7cloud.asia – Peringatan Hari Penguin Sedunia pada Sabtu (25/4/2026) berlangsung di tengah penurunan populasi penguin Afrika yang sangat terancam punah.
Untuk itu pemerintah Afrika Selatan yang menjadi habitat penguin, kembali menyerukan peringatan tentang penyelamatan spesies yang memiliki nama ilmiah Spheniscus demersus itu.
Diberitakan sebelumnya, status penguin ditingkatkan menjadi “Sangat Terancam Punah” pada 2024 dalam Daftar Merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN).
Hal ini mencerminkan penurunan yang tajam dari populasi penguin di seluruh benua Afrika bagian selatan.
Baca: Penguin raja masuk daftar spesies terancam punah akibat pemanasan global
Dalam sebuah pernyataan, Southern African Foundation for the Conservation of Coastal Birds (SANCCOB) mengatakan Hari Penguin Sedunia 2026 merupakan pengingat bahwa melindungi penguin Afrika bukanlah “sekadar momen”, melainkan komitmen harian.
Organisasi tersebut baru-baru ini mengembalikan delapan penguin Afrika ke Boulders Beach Penguin Colony di Cape Town setelah menyelesaikan perjalanan rehabilitasi mereka.
“Penguin Afrika menghadapi kepunahan di alam liar dalam masa hidup kita, tetapi masih ada harapan melalui tindakan kolektif,” menurut pernyataan tersebut.
Sementara itu, Pemerintah Cape Town mengatakan bahwa meskipun dunia merayakan ke-18 spesies burung yang tidak bisa terbang ini, hari itu juga merupakan pengingat bahwa penguin Afrika kini termasuk di antara populasi yang paling “berisiko” secara global.
Baca: Lebih dari 44.000 spesies terancam punah dari muka Bumi
Kota Cape Town, ujarnya, ikut serta dalam perayaan Hari Penguin Sedunia tahun ini dengan rasa cemas dan khawatir.
“Setelah penguin Afrika ditingkatkan statusnya menjadi Sangat Terancam Punah dalam Daftar Merah IUCN pada 2024. Kini hanya ada kurang dari 10.000 pasangan pembiakan yang tersisa,” kata anggota Komite Wali Kota untuk Perencanaan Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Eddie Andrews.
Dia mengatakan Pemerintah Cape Town terus berinvestasi dalam Tim Jagawana Penguin khusus, sebuah proyek kemitraan dengan SANCCOB untuk memerangi ancaman-ancaman tersebut.
Sumber:Antaranews.com/Xinhua

Leave a Reply