Vaksinasi dan Jaga Jarak Cegah Mycoplasma Pneumonia pada Anak

Written by

in

7cloud.asia – Rutin vaksinasi dan jaga jarak dengan penderita  menjadi dua cara untuk mencegah anak terinfeksi mycoplasma pneumonia.

Hal ini diungkapkan Dokter spesialis pulmonologi dan respirasi paru RS Permata Cibubur dr. Januar Habibi, B.Med.Sc, Sp.P, menanggapi penyebaran mycoplasma pneumonia di Jakarta

“Vaksinasi, menjaga jarak dengan orang yang sakit mycoplasma pneumonia, tidak berpergian ketika sakit, datang ke dokter dan mendapatkan perawatan jika dibutuhkan,” ujar Januar seperti dikutip Antaranews.com.

Baca: Kasus mycoplasma pneumonia di Jakarta

Januar mengatakan mycoplasma pneumonia menyebar dari orang ke orang melalui droplet di udara ketika seseorang batuk atau bersin.

Menurut Januar, mycoplasma pneumonia tidak hanya menyerang anak-anak usia sekolah, namun, juga orang dewasa.

Oleh karena itu, untuk mencegah penyakit tersebut, perlu diterapkan kembali protokol kesehatan seperti memakai masker dengan ukuran yang sesuai atau tidak kebesaran.

Baca: Kasus Covid-19 melonjak, warga diminta terapkan protokol kesehatan

Menjaga ventilasi udara tetap baik dan makan makanan bergizi juga menjadi cara terbaik mencegah berbagai infeksi bakteri seperti mycoplasma pneumonia.

“Pastikan kembali kualitas ventilasi udara yang baik, cuci tangan dengan rutin, mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang,” kata Januar.

Mycoplasma pneumonia, tulis Januar, memiliki gejala yang hampir sama dengan COVID-19 yaitu infeksi yang menyerang sistem pernapasan yang mengakibatkan batuk, demam dan sesak nafas.

Baca: Seperti ini protokol kesehatan saat endemi COVID 19

Gejala itu juga bisa diperkuat dengan temuan abnormal saat melakukan rontgen dada dan pengambilan foto toraks.

Januar juga mengatakan vaksinasi penguat COVID-19 yang masih tersedia sekarang tidak secara langsung berhubungan dengan pencegahan infeksi mycoplasma pneumonia.

Sesuai arahan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), gejala pneumonia oleh bakteri mycoplasma umumnya lebih ringan dan dapat diobati dengan antibiotika.

Baca: Dampak kualitas udara pada kesehatan anak

Saat ini Kementerian Kesehatan sedang menindaklanjuti enam laporan mycoplasma pneumonia di Jakarta

Kemenkes saat sedang mengadakan penyelidikan epidemiologi untuk memutus penularan penyakit mycoplasma pneumonia  di masyarakat.

Enam kasus mycoplasma pneumonia di Jakarta itu dialami oleh pasien dengan rentang usia 3 sampai 13 tahun.

Sumber: Antaranews.com

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *