7cloud.asia – Artikel mengenai para perempuan yang ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.
Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama sejumlah artikel mengenai kota Jakarta seperti layang-layang khas Betawi, rencana pembangunan kawasan TOD dan sanksi terhadap warga yang membakar sampah secara sembarangan.
Artikel mengenai meninggalkan pejuang hak asasi manusia Jhonson Panjaitan juga masuk dalam daftar berita terpopuler pekan ini.
Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:
1. 16 Perempuan pahlawan nasional
“Sejauh mana perjuangan Kartini mampu mempengaruhi pola pikir perempuan saat itu, sehingga mendorong gerakan kesetaraan di masa penjajahan tersebut?“ demikian pertanyaan yang terlontar
Pelontar pertanyaan beralasan, meski jauh ke depan, pemikiran Kartini hanya dituangkan dalam surat-suratnya kepada JH Abendanon dan tidak dipublikasikan secara luas.
Sementara, di luar Jawa ada banyak perempuan yang ikut mengangkat senjata melawan penjajah Belanda.
Baca artikel selengkapnya di sini
2. Mantan Ketua PBHI Jhonson Panjaitan meninggal
Kepergian Jhonson Panjaitan menyisakan duka mendalam tak hanya dikalangan keluarga saja, tetapi juga dikalangan aktivis’98 dan aktivis pro demokrasi.
Lahir bulan Juni 1966, Jhonson Panjaitan aktif mendampingi masyarakat yang berhadapan dengan hukum. Sotar juga sempat menangani kasus pejuang kemerdekaan Timor Timur, Xanana Gusmao.
Bersama Usman Hamid, Hendardi, Rocky Gerung, Mulyana W Kusumah, Luhut MP. Pangaribuan, dia mendirikan PBHI tahun 1996.
Baca artikel selengkapnya di sini
3. Sanksi untuk warga yang membakar sampah
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji penerapan sanksi sosial bagi warga yang kedapatan membakar sampah sembarangan.
Langkah ini merupakan respons langsung terhadap laporan dan keresahan masyarakat yang terus meningkat terkait dampak membakar sampah terhadap kualitas udara, kesehatan, serta kontaminasi lingkungan di ibu kota.
Adapun sanksi yang diberikan antara lain berupa pemasangan foto pelanggar di lokasi kejadian atau bentuk serupa.
Baca artikel selengkapnya di sini
4. DKI Jakarta akan membangun 33 kawasan TOD
Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mendorong pembangunan kawasan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD), baik untuk mengatasi kemacetan maupun polusi udara.
Kawasan dengan kawasan TOD ini utamanya akan dibangun di sepanjang jalur KRL, LRT dan MRT dengan tujuan memudahkan akses ke fasilitas publik, ruang terbuka, dan perumahan.
Konsep TOD juga bertujuan untuk mengintegrasikan transportasi publik dengan pemukiman dan pusat aktivitas, sehingga memudahkan warga menjangkau segalanya dengan berjalan kaki, sepeda, atau kendaraan umum untuk mengurangi kemacetan.
Baca artikel selengkapnya di sini
5. Mengenal layangan koang khas Betawi
Budayawan dan sastrawan Betawi, Yahya Andi Saputra menjelaskan bahwa jejak layangan koang terekam dalam manuskrip Shohibul Hikayat Syahrodjat, yang menyebut kemunculannya di kawasan Tanah Abang hingga Gambir.
“Ya sekitar tahun 1800 semua sudah mengenal layangan, masyarakat Betawi lama, khususnya di wilayah tengah gemar membuat layangan dengan bentuk busur melengkung. Dari situ muncul bunyi khas saat diterbangkan, koang… koaang…yang kemudian menjadi namanya,” ujar Yahya saat dihubungi 7cloud.asia, Minggu (26/10/2025).
Ciri utama layangan koang terletak pada bagian atasnya yang disebut gebang. Dahulu, gebang dibuat dari daun gebang, sejenis palma yang banyak tumbuh di Jakarta.
Namun karena kini daun gebang semakin sulit didapatkan, para pembuat layangan koang menggantinya dengan daun kelapa atau lembaran kaca film.
Baca artikel selengkapnya di sini

Leave a Reply