Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Kampanye Simpatik Ganjar Pranowo hingga Polusi Udara Jakarta

Written by

in

7cloud.asia – Kampanye simpatik capres yang diusung PDI Perjuangan dan polusi udara di Jakarta menjadi perhatian publik dalam sepekan ini sehingga menjaid berita terpopuler di 7cloud.asia.

Berikut lima berita terpopuler dalam sepekan terakhir, dimulai dari kampanye simpatik Ganjar Pranowo.

1. Kampanye Simpatik Ganjar Pranowo tuai apresiasi

Tidak menampilkan foto capres dengan tangan mengepal atau ekspresi wajah yang formal, baliho capres Ganjar Pranowoini tampil lebih soft.

Baliho yang ditemukan di sejumlah kota itu menampilkan Ganjar Pranowo sebagai capres yang diusung PDIP sedang menghormat pada lukisan-lukisan pahlawan bangsa–dari Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, hingga dwitunggal Soekarno-Hatta dengan headline “Lanjutgan!”.

Baca berita selengkapnya di sini

2. Petani Ciamis mulai rasakan dampak El Nino

Lisnawati, petani padi di Dusun Batukurung, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, Ciamis mengeluh panen padinya menurun akibat dampak El Nino.

Pada musim panen bulan Juli lalu, ia hanya mampu memanen gabah kurang dari 2 ton dari 11 petak sawah yang ia miliki. Padahal biasanya hasil panennya
mencapai 4 ton.

Kondisi ini akibat adanya serangan hama tikus yang menggerogoti batang padi milik petani

Baca berita selengkapnya di sini

3. Bukan asap knalpot, sumber utama polusi udara di Jakarta adalah PLTU batubara

Lembaga independen yang melakukan penelitian soal polusi udara, CREA, menyebutkan pencemaran lintas batas dari Provinsi Banten dan Jawa Barat merupakan kontributor utama polusi udara di Jakarta dan sekitarnya.

Menurut CREA, kontributor polusi udara di Jakarta dan sekitarnya paling tinggi berasal dari sektor industri energi pembangkit listrik (PLTU batubara) dan manufaktur.

Hingga saat ini, setidaknya ada 16 PLTU batubara yang berada tak jauh dari Jakarta yang diduga menjadi kontributor polusi udara di Jakarta dan sekitarnya.

Baca berita selengkapnya di sini

4. Merajut asa dari kerajinan bungkus kopi sachet

Usia yang tak lagi muda tidak menghalangi Mak Oyoh untuk membuat kerajinan karpet, taplak, dll dari sampah bungkus kopi sachet.

Dari bekas bungkus kopi sachet inilah pundi-pundinya mengalir untuk perempuan berumur 70 tahun warga desa Kawasen, Cimais Jawa Barat itu.

Kepada 7cloud.asia sore itu, Mak Oyoh mengatakan ia mulai menekuni kerajinan dari bungkus kopi sachet ini sejak tiga  tahun lalu. Dari sana ia mendapat penghasilan Rp 500 ribu sebulan.

Baca berita selengkapnya di sini

5. Koalisi IBUKOTA desak pemerintah seriusi polusi udara di Jakarta

Koalisi IBUKOTA mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan nyata guna mengatasi masalah polusi udara di Jakarta dan sekitarnya.

Terkait polusi udara di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) ini, pemerintah diminta tak lagi menunda tanggung jawab dengan menggunakan upaya hukum.

Polusi udara mengakibatkan kualitas udara di Jabodetabek dan Bandung dalam beberapa bulan terakhir masuk kategori tidak sehat. Menurut data IQAir, sejak Mei lalu, Jakarta konsisten masuk 10 besar kota terpolusi di dunia. 

 

Baca berita selengkapnya di sini

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *