Slow Traveling: Cara Berlibur yang Lebih Bermakna

Written by

in


7cloud.asia – Slow traveling kini makin diminati oleh para pelancong, baik lokal maupun mancanegara.

Slow traveling atau ragam perjalanan dalam durasi yang lebih lama di tempat tujuan, di mana mereka dapat menciptakan hubungan yang lebih dalam dengan budaya dan masyarakat setempat.

Bisa dikatakan pelaku slow traveling akan menekankan pentingnya meluangkan waktu untuk benar-benar merasakan dan terhubung dengan destinasi yang dikunjungi.

Itu sebabnya, perjalanan dengan konsep slow traveling ini biasanya memakan waktu lebih panjang.

Dengan slow traveling, kita dapat lebih meresapi dan merasakan pengalaman perjalanan yang bermakna sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Dalam keterangan resmi Agoda di Jakarta, baru-baru ini penelusuran soal slow traveling telah meningkat tiga kali lipat dalam lima tahun terakhir.

Baca Juga: Seperti Ini Cara Penganut Slow Living Saat Keliling Dunia

Rilis data soal slow traveling oleh Agoda ini didasarkan pada data dari Google Trends.

“Di dunia yang serba cepat saat ini, banyak wisatawan menyadari keinginan untuk memanfaatkan liburan mereka dengan beristirahat sejenak dari kesibukan sehari-hari” kata Senior Country Director Indonesia di Agoda Gede Gunawan.

Ia menambahkan, para traveler kini menjalin hubungan yang lebih dalam dengan orang-orang dan tempat-tempat yang mereka kunjungi.

Tempat wisata yang memiliki budaya unik dan biaya hidup yang terjangkau menjadi tempat yang dipilih para pelaku slow traveling ini.

Berbeda dengan konsep liburan pada umumnya, slow traveling lebih disukai karena perjalanannya cenderung lebih santai, sehingga bisa menikmati pengalaman liburan secara lebih maksimal.

Berbeda dengan jenis liburan singkat, berlibur secara perlahan lebih mengutamakan kualitas perjalanan agar liburan terasa lebih bermakna.

Baca Juga: Jalan-jalan ke Desa Wisata Nglanggeran yang Kenalkan Konsep Wisata Berkelanjutan

Berikut ini berbagai manfaat yang bisa Anda peroleh jika berlibur dengan konsep slow traveling ini:

1. Meningkatkan Kesehatan Mental dan Fisik
Slow traveling dapat memberikan ruang untuk menikmati waktu liburan secara lebih santai tanpa terlalu terburu-buru.

Sehingga, kita bisa mengurangi stres pikiran dan mencegah kelelahan fisik.

2. Lebih Menikmati Liburan
Dengan berlibur secara perlahan, kita punya kesempatan untuk benar-benar merasakan atmosfer dan budaya lokal yang kita kunjungi.

Ini membuat perjalanan liburan menjadi terasa lebih berkesan.

Baca Juga: Beda dengan Wisata Alam, Ikuti 9 Tips Asyik Wisata Ramah Lingkungan

3. Lebih Banyak Pengalaman
Selanjutnya, slow travel dapat memberi kita waktu yang lebih banyak untuk memahami budaya, bahasa, dan cerita lokal di destinasi yang dikunjungi.

Artinya, pengalaman yang diperoleh menjadi lebih banyak dibanding liburan singkat.

4. Kesempatan Menemukan Hidden Gem

Dengan meluangkan waktu untuk menjelajahi destinasi liburan secara perlahan, Anda memiliki kesempatan lebih besar untuk menemukan tempat-tempat tersembunyi yang mungkin tidak diketahui oleh banyak wisatawan lain.

5. Perjalanan Lebih Terjangkau

Dibanding konsep liburan lainnya, slow traveling cenderung lebih terjangkau sebab kita bisa tinggal lebih lama di satu tempat tertentu.

Ini sangat efektif untuk mengurangi biaya transportasi yang mahal.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *