7cloud.asia – Platform belanja online Shopee saat ini sedang gencar mempromosikan fitur baru andalan mereka, Shopee Live.
Program diskon besar-besaran hingga 50 persen ditawarkan lewat Shopee Live hampir setiap hari, termasuk hari ini 8 Agustus 2023.
Tak tanggung-tanggung, Shopee menggandeng sederet publik figur dalam mengenalkan Shopee Live, seperti Nikita Mirzani, dr. Richard Lee, hingga Raffi Ahmad.
Para seleb ini disebut berhasil meraup omzet hingga miliaran rupiah dalam sekali penampilan di Shopee Live ini.
Namun, di tengah ingar-bingar promosi Shopee Live ini, tersimpan cerita tak sedap yang dialami sejumlah seller.
Baca: Mengapa Tiktok Live Lebih diminati ketimbang Shopee Live
Seorang seller Shopee Live mengisahkan pengalaman buruknya ketika berjualan menggunakan fitur streaming tersebut.
Keluhan sang seller Shopee Live itu ia sampaikan melalui base @JUALAN_BASE di Twitter pada Minggu, (6/8/2023) malam. Dalam unggahannya, ia mengaku kapok berjualan dengan Shopee Live.
“Guys, gua kapok jualan live Shopee yang berkali-kali check out gitu (as seller),” tulis seller tersebut melalui @JUALAN_BASE.
Seller itu mengaku kapok karena kelemahan sistem tfb yang diterapkan aplikasi jual-beli online asal Singapura tersebut telah membuatnya rugi.
Ternyata, transaksi yang dilakukan sang pembeli di Shopee Live sudah mencapai batas maksimal.
Padahal si pembeli sudah kadung melakukan checkout berkali-kali dan si penjual telah mentransfer balik dana yang dijanjikan untuk transaksi di program promosi ini.
Baca: Gen Z lebih sukai Tiktok Live ketimbang Shopee Live, ada apa?
Bagaimana hal itu bisa terjadi? Ini karena karena si seller menerapkan sistem tfb alias transfer back dalam menjual produknya.
“Udah enak dikasih barang sampe free berkali-kali checkout, tfb (transfer back, red) langsung, biaya admin ditanggung. Eh pas klik pesanan diterimanya sampe batas maksimal,” tulisnya.
“Udedah nanti mah ogah. Rejeki gak akan ke mana kalo gitu mah,” lanjut seller tersebut.
Unggahan ini langsung mendapat respon dari sejumlah seller lain yang juga pernah menerapkan sistem tfb.
Salah satunya adalah pengguna nama akun @notyoursidee yang menceritakan pengalaman pahitnya harus ‘mengemis-ngemis’ ke customer yang ia dapat melalui Shopee Live agar mengeklik ‘pesanan diterima’ sebelum mentransfer balik.
Baca: Lima prinsip utama frugal live
“Asliiii gue sampe ngemis-ngemis cuma minta klik pesanan diterima. Untungnya gak seberapa tapi emosinya kerasa banget,” tulis pemilik akun tersebut dengan mencantumkan screenshot chat.
Sebagai informasi, ‘transfer back’ adalah sistem penjualan yang memanfaatkan kelemahan aplikasi Shopee Live.
Tak sedikit seller yang memanfaatkan sistem ini agar buyer bisa mengklaim voucher yang didapatkan dari pembelanjaan di Shopee Live.
Namun, seringkali harga barang lebih rendah dari nominal voucher, untuk itu seller terlebih dahulu menaikkan harga, lantas selisih dari harga asli akan ditransfer balik oleh seller setelah dipotong biaya admin.
Misalnya, harga barang Rp10.000 dan voucher Shopee Live hanya berlaku untuk transaksi minimal Rp30.000.
Baca: Meski kaya raya, aktor ini lebih memilih jalani frugal living
Maka, seller akan terlebih dahulu menaikkan harga menjadi minimal Rp 30.000 agar mendapatkan voucher diskon tersebut, sehingga seolah-olah barang gratis dan buyer hanya membayar ongkos kirimnya saja.
Setelah transaksi dilakukan, maka kelebihan bayarnya yakni sebesar Rp20.000 akan dikembalikan kepada buyer setelah dikurangi biaya admin.
Terkait hal tersebut, redaksi AboutMalang.com yang pertama kali menurunkan berita ini telah mencoba menghubungi Head of Media Relations Shopee Indonesia Prisca Niken.
Namun, hingga artikel ini diterbitkan, masih belum ada balasan dari yang bersangkutan.
Leave a Reply