7cloud.asia – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), pada Sabtu (4/10/2025) berhasil menemukan tiga jenazah akibat runtuhnya mushalla Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo.
Dengan temuan terbaru tersebut, total korban yang berhasil dievakuasi dari reruntuhan mushalla Pondok pesantren Al Khoziny Sidoarjo, tercatat sebanyak 121 orang, dan sekitar 60 orang masih terjebak dalam reruntuhan.
Korban yang berhasil dievakuasi terdiri atas 104 selamat dan 17 meninggal dunia. Sebagian korban meninggal masih dalam proses identifikasi di Rumah Sakit Bayangkara.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan ketiga korban tersebut ditemukan setelah melalui proses penghancuran beton dan rangka bangunan menggunakan alat ekstrikasi serta peralatan las.
“Korban ke-28 berhasil dievakuasi sekitar pukul 14:35 WIB, disusul korban ke-29 pada pukul 16:15 WIB. Selanjutnya, pada pukul 17:35 WIB, tim menemukan salah satu bagian tubuh (body part), semuanya di sektor pencarian A4,” ucap Nanang dikutip Antaranews.com.
Baca: Bangunan pesantren roboh 91 orang terjebak dalam reruntuhan
Nanang menjelaskan dalam pelaksanaan evakuasi tidak dapat berlangsung cepat dan dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena korban tertimbun material bangunan.
Tim SAR gabungan, kata dia, bahkan perlu mengangkat puing-puing reruntuhan dan memotong rangka terlebih dahulu sebelum akhirnya dapat mengevakuasi korban dari timbunan material.
Selanjutnya, seluruh jenazah yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur.
Lebih lanjut, hingga Sabtu malam, kata Nanang, alat berat masih terus digunakan untuk mengurangi material reruntuhan di lokasi kejadian yang saat ini mencapai 70 persen.
Baca: Bangunan mushola roboh saat peringatan Maulid Nabi, 3 tewas
Dari hasil pencarian hari keenam, sebanyak 31 korban berhasil dievakuasi dari reruntuhan Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, sejak Senin (29/9/2025) hingga Sabtu (4/10/2025).
Hari pertama enam korban selamat ditemukan, disusul lima korban pada Selasa (30/9/2025), dua di antaranya selamat dan tiga meninggal.
Pada Rabu (1/10/2025), tujuh korban kembali dievakuasi dengan empat selamat dan tiga meninggal. Sehari kemudian evakuasi berlanjut, hingga Jumat (3/10/2025), sembilan jenazah beridentitas sementara Mr. X, juga telah ditemukan.
Pada hari keenam, Sabtu (4/10/2025), dua korban tambahan ditemukan dalam kondisi meninggal, serta satu bagian tubuh (body part).

Leave a Reply