Jateng Bersholawat Tetap Lanjut Setelah Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Lengser

Written by

in

7cloud.asia – Ribuan warga Jawa Tengah (Jateng) tumpah ruah membanjiri Alun-Alun Kabupaten Batang gunamengikuti kegiatan Jateng Bersholawat yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) ikut hadir dalam Jateng Bersholawat tersebut.

Jateng Bersholawat yang diadakan pada Senin (4/9/2023) malam itu, menjadi momen terakhir untuk Ganjar Pranowo dan Gus Yasin selawatan bareng warga sekaligus ajang pamitan sebelum mengakhiri masa jabatan pada Selasa 5 September ini.

“Ini sholawatan terakhir saya sebagai gubernur, satu proses panjang kurang lebih sepuluh tahun kita membuat Jateng Bersholawat dengan Pak Wagub karena kita bisa membuat acara bersama, ini yang terakhir kami berdua mengawal Jateng Bersholawat,” ujar Ganjar di lokasi.

Baca: Umat beragama berdoa agar kiprah Ganjar bisa ke tingkat nasional

Habib Syech yang mewakili Syekhermania dan rakyat Jateng, turut menyampaikan terima kasih kepada Ganjar Pranowo dan Gus Yasin atas kepemimpinannya.

Khususnya untuk Ganjar Pranowo yang telah 10 tahun memimpin Jateng dengan sepenuh hati.

Mereka juga menghaturkan apresiasi setinggi-tingginya untuk Ganjar Pranowo dan Gus Yasin yang terus komitmen menghelat Jateng Bersholawat.

“Kita ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Jawa Tengah dan wakil, yang mana sepuluh tahun istiqomah menyatukan umat Jawa Tengah lewat bersholawat,” tutur Habib Syech.

Baca: Ini nama pengganti Ganjar Pranowo sebagai penjabat gubernur jawa tengah

Di hadapan Ganjar dan Gus Yasin, serta ribuan rakyat Jateng dan Syekhermania, Habib Syech menginginkan agar Jateng Bersholawat bisa terus dikembangkan hingga menjadi Indonesia Bersholawat.

“Ini luar biasa. Matur nuwun sanget (terima kasih sekali) Pak Gubernur dan wakil serta jajarannya yang telah membuat Jateng Bersholawat berjalan lancar,” ungkap Habib Syech.

Ganjar Pranowo menjelaskan, awal mula menginisiasi Jateng Bersholawat berjalan lantaran dorongan dari para alim ulama, termasuk Habib Syech untuk membuat satu program keagamaan rutin yang dapat diikuti seluruh rakyat se-Jawa Tengah.

Atas masukan dari Habib Syech, Ganjar yang saat itu masih baru menjabat Gubernur Jawa Tengah langsung menggerakkan Jateng Bersholawat untuk direalisasikan menjadi agenda rutin program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Baca: Ganjar Pranowo pamitan warga serahkan tanda cinta

Jateng Bersholawat pun dihelat pertama kali di Kabupaten Klaten. Tujuan utama dari penyelenggaraan Jateng Bsrsholawat adalah sebagai ajang silaturahmi rakyat.

Jateng Bersholawat juga diharapkan sebagai doa bersama untuk memberikan pesan kesejukan dan perdamaian dari Jawa Tengah untuk Indonesia.

Berkat Ganjar, kini setiap penyelenggaraan Jateng Bersholawat selalu dihadiri ribuan rakyat Jateng dan juga majelis pecinta selawat, termasuk Syekhermania yang dipimpin Habib Syech.

Pesan perdamaian dan kesejukan pun tersampaikan hingga ke seluruh pelosok negeri.

Baca: Di hadapan pendukungnya Ganjar Pranowo tegaskan tidak akan berebut kuasa tapi mengambil amanah rakyat

“Banyak pesan yang kita berikan tidak hanya bersholawat, tapi dengan Habib Syech kita selalu memberikan pesan-pesan kemasyarakatan, sosial dan dukungan masyarakat luar biasa,” kata Ganjar.

Ganjar Pranowo berharap, Jateng Bersholawat bisa terus digulirkan di bawah kepemimpinan Gubernur Jateng yang akan menggantikan dirinya.

“Masyarakat masih berharap Jateng Bersholawat setelah saya dan Gus Yasin selesai, ingin berlanjut terus menerus. Itulah yang kemudian kita dorong dan makin banyak pesan-pesan yang bisa kita berikan dalam Jateng Bersholawat karena masyarakat berkumpul cukup banyak,” ucap Ganjar.

Jateng Bersholawat terakhir untuk Ganjar pun semakin khidmat dan berkesan setelah seluruh masyarakat yang hadir secara bersama-sama menyanyikan lagu wajib nasional ‘Syukur’.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *