Blog

  • Senangnya BTS, Jadi Grup Musik dengan Penggemar Paling Loyal

    Senangnya BTS, Jadi Grup Musik dengan Penggemar Paling Loyal

    7cloud.asia – Grup K-pop Bangtan Sonyeondan atau BTS disebut sebagai grup musik yang memiliki penggemar paling loyal.

    Menurut sebuah survei yang dilakukan Upgradae Points, situs informasi perjalanan di Amerika Serikat (AS) baru-baru ini, penggemar BTS atau yang biasa disebut ARMY menjadi basis penggemar grup musik yang paling loyal.

    Dilansir Yonhap pada Minggu (2/7/2023), survei bertajuk “How Far Would You Travel to See Your Favorite Artist” itu dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh para pendukung grup musik bersedia melakukan perjalanan demi idola mereka.

    Baca: Blacpink pun ajak penggemarnya untuk melakukan aksi nyata untuk Bumi

    Survei yang dilakukan di situs resmi informasi perjalanan AS itu berhasil merangkum jawaban dari 3.200 penggemar musik di negeri itu.

    Hasil survei Upgrade Points memperlihatkan, BTS mencetak 88,4 poin pada indeks loyalitas 100 poin. Hasil ini mengantarkan BTS yang tahun ini merayakan ulang tahunnya yang ke-10 berada di posisi teratas survei.

    Penggemar BTS rela melakukan perjalanan rata-rata 2.040 mil atau setara 3.283 kilometer. Para penggemar BTS juga yang paling mungkin mengikuti grup favorit mereka dari kota ke kota, dengan persentase 62,5 persen.

    Baca: Kejutan BTS untuk penggemarnya saat berulang tahun ke-10

    Mendiang penyanyi Michael Jackson menempati posisi kedua dalam peringkat loyalitas 76,8 poin, diikuti Elton John dengan 66,4 poin dan Lady Gaga dengan 63,3 poin.

    “Satu hal yang tidak bisa didapatkan orang Amerika adalah boy band. Dari The Beatles hingga One Direction, dan sekarang BTS — kegemaran pada boy band ini sepertinya tidak akan berhenti dalam waktu dekat”, ungkap Upgraded Points saat menjelaskan hasil surveinya.

    Para ARMY memang dikenal loyal dan mau melakukan perjalanan jauh demi artisnya. Konser BTS hampir selalu menciptakan kerumunan penggemar internasional yang datang dari berbagai penjuru dunia.

    Baca: Cara Coldplay wujudkan tur yang ramah lingkungan

    Salah satu contohnya ditunjukkan dalam pesta perayaan 10 tahun BTS yakni BTS Festa pada bulan Juni lalu.

    Acara ini berhasil mengumpulkan sekitar 400 ribu penggemar dan 120 ribu di antaranya berasal dari luar Korea Selatan.

    Selain itu, personel BTS juga menempatkan enam single yang menduduki peringkat puncak di tangga lagu Amerika saat grup itu hiatus atau rehat sementara karena para personelnya mengejar proyek solo dan menjalani wajib militer.

     

  • Uniknya Acara Grebeg Besar Kirab Sesaji Puji Jagat di Lereng Gunung Sumbing

    Uniknya Acara Grebeg Besar Kirab Sesaji Puji Jagat di Lereng Gunung Sumbing

    7cloud.asia – Warga lereng Gunung Sumbing di Temanggung, Jawa Tengah pada Senin (3/7/2023) kembali menggelar acara Grebeg Besar Kirab Sesaji Puji Jagat di kawasan lereng Gunung Sumbing.

    Dalam acara Grebeg Besar Kirab Sesaji Puji Jagat yang digelar di Dusun Lamuk Legok, Legoksari, Tlogomulyo, Temanggung, Jawa Tengah, Senin (3/7/2023) itu warga mengarak gunungan palawija keliling desa.

    Baca: Mengenal tradisi seba masyarakat adat Baduy

    Di akhir acara Grebeg Besar Kirab Sesaji Puji Jagat tersebut, warga berebut gunungan palawija produksi lereng Gunung Sumbing tersebut.

    Tradisi Grebeg Besar Kirab Sesaji Puji Jagat turun temurun sejak puluhan tahun silam tersebut sebagai wujud rasa syukur masyarakat petani kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesuburan tanah dan hasil pertanian yang melimpah.

    Acara Grebeg Besar Kirab Sesaji Puji Jagat sekaligus untuk menjaga adat tradisi peninggalan nenek moyang di lereng Gunung Sumbing.

    Baca: Uniknya tradisi thudong

  • Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Antisipasi Perubahan Aturan Haji Sejak Dini

    Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Antisipasi Perubahan Aturan Haji Sejak Dini

    7cloud.asia – Komisi VIII DPR akan mempercepat pembentukan Panja Haji. Hal tersebut imbas Pemerintah Arab Saudi yang mengubah aturan untuk perjalanan ibadah haji tahun depan.

    Perubahan aturan haji tersebut yakni tidak akan ada lagi lokasi khusus jemaah haji negara tertentu di Arafah dan Mina.

    Artinya, bagi negara yang lebih cepat menyelesaikan semua kontrak dan siap untuk musim haji 1445 Hijriah/2025 Masehi, maka dapat lebih dulu menentukan tempat di Arafah dan Mina.

    “Setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengeluarkan hasil auditnya, kita di Komisi VIII DPR segera membuat Panja Haji untuk melakukan pembahasan, evaluasi dan juga solusi penyelenggaraan haji.” ujar anggota Komisi VIII DPR Maman Imanul Haq sebagaimana dikutip Parlementaria. 

    Baca: Gagal lunasi ONH, ratusan calon jemaah haji batal ke Tanah Suci

    Pembahasan mulai dari soal petugas, fasilitas dan soal regulasi yang dilakukan oleh Arab Saudi. Artinya DPR akan lebih proaktif, karena ada kekhawatiran kalau Indonesia agak terlambat bisa tidak mendapatkan maktab atau tempatnya lebih jauh untuk menuju Jamarat.

    Menurut Politisi F-PKB ini, kebijakan baru ini tentu menjadi tantangan bagi Indonesia. Oleh karena kalau pemerintah punya bargaining position yang kuat dan juga tentu dana yang cukup, hal ini bisa teratasi.

    “Saya melihat ini jadi semacam liberalisasi penyelenggaraan haji oleh pemerintah Arab Saudi ya. Jadi, gimana kalau kita lemah dari sisi negoisator ataupun dana. Apalagi kita selalu lebih terlambat dari negara lain dalam menentukan budget, maka itu akan menjadikan kita bukan hanya jauh dari maktab yang sekarang, bahkan akan lebih tidak mendapatkan tempat,” pungkas Maman.

    Legislator Dapil Jabar IX ini menambahkan, perubahan aturan ini dikhawatirkan akan mempengaruhi pelayanan haji.

    Karena itu, dari awal DPR sudah mewanti-wanti Kemenag  liberalisasi penyelenggaraan umrah dan haji Indonesia dituntut lebih sigap dan lebih tanggap untuk memperjuangkan pelayanan terbaik buat jemaah haji Indonesia.

    Baca: Layanan untuk haji lansia dan disabilitas dinilai kurang memadai

    Terkait insiden di Muzdalifah kemarin, Maman mengatakan, Pimpinan Komisi VIII DPR sempat mengingatkan pemerintah untuk membuat simulasi strategi kedaruratan.

    Pasalnya berbagai kemungkinan bisa terjadi di luar yang sudah direncanakan.terlihat Kemenag panik terhadap kondisi tersebut.  

    “Karena kita tidak tahu kan, pernah ada tragedi yang terjadi di Mina ataupun di Ka’bah ketika peristiwa jatuhnya crane. Sekarang tahun ini justru di Muzdalifah. Nah, strategi kedaruratan ini yang justru tidak pernah terpikirkan oleh Kementerian Agama, sehingga ketika terjadi ini, betul-betul kelihatan panik. Tidak terlihat ada sebuah sistem yang dibangun untuk menghadapi kedaruratan seperti insiden di Muzdalifah ini,” ujar Maman.

    Maman mengatakan insiden Muzdalifah karena memang kondisi ini tidak pernah terjadi di Muzdalifah, biasanya itu paling macet ya kita cuma nunggu 1-2 jam, masih wajar saja.

    “Tetapi, kondisi kemarin Ini kan lebih dari 10 jam. Tentang strategi kedaruratan kita itu harus terus dipikirkan dari satu lokasi ke lokasi lain, dimana penumpukan Jemaah seperti di Arofah, Muzdalifah, dan Mina itu harus betul-betul menjadi pemikiran yang lebih sistematis dan bisa dilakukan cepat karena ini menyangkut nyawa manusia,” ungkap Maman.

    Baca: Daftar tunggu haji panjang, banyak haji yang berangkat saat lansia

    Maman juga menyorot layanan Mashariq kepada Jemaah Haji Indonesia, semacam perusahaan atau swasta yang dipercaya oleh pemerintah Arab Saudi.

    Pihaknya, langsung komplain kepada mereka, bagaimana mungkin mereka tidak bisa memprediksi kemacetan penjemputan itu dan tidak mempersiapkan, paling tidak untuk kesehatan darurat, dan juga asupan minuman dan makanan di Muzdalifah.

    “Kami bahkan Anggota DPR sempat mengumpulkan bantuan makanan, tetapi kami tidak memiliki akses kesana, yang ada justru akan menimbulkan penumpukan,” terang Maman.

    Kedepan, kata Maman, haji Lansia harus mendapat prioritas. Tagline ramah lansia itu, ujarnya, tidak hanya milik Kemenag, tetapi dikomunikasikan dengan pihak Arab Saudinya.

    “Jangan-jangan mereka tidak mempersiapkan itu, mereka menganggap semua Jemaah haji sama saja,” pungkasnya.

     

    “Jadi ramah lansia itu harus diingatkan juga kepada pemerintah Arab Saudi, bahwa anda harus menyiapkan banyak pusat-pusat kesehatan, posko-posko kedaruratan dan mempersiapkan yang terbaik untuk para Lansia. Termasuk juga, misalnya strategi lansia itu datang terakhir lalu pulang lebih dulu. Jadi tagline ramah lansia itu bukan hanya dikemukakan oleh Indonesia, karena ketika mereka di Armuzna hampir tangan pemerintah Indonesia itu gak sampai ke sana. Yang mempersiapkan semata -mata itu adalah ya itu, event organizer yang ditunjuk oleh pemerintah Arab Saudi di sana,” imbuh Maman. 

     

    Nah kemudian, lanjut Maman, kedepan, fasilitas itu harus betul -betul dipersiapkan sesuai dengan jemaah Indonesia. Seberapa banyak lansia yang ada, sebegitu pula lansia itu harus mendapatkan pelayanan yang terbaik, dari mulai tenda dan sebagainya.Tentu poin ketiganya soal petugas. 

     

    “Saya mengatakan, petugas itu ada yang bekerja dan gak bekerja. Nah yang gak bekerja ini, yang harus dicoret dan jangan diajak lagi. Yang bekerja profesional atau gak profesional, nah yang gak profesional di coret, jangan diajak. Lalu yang profesional itu ditempatkan diposisinya yang pas. Karena ada orang yang mau bekerja ikhlas, profesional dan bekerja keras tapi dia bingung. Misalnya dia mau mengantar orang ke rumah sakit, dari rumah sakit dia harus bayar taksi dengan ongkos sendiri. Ikhlas sih ikhlas, tapi kalau nombok ya kasihan juga mereka,” terang Maman. 

  • Pameran Lukisan Karya Anak Difabel jadi Ajang Silaturahmi

    Pameran Lukisan Karya Anak Difabel jadi Ajang Silaturahmi

    7cloud.asia – Pameran lukisan anak dan difabel bertajuk  “Jelajah Mimpi Anak Indonesia” dilangsungkan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sejak tanggal 24 Juni hingga 3 Juli 2023.

    Karya anak difabel ini bisa dinikmati oleh semua kalangan, baik itu anak-anak, remaja, para difabel hingga orang dewasa.  

    “Jelajah Mimpi Anak Indonesia” diangkat menjadi tema, berangkat dari pemahaman bahwa anak-anak dan remaja memiliki dunia yang penuh dengan harapan dan mimpi-mimpi, tak terkecuali anak-anak berkebutuhan khusus atau difabel.

    Pameran Lukis Anak dan Difabel ini diikuti oleh 80 peserta dari berbagai penjuru Nusantara, dan diharapkan akan menjadi sebuah ruang apresiasi sekaligus wadah yang tepat sebagai booster kreatifitas anak-anak difabel. 

    Peserta  pameran adalah para difabel tuli, autis dan ADHD. Karya-karya mereka beragam, dan memiliki makna mendalam. 

    Baca: Cerita Tuli, kisah keseharan difabel tuli di Solo

    Pameran Lukis Anak & Difabel Nasional ini diprakasai Creative Wave Indonesia atau CreaWave, sebuah institusi yang lahir dari kesamaan visi empat orang pendirinya.

    Mereka menyadari  tentang pentingnya sebuah wadah yang dapat memfasilitasi kegiatan kesenian, literasi dan pengembangan diri untuk menjawab kebutuhan anak difabel

    CreaWave Indonesia atau CWI lahir pada Oktober 2022, dan sudah menggelar sejumlah kegiatan. Filosofi CWI ingin seperti sebuah ombak, yang meski saat ini hanya berupa riak-riak kecil, tapi secara perlahan akan menjadi gelombang besar dan mampu membuat gerakan masif yang positif. 

    CWI berkomitmen untuk membantu dan mengembangkan kreativitas-pengembangan diri potensi anak difabel melalui terapi dengan seni dan literasi, pameran, pelatihan, juga kegiatan sosial kemanusiaan. 

    Baca: Kafe Difabis, kisah perjuangan difabel tuli di Jakarta

    Widyanto Gunawan, Ketua CWI saat membuka Pameran Pameran Lukis Anak  & Difabel Nasional pada Sabtu (24/6/2023) mengatakan CWI ingin memberikan akses bagi seniman-seniman muda Indonesia tanpa memandang latar belakang mereka.

    Menurutnya, pameran dengan peserta difabel ini baru pertama kali diadakan di Jakarta. CWI menyadari, anak-anak yang baru mulai menjajaki kehidupan butuh wadah dan jalan untuk memfasilitasi perkembangan serta mendukung secara moral dan fisik, sehingga akan berdampak positif bagi kondisi psikologi. 

    Pameran ini diharapkan menjadi kesempatan yang baik bagi anak-anak difabel agar berani menuangkan, mengolah dan mempresentasikan daya pikir dan kreasi mereka ke dalam sebuah bentuk visual yang ditampilkan kepada publik.

    Para seniman muda yang mampu mengekspresikan kreasinya akan memiliki memori tersendiri sekaligus dapat mendorong mereka untuk terus menggali ide-ide kreatif baru, bukan hanya sekadar berupa lukisan atau seni visual, tapi juga sisi kreatif di segala aspek.

    Baca: Belum ada kebijakan afirmatif untuk difabel terkait Pemilu

    Pameran ini bertujuan untuk menunjukkan kesetaraan antara anak-anak difabel dan non difabel.

    “Kita menyadari bahwa teman-teman difabel butuh perhatian lebih  karena itu layak diberikan sebuah ruang agar dapat menyampaikan pesan yang sulit dipaparkan secara normatif” terang Widyanto

    Ruang mikro tersebut dapat berupa media visual mereka yang dapat dinikmati, diapresiasi dan dipahami oleh publik. Hasilnya, karya-karya dari para difabel tak kalah dengan remaja umum. 

    Berkumpulnya 80 seniman muda  hebat dalam  pameran akan menjadi sebuah  ajang dan ruang untuk saling bersilaturahmi.

    Pameran ini menyediakan ‘Pojok Kreasi’ di salah satu sudut ruangan pameran. Di sini para pengunjung bisa menunjukkan sisi kreativitas mereka, sekaligus meluapkan emosi yang pastinya bisa menjadi media terapi sekaligus relaksasi dan hiburan.

    Baca: Keberhasilan Putri Ariani menginspirasi difabel di Indonesia

    Elemen-elemen yang terlibat atau stakeholder tersebut diharapkan dapat membangun support system yang baik, sehingga para peserta merasa difasilitasi, kemudian termotivasi dalam proses berkesenian dengan menjunjung kesetaraan tanpa membatasi ras, etnis, agama dan golongan tanpa terkecuali, termasuk anak difabel.

     

    Selain Pameran, beberapa rangkaian acara lainnya juga diadakan, diantaranya adalah Talk Show “Seni Lukis sebagai Media Terapi” Talkshow ” yang menghadirkan pembicara Dr.Dante Rigmalia, M.Pd Ketua Komisi Nasional Disabilitas, dr.H. Soleh, Sp.N, FINA, ME yaitu seorang Dokter Spesialis Neurologi dan Psikolog Klinis Agung Wahyu P, M.Psi pada hari Satu, 24 Juni 2023 pukul 13.00 – 15.30.

    Sedangkan pada hari Minggu tanggal 25 Juni 2023 diadakan Workshop Clay Art dan di hari Minggu 2 Juli 2023 akan diadakan Workshop Melukis menggunakan media Cat Aklirik.

    CreaWave Indonesia berharap, Pameran Lukis Anak dan Difabel Nasional bisa menjadi perhelatan  tahunan dan menjadi sebuah ruang berkumpulnya para seniman muda Indonesia.

    Baca: Sosok difabel yang menginspirasi

     

     

     

     

     

     

     

  • Komnas Perempuan Menilai PKPU 10/2023 sebagai Langkah Mundur Terwujudnya Keterwakilan Perempuan di DPR

    Komnas Perempuan Menilai PKPU 10/2023 sebagai Langkah Mundur Terwujudnya Keterwakilan Perempuan di DPR

    7cloud.asia – Komnas Perempuan pada Senin (3/7/2023) menyampaikan pendapat hukumnya berkaitan dengan permohonan uji materiil terhadap Pasal 8 ayat (2) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 10 Tahun 2023 atau PKPU 10/2023 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD, yang diajukan oleh Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), dan tiga warga negara yaitu Hadar Nafis Gumay, Titi Anggraini, dan Wahidah Suaib.

    PKPU 10/2023 ini menggantikan PKPU No. 20 Tahun 2018, mengubah pembulatan ke atas menjadi pembulatan ke bawah jika angka desimal di bawah 50.

    Penolakan PKPU 10/2023 oleh Koalisi Masyarakat Peduli Keterwakilan Perempuan, Ketua DPR, Wakil Ketua MPR dan Komnas Perempuan menunjukkan bahwa PKPU  tidak diterima dari pemangku kepentingan khususnya kelompok perempuan yang menjadi sasaran keberlakuannya. 

    Baca: KPU sebut semua parpol peserta pemilu penuhi kuota 30 persen caleg perempuan

    Dari simulasi keterwakilan perempuan yang diatur dalam PKPU ini menunjukkan, dalam hal partai politik mengajukan bakal calon sebanyak 4, 7, 8, 11 di daerah pemilihan, maka pembulatan ke bawah mengakibatkan keterwakilan perempuan paling sedikit 30% (tiga puluh persen) tidak terpenuhi begitu pula dengan  keterwakilan perempuan di DPR RI yang hanya mencapai 25%.

    “Jadi PKPU ini bukan menguatkan afirmasi 30% justru mereduksinya, karenanya hal ini harus menjadi perhatian para partai politik dan caleg perempuan,” ujar Komisioner Maria Ulfa Anshor dalam jumpa pers yang digelar secara daring pada Senin (3/7/2023)

    Maria menggambarkan bagaimana dampak PKPU 10/2023  terhadap keterpilihan perempuan. Dengan aturan sebelumnya pun keterwakilan perempuan di DPR masih berada di kisaran 20 persen. 

    Baca: Parpol dinilai masih setengah hati wujudkan keterwakilan perempuan di politik

    Komnas Perempuan berkepentingan atas permohonan uji materi, karena salah satu batu ujinya adalah Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan yang menjadi landasan kerja Komnas Perempuan.

    Putusan MA dinilai akan mempengaruhi pencapaian tujuan Komnas Perempuan dan merupakan kepentingan publik, berdampak terhadap hak sipil dan politik perempuan dan dapat menjadi preseden baik bagi keterwakilan perempuan di lembaga-lembaga publik.

    “Sebagai Lembaga Nasional Hak Asasi Perempuan, kami memiliki kewajiban untuk memastikan Hakim memahami dampak putusan terhadap penghapusan diskriminasi di Indonesia,” tegas Siti Aminah Tardi, yang juga Advokat Publik ini menyampaikan kepentingan hukum Komnas Perempuan sebagai sahabat pengadilan (amicus curiae).

    Baca: Sengitnya perang gender di Korea Selatan

    Pilihan Komnas Perempuan memberikan amicus curiae mengingat PERMA 1 Tahun 2011 tentang Hak Uji Materiil, tidak memungkinkan pihak-pihak di luar pemohon dan termohon terlibat dalam pemeriksaan perkara. 

    Amicus ini didasarkan pada hasil kajian dan pantauan Komnas Perempuan yang menunjukkan bahwa 30% keterwakilan perempuan di parlemen belum terpenuhi.

    Masih terdapat penolakan dan hambatan-hambatan sosial, budaya dan politik baik di tingkatan partai politik, negara maupun masyarakat terhadap kepemimpinan perempuan, seperti: intimidasi, pencurian suara, penyerangan seksual, pemecatan terhadap caleg perempuan terpilih, dan penolakan karena jenis kelamin perempuan.

    Baca: Mungkinkah mengikis pandangan seksis di film nasional?

    Ini menunjukkan perempuan Indonesia masih memiliki hambatan keterpilihan yang berbeda dibandingkan laki-laki. Karenanya tindakan khusus sementara atau affirmative action adalah sebagian kecil untuk mengatasi hambatan diskriminasi terhadap perempuan.

    “Tindakan khusus sementara ini bukan diskriminasi terhadap laki-laki, melainkan langkah korektif untuk mencapai keadilan substantif juga kompensasi atas diskriminasi terhadap perempuan selama ini,” ujar Komisioner Olivia Salampessy.

    Olivia mengingatkan situasi kepemimpinan perempuan di Indonesia masih banyak menghadapi hambatannya. Termasuk daerah-daerah yang tidak memiliki wakil perempuan di lembaga pengambil keputusan.

    Perjuangan perempuan untuk bisa terpilih dan menjaid wakil rakyat di DPR/DPRD sangat panjang dan berat. 

    Baca: Membaca pemikiran Kartini lewat surat-suratnya

     

    Di akhir konferensi pers, Komisioner Veryanto Sitohang mengingatkan dampak internasional pada kebijakan PKPU.

    Mneurutnya PKPU 10/2023 yang mengatur pembulatan ke bawah menjadi kebijakan diskriminatif karena menghalangi perempuan untuk terpilih sebagai anggota legislatif. Padahal UU HAM, CEDAW, UU Parpol dan UU Pemilu menyebutkan secara eksplisit 30% keterwakilan perempuan. 

    “Maka PKPU 10/ 2023 bertentangan dengan undang-undang tadi dan bertentangan dengan kewajiban negara yang dimandatkan CEDAW. PKPU ini langkah mundur dalam pemenuhan hak-hak perempuan khususnya dalam bidang politik yang akan di review oleh Komite CEDAW dan berdampak pada citra Indonesia di dunia internasional,” pungkas Very.

  • CSO: Perubahan Iklim Harus Jadi Bahasan di WPS High Level ASEAN

    CSO: Perubahan Iklim Harus Jadi Bahasan di WPS High Level ASEAN

    7cloud.asia – Menyambut Forum Tingkat Tinggi Perempuan, Perdamaian dan Keamanan (WPS High Level) yang diikuti negara-negara ASEAN pada 5-7 Juli 2023 di Yogyakarta, sejumlah organisasi masyarakat sipil (CSO) menyampaikan sejumlah isu krusial beserta rekomendasi penanganannya.
     
    Rekomendasi CSO ini akan disampaikan dalam side event, 4-5 Juli di di Hotel Ambarukmo, Yogyakarta.
     
    CSO yang terdiri atas AMAN Indonesia, Migrant Care, The Working Group on Women and PCVE, Asia Pacific Partnership for Atrocity Prevention (APPAP), Southeast Asia Women Peacebuilders, Joint Initiative for Strategic Religious Action (JISRA), Asia Democracy Network (ADN), dan Southeast Asia Network of Freedom Expression (SAFENet) mendorong negara-negara ASEAN berkomitmen menduplikasi dan mengaplikasikan Resolusi 1325 tentang perempuan, perdamaian dan keamanan yang selama ini telah dijalankan oleh Indonesia dan Filipina. 
     
    “Forum pertemuan negara-negara ASEAN ini penting untuk mendorong komitmen inklusi perempuan dalam menghadapi berbagai macam ancaman keamanan yang berhubungan dengan konflik kekerasan, dan ancaman-ancaman baru seperti perubahan iklim, ekstremisme kekerasan, migrasi, keamanan siber, krisis kemanusiaan seperti pandemi, dan kekerasan militerisme, yang berdampak pada keamanan dan kesejahteraan perempuan,” ujar Ruby Kholifah, Direktur The Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia dalam media breafing melalui zoom, Senin (2/7 2023).
     
     
    Perubahan iklim menjadi salah satu isu yang disorot CSO terkait WPS High Level ASEAN. Perubahan iklim dinilai dapat menyebabkan konflik sumber daya yang intens, seperti persaingan atas air, tanah, dan sumber daya alam lainnya.
     
    Konflik yang dipicu perubahan iklim ini seringkali memicu ketegangan antara kelompok-kelompok yang bersaing, memperburuk konflik yang sudah ada, atau memicu konflik baru. Dan, dalam kondisi ini perempuan menjadi kelompok yang paling rentan.
     
    Karena itu terkait perubahan iklim ini, WPS High Level perlu merespon ; 
     
    1) Interseksionalitas dan Inklusi dalam pengalaman perempuan terhadap perubahan iklim tidak homogen, dan kerentanan mereka dipengaruhi oleh faktor-faktor yang saling berhubungan seperti ras, etnisitas, kelas, dan usia.
     
    2) memastikan keterlibatan perempuan dalam proses perumusan kebijakan, mengidentifikasi dan mengatasi ketidaksetaraan gender dalam akses terhadap sumber daya dan manfaat dari upaya penanggulangan perubahan iklim, serta mempromosikan solusi yang responsif gender dalam adaptasi terhadap perubahan iklim. 
     

     
    Sejumlah isu krusial lain yang akan disuarakan dalam side event nanti antara lain adalah : 
     
    Krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar.
    Pelanggaran hak asasi perempuan di Myanmar menyebabkan perempuan menjadi korban serius. Perempuan menjadi sasaran kekerasan, pelecehan seksual, dan pemaksaan terkait konflik. Kami meminta ASEAN segera melakukan langkah-langkah berikut: 
     
    1) ASEAN harus mengakui pelanggaran mencolok junta terhadap the Five-Point Consensus ( 5 PC) dan memastikan setiap perjanjian di masa depan memasukkan komitmen yang terikat waktu dan terukur untuk membebaskan perempuan yang ditahan secara sewenang-wenang dan meminta pertanggungjawaban pelaku; 
     
    2)  menangani kebutuhan para pengungsi, menetapkan perlindungan pengungsi dan mekanisme rujukan seperti bantuan hukum, perawatan medis, dan dukungan psikososial,  mendukung rehabilitasi, reparasi, dan keadilan transisi yang berpusat pada penyintas, termasuk akuntabilitas pasukan keamanan, pejabat negara, dan peradilan.
     
     
    Migrasi atau pengungsi
    Ruby mengatakan koalisi CSO melihat konteks migrasi merupakan fenomena kompleks yang berimplikasi pada hak-hak perempuan, perdamaian dan keamanan.
     
    Kami berharap, ASEAN melakukan hal ini:
     
    1) Krisis di Myanmar telah memicu perpindahan besar-besaran penduduk, termasuk perempuan dan gadis, yang dipaksa mengungsi dari rumah mereka. Banyak dari mereka mencari perlindungan di negara-negara ASEAN seperti Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Masuknya pengungsi dan orang yang terinternalisasi (IDP) tersebut menghadirkan tantangan terkait perlindungan, bantuan kemanusiaan, dan integrasi sosial bagi populasi rentan ini; 
     
    2) Faktor marginalisasi dan ketidakadilan, serta sejumlah kerentanan buruh migran perempuan seperti kondisi tidak setara, terbatas akses, kesepian, mendorong pencarian spiritualitas, dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok ekstremis yang menawarkan solusi surga. 
     
     
    Perkembangan terorisme
    “Ketiga, kami melihat bahwa pergeseran terorisme “from backyard to dining room” memberikan peluang besar keterlibatan perempuan dan anak dalam aksi teror,” ujar Ruby
     
    Kehadiran media sosial sangat membantu membuka ruang besar bagi perempuan terlibat dalam ruang-ruang indoktrinasi secara kuat, tanpa membuka identitasnya.
     
    Untuk itu ASEAN seharusnya; 
     
    1) mempertimbangkan keragaman pengalaman perempuan dalam pencegahan dan counter ekstremisme kekerasan. Pengalaman biologis, sosial, dan spiritual perempuan dalam keterlibatannya dengan VE, dengan pendekatan gender, akan membuka relasi ketimpangan gender, agensi perempuan, dan peran perempuan untuk perdamaian;
     
    2) mendorong institusionalisasi Rencana Aksi Regional ASEAN Pencegahan Radikalisme dan Ekstremisme Kekerasan (ASEAN PoA for PCRVE), dalam bentuk Rencana Aksi Nasional dan mengintegrasikan gender sensitivitas, untuk memperkuat penanganan cross border terorisme, termasuk menciptakan exchange learning penanganan Foreign Terrorist Fighters (FTF). 
     
     
    Keamanan siber bagi perempuan pembela HAM (PPHAM).
    Perkembangan dan penggunaan teknologi digital telah memberikan peluang bagi pembela hak asasi manusia untuk mendorong berbagai isu HAM dan keadilan sosial.
     
    Di sisi lain, pesatnya kemajuan teknologi tersebut juga membuka berbagai bentuk serangan digital. Pantauan Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) pada tahun 2022 memperlihatkan bahwa serangan digital terhadap kelompok kritis mengalami peningkatan dari tahun 2021 dan menunjukkan bahwa serangan digital di Indonesia merupakan serangan politik yang menyasar kelompok-kelompok kritis, terutama kepada pembela HAM.
     
    Berdasarkan laporan penelitian berjudul “Kami Jadi Target”, Perempuan Pembela HAM (PPHAM) diserang tidak hanya karena pendapat mereka, tetapi juga karena identitas mereka sebagai perempuan. 
     
    Ruang daring membuka pintu bagi bentuk-bentuk kekerasan baru seperti pelecehan online, doxing, pengiriman konten seksual eksplisit hingga ancaman pemerkosaan. Hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga di negara-negara Asia Tenggara. Maka penting melakukan sejumlah langkah strategis seperti; 
     
    1) mendorong adanya mekanisme pelindungan secara holistik bagi PPHAM di ruang digital; 
    2) memastikan keterlibatan perempuan khususnya dan masyarakat sipil umumnya dalam perumusan kebijakan terkait ruang digital agar lebih berperspektif hak digital dan peka gender.
     
     
    Menguatnya konservatisme
    Berkembangnya konservatisme, dan tafsir agama yang bias pada perempuan telah menyebabkan sejumlah pelanggaran kebebasan berekspresi dan beragama. Perempuan dan anak perempuan, dan kelompok rentan seperti LGBT menjadi sasaran utama atas serangan, persekusi, dan berbagai bentuk diskriminasi.
     
    Kerangka WPS ASEAN perlu memastikan bahwa; 
     
    1) korban diskriminasi, serangan dan pembatasan kebebasan berekspresi dan beragama mendapatkan dukungan penuh, komprehensif dan jangka panjang dari negara, ; 
     
    2) negara segera menghilangkan segala bentuk kebijakan yang berpotensi diskriminasi pada perempuan, anak perempuan dan kelompok rentan (agama minoritas, indigenous people, gender ketiga dll), dan menjalankan Deklarasi HAM secara utuh; 
     
    3) memastikan peran tokoh agama yang memiliki pikiran terbuka dalam dialog-dialog untuk mempromosikan tafsir progresif yang melindungi korban dan penyintas kekerasan berbasis gender.
     
    Penulis: Kustiah/Diolah dari siaran pers CSO
  • Renovasi JIS Tak Hanya Menambah Lahan Parkir, Rumput dan Pintu Masuk Juga Harus Dibongkar

    Renovasi JIS Tak Hanya Menambah Lahan Parkir, Rumput dan Pintu Masuk Juga Harus Dibongkar

    7cloud.asia – Rencana pemerintah pusat untuk merenovasi Jakarta International Stadium (JIS) menuai kontroversi. Seperti diketahui JIS menjadi salah satu alternatif venue untuk gelaran Piala Dunia U-17 pada November 2023 mendatang.

    Renovasi JIS dilakukan karena stadion yang terletak di Jakarta Utara ini dianggap belum memenuhi standar FIFA. Masalah tersebut antara lain akses tidak memadai dan lahan parkir yang terlalu sempit. 

    Pemerintah pusat siap turun tangan untuk melakukan renovasi JIS. Anggaran untuk renovasi JIS diperkirakan mencapai triliunan rupiah.

    Sejumlah masalah ditemukan saat Ketua Umum PSSI, Erick Thohir meninjau JIS bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, PJ Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha dan Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno pada Selasa (4/7/2023).

    Baca: Mengenal konsep baru tata kelola kota bernama slow city

    Menteri PUPR Basuki memaparkan beberapa hal harus dilakukan untuk meminimalisir risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

     

    Salah satunya adalah akses masuk dan keluar stadion yang tidak memadai.

    “Akses yang tersedia cuma ada satu, menurut saya ini berbahaya sekali keamanannya. Apalagi lingkungannya ini lingkungan berpenduduk,” kata dia.

    Basuki mengatakan perlu penambahan lima akses lagi untuk menyempurnakan JIS. Di sisi timur, kata dia, nantinya akan dibangun jembatan penyeberangan orang menuju pintu karnaval Ancol.
     
    Luas area parkir JIS juga akan diperluas dan ditambah hingga 5000 meter persegi. Untuk lahan parkir ini rencananya akan menggunakan lahan ITF Sunter yang batal dibangun. 
     

    Selain menambah tempat parkir JIS, pemerintah pusat juga akan membongkar zona parkir Barat JIS. 

    Basuki mengatakan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum akan memugar lokasi tersebut, karena terlalu sempit untuk keluar masuk bus pertandingan serta posisinya terhalang oleh pintu tiket.

     

    Sebagai solusi, pintu itu akan dibongkar agar akses bisa diperlebar dan berguna sebagai akses pemain yang akan bertanding.

    “Kondisi sekarang bus enggak bisa masuk karena ada pintu tiket di situ. Jadi itu dilebarkan,” kata Basuki.

    Rumput stadion JIS menjadi masalah ketiga yang ditemukan Basuki. Dia berharap JIS akan memiliki rumput berstandar FIFA.

    Baca: Jakarta kini sudah miliki peta bersepeda

    Ahli agronomi rumput bernama Kamal saat mengevaluasi rumput 22 stadion di Indonesia untuk Piala Dunia menemukan rumput di JIS tidak sesuai kriteria FIFA .

     

    “Bapak Kamal sebagai ahli dan agronomi rumput di stadion. Menurut beliau harus diganti ini kalau mau tiga bulan bisa dipakai, itu untuk jangka pendek saja. Mungkin jangka panjang harus diubah rumputnya,” kata Basuki.

    Ketum PSSI Erick Thohir mengatakan ahli agronomi rumput tersebut memperkirakan perbaikan rumput dapat memakan waktu tiga bulan.

    Permasalahan rumput tersebut adalah media tanam sintesis, sehingga akar rumput alami tidak masuk ke dalam tanah.

    “Kalau jenis rumputnya sama dengan yang digunakan di Si Jalak Harupat, Gelora Bung Tomo, di Palembang, sama jenisnya. Solusinya, menurut Pak Kamal adalah memindahkan rumput yang sudah jadi seperti pekerjaan kita di GBK waktu Asian Games,” kata Erick.

    Baca: Bersepeda, cara warga kota menikmati ruang kota

    Erick menegaskan, pemerintah bersama PSSI tak hanya akan merenovasi JIS tetapi juga berencana merenovasi 22 stadion yang ada di Indonesia. 
    Sehingga ia heran, kenapa orang meributkan renovasi JIS yang memang dinilai belum memnuhi standard FIFA.

    “Kenapa harus JIS terus? Kan ada lapangan lain yang mau dicek juga,” kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

    “Kalau kita hanya meramaikan JIS berarti lapangan lain bukan jadi prioritas kan, padahal pemerintah mau merenovasi 22 stadium. Jadi jangan terfokus hanya 1-2,” pungkas Erick.

     
  • Sejumlah CSO Gelar Event Side Berkaitan WPS High Level ASEAN

    Sejumlah CSO Gelar Event Side Berkaitan WPS High Level ASEAN

      
    7cloud.asia – Sejumlah organisasi masyarakat sipil (CSO) di Indonesia akan menggelar forum side event atau even sampingan menyambut hajatan pemerintah yakni Forum Tingkat Tinggi Perempuan, Perdamaian dan Keamanan (WPS High Level) yang diselenggarakan 5-7 Juli 2023 mendatang di Yogyakarta.
     
    Forum pemerintah ini bertujuan meletakkan pondasi akuntabilitas dan mekanisme pada pelaksanaan Regional Plan of Action on Women, Peace and Security (RPA WPS), dengan memperkuat mekanisme monitoring dan evaluasi. 
     
    Sementara event CSO yang diinisiasi AMAN Indonesia, Migrant Care, The Working Group on Women and PCVE, Asia Pacific Partnership for Atrocity Prevention (APPAP), Southeast Asia Women Peacebuilders, Joint Initiative for Strategic Religious Action (JISRA), Asia Democracy Network (ADN), dan Southeast Asia Network of Freedom Expression (SAFENet) dengan dukungan Kedutaan Australia melalui Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ 2).
     
    Side event ini digelar pada 4-5 Juli 2023 di Hotel Ambarukmo, Yogyakarta. Tema yang diusung “Building Resilient Communities: Applying an Intersectional Perspective in the Regional Plan of Action on Women, Peace, and Security” atau “Membangun Komunitas Tangguh: Menguatkan  Perspektif Interseksionalitas dalam Rencana Aksi Regional untuk Perempuan, Perdamaian, dan Keamanan”.
     
    Even versi CSO menggali sejumlah isu penting seperti perubahan iklim (climate change), ekstrimisme kekerasan (violent extremism), keamanan siber, pandemi, migrasi dan krisis kemanusiaan seperti Pandemi dan krisis Myanmar. 
     
    Ruby Kholifah, Direktur The Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia dalam media breafing mengatakan, forum pertemuan negara-negara ASEAN ini penting untuk mendorong komitmen inklusi perempuan dalam menghadapi berbagai macam ancaman keamanan yang berhubungan dengan konflik kekerasan.
     
    Serta ancaman-ancaman baru seperti climate change, ekstremisme kekerasan, migrasi, keamanan siber, krisis kemanusiaan seperti pandemi, dan kekerasan militerisme, yang berdampak pada keamanan dan kesejahteraan perempuan.
     
    “Indonesia tidak hanya berkomitmen terhadap penguatan demokrasi, tetapi juga bisa menjadi tauladan untuk penegakan HAM dan sejumlah isu krusial lainnya,” ujarnya dalam ruang zoom, Minggu (2/7/2023).
     
    Sejak disahkan pada 5 Desember 2022 dan diketuai Kamboja dengan anggota sejumlah negara ASEAN, Forum Tingkat Tinggi ini telah menyatakan komitmen politiknya dalam bentuk kebijakan dan intervensi program di tingkat nasional melalui rencana aksi regional (RPA).
     
    Indonesia dan Filipina telah lebih dulu menjalankan Resolusi 1325 tentang perempuan, perdamaian dan keamanan, jauh sebelum RPA disahkan.
     
    Dua negara pioner ini diharapkan dapat mendorong kerjasama regional seperti ASEAN dengan menegaskan komitmen pada inklusi perempuan dalam menghadapi berbagai macam ancaman keamanan. 
     
    Wahyu Susilo, Direktur Eksekutif Migrant Care dalam forum yang sama menekankan pentingnya negara-negara ASEAN memiliki kebijakan yang mempertimbangkan keragaman pengalaman perempuan dalam pencegahan dan counter ekstremisme kekerasan.
     
    Pengalaman biologis, sosial, dan spiritual perempuan dalam keterlibatannya dengan ekstrimisme kekerasan, dengan pendekatan gender akan membuka relasi ketimpangan gender, agensi perempuan, dan peran perempuan untuk perdamaian.
     
    “Perempuan pekerja migran rentan terpapar ide-ide dan aksi-aksi terorisme dan ekstrimisme kekerasan. Sudah ada beberapa kasus dan harus ada agenda kerjasama regional dengan pendekatan women, peace, security,” ujarnya dalam forum yang sama.
     
    Penulis: Kustiah diolah dari Pers Release
     

  • Pemerintahan Taliban Tutup Ratusan Salon di Afghanistan

    Pemerintahan Taliban Tutup Ratusan Salon di Afghanistan

    7cloud.asia – Pemerintahan Taliban Afghanistan memerintahkan ratusan salon kecantikan yang dikelola perempuan di negeri itu untuk ditutup.

    Pemerintah Taliban memberi waktu waktu satu bulan, agar semua bisnis salon di negeri Afghanistan tersebut harus ditutup.

    Larangan membuka salon ini, merupakan kebijakan terbaru dari rangkaian pembatasan yang dilakukan Taliban dalam menghalangi akses perempuan untuk bekerja dan ke ruang publik di negara yang dilanda kemiskinan itu.

    Baca: CSO ingatkan perubahan iklim harus jaid perhatian serius di WPS ASEAN High Level 

    Kementerian Pencegahan Kejahatan dan Penegakan Kebajikan Taliban telah memberi tahu pihak berwenang di ibu kota, Kabul, dan provinsi untuk segera menegakkan larangan dan mencabut izin semua salon.

    Dikatakan, arahan itu adalah fatwa pemimpin tertinggi Taliban yang tertutup, Hibatullah Akhundzada.

    Juru bicara kementerian moralitas Taliban, mengonfirmasi pemberitahuan itu pada Selasa (4/7/2023) tanpa merinci lebih lanjut.

    Baca: Belanda minta maaf atas perbudakan di masa lalu

     
    PBB mengimbau Taliban agar membatalkan dekrit penutupan salon kecantikan. Sebelumnya PBB juga telah meminta Taliban mencabut semua kebijakan yang dinilai membatasi hak-hak perempuan.

    “Pembatasan baru terhadap hak-hak perempuan ini akan berdampak negatif terhadap ekonomi dan bertentangan dengan pernyataan dukungan bagi kewirausahaan perempuan,” cuit kantor PBB di Kabul.

    PBB dan komunitas internasional pada umumnya telah menuntut diakhirinya pembatasan akses perempuan Afghanistan ke kehidupan publik dan pendidikan.

    Baca: UNHCR sebut perang Ukraina picu peningkatan pengungsi

    Mereka memperingatkan bahwa semua kebijakan tersebut telah membuat dunia dan PBB “hampir tidak mungkin” untuk memberi legitimasi kepada pemerintah Taliban.

    Namun pemimpin tertinggi Taliban Akhundzada tak bergeming. Ia menolak seruan dunia untuk melonggarkan pembatasan terhadap perempuan.

    Ia bersikeras pemerintahan Taliban di bawah kepemimpinannya menjalankan negara itu sesuai budaya Afghanistan dan hukum Islam.

    Baca: Gelombang panas akibatkan 98 orang meninggal di India

    Sejak merebut kembali kekuasaan di Afghanistan pada Agustus 2021, Taliban telah melarang perempuan berkuliah dan bersekolah di atas kelas enam.

    Mereka juga memerintahkan perempuan pegawai dalam sektor publik untuk tinggal di rumah. Perempuan juga dilarang mengunjungi taman dan sasana kebugaran.

    Sumber: VOA INdonesia

  • Surya Paloh Lirik Yenny Wahid untuk Disandingkan dengan Anies Baswedan, Bagaimana Nasib Koalisi Perubahan?

    Surya Paloh Lirik Yenny Wahid untuk Disandingkan dengan Anies Baswedan, Bagaimana Nasib Koalisi Perubahan?

    Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin menilai bahwa Ketua Umum Partai Nasdem itu sudah mempertimbangkan masak-masak pilihannya untuk Yenny Wahid ini. 
     
    “Saya kira keinginan Surya Paloh menggaet Yenny Wahid sebagai Cawapres Anies bukan tanpa alasan. Yenny Wahid ini kan perempuan dan tokoh di Nahdlatul Ulama. Sehingga Pak Surya tentu melakukan kalkulasi dan melihat potensi kemenangannya besar kalau pasangan ini diduetkan,” katanya sebagaimana dikutip Antaranews.com
     
    Baca: Enam nama dikaji untuk dampingi Ganjar Pranowo

    Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu, keinginan Surya Paloh memasangkan Anies yang diusung Koalisi Perubahan dengan Yenny Wahid, karena melihat pasangan ini ideal dan saling melengkapi.

    Ujang pun tidak melihat dengan mengusung Yenny Wahid maka akan membuat posisi Koalisi Perubahan terancam bubar. Sebab, Yenny Wahid merupakan tokoh independen yang tidak terafiliasi dengan partai politik manapun.

    “Kita tahu bahwa Yenny Wahid ini tokoh yang independen secara politik. Posisi ini membuatnya dapat diterima partai politik manapun di dalam koalisi termasuk Koalisi Perubahan,” katanya.

     
    Baca: Pemilu 2024, saatnya memilih pemimpin pro lingkungan

    Meskipun, dia mengakui semua partai politik yang tergabung dalam Koalisi Perubahan terkesan mendorong kader internal mereka untuk maju sebagai Cawapres berpasangan dengan Anies.

     
    PKS misalnya, mengusung mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Sementara Demokrat mengusung Ketua Umumnya Agus Harimurti Yudhoyono.

    “Biasa dalam koalisi semua parpol mengusung kader masing-masing. Namun itu tidak bisa dipaksakan, nanti ada titik temu antara semua parpol itu siapa yang harus diusung akhirnya. Tentu ada parameter sehingga satu tokoh itu diputuskan jadi cawapres,” ungkapnya.

     
    Baca: Menebak arah pilihan pemilih muda

    Dalam hal tersebut, kata Ujang, secara kalkulasi politik nama Yenny Wahid akan bisa dipertimbangkan semua parpol yang tergabung di Koalisi Perubahan. Dan, Ujang yakin pada akhirnya parpol akan legowo.

    “Yenny Wahid ini kan politisi perempuan, sekaligus memiliki garis keturunan dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Menurut saya ini, akan menjadi pertimbangan bagi parpol pendukung Anies,” jelasnya.

    Dengan mengusung Yenny Wahid, dia meyakini akan dapat mendongkrak suara Anies dari kaum Nahdliyyin terutama kalangan NU kultural.

     
    Baca: MK Putuskan Pemilu 2024 tetap gunakan sistem proporsional terbuka

    Ujang menambahkan, Anies  selama ini selalu dikaitkan kalau dia didukung kalangan Islam garis keras, Islam radikal, dan Islam kanan.

     
    “Dengan adanya Yenny Wahid yang merupakan putri Gus Dur, otomatis stigma itu akan hilang. Karena ada representasi NU yang Islam moderat dan nasionalis,” jelasnya.

    Di sisi yang lain, Yenny Wahid juga disebut akan menguatkan pasangannya di wilayah Jawa Tengah dan juga Jawa Timur. Keduanya merupakan provinsi dengan suara terbanyak selain Jabar dan Banten.

     
    Baca: Menteri yang maju sebagai Capres atau Caleg akan dievaluasi kinerjanya

    Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.

     
    Saat ini terdapat tiga nama yang dimunculkan menjadi bakal Capres di Pilpres 2024. Selain Anies, dua nama lainnya adalah Ganjar Pranowo yang diusung PDIP dan Prabowo Subianto yang diusung Gerindra.
     
    Menurut UU 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan capres/cawapres diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
     
    Baca: Mencegah polarisasi kembali terjadi di Pemilu 2024

    Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga, pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.