Mengenal Stasiun Telawa, Satu-satunya Stasiun di Wilayah Boyolali

Written by

in

7cloud.asia – Stasiun Telawa, demikian satu-satunya stasiun kereta di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah ini dinamai.

Stasiun Telawa terletak di desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, dan agak jauh dari pusat Kota Boyolali.

Stasiun Telawa memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus yang berada di jalur Solo-Semarang.

Ke arah barat stasiun Telawa, sebelum Stasiun Padas, terdapat Stasiun Gedangan yang sudah tidak aktif lagi karena okupansi yang minim, letaknya yang terpencil, dan jaraknya tidak terlalu jauh dengan Stasiun Padas.

Sedangkan ke arah timur stasiun Telawa, sebelum Stasiun Karangsono, terdapat Stasiun Jetis yang juga sudah dinonaktifkan dengan alasan yang sama dan jaraknya tidak terlalu jauh dari Stasiun Telawa.

Baca: Cara Pemkab Boyolali dongkrak literasi

Kabar baiknya, mulai bulan depan, PT KAI akan melayani penumpang Kereta Api (KA) Banyubiru yang akan naik maupun turun di Stasiun Telawa.

“Mulai 1 Juni, KA Banyubiru relasi Semarang-Solo akan berhenti di Stasiun Telawa,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo di Semarang, Selasa (28/5/2024) seperti dikutip Antaranews.com.

Jadi, bagi penumpang dari Boyolali yang akan menuju Kota Solo maupun Semarang, kata dia, bisa naik melalui Stasiun Telawa.

Franoto menambahkan, Stasiun Telawa merupakan satu-satunya stasiun yang berada di wilayah Kabupaten Boyolali.

Selama ini, kata dia, KA Banyubiru hanya melayani penumpang yang akan naik dan turun di Stasiun Brumbung, Stasiun Karangsono, Stasiun Padas, Stasiun Gundih, dan Stasiun Salem.

Baca: Kereta cepat akan dilanjutkan ke Surabaya, bagaimana kelayakannya?

Ia menjelaskan KA Banyubiru memiliki daya tampung 640 tempat duduk yang terbagi atas kelas ekonomi dan eksekutif

Menurut dia, harga tiket kelas ekonomi sebesar Rp40 ribu per orang, sedangkan kelas eksekutif sebesar Rp80 ribu per orang.

KA Banyubiru melayani empat perjalanan setiap hari dengan lama perjalanan sekitar 2 jam.

Ia menuturkan tambahan stasiun perhentian KA Banyubiru ini diharapkan meningkatkan mobilitas masyarakat pengguna kereta di wilayah Semarang, Grobogan, Boyolali dan Solo.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *