    Kunjungi website https://cupkita.id/ untuk informasi lebih lanjut.

    Baca: Apakah bioplastik benar-benar aman untuk lingkungan?

    QYOS

    Startup berbasis digital ini didirikan pada tahun 2020 dan merupakan bagian dari Enviu, sebuah perusahaan sosial yang berfokus untuk memberikan dampak positif bagi sosial dan lingkungan.

    Qyos berpartisipasi dalam gerakan Guna Ulang Jakarta bersama Koinpack dan Allas. 

    Demi mengurangi sampah plastik dari hulu, Qyos menyediakan stasiun refill atau mesin isi ulang otomatis untuk produk rumah tangga yang berada di toko-toko terdekat area tempat tinggal masyarakat, seperti kompleks perumahan.

    Hingga saat ini, Qyos telah memiliki lebih dari 2.700 pelanggan dan bekerja sama dengan 4 FMCGs. Kunjungi website https://www.qyos.id/ untuk informasi lebih lanjut.

    Baca: Tiga tuntutan Pawai Bebas Plastik

    Clubzerø

    Sama seperti 4 startup sebelumnya, Clubzerø menyediakan layanan kemasan guna ulang yang dapat digunakan kembali ketika berada di toko, takeaway, atau pemesanan secara online.

    Kemasan yang disediakan Clubzerø menggunakan CO2 lebih sedikit 50% daripada kemasan sekali pakai.

    Hingga saat ini, Clubzerø telah melayani lebih dari 1 juta pesanan, menghemat 68 ton CO2 dan mencapai 95% tingkat pengembalian.

    Kunjungi website https://www.clubzero.co/ untuk informasi lebih lanjut.

    Berbagai usaha telah dilakukan dan semakin dikembangkan untuk mengurangi konsumsi plastik sekali pakai.

    Baca: Pawai Bebas Plastik mampu dorong kebijakan ramah lingkungan

     

  • Gereja Berperan Besar dalam Mengisi Kekosongan Akses Pendidikan di Papua

    Gereja Berperan Besar dalam Mengisi Kekosongan Akses Pendidikan di Papua

    7cloud.asia – Para aktivis gereja di Tanah Papua telah lama berkontribusi memberikan akses pendidikan bagi rakyat Papua hingga wilayah pedalaman.

    Demikian diungkap Staf Khusus Wakil Presiden Masykuri Abdillah usai rapat koordinasi dengan kementerian dan lembaga untuk membahas peningkatan akses pendidikan di Tanah Papua.

    “Para tokoh gereja sudah banyak berkontribusi membuka akses pendidikan bagi rakyat Papua, bahkan sampai ke wilayah pedalaman. Mereka lah yang menyediakan ruang bagi Orang Asli Papua untuk menikmati pendidikan demi pembangunan kesejahteraan Papua,” kata Masykuri dalam siaran pers di Jakarta, Senin (7/8/2023).

    Rapat koordinasi ini menindaklanjuti arahan Wapres Ma’ruf Amien untuk menyiapkan tenaga guru di tanah Papua melalui pendidikan di Sekolah Tinggi Teologi.

    Baca: Potret pendidikan Papua, lebih dari 600 ribu anak tidak sekolah

    Hingga kini pendidikan di Papua masih menghadapi masalah rendahnya ketersediaan guru pendidikan dasar dan ketiadaan guru di wilayah pedalaman.

    Hal ini berdampak pada rendahnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Papua dan Papua Barat dari tahun ke tahun.

    Menurut Masykuri, secara de facto, aktivis pendidikan dari kalangan gereja dan STT sebenarnya sudah melakukan aktivitas mengajar secara suka rela di wilayah pedalaman Papua.

    Kesukarelawan ini mampu mengisi kekosongan posisi guru di tengah banyaknya tenaga guru ASN yang justru meninggalkan tempat tugas.

    Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini adalah pemberian status dan hak kepada tenaga guru melalui pembukaan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)/Program Guru PAUD di STT.

    “Ini sejalan dengan aspirasi dari lembaga Gereja Papua,” kata Masykuri.

    Baca: Penerima beasiswa di Kep. Aru harus berlayan 3 hari untuk cairkan bantuan

    Dalam rakor tersebut, Pst. Konstantinus Bahang selaku perwakilan dari Papua Christian Center (PCC) yang juga tergabung dalam Persekutuan Gereja-gereja Papua dan Papua Barat menyampaikan aspirasi tokoh-tokoh gereja.

    Mereka meminta STT dapat membuka Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (Prodi PGPAUD) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Prodi PGSD).

    “Tujuannya agar lembaga pendidikan yang dikelola Gereja dapat mencetak guru-guru yang militan dan tangguh yang bersedia mengajar di wilayah pedalaman Papua,” kata Konstantinus.

    Aspirasi ini diperkuat oleh Anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) dari Provinsi Papua Barat Daya Otto Ihalauw yang menyatakan bahwa Papua harus diperlakukan secara khusus.

    Pendidikan di Papua, ujarnya, tidak dengan aturan yang bersifat umum sehingga hambatan-hambatan pembukaan Prodi PG PAUD dan Prodi PGSD dapat cepat dilaksanakan.

    Baca: Angka putus sekolah di NTT tergolong tinggi

    “Untuk menyelesaikan masalah pendidikan di Papua, ego sektoral harus dikesampingkan dan perlu memperhatikan aspek kedaruratan di wilayah Papua sehingga yang dihasilkan adalah kebijakan yang afirmatif,” ujar Otto.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Hukum Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Ineke Indraswati menegaskan bahwa pemerintah serius memenuhi kebutuhan guru di tanah Papua.

    Menurutnya harapan tokoh-tokoh gereja agar STT untuk membuka Prodi PG PAUD dan Prodi PGSD dapat dipenuhi melalui skema kerja sama STT dengan Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK), seperti Universitas Cenderawasih.

    “STT di Papua dapat membuka Prodi PG PAUD dan Prodi PGSD melalui skema kerja sama dengan perguruan tinggi yang ditunjuk oleh Kemendikbudristek, kami akan dampingi dan percepat agar bisa berjalan segera,” ujar Ineke.

    Baca: Ini alasan Nadiem hapus tes calistung di penerimaan siswa SD

    Adapun Perancang UU Ahli Madya Biro Hukum Kemenag Imam Syaukani menekankan agar eksistensi STT ketika bekerja sama dengan Universitas Cenderawasih tetap ada.

    Sehingga STT bukan sekadar pelaksana program studi LPTK, tapi sebagai penyelenggara program studi PG PAUD dan Prodi PGSD.

    Merespons berbagai aspirasi dan usulan dalam rakor, Masykuri menggarisbawahi bahwa pemerintah pusat akan terus berupaya mendorong pembukaan Prodi PG PAUD dan Prodi PGSD di STT dengan tetap mengedepankan aspek kebijakan afirmatif.

    STT juga diharapkan dapat segera memproses izin pembukaan Prodi PG PAUD dan Prodi PGSD ke Kemendikbudristek.

    Baca: Cara mudah membangun kebiasaan membaca sejak dini

     

  • Antisipasi Larangan Plastik Sekali Pakai, Ekosistem Guna Ulang Harus Dibangun dari Sekarang

    Antisipasi Larangan Plastik Sekali Pakai, Ekosistem Guna Ulang Harus Dibangun dari Sekarang

    Foto: cleanomics

    7cloud.asia – Bersiap menghadapi pelarangan plastik sekali pakai pada tahun 2030, Gerakan Indonesia Diet Kantung Plastik (GIDP) kian menggencarkan kampanye guna ulang sebagai solusi sampah plastik.

    Dalam menjalankan program tuk atasi sampah plastik ini, GIDP merilis Reuse Infrastructure Grid yang menggambarkan ekosistem dan peran/relasi pelaku inisiatif guna ulang dalam kerangka sirkularitas yang berkelanjutan.

    Model ini mencoba untuk menawarkan satu pandangan yang holistik tentang jaringan ekosistem guna ulang tuk kurangi sampah plastik yang diisi oleh berbagai pihak yang terkait.

    Pihak-pihak yang harus terlibat dalam sistem guna ulang ini adalah rumah tangga/konsumen, transportasi dan logistik, jasa pencucian, industri manufaktur, jasa pengelola wadah guna ulang, ritel, serta pengambil kebijakan.

    Baca: Guna ulang leboh efektif kurangi sampah plastik

    Pada saat bersamaan, organisasi Break Free From Plastic dan University of Portsmouth, Inggris meluncurkan laporan berjudul “Making Reuse A Reality”, yang memaparkan empat tahap penting untuk mewujudkan sistem guna ulang.

    Laporan yang diterjemahkan ke dalam bahasan Indoensia dengan judul “Mewujudkan Sistem Guna Ulang” itu diluncurkan pada Kamis (3/8/2023) yang diselenggarakan GIDP dengan mengundang sejumlah pemangku kepentingan.

    Langkah pertama membangun sistem guna ulang adalah dari kebijakan pemerintah yang antara lain dengan melarang plastik sekali pakai.

    Sedangkan tahap tertingginya adalah menciptakan kondisi yang memungkinkan untuk membuat sistem guna ulang menjadi norma yang baru.

    Dalam laporan ini, dijabarkan mengenai definisi guna ulang sebagai sistem, dan bukan soal produk ataupun alternatif pengganti plastik sekali pakai.

    Baca: Menyoal galon sekali pakai, solusi atau masalah bangi lingkungan

    “Reuse adalah sebuah sistem. Sistem yang mendorong banyak penggunaan kemasan secara berulang, dan ini adalah sistem yang sebenarnya tidak mengalihkan kepemilikan kemasan kepada konsumen,” ujar Tiza Mafira, Direktur Eksekutif GIDP dalam diskusi tersebut.

    Tiza menegaskan, konsumen hanya membutuhkan produk, sehingga seharusnya hanya kepemilikan produk yang berpindah ke konsumen. Dalam sistem guna ulang, operatorlah yang menjadi pemilik kemasan.

    “Pemilik kemasan lah yang bertanggung jawab untuk mengambil kembali kemasan itu untuk dicuci demi menjaga higienitas, mengisi kembali produk ke dalam kemasan dan mendistribusikannya,” tandas Tiza.

    Baca: Mengapa guna ulang lebih disarankan ketimbang daur ulang

    Dalam ranah kebijakan nasional, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga telah memiliki Peraturan Menteri LHK No P75/2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen yang juga mendorong sistem guna ulang.

    Vinda Damayanti Ansjar, Direktur Pengurangan Sampah KLHK mengatakan praktik guna ulang sebenarnya sudah dilakukan sejak lama oleh produk lokal atau skala UMKM.

    Artinya masyarakat sudah bisa terima dan welcome dengan inisiatif seperti ini. Idealnya, sistem guna ulang ini juga bisa diberlakukan untuk merek-merek yang sudah established.

    Menurut Vinda, penerapan guna ulang di lapangan sangat memungkinkan. Bahkan guna ulang ini adalah bentuk tradisi yang kita miliki.

    Baca: Produsen dinilai tak serius dan tak transparan soal pengelolaan sampah plastik

    Misalnya seperti mbok jamu keliling dan tukang minyak curah yang sejak dulu sudah kita gunakan.

    “Untuk itu, kami juga mendorong para produsen untuk bersedia mengadopsi sistem guna ulang dalam bisnisnya,” ujarnya.

    Namun, sayangnya hingga kini sistem guna ulang ini belum menjadi manadatory atau kewajiban bagi perusahaan. 

    Secara global, perumusan solusi bersama atas sampah plastik telah dibicarakan  dalam perjanjian internasional polusi plastik atau dikenal dengan Global Plastic
    Treaty. Dalam treaty itu, guna ulang juga sebagai salah satu solusi. 

    Sehingga sudah selayaknya pemerintah lebih serius dalam membangun ekosistem guna ulang dari sekarang, sehingga Indonesia lebih siap menghadapai larangan plastik sekali pakai pada 2030. 

    Baca: Penerapan sistem guna ulang dari SIKLUS

     

  • Catat! Ini Dua Kota Paling Ramah Lingkungan di Dunia

    Catat! Ini Dua Kota Paling Ramah Lingkungan di Dunia

    7cloud.asia – Di tengah kekhawatiran dampak perubahan iklim, ada kabar baik yang patut disyukuri, yakni semakin banyak kota di dunia yang menghargai alam dan mengupayakan kehidupan yang lebih ramah lingkungan.

    Tidak ada memang kota yang sempurna, dan banyak kota yang harus menempuh jalan panjang sebelum layak disebut ramah lingkungan, namun semakin banyak kota yang kualitas hidupnya meningkat.

    Itu semua dicapai berkat upaya terus menerus oleh otoritas kota untuk melestarikan dan melindungi lingkungan sehingga kemudian layak disebut sebagai kota ramah lingkungan.

    Baca: Empat kota ini sangat ramah untuk pejalan kaki

    Upaya kota untuk menjadi ramah lingkungan antara lain dengan menekan emisi karbon, serta memfasilitasi warganya untuk menjalani gay ahidup ramah lingkungan.

    Secara global, pemerintah dan otoritas kota mendapat tekanan dari penduduknya sendiri, terutama Generasi Z, yang dikenal sensitif pada isu lingkungan dan terus  mendorong negara-negara untuk menempuh pendekatan baru yang lebih berkelanjutan.

    Lantas kota apa saja yang layak disebut sebagai kota paling ramah lingkungan di dunia?

    Baca: Daftar kota ramah pesepeda

    Dilansir pointship.com pada Juli 2022 lalu, Kopenhagen, ibu kota Denmark berada di posisi teratas sebagai kota yang paling ramah lingkungan di dunia.

    Berkat dedikasinya untuk mengembangkan gaya hidup keberlanjutan dan ramah lingkungan, Kopenhagen berulang kali dinobatkan sebagai kota paling ramah lingkungan di dunia.

    Otoritas kota Kopenhagen sangat menghargai pengguna sepeda dan berharap setengah dari penduduknya bersepeda ke kantor atau sekolah pada tahun 2022.

    Kopenhagen dinobatkan menjadi kota paling ramah lingkungan di dunia berkat investasi berkelanjutan dalam alternatif hijau.

    Baca: Bogota berhasil sukses terapkan konsep TOD

    Otoritas kota Kopenhagen terus menerus memperkenalkan inisiatif baru untuk mempromosikan cara hidup yang ramah lingkungan.

    Rencana ambisius kota Kopenhagen untuk menjadi lebih ramah lingkungan itu dilakukan sambil tetap menyediakan kualitas hidup yang baik bagi warganya.

    Pada tahun 2025, Kopenhagen akan berstatus netral atau nol karbondioksida atau CO2.

    Di kota ini keluarga yang memiliki mobil hanya 29 persen atau kurang dari sepertiga jumlah penduduk di sana.

    Baca: Penataan kawasan TOD guna kurangi kemacetan di Jakarta

    Otoritas Kopenhagen telah menambahkan jalur sepeda ekstra karena lebih banyak orang yang lebih suka bersepeda daripada mengemudi untuk berkeliling.

    Karena sebagian besar hotel kota sekarang meminjamkan sepeda kepada pengunjungnya. Bersepeda menjadi lebih disukai.

    Tren yang berkembang di kota adalah makan organik; 24 persen dari makanan yang dijual di Kopenhagen adalah makanan organik yang dihasilkan sendiri warganya.

    Selain itu, 88 persen makanan yang disajikan di lembaga publik adalah makanan organik. 

    Baca: Metamorfosa Jakarta lewat penataan transportasi publik

    Di posisi kedua kota ramah lingkungan, ada kota Amsterdam Belanda. Sudah lama Amsterdam dikenal memiliki lebih banyak sepeda daripada jumlah penduduknya.

    Begitu banyak sepeda yang ditemukan ditumpuk satu sama lain di jalanan kota amsterdam ini.

    Amsterdam juga dikenal sebagai salah satu kota yang paling ramah sepeda di dunia. Bersepeda tidak hanya mempromosikan populasi yang sehat tetapi juga menurunkan emisi karbon.

    Pengenalan kendaraan listrik di sekitar kota, menjadi faktor lain yang membuat Amsterdan sebagai kota ramah lingkungan.

    Baca: Tiga kota di Indonesia yang dinilai ramah lingkungan

    Otoritas kota Amstersam telah membangun setidaknya 300 stasiun pengisian baterai listrik untuk membatasi jumlah emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor.

    Rumah-rumah di Amsterdam juga berusaha menjadi lebih ramah lingkungan dan menerapkan gaya hidup hijau.

    Mengunjungi Amsterdam, kita akan melihat begitu banyak banyak pemilik rumah yang memasang panel surya di atap mereka.

    Tak hanya itu, warga Amsterdam juga memproduksi makanan mereka sendiri, atau membelinya dari pasar petani setempat, yang semuanya berkontribusi pada ekonomi lokal.

    Baca: Kawasan Malioboro akan diubah jadi zona rendah emisi

  • Maunya Kejar Untung Lewat Sistem TFB di Shopee Live, Sejumlah Seller Malah Mengaku Kapok

    7cloud.asia – Platform belanja online Shopee saat ini sedang gencar mempromosikan fitur baru andalan mereka, Shopee Live.

    Program diskon besar-besaran hingga 50 persen ditawarkan lewat Shopee Live hampir setiap hari, termasuk hari ini 8 Agustus 2023.

    Tak tanggung-tanggung, Shopee menggandeng sederet publik figur dalam mengenalkan Shopee Live, seperti Nikita Mirzani, dr. Richard Lee, hingga Raffi Ahmad.

    Para seleb ini disebut berhasil meraup omzet hingga miliaran rupiah dalam sekali penampilan di Shopee Live ini.

    Namun, di tengah ingar-bingar promosi Shopee Live ini, tersimpan cerita tak sedap yang dialami sejumlah seller.

    Baca: Mengapa Tiktok Live Lebih diminati ketimbang Shopee Live

    Seorang seller Shopee Live mengisahkan pengalaman buruknya ketika berjualan menggunakan fitur streaming tersebut.

    Keluhan sang seller Shopee Live itu ia sampaikan melalui base @JUALAN_BASE di Twitter pada Minggu, (6/8/2023) malam. Dalam unggahannya, ia mengaku kapok berjualan dengan Shopee Live.

    “Guys, gua kapok jualan live Shopee yang berkali-kali check out gitu (as seller),” tulis seller tersebut melalui @JUALAN_BASE.

    Seller itu mengaku kapok karena kelemahan sistem tfb yang diterapkan aplikasi jual-beli online asal Singapura tersebut telah membuatnya rugi.

    Ternyata, transaksi yang dilakukan sang pembeli di Shopee Live sudah mencapai batas maksimal.

    Padahal si pembeli sudah kadung melakukan checkout berkali-kali dan si penjual telah mentransfer balik dana yang dijanjikan untuk transaksi di program promosi ini.

    Baca: Gen Z lebih sukai Tiktok Live ketimbang Shopee Live, ada apa?

    Bagaimana hal itu bisa terjadi? Ini karena karena si seller menerapkan sistem tfb alias transfer back dalam menjual produknya. 

    “Udah enak dikasih barang sampe free berkali-kali checkout, tfb (transfer back, red) langsung, biaya admin ditanggung. Eh pas klik pesanan diterimanya sampe batas maksimal,” tulisnya.

    “Udedah nanti mah ogah. Rejeki gak akan ke mana kalo gitu mah,” lanjut seller tersebut.

    Unggahan ini langsung mendapat respon dari sejumlah seller lain yang juga pernah menerapkan sistem tfb. 

    Salah satunya adalah pengguna nama akun @notyoursidee yang menceritakan pengalaman pahitnya harus ‘mengemis-ngemis’ ke customer yang ia dapat melalui Shopee Live agar mengeklik ‘pesanan diterima’ sebelum mentransfer balik.

    Baca: Lima prinsip utama frugal live

    “Asliiii gue sampe ngemis-ngemis cuma minta klik pesanan diterima. Untungnya gak seberapa tapi emosinya kerasa banget,” tulis pemilik akun tersebut dengan mencantumkan screenshot chat.

    Sebagai informasi, ‘transfer back’ adalah sistem penjualan yang memanfaatkan kelemahan aplikasi Shopee Live.

    Tak sedikit seller yang memanfaatkan sistem ini agar buyer bisa mengklaim voucher yang didapatkan dari pembelanjaan di Shopee Live.

    Namun, seringkali harga barang lebih rendah dari nominal voucher, untuk itu seller terlebih dahulu menaikkan harga, lantas selisih dari harga asli akan ditransfer balik oleh seller setelah dipotong biaya admin.

    Misalnya, harga barang Rp10.000 dan voucher Shopee Live hanya berlaku untuk transaksi minimal Rp30.000.

    Baca: Meski kaya raya, aktor ini lebih memilih jalani frugal living

    Maka, seller akan terlebih dahulu menaikkan harga menjadi minimal Rp 30.000 agar mendapatkan voucher diskon tersebut, sehingga seolah-olah barang gratis dan buyer hanya membayar ongkos kirimnya saja.

    Setelah transaksi dilakukan, maka kelebihan bayarnya yakni sebesar Rp20.000 akan dikembalikan kepada buyer setelah dikurangi biaya admin.

    Terkait hal tersebut, redaksi AboutMalang.com yang pertama kali menurunkan berita ini telah mencoba menghubungi Head of Media Relations Shopee Indonesia Prisca Niken. 

    Namun, hingga artikel ini diterbitkan, masih belum ada balasan dari yang bersangkutan.

  • Memulai Konsep Slow Living dari Rumah Sendiri

    Memulai Konsep Slow Living dari Rumah Sendiri

    7cloud.asia – Selamat sore, kali ini kita akan kembali membahas konsep slow living.

    Setelah membahas apa itu konsep slow living dan manfaatnya bagi kesehatan mental, kali ini kita akan meninjau penerapan konsep ini dalam keseharian kita di rumah.

    Slow living adalah tentang mengambil pendekatan yang lebih lambat dalam kehidupan sehari-hari. Itu bisa mencakup apa saja, mulai dari makan dengan penuh perhatian hingga merencanakan liburan yang tak biasa.

    Baca: Kiat memulai hari dengan konsep slow living

    Banyak orang bilang bahwa slow living adalah membangun seperangkat nilai yang mengatakan bahwa lebih cepat tidak selalu lebih baik.

    Untuk mengubah keseharianmu menjadi lebih slow, kita harus meyakini bahwa slow living adalah tools yang tak ternilai yang membantu kita mengelola stres, tetap membumi, dan mengingat prioritas hidup kita.

    Ini adalah pola pikir yang menempatkan kedalaman dan makna di atas atau jauh lebih penting ketimbang sekadar konsumsi, pencapaian dan apalagi kecepatan.

    Baca: Begini cara menerapkan konsep slow living di tempat kerja

    Jadi, berikut kiat untuk menjalani kehidupan yang lebih lambat sebagaimana dikutip dari vanillapapers.net: 

    1 Jadikan rumah sebagai sanctuary

    Tinggal di kota yang sibuk dan bergerak cepat, rumah yang tenang merupakan tempat perlindungan dari dunia luar.

    Lingkungan yang bersih dan bebas kekacauan memungkinkan kita untuk memulihkan diri dari tuntutan pekerjaan, anak-anak, dan kehidupan sehari-hari.

    Rumah yang kekacauan akan menambah kecemasan dan beban kita, jadi lakukan langkah berikut ini untuk membuat rumah yang membantu memulai slow living:

    – Rapikan ruangan sejenak tapi secara rutin agar tetap rapi bahkan saat sedang sibuk.
    – Pilih beberapa barang kesayangan untuk ditampilkan. Ruang bebas kekacauan harus tetap indah dan tidak kosong.
    – Jaga kebersihan rumah dan rasakan dampaknya bagi kesehatan mental. Debu dan tumpukan cucian hanya akan menambah beban pikiran. Jadi jangan biarkan semuanya menumpuk sampai kamu punya waktu luang. 

    Baca: Beberapa salah kaprah soal slow living

    2. Ciptakan oasis 

    Tanaman dapat mengurangi tingkat stres, jadi coba membangun oasis hijau di rumahmu. Nikmati manfaat daun palem dan pakis yang mengubah hidup.

    Cobalah membuat taman dengan beberapa tanaman yang mudah dirawat saat Anda sedang sibuk. Hiasi balkon dengan pot pohon palem dan letakkan beberapa kursi santai untuk menciptakan oasis.

    Jika tak memiliki taman atau balkon, bawalah beberapa tanaman indah ke ruang tamu dan lapisi kusen jendela dengan tanaman hijau.

    Tanaman ini akan menghadirkan oasis yang menghadirkan manfaat tak ternilai. Bahkan jika itu berarti hanya beberapa menit sehari di sana. 

    Baca: Temukan ketenangan di kota yang sibuk dengan slow living

    3. Luangkan waktu ‘jeda’ setiap hari
    Kita akan gagal mengubah hidup jika hanya melakukannya setiap akhir pekan. Upaya untuk menjadikan keseharian kita secara slow living akan membuahkan hasil yang lebih baik jika kita membuat kebiasaan kecil namun konsisten.

    Menerapkan slow living di kota tidak mudah, untuk itu butuh perubahan pola pikir yang realistis.

    Jadi mulailah dengan lambat dan buat beberapa perubahan kecil yang akan bertambah seiring waktu.

    Suntikkan beberapa saat lambat ke dalam hari kamu, seperti sesederhana menikmati kopi di balkon sebelum memulai hari, atau meditasi ketimbang berselancar di sosial media di pagi hari. 

    Jeda itu juga bisa memanfaatkan istirahat makan siang jauh-jauh dari meja kerja. Ini akan terasa jauh lebih baik beristirahat sehingga kita akan lebih produktif di sore hari.

    Baca: Slow city, konsep baru tata kelola kota yang lebih memanusiakan

  • Lagi Dua Kader PSI Mundur Demi Dukung Ganjar, Grace: PSI Ikuti Arahan Jokowi

    Lagi Dua Kader PSI Mundur Demi Dukung Ganjar, Grace: PSI Ikuti Arahan Jokowi

    7cloud.asia – Kader Partai Solidaritas Indonesia atau PSI yang mundur pasca pertemuan petinggi PSI dengan calon presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bertambah.

    Senin (7/8/2023) dua kader PSI Estugraha dan Dwi Kundoyo, memutuskan mundur setelah pertemuan petinggi PSI dan Prabowo. Keduanya menyinggung soal masa lalu Prabowo yang dianggap kelam.

    Egha, sapaan Estugraha, yang merupakan wakil ketua umum kelompok relawan Ganjarian Spartan dan Dwi Kundoyo yang menjabat sebagai sekretaris jenderal di organisasi yang sama.

    Egha merupakan Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) PSI untuk DPRD Kota Bogor sementara Dwi Kundoyo merupakan Bacaleg untuk DPRD DKI Jakarta.

    Baca: Ini alasan Guntur Ramli mundur dari PSI

    Sebelumnya, Guntur Ramli juga mengatakan mundur dari PSI beberapa hari usai Prabowo kunjungi markas PSI.

    Dilansir Tempo.co, Prabowo secara terbuka mengakui dia mengajak PSI gabung ke Koalisi Indonesia Raya pada Pilpres 2024 mendatang.

    Gerindra saat ini bermitra dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Bulan Bintang (PBB) dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

    “Oh iya (ajak PSI ke KIR). Kita tentunya ingin mengajak semua kekuatan merah putih, semua kekuatan Indonesia untuk bekerja sama,” kata Prabowo.

    Saat berkunjung ke kantor PSI, Prabowo mengatakan diirnya tidak mempersoalkan besar kecilnya partai. Meski tak masuk parlemen pada Pemilu 2019 lalu, Prabowo melihat PSI sangat potensial.

    Baca: Rocky Gerung hadapi 13 laporan polisi

    Sebagai partai yang diisi oleh anak-anak muda idealis, menurut Prabowo PSI punya cita-cita tinggi, dan berkomitmen terhadap persatuan bangsa. Prabowo mengaku punya banyak kesamaan pandangan dengan PSI. 

    “Saya merasa sangat senang diundang, dan saya datang dan terima kasih dikasih kesempatan. Saya menyampaikan pandangan-pandangan saya yang saya lihat banyak kecocokan,” kata Prabowo.

    Namun, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie menegaskan pihaknya belum menentukan arah dukungan di Pilpres 2024. Pasalnya, menurut dia, dinamika pencapresan jelang 2024 masih cair.

    PSI sebelumnya telah menyatakan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sesuai hasil Rembuk Rakyat yang digelar pada November 2022 lalu.

    Baca: Golkar pastikan tak dukung Anies Baswedan

     

    Usai bertemu dengan Prabowo Subianto di Kantor DPP PSI pada Rabu lalu, Grace mengaku partainya punya banyak kesamaan pandangan baik dengan Prabowo maupun Gerindra.

    Terkait dukungan pada Pilpres 2024, Grace menyatakan partainya tegak lurus terhadap arahan Presiden Jokowi. Pasalnya, menurut Grace, Jokowi merupakan sosok yang dikagumi partainya.

    Grace menyatakan sosok yang dijagokan pada 2024 adalah kandidat yang melanjutkan program Jokowi.

    “Oleh karenanya, apakah sudah mengerucut ke mana? PSI siap bergerak sesuai arahan Pak Jokowi,” kata Grace di Kantor DPP PSI, Rabu, 2 Agustus 2023.

    Baca: Jokowi tugaskan tujuh nama untuk menangkan Ganjar Pranowo

    Grace menyatakan bahwa peta politik saat ini masih cair. Dia pun menilai belum tentu Ganjar dan Prabowo menjadi rival.

    “Belum tentu jadi rival. Siapa tahu jadi duet. Masih cair,” kata Grace seperti dikutip Tempo.co, Kamis, 3 Agustus 2023.

    Grace menjelaskan, pernyataan dukungan kepada Ganjar Pranowo pada tahun lalu sedianya bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar mulai memikirkan sosok pemimpin masa depan.

    Menurut dia, sosok capres ini hendaknya berkomitmen melanjutkan program pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

    “Kalau estafet selanjutnya tidak punya komitmen, sia-sia 9 tahun kita buang uang banyak, investasi waktu yang banyak. Uang bisa dicari, tapi waktu nggak bisa diputar,” kata Grace.

    Sumber: Tempo.co

     

  • Hari Masyarakat Adat Sedunia: KLHK Tetapkan 15 Hutan Adat di Gunung Mas

    Hari Masyarakat Adat Sedunia: KLHK Tetapkan 15 Hutan Adat di Gunung Mas

    7cloud.asia – Dalam rangka Hari Masyarakat Adat Sedunia yang diperingati setiap tanggal 9 Agustus, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan 15 hutan adat di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

    Wakil Menteri LHK Alue Dohong mengatakan, sebanyak 15 hutan adat di Gunung Mas ini total luasnya mencapai 68.326 hektare.

    Alue menambahkan, penetapan 15 hutan adat itu menjadikan Kabupaten Gunung Mas sebagai wilayah yang memiliki hutan adat terluas di Indonesia.

    Dia berharap penetapan hutan adat dapat meningkatkan kesejahteraan serta memberi manfaat yang nyata kepada masyarakat.

    “Masyarakat hukum adat merupakan penyeimbang dari globalisasi dan modernisasi yang terkadang tidak sesuai dengan kondisi geografis, budaya, maupun sosial dari suatu wilayah, termasuk masyarakat adat di wilayah Kabupaten Gunung Mas,” ujar Alue Selasa (8/8/2023)

    Baca: Komnas Perempuan desak pengesahan UU Masyarakat Adat

    Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan KLHK Bambang Supriyanto mengatakan berbagai upaya percepatan dalam rangka pengakuan masyarakat hukum adat dan penetapan status hutan adat terus dilakukan oleh pemerintah.

    Salah satunya melalui kerja bersama antara tim terpadu KLHK dengan kementerian dan lembaga terkait, pemerintah provinsi, dan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.

    Sejumlah organisasi masyarakat sipil atau pendamping, yang dimulai sejak 10 Februari 2023 sampai 8 Agustus 2023.

    Tim terpadu itu bekerja berdasarkan arahan Menteri LHK, Wakil Menteri LHK, dan supervisi dari Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan.

    Baca: Sengkarut keberadaan masyarakat adat di IKN

    Hasil kerja tim terpadu tersebut menjadi rekomendasi bagi Bupati Gunung Mas untuk menetapkan 15 surat keputusan pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat.

    Ini kemudian menjadi dasar Menteri LHK untuk menetapkan status hutan adat dengan luas keseluruhan lebih kurang 68.326 hektare.

    Sebanyak 15 hutan adat tersebut adalah

    1. Masyarakat hutan adat (MHA) Rungan,

    2. MHA Dayak Ngaju Lewu Tehang Manuhing Raya,

    3. MHA Dayak Ngaju Lewu Tumbang Bahanei,

    4. MHA Dayak Ngaju Lewu Tumbang Malahoi,

    5. MHA Dayak Ot Danum Himba Atang Ambun Liang Bungai,

    Baca: Peran masyarakat adat atasi perubahan iklim

    6. MHA Dayak Ot Danum Lowu Tumbang Hatung.

    7. MHA Dayak Ngaju Lewu Tumbang Kuayan,

    8. MHA Dayak Ot Danum Lowu Tumbang Anoi,

    9. MHA Dayak Ot Danum Lowu Tumbang Mahuroi,

    10. MHA Dayak Ot Danum Lowu Lawang Kanji,

    11, MHA Dayak Ot Danum Lowu Karetau Sarian.

    12. MHA Dayak Ot Danum Lowu Karetou Rambangun,

    13. MHA Dayak Ot Danum Lowu Tumbang Maraya,

    14. MHA Dayak Ot Danum Lowu Tumbang Posu, dan

    15. MHA Dayak Ot Danum Lowu Tumbang Marikoi.

    Baca: Menggali makna pohon hayat yang menjaid logo IKN

    Sumber: Antaranews.com

  • Kota Manado, Kota di Negeri Jauh yang Indah

    Kota Manado, Kota di Negeri Jauh yang Indah

    7cloud.asia – Selamat sore pembaca 7cloud.asia yang setia. Kali ini cerita kota akan mengisahkan kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara.

    Manado, merupakan kota terbesar kedua di Sulawesi setelah Makassar. Kota yang indah. Terletak di tepi pantai, Manado dikelilingi bukit landai, bergelombang, dan barisan pegunungan yang hijau.

    Sisi barat Kota Manado menghadirkan view laut biru, yang dihiasi tiga pulau eksotik yaitu Bunaken, Manado Tua dan Siladen, yang terkenal dengan pesona  bawah lautnya.

    Hari jadi Kota Manado dirayakan setiap tanggal 14 Juli, sedangkan Kota Manado diyakini ada sejak 1623. Tahun ini Kota Manado merayakan HUT-nya yang ke-400 atau telah berusia 4 abad. 

    Baca: Sejarah Jakarta, dari Jayakarta menjadi Batavia kemudian jadi Jakarta

    Dilansir manadokota.go.id, hari jadi kota Manado merupakan momentum yang mengemas tiga peristiwa bersejarah sekaligus. Tanggal 14, diambil dari peristiwa heroik yaitu peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946.

    Bulan Juli yang diambil dari unsur yuridis yaitu bulan Juli 1919, yaitu munculnya Besluit Gubernur Jenderal tentang penetapan Gewest Manado sebagai Staatgemeente dikeluarkan.

    Sedangkan tahun 1623 yang diambil dari unsur historis yaitu tahun di mana nama Kota Manado telah dikenal dan digunakan dalam surat-surat resmi. 

    Namun demikian, hingga kini asal usul nama Manado belum terdokumentasi secara lengkap, kecuali yang dimiliki oleh bangsa Eropa (Portugis, Spanyol, Belanda) yang datang ke Manado karena kekayaan alamnya.

    Baca: Kota Salatiga, salah satu kota tertua di Indonesia

    Asal muasal nama Manado masih diperdebatkan. Para akademisi dan tetua masyarakat masih berbeda pendapat. Banyak versi yang mencoba memberikan interpretasi soal asal mula nama Kota Manado.

    Wenang adalah nama pertama wilayah yang masuk bagian Minahasa ini sebelum berganti nama menjadi Kota Manado.

    Menurut Prof. Geraldine Manoppo-Watupongoh, pergantian nama Wenang menjadi Manado dilakukan oleh Spanyol pada tahun 1682. Menurutnya, Manado diambil dari nama pulau di sebelah Bunaken, yaitu pulau Manado (kini Manado Tua).

    Sumber lainnya menyebutkan bahwa penggantian Wenang menjadi Manado bukan dilakukan oleh Spanyol, tetapi oleh Belanda. Sebab tahun 1682 yang berkuasa dan menjajah Sulawesi Utara bukan lagi bangsa Spanyol, tetapi VOC Belanda.

    Baca: Kota Kupang, dari Lou Kopan yang pernah jadi rebutan Belanda dan Portugis

    Kelompok ini menyuguhkan bukti, pada tahun 1677 sampai 31 Agustus 1682, gubernur jenderal Hindia Belanda di Ternate, Dr. Robertus Padtbrugge datang di Manado mencatat sisa-sisa penduduk kerajaan Bowontehu (kini Manado Tua) termasuk yang ada di Sindulang.

    Mengapa Wenang harus diganti menjadi Manado? Dalam dokumen dan surat-surat penting bangsa Portugis, Spanyol dan Belanda, nama Manado banyak tercantum dan lebih dikenal dibanding Wenang.

    Tahun 1623, nama Manado mulai dikenal dan digunakan di dalam surat-surat resmi. Itulah alasannya sehingga Wenang diganti menjadi Manado.

    Untuk menjaga nilai sejarahnya, di belakang kata Manado ditambahkan kata tua, sehingga menjadi Manado Tua hingga saat ini.

    Baca: Makna sumbu filoosofi dalam tata kota Yogyakarta

    Versi lainnya menyebut bahwa nama Manado sebelumnya adalah Pogidon. Pogidon sering diidentikan dengan Wenang.

    Benarkah Pogidon sama dengan Wenang? Sejatinya, Pogidon dan Wenang, adalah dua negeri yang berbeda.

    Wenang adalah negeri yang besar dan luas, yang kemudian namanya diubah menjadi Manado; sedangkan Pogidon adalah lokasi pemukiman kecil, yang merupakan bagian dari wilayah Wenang.

    Pogidon merupakan akronim dari opo Gidon (nama pemimpin/leluhur Bantik), yang membangun negeri Pogidon.

    Baca: Malioboro ditataulang sesuai peran dan posisinya di Sumbu Filosofi

    Seiring dengan perjalanan waktu, sebutan opo Gidon berubah menjadi Po Gidon, lalu penulisannya dirangkai menjadi Pogidon dan digunakan sebagai nama pemukiman.

    Sebelum menjadi lokasi pemukiman, negeri Pogidon banyak ditumbuhi pohon Wenang (Macaranga Hispida), yang dalam bahasa Bantik disebut Benang, sehingga negeri Pogidon oleh sub etnis Bantik disebut juga dengan nama Benang (bukan Wenang).

    Sebagai nama pohon Macaranga Hispida, Wenang dan Pogidon memiliki arti yang sama; namun sebagai lokasi pemukiman, negeri atau wanua Pogidon tidak sama dengan Wenang.

    Dari bahasa mana Manado berasal? Kata Manado berasal dari bahasa daerah sub etnis di Sulawesi Utara. Penyebutannya berdasarkan dialek masing-masing. Bangsa Eropa menyebutnya berdasarkan lidah mereka.

    Baca: Stasiun Tugu, Terowongan dan fungsinya di Sumbu Filosofi

    Orang Portugis menyebutnya Moradores; orang Spanyol menyebutnya Manados; Nicolaas Graafland (seorang Pendeta asal Belanda yang bertugas di Tanawangko dan Sonder) di dalam judul bukunya menyebut Manadorezen;

    Sementara pejabat kompeni Belanda menyebutnya Manado’s Gebied, yang artinya daerah Manado ini atau kawasan Manado; Simao d’Abreu dan Antonio Galvao menyebutnya Manada, yang artinya kawanan, maksudnya kawanan pulau; dan orang Eropa lainnya menyebutnya Manado.

    Berbagai versi penyebutan nama Manado yang berbeda tersebut diperkirakan karena kesalahan penulisan atau penyalinan, atau mungkin karena pengaruh pendengaran orang Eropa terhadap dialek bahasa lokal.

    Jika benar demikian, itu adalah hal yang lumrah, sebab sampai kini masih banyak orang salah menyebut dan menulis nama Manado menjadi Menado.

    Baca: Metamorfosa Jakarta lewat penataan transportasi publik

    Walaupun kata Manado berasal dari bahasa lokal, namun kata yang hampir punah ini diwarisi dari dokumen-dokumen bangsa Eropa.

    Di dalam dokumen disebutkan bahwa nama Manado ditemukan oleh pelaut Portugis bernama Simao d’Abreu pada tahun 1523, dan merupakan pulau yang sudah berpenghuni sejak tahun 1339.

    Namun Simao d’Abreu tidak mempublikasikan hasil temuannya itu. Nanti 32 tahun kemudian, yaitu tahun 1555, hasil temuannya dipublikasikan oleh Antonio Galvao, mantan gubernur Portugis di Maluku, di dalam bukunya yang berjudul Tratado.

    Di dalam Tratado diuraikan kalimat pendek yang berbunyi, “Ou eram vista das ilhas de Manada…”, yang artinya “mereka melihat Manada ….”

    Manada di dalam bahasa Portugis bukan Manado, tetapi kawanan pulau. Bisa jadi kawanan pulau yang dimaksud adalah Manado Tua, Bunaken, Siladen, Mantehage dan pulau Nain. Dua pulau yang disebutkan terakhir adalah wilayah Minahasa Utara.

    Baca: Seperti ini rencana penataan Stasiun Manggarai

    Nicolaas Desliens pada tahun 1541, adalah orang Eropa lainnya asal Prancis mencantumkan nama Manado di peta dunia. Dari mana Desliens mendapatkan nama Manado? Kemungkinan dia mendapatkannya dari Simao d’Abreu.

    Jika hal ini benar, berarti d’Abreu telah membocorkan informasi rahasia; sebab saat itu bangsa Portugis menerapkan politik tutup mulut sebagai kebijakan bagian distrik (politica de sigilio).

    Artinya semua yang mereka temukan tidak boleh diketahui oleh bangsa Eropa lainnya. Manado yang dimaksudkan oleh Simao d’Abreu dan Antonio Galvao adalah Manado yang kini namanya berubah menjadi Manado Tua.

    Bukan hanya orang Eropa yang memiliki banyak versi tentang nama Manado. Etnis dan sub etnis di Sulawesi Utara pun memiliki nama yang berbeda tentang Manado.

    Baca: Pengembangan kawasan dengan konsep TOD di Jakarta

    Manado dalam bahasa tua Tombulu disebut Manaror, sub etnis Tontemboan menyebutnya Manarow, etnis Sangihe menyebutnya Manaro. Tak satu pun etnis dan sub etnis di Sulawesi Utara yang menyebut Manado mirip dengan apa yang didengar oleh Simao d’Abreu dan yang ditulis oleh Antonio Galvao, yaitu Manada.

    Walaupun terdiri dari berbagai versi berbeda, tetapi yang pasti kata Manado adalah bahasa lokal di Sulawesi Utara yang hampir punah.

    Nama Manado yang dikenal saat ini berasal dari kata Manarow atau Manadou (bahasa daerah Minahasa), yang artinya “di jauh”;

    Sebutan ini hampir sama dengan bahasa Sangihe, yaitu Manaro, yang artinya juga “dijauh” atau “negeri yang jauh”.

    Esti Utami, dari berbagai sumber.

     

     

  • Kinerja Ekonomi Membaik, Daya Saing Ekonomi Indonesia Meningkat Tajam

    Kinerja Ekonomi Membaik, Daya Saing Ekonomi Indonesia Meningkat Tajam

    7cloud.asia – Di tengah lesunya ekonomi global, daya saing perekonomian Indonesia justru tercatat meningkat tajam.

    Sebagaimana ditunjukkan laporan dari Institute for Management Development (IMD), di mana Indonesia menjadi negara dengan peningkatan peringkat daya saing tertinggi di dunia.

    Peringkat daya saing Indonesia meningkat 10 posisi dari semula berada di posisi 44 di 2022 menjadi rangking 34 di tahun 2023 ini.

    Baca: Ekonomi Indonesia tumbuh 5,17 persen di kuartal II 2023

    Indonesia berhasil memperbaiki peringkat seluruh komponen utama penilaian daya saing yakni komponen kinerja ekonomi, pemerintah yang efisien, bisnis yang efisien, dan ketersediaan infrastruktur.

    Selain itu, peningkatan daya saing tersebut juga diikuti dengan prospek pembiayaan investasi Indonesia juga semakin menarik, terutama dengan afirmasi atas sovereign rating Indonesia oleh berbagai lembaga rating internasional.

    Baca: Indonesia kembali menjadi masuk negara menengah

    Dengan peningkatan ini, diharapkan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,3 persen bisa dicapai.

    “Pertumbuhan kita di akhir 2023 tetap ditargetkan 5,3% sesuai dengan APBN, dan pengungkitnya ada di kuartal ketiga,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Senin (7/8/2023) di sela jumpa pers soal pertumbuhan ekonomi kuartal II 2023.

    Baca: Penurunan ekonomi ekstrim jadi poin penilaian kepala daerah

    Nanti, ujarnya, kita akan melihat kontribusi dari sektor pertambangan, sumber daya alam (SDA), dan kelapa sawit, yang semuanya tergantung harga komoditas.

    “Tapi sekarang mendekati harga normal, yang artinya bisa digenjot dari sisi volume ekspornya, dan juga terkait produk unggulan lainnya seperti produk kimia serta besi-baja,” pungkas Menko Airlangga. 

    Dalam kesempatan itu, Airlangga menjelaskan perekonomian Indonesia tumbuh 5,17 persen pada kuartal kedua 2023. Dengan angka ini maka akumulasi pertumbuhan ekonomi pada semester pertama 2023 tercatat sebesar 5,11% (ctc).