Harga Bahan Pokok Naik, DPR Ingatkan Pemerintah Agar Lebih Perhatian

Written by

in

7cloud.asia – Kenaikan harga bahan pokok di pasaran menjelang Natal dan Tahun Baru 2024 sudah mengkhawatirkan. 

Diketahui, sejumlah harga bahan pokok (Bapok) di tingkat nasional dan daerah terus mengalami kenaikan.

Berdasarkan harga panel yang tertera di Badan Pangan Nasional (Bapanas), bahan pokokyangharganya naik antara lain adalah beras premium naik sebesar Rp210 per kilogram (kg) menjadi Rp15.200 per kg. 

Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, komoditas bahan pangan seperti bawang merah, bawang putih, minyak goreng, hingga daging ayam juga merangkak naik. 

Ketua DPR Puan Maharani menilai ketidakseimbangan kenaikan harga bahan pokok dapat menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat karena menyangkut kebutuhan hidup sehari-hari. 

Baca: KTP Sakti yang digagas Ganjar dinilai akan membuat Bansos lebih tepat sasaran

“Dampak kenaikan harga bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru harus disikapi segera oleh Pemerintah. Sebab, jika dibiarkan tren ini dapat berdampak serius pada daya beli masyarakat terutama bagi kelompok ekonomi menengah ke bawah,” kata Puan dikutip Parlementaria.

 

Puan mendorong Pemerintah untuk menekan angka kenaikan harga bahan pokok agar tidak memberatkan masyarakat.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pokok secara merata di seluruh wilayah. 

“Pemerintah, sebagai regulator ekonomi, diharapkan segera mengambil langkah-langkah tegas untuk mengendalikan kenaikan harga tersebut,” tegas Mantan Menko PMK ini. 

Baca: Bansos bukan kebaikan presiden tapi kewajiban negara

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memasifkan penyelenggaraan operasi pasar demi mengendalikan kenaikan harga bahan pokok.

Selain itu, kata Puan, dengan pemantauan harga secara ketat untuk mengatasi spekulasi dan penimbunan bahan pokok oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. 

“Kenaikan harga bahan pokok tidak hanya berdampak pada tingkat konsumsi, tetapi juga dapat menciptakan tekanan sosial,” imbuhnya.

Puan juga menilai Pemerintah perlu melibatkan peran masyarakat untuk mencegah adanya praktik penimbunan.

Baca: Harga sembako naik

Ia meminta Pemerintah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk membantu memantau dan berani melaporkan segala bentuk kecurangan yang menyebabkan harga bahan pokok semakin mahal. 

Masyarakat dapat berperan sebagai mata dan telinga Pemerintah untuk memberikan informasi yang akurat tentang keadaan harga di lapangan.

“Melibatkan masyarakat dalam proses pengawasan dapat menciptakan kebersamaan dan kepercayaan antara Pemerintah dan rakyat dalam menghadapi tantangan ekonomi,” tambahnya. 

Terkait masalah cabai rawit, Puan mengingatkan pemerintah antardaerah untuk melakukan kerja sama dalam menyalurkan pasokan dari daerah yang surplus ke defisit atau kurang stok.

Baca: Nasib pedagang pasar tradisional di era ekonomi digital

Dengan begitu, menurut Puan, Pemerintah pusat akan membantu untuk melakukan distribusi tersebut. 

Masalah defisit-surplus cabai rawit merah yang tidak merata sudah menjadi masalah klasik yang terus berulang.

Seharusnya ada kebijakan khusus untuk mengatasi permasalahan ini.

“Termasuk dengan inovasi teknologi pertanian yang dapat menjamin pasokan cabai rawit merah merata di seluruh daerah,” paparnya. 

Baca: Prinsip utama frugal living

Puan pun menegaskan agar Pemerintah mengambil langkah-langkah proaktif dan melibatkan berbagai pihak dalam menghadapi kenaikan bahan pokok.

Ia berharap Pemerintah dapat segera mengendalikan kenaikan harga bahan pokok karena tingginya harga di pasaran yang berkepanjangan menyebabkan kegelisahan di tengah masyarakat. 

Puan melihat harus ada intervensi dari Pemerintah untuk mendukung stabilitas ekonomi dan keberlanjutan kesejahteraan masyarakat.

“Kebijakan yang diambil juga jangan hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak positif dalam jangka panjang,” tutup Puan. 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *