7cloud.asia – Ketika mengunjungi Pasar Klithikan Notoharjo, Surakarta, calon presiden, Ganjar Pranowo ditagih program kerjanya oleh Sri Mulyani, seorang pedagang pasar di Surakarta, Jawa Tengah.
Pada kesempatan tersebut, Sri Mulyani meminta Ganjar untuk merealisasikan pemerataan distribusi bantuan sosial di seluruh Indonesia.
Melansir Antaranews, Sri mengatakan hal tersebut perlu dilakukan agar jangan ada rakyat tidak mampu yang tidak mendapat bagian karena bagiannya diserobot oleh rakyat yang tidak berhak.
Baca: Ganjar-Mahfud akan lanjutkan bansos
“Ibu Sri Mulyani, ha ha ha… Tadi bertemu tidak hanya bicara gimik, tapi mulai menanyakan program,” ujar Ganjar usai bertemu Sri Mulyani di Pasar Klithikan Notoharjo pada Minggu (24/12/2023).
Pertemuan Ganjar dengan Sri Mulyani terjadi saat Ganjar menyapa warga di Pasar Notoharjo kemudain tiba-tiba ia dihampiri Sri Mulyani dengan barang dagangannya.
Kesempatan bertemu Ganjar tak disia-siakannya. Dia langsung memberondong sejumlah pertanyaan terkait program kerja kepada mantan orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut.
Sri juga tertarik dengan program KTP Sakti karena itu bisa membuat ringkas program kartu-kartu sebelumnya.
Baca: Ganjar dorong segera pengesahan RUU perampasan aset
Menurutnya, Indonesia membutuhkan langkah nyata untuk menyatukan data penerima berbagai bantuan sosial pemerintah yang selama ini ditangani kementerian/lembaga secara terpisah-pisah.
“Intinya jadi ringkas ya pak. Kedua, merata, jangan sampai Program Keluarga Harapan (PKH) yang punya dapat, yang tidak punya enggak dapat,” kata Sri Mulyani.
Kunjungan capres Ganjar Pranowo ke Jawa Tengah ini diawali dengan lari pagi pada ajang hari bebas kendaraan bermotor (car free day/CFD) di Jalan Slamet Riyadi dan sarapan pagi bersama rakyat di lokasi itu.
Berlanjut pada siang harinya, Ganjar diagendakan untuk mengunjungi Gereja Purbowardayan untuk memantau persiapan menjelang perayaan Natal pada Senin (25/12).
Reporter: Nurakhmayani

Leave a Reply