Tag: berita terpopuler

  • Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Peringatan 26 Tahun Tragedi Semangi II hingga Kritik Tajam terhadap Pidato Presiden

    Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Peringatan 26 Tahun Tragedi Semangi II hingga Kritik Tajam terhadap Pidato Presiden

    7cloud.asia – Artikel mengenai para perempuan yang ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional kembali menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.

    Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama artikel terkini lainnya seperti peringatan 26 tahun tragedi Semangi II dan maraknya keracunan akibat program makan bergiizi gratis (MBG)

    Selain itu artikel mengenai sorotan dan kritik terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto juga masuk dalam daftar berita terpopuler pekan ini.

    Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:

    1. 16 Perempuan pahlawan nasional
    “Sejauh mana perjuangan Kartini mampu mempengaruhi pola pikir perempuan saat itu, sehingga mendorong gerakan kesetaraan di masa penjajahan tersebut?“ demikian pertanyaan yang terlontar

    Pelontar pertanyaan beralasan, meski jauh ke depan, pemikiran Kartini hanya dituangkan dalam surat-suratnya kepada JH Abendanon dan tidak dipublikasikan secara luas.

    Sementara, di luar Jawa ada banyak perempuan yang ikut mengangkat senjata melawan penjajah Belanda.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    2. Merayakan 52 tahun Bima Petrus
    Jika tidak hilang, aktivis Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID) Bima Petrus Anugerah atau dikenal dengan Bimpet hari ini, Rabu (24/9/2025) genap berusia 52 tahun.

    Merayakan 52 tahun Bima Petrus Ikatan Kemanusiaan untuk Korban Penghilangan Paksa Indonesia (IKOHI) bekerjasama dengan Komunitas Utan Kayu (KUK) menggelar pemutaran film dokumenter “Yang Tak Pernah Hilang”. Acara ini dihadiri oleh para mahasiswa berbagai kampus dan perwakilan organisasi mahasiswa.

    Bima Petrus adalah korban penculikan aktivis pada tahun 1998 yang melibatkan Tim Mawar Kopassus yang saat itu dipimpin Prabowo Subianto. Di hari ulang tahun Bima Petrus ke-52 tahun ini, IKOHI akan terus mencari keadilan untuk semua korban penculikan aktivis 1997-1998 dan korban pelanggaran HAM lainnya.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    3. BEM UI desak penuntasan tragedi Semanggi II
    Puluhan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dengan mengenakan baju hitam mengelilingi sebuah foto terbingkai kayu. Mereka menaburkan bunga diatas jaket kuning UI dan memanjatkan doa di tengah cahaya remang-remang lilin yang menyala.

    Sebagian dari mereka mengenakan kaos bergambar Yap Yun Hap dan bertuliskan: “AKU KULIAH DIBIAYAI RAKYAT KARENANYA AKU BERJUANG UNTUK RAKYAT”. Serta bagian depannya bertuliskan: “MELAWAN LUPA”.

    Mereka memperingati tragedi Semangi II yang mengakibatkan 11 orang korban meninggal.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    4. Keracunan massal program MBG
    Ketua DPR, Puan Maharani menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) setelah muncul kasus keracunan massal di sejumlah daerah.

    Ia menegaskan DPR akan menjalankan fungsi pengawasannya secara maksimal untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis benar-benar aman dan bermanfaat bagi masyarakat.

    “Dalam fungsi pengawasannya nanti tentu saja kami akan melakukan pengawasan di tempat-tempat yang mana ada masalah. Misalnya di dapur-dapur Makan Bergizi Gratis atau di sekolah penerima, sehingga bisa terlihat sebenarnya masalahnya ada di mana,” kata Puan saat kepada awak media di Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/9/2025)

    Baca artikel selengkapnya di sini

    5. Ironi pidato presiden di Sidang Umum PBB
    Narasi Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York dinilai berbanding terbalik dengan kebijakan yang diterapkan.

    “Pidato presiden di PBB menyebut kesetaraan, keadilan, perdamaian, dan menawarkan 20.000 pasukan Indonesia untuk misi penjaga perdamaian. Retorika yang terdengar mulia itu berbanding terbalik dengan kebijakan luar dan dalam negeri dalam isu yang diangkat,“ ujar Usman dalam pernyataannya.

    Usman menegaskan, pidato di PBB memang penting. Tapi kredibilitas Indonesia di mata dunia tidak ditentukan oleh pidato yang menggebu dan kata-kata indah, tapi tindakan nyata. Apa yang dikatakan semestinya sesuai dengan apa yang dilakukan.

    Baca artikel selengkapnya di sini

  • Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Penangkapan Aktivis Mahasiswa hingga Desakan Agar Program MBG Dihentikan

    Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Penangkapan Aktivis Mahasiswa hingga Desakan Agar Program MBG Dihentikan

    7cloud.asia – Artikel mengenai penangkapan aktivis pro demokrasi dan motor demonstrasi Agustus-September 2025 menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.

    Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama artikel tentang para perempuan yang ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional dan rubuhnya bangunan pondok pesantren yang menewaskan puluhan orang.

    Selain itu sejumlah artikel mengenai keracunan massal akibat program MBG juga masuk dalam daftar berita terpopuler pekan ini.

    Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:

    1. Penangkapan aktivis mahasiswa
    Penangkapan secara brutal dengan kekerasan oleh aparat kepolisian kembali terjadi. Kali ini Angga Saputra alias Jhon (20) yang ditangkap di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu (01/10/2025).

    Saat itu, sekitar pukul 18.40 WIB mahasiswa Universitas Nahdatul Ulama ini dan beberapa rekannya hendak berangkat ke Bogor untuk mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

    Berdasarkan kesaksian rekan-rekan korban, Angga didatangi sekitar sepuluh orang yang mengaku sebagai aparat kepolisian tidak berseragam. Mereka tidak menunjukkan surat perintah penangkapan.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    2. 16 Perempuan pahlawan nasional
    “Sejauh mana perjuangan Kartini mampu mempengaruhi pola pikir perempuan saat itu, sehingga mendorong gerakan kesetaraan di masa penjajahan tersebut?“ demikian pertanyaan yang terlontar

    Pelontar pertanyaan beralasan, meski jauh ke depan, pemikiran Kartini hanya dituangkan dalam surat-suratnya kepada JH Abendanon dan tidak dipublikasikan secara luas.

    Sementara, di luar Jawa ada banyak perempuan yang ikut mengangkat senjata melawan penjajah Belanda.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    3. Bangunan pondok pesantren rubuh, tewaskan puluhan orang
    Insiden runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khozyni, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada Senin (29/9/2025) mengakibatkan 91 santri terjebak dalam timbunan material bangunan.

    Pada hari pertama, sebanyak 100 orang berhasil dievakuasi dari reruntuhan. Dari jumlah tersebut, 26 orang masih menjalani perawatan inap, 70 orang telah diperbolehkan pulang,

    Sedangkan tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan satu pasien dirujuk ke rumah sakit di Mojokerto.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    4. Unjuk rasa menolak program makan bergizi gratis
    Puluhan orang yang mayoritas perempuan dan ibu-ibu menggelar unjuk rasa menolak program makan bergizi gratis atau MBG karena terbukti telah menyengsarakan rakyat.

    Dengan mengusung poster berwarna merah muda berisi penolakan MBG mereka berkumpul di seberang Gedung Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta pada Rabu (1/10/2025) siang.

    Aksi para perempuan yang tergabung dalam Suara Ibu Peduli Makan Bergizi Gratis (MBG) ini semakin meriah saat mereka memukul mukul panci, wajan dan alat masak lainnya.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    5. Program MBG pantas disetop
    Kasus keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat sorotan tajam dari masyarakat, terutama perempuan. Sejak diluncurkan pada Januari 2025 hingga 1 Oktober 2025, lebih dari 7.000 anak mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG.

    Pemerintah menanggapi keracunan masif MBG dengan menutup puluhan SPPG yang dipandang bermasalah. Namun, langkah ini dinilai tidak cukup. Sejumlah kalangan mendesak agar pemerintah menghentikan program MBG dan melakukan evaluasi menyeluruh.

    Koalisi Warga Tolak MBG yang terdiri dari Indonesia Corruption Watch, FIAN Indonesia, jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia, Koalisi Perempuan Indonesia, Transparency International Indonesia, Suara Ibu Peduli menyatakan sikap menolak program MBG.

    Baca artikel selengkapnya di sini

  • Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Para Perempuan Pahlawan Nasional hingga Sejarah Kota Salatiga

    Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Para Perempuan Pahlawan Nasional hingga Sejarah Kota Salatiga

    7cloud.asia – Artikel mengenai para perempuan yang ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.

    Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama sejumlah artikel mengenai isu politik seperti kontroversi pendidikan Gibran Rakabuming Raka dan program makan bergizi gratis (MBG).

    Artikel mengenai kota Salatiga yang merupakan salah satu kota tertua di Indonesia juga masuk dalam daftar berita terpopuler pekan ini.

    Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:

    1. 16 Perempuan pahlawan nasional
    “Sejauh mana perjuangan Kartini mampu mempengaruhi pola pikir perempuan saat itu, sehingga mendorong gerakan kesetaraan di masa penjajahan tersebut?“ demikian pertanyaan yang terlontar

    Pelontar pertanyaan beralasan, meski jauh ke depan, pemikiran Kartini hanya dituangkan dalam surat-suratnya kepada JH Abendanon dan tidak dipublikasikan secara luas.

    Sementara, di luar Jawa ada banyak perempuan yang ikut mengangkat senjata melawan penjajah Belanda.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    2. Kejanggalan pendidikan Gibran
    Pakar telematika Roy Suryo dalam siniar Abraham Samad memaparkan temuan terbarunya terkait pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang saat ini sedang disorot publik.

    Roy menemukan kejanggalan, karena dalam surat itu disebutkan Surat Keterangan bukan Surat Keputusan seperti lazimnya surat penyetaraan.

    Surat Keputusan tertera dalam penyetaraan pendidikan Gibran untuk jenjang sarjana yang terbit dalam waktu berdekatan dengan Surat Penyetaraan tingkat SMA.

    “Ternyata, dalam waktu bersamaan Gibran mengurus dua surat sekaligus. Yang satu keluar tanggal 6 satunya lagi tanggal 8 Agustus 2019,” ujar Roy Suryo sambil menunjukkan copy dua dokumen tersebut.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    3. Rieke minta anggota DPR tak ikut ambil proyek MBG
    Anggota komisi VI DPR, Rieke Dyah Pitaloka mengajak anggota DPR dan politisi untuk berhenti ‘cawe-cawe’ dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga mengakibatkan ribuan anak keracunan.

    Hal ini diungkapkan Rieke kepada 7cloud.asia usai menghadiri acara Local Media Summit 2025 di Hotel JW Mariott, Jakarta pada Rabu (08/10/2025).

    “Ini program jadi rusak karena terlalu banyak yang cawe-cawe. Terutama ya…ehmm…saya harus katakan udahlah, politisi berhenti untuk main proyek. DPR, jangan elu ikutan proyek MBG. Elu malu-maluin jadi dewan. Udah, awasin saja,” kata Rieke sambil tertawa tanpa menyebut politisi yang dimaksud.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    4. Pentingnya good journalism
    Wakil Menteri Komunikasi Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menyoroti derasnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pemberitaan.

    Dalam sambutannya di Local Media Summit 2025 edisi ke-4, pada Selasa (7/10/2025) di Hotel JW Marriott Jakarta, Nezar mengatakan kebiasaan membaca media lokal memberinya gambaran yang kaya tentang isu-isu di tingkat lokal.

    Namun, pergeseran ke media digital membawa tantangan serius, khususnya terkait penggunaan AI karena hal ini bisa menggerus genuisitas dan mendorong keseragaman.

    Dalam kesempatan itu, Nezar juga memperingatkan tentang dampak jangka panjang penggunaan AI, yaitu potensi penurunan berpikir kritis (critical thinking) pada jurnalis.

    Padahal berpikir kritis merupakan hal penting bagi kerja-kerja jurnalistik agar tak terjebak dalam arus yang dikembangkan pemilik modal ataupun pengambilan kebijakan yang kadang tak sejalan dengan kepentingan rakyat.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    5. Kota Salatiga, salah satu kota tertua dan terindah di Indonesia
    Pembukaan Jalan Tol Trans Jawa membuat Kota Salatiga Jawa Tengah jadi perbincangan. Hal ini karena gerbang Tol Salatiga memiliki panorama indah layaknya Kota Swiss.

    Dengan latar belakang Gunung Merbabu yang menjulang tinggi, banyak orang yang menyamakan pemandangan di gerbang tol Salatiga itu dengan pemandangan di Swiss yang sudah mendunia.

    Orang lantas bertanya-tanya di mana sebenarnya Salatiga. Ya karena sebelum ini nama Salatiga masih kalah tenar dibanding kota lain di Jawa seperti Semarang, Solo, Yogyakarta ataupun Bandung.

    Baca artikel selengkapnya di sini

  • Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Cuaca Panas Ekstrem hingga Pengalihan Hutan Lindung di PIK

    Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Cuaca Panas Ekstrem hingga Pengalihan Hutan Lindung di PIK

    7cloud.asia – Artikel mengenai cuaca panas ekstrem dalam beberapa hari terakhir menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.

    Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama sejumlah artikel mengenai para perempuan yang ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional.

    Artikel mengenai pengambil-alihan hutan lindung di kawasan PIK menjadi PSN juga masuk dalam daftar berita terpopuler pekan ini.

    Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:

    1. Cuaca panas ekstrem
    Beberapa hari terakhir ini masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia merasakan cuaca panas ekstrem. Bahkan suhu udara mencapai 36 derajat celsius. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan beberapa faktor penyebabnya.

    Dalam rilisnya, BMKG mengungkapkan cuaca panas ekstrem yang terjadi saat ini dipengaruhi oleh pergeseran semu matahari ke selatan Indonesia. Hal ini memicu peningkatan intensitas radiasi matahari di wilayah Indonesia bagian selatan.

    Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menjelaskan faktor lainnya adalah minimnya tutupan awan yang membuat sinar matahari langsung menyentuh permukaan bumi tanpa banyak hambatan.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    2. 16 Perempuan pahlawan nasional
    “Sejauh mana perjuangan Kartini mampu mempengaruhi pola pikir perempuan saat itu, sehingga mendorong gerakan kesetaraan di masa penjajahan tersebut?“ demikian pertanyaan yang terlontar

    Pelontar pertanyaan beralasan, meski jauh ke depan, pemikiran Kartini hanya dituangkan dalam surat-suratnya kepada JH Abendanon dan tidak dipublikasikan secara luas.

    Sementara, di luar Jawa ada banyak perempuan yang ikut mengangkat senjata melawan penjajah Belanda.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    3. Suhu panas ekstrem akan berlangsung hingga November
    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan suhu udara yang panas di sejumlah wilayah di Indonesia saat ini akan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2025.

    Perkiraan ini seiring dengan dimulainya musim hujan yang berbeda di masing-masing daerah. Puncak musim hujan juga berbeda-beda setiap daerah.

    Di sebagian besar wilayah Sumatera dan Kalimantan puncak musim hujan terjadi pada bulan November hingga Desember 2025.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    4. Hutan lindung berubah jadi PSN
    Pembangunan kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pariwisata Tropical Coastland di Pantai Indah Kapuk atau PIK 2 menjadi sorotan publik.

    Sejumlah warga menggugat secara perdata ke pengadilan atas diputuskannya kawasan PIK 2 tersebut menjadi PSN.

    Proyek PSN PIK 2 ini juga diketahui dilakukan tanpa ada rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang memadai dan menggunakan lahan yang berstatus hutan lindung.

    Diketahui, Proyek strategis nasional (PSN) Pariwisata Tropical Coastland di PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten akan menggunakan 1.705 hektare (ha) dari total sekitar 30.000 ha kawasan PIK 2.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    5. Pemerintah belum maksimal atasi penyebab kebakaran hutan
    Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menilai belum ada upaya progresif dari pemerintah untuk mengatasi akar persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tiap tahun terjadi.

    Manager Kampanye Hutan dan Kebun WALHI Nasional, Uli Arta Siagian kepada ruangkota Senin (13/10/2025) menjelaskan setiap tahun, di titik yang hampir sama selalu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

    Hal ini menunjukkan adanya tata kelola hutan dan gambut serta perizinan penggunaan lahan secara serampangan.

    “Ini bukan soal menurun atau meningkat, persoalannya adalah kebakaran tetap terjadi setiap tahunnya, dengan titik api dan kebakaran hampir dititik/wilayah yang selalu terbakar tiap tahunnya. Titik api di korporasi yang terus ditemukan setiap tahun,” jelas Uli.

    Baca artikel selengkapnya di sini

  • Berita Terpopuler Pekan Ini: Para Perempuan Pahlawan Nasional hingga Layangan Khas Betawi

    Berita Terpopuler Pekan Ini: Para Perempuan Pahlawan Nasional hingga Layangan Khas Betawi

    7cloud.asia – Artikel mengenai para perempuan yang ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.

    Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama sejumlah artikel mengenai kota Jakarta seperti layang-layang khas Betawi, rencana pembangunan kawasan TOD dan sanksi terhadap warga yang membakar sampah secara sembarangan.

    Artikel mengenai meninggalkan pejuang hak asasi manusia Jhonson Panjaitan juga masuk dalam daftar berita terpopuler pekan ini.

    Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:

    1. 16 Perempuan pahlawan nasional
    “Sejauh mana perjuangan Kartini mampu mempengaruhi pola pikir perempuan saat itu, sehingga mendorong gerakan kesetaraan di masa penjajahan tersebut?“ demikian pertanyaan yang terlontar

    Pelontar pertanyaan beralasan, meski jauh ke depan, pemikiran Kartini hanya dituangkan dalam surat-suratnya kepada JH Abendanon dan tidak dipublikasikan secara luas.

    Sementara, di luar Jawa ada banyak perempuan yang ikut mengangkat senjata melawan penjajah Belanda.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    2. Mantan Ketua PBHI Jhonson Panjaitan meninggal
    Kepergian Jhonson Panjaitan menyisakan duka mendalam tak hanya dikalangan keluarga saja, tetapi juga dikalangan aktivis’98 dan aktivis pro demokrasi.

    Lahir bulan Juni 1966, Jhonson Panjaitan aktif mendampingi masyarakat yang berhadapan dengan hukum. Sotar juga sempat menangani kasus pejuang kemerdekaan Timor Timur, Xanana Gusmao.

    Bersama Usman Hamid, Hendardi, Rocky Gerung, Mulyana W Kusumah, Luhut MP. Pangaribuan, dia mendirikan PBHI tahun 1996.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    3. Sanksi untuk warga yang membakar sampah
    Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji penerapan sanksi sosial bagi warga yang kedapatan membakar sampah sembarangan.

    Langkah ini merupakan respons langsung terhadap laporan dan keresahan masyarakat yang terus meningkat terkait dampak membakar sampah terhadap kualitas udara, kesehatan, serta kontaminasi lingkungan di ibu kota.

    Adapun sanksi yang diberikan antara lain berupa pemasangan foto pelanggar di lokasi kejadian atau bentuk serupa.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    4. DKI Jakarta akan membangun 33 kawasan TOD
    Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mendorong pembangunan kawasan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD), baik untuk mengatasi kemacetan maupun polusi udara.

    Kawasan dengan kawasan TOD ini utamanya akan dibangun di sepanjang jalur KRL, LRT dan MRT dengan tujuan memudahkan akses ke fasilitas publik, ruang terbuka, dan perumahan.

    Konsep TOD juga bertujuan untuk mengintegrasikan transportasi publik dengan pemukiman dan pusat aktivitas, sehingga memudahkan warga menjangkau segalanya dengan berjalan kaki, sepeda, atau kendaraan umum untuk mengurangi kemacetan.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    5. Mengenal layangan koang khas Betawi
    Budayawan dan sastrawan Betawi, Yahya Andi Saputra menjelaskan bahwa jejak layangan koang terekam dalam manuskrip Shohibul Hikayat Syahrodjat, yang menyebut kemunculannya di kawasan Tanah Abang hingga Gambir.

    “Ya sekitar tahun 1800 semua sudah mengenal layangan, masyarakat Betawi lama, khususnya di wilayah tengah gemar membuat layangan dengan bentuk busur melengkung. Dari situ muncul bunyi khas saat diterbangkan, koang… koaang…yang kemudian menjadi namanya,” ujar Yahya saat dihubungi 7cloud.asia, Minggu (26/10/2025).

    Ciri utama layangan koang terletak pada bagian atasnya yang disebut gebang. Dahulu, gebang dibuat dari daun gebang, sejenis palma yang banyak tumbuh di Jakarta.

    Namun karena kini daun gebang semakin sulit didapatkan, para pembuat layangan koang menggantinya dengan daun kelapa atau lembaran kaca film.

    Baca artikel selengkapnya di sini

  • Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Para Perempuan Pahlawan Nasional hingga Kejelasan Pendidikan Gibran

    Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Para Perempuan Pahlawan Nasional hingga Kejelasan Pendidikan Gibran

    7cloud.asia – Artikel mengenai para perempuan yang ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional kembali menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.

    Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama sejumlah artikel mengenai layanan transportasi umum di kota Jakarta seperti perluasan layanan TransJakarta dan layanan transportasi gratis.

    Artikel mengenai kejelasan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming juga masuk dalam daftar berita terpopuler pekan ini.

    Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:

    1. 16 Perempuan pahlawan nasional
    “Sejauh mana perjuangan Kartini mampu mempengaruhi pola pikir perempuan saat itu, sehingga mendorong gerakan kesetaraan di masa penjajahan tersebut?“ demikian pertanyaan yang terlontar

    Pelontar pertanyaan beralasan, meski jauh ke depan, pemikiran Kartini hanya dituangkan dalam surat-suratnya kepada JH Abendanon dan tidak dipublikasikan secara luas.

    Sementara, di luar Jawa ada banyak perempuan yang ikut mengangkat senjata melawan penjajah Belanda.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    2. Pendidikannya tak jelas, pencalonan Gibran dinilai langgar hukum
    Sidang perkara gugatan perdata terkait keabsahan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (3/11/2025).

    Dalam sidang tersebut, Subhan Palal sebagai penggugat, menilai pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden melanggar aturan hukum terkait syarat pendidikan minimal Sekolah Menengah Atas atau sederajat.

    Atas hal itu ia menyatakan rakyat Indonesia dirugikan memiliki wakil presiden melanggar hukum dan tak lulus SMA.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    3. Transportasi gratis untuk pekerja bergaji di bawah Rp6,2 juta
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan fasilitas angkutan umum secara gratis bagi 15 golongan masyarakat, termasuk pekerja swasta dengan gaji maksimal 1,15 kali Upah Minimum Provinsi (UMP) atau sekitar Rp6,2 juta.

    Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2025 tentang Pemberian Layanan Angkutan Umum Massal Gratis.

    “Sebagai Gubernur Jakarta, saya telah memutuskan dan membuat Pergub Nomor 33, yang mengatur mengenai 15 golongan yang kita bebaskan dan kita perluas dengan pekerja dengan gaji maksimal 1,15 kali UMP atau sekitar Rp6,2 juta dapat mengajukan Kartu Layanan Transportasi Massal gratis,” ujar Pramono, Jumat (7/11/2025).

    Baca artikel selengkapnya di sini

    4. Membaca rencana aksi iklim Indonesia
    Pemerintah Indonesia resmi menyerahkan Second Nationally Determined Contribution atau SNDC kepada Sekretariat Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) pada akhir Oktober lalu atau beberapa pekan menjelang COP 30.

    Dokumen SNDC ini memuat rencana iklim Indonesia untuk periode 2031–2035, memperbarui dokumen Enhanced NDC (ENDC) sebelumnya yang berlaku untuk periode 2026-2030.

    Lantas, seperti apa pembaruan rencana aksi iklim nasional dalam dokumen ini? Dalam SNDC, Indonesia tidak lagi menggunakan target penurunan emisi gas rumah kaca dari skenario business as usual (BAU) dalam bentuk persentase.

    Sebagai gantinya, Indonesia langsung menyebutkan total emisi gas rumah kaca (GRK) yang ditargetkan pada 2035 dengan menggunakan level emisi 2019 sebagai patokan.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    5. Perluasan layanan TransJakarta
    PT Transjakarta menargetkan kenaikan jumlah penumpang pada tahun depan. Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan, pada 2024 TransJakarta melayani 372 juta pelanggan.

    ”Tahun ini targetnya lebih dari 400 juta,” ujar Welfizon dalam forum Balkoters Talk, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/11/2025).

    Ke depan, lanjut Welfizon, Transjakarta tengah menyiapkan fase smart mobility, yaitu sistem transportasi terintegrasi berbasis teknologi dengan warga sebagai pusat layanan.

    “Transjakarta bukan hanya customer centric, tapi juga citizen centric,” terangnya.

    Baca artikel selengkapnya di sini

  • Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Kontroversi Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto hingga Perjuangan Masyarakat Adat Tehit

    Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Kontroversi Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto hingga Perjuangan Masyarakat Adat Tehit

    7cloud.asia – Artikel mengenai para perempuan yang ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional kembali menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.

    Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama sejumlah artikel mengenai kontroversi dan penolakan masyarakat sipil terhadap pemberian gelar pahlawan nasional untuk mantan presiden Soeharto.

    Artikel mengenai upaya masyarakat adat Tehit di Sorong Papua Barat menjaga hutan adatnya dari perampasan perusahaan dan Negara juga masuk dalam daftar berita terpopuler pekan ini.

    Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:

    1. 16 Perempuan pahlawan nasional
    “Sejauh mana perjuangan Kartini mampu mempengaruhi pola pikir perempuan saat itu, sehingga mendorong gerakan kesetaraan di masa penjajahan tersebut?“ demikian pertanyaan yang terlontar

    Pelontar pertanyaan beralasan, meski jauh ke depan, pemikiran Kartini hanya dituangkan dalam surat-suratnya kepada JH Abendanon dan tidak dipublikasikan secara luas.

    Pun, belum ada kajian yang menyebutkan Kartini mensosialisasikan pemikirannya secara masif kepada masyarakat luas.

    “Atau pemikiran Kartini sebenarnya hanya menentang sistem feodalistik di Jawa yang menempatkan perempuan sebagai warga kelas dua. Sebab, di luar Jawa ada banyak perempuan yang ikut mengangkat senjata melawan penjajah Belanda,“ lanjutnya.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    2. Gelar pahlawan nasional untuk Soeharto dianggap memembelokkan sejarah
    Sejumlah tokoh pro demokrasi mepertanyakan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada bekas Presiden RI, Soeharto. Gelar pahlawan tersebut dianggap sebagai klaim jasa untuk menutupi kesalahan dan kejahatan yang dilakukan di masa lalu.

    Dalam pernyataan bersama sejumlah tokoh diantaranya Bvitri Susanti, Rocky Gerung, Andi Arief, Robertus Robet, Ikravany Hilman, Hendardi, Ulin Yusron, Tri Agus Susanto dan kawan-kawan menyatakan tidak menolak mengakui jasa yang telah disumbangkan oleh siapapun termasuk Soeharto.

    “Tetapi kepahlawanan adalah hal yang jauh lebih besar dan penting dari sekadar menghargai jasa seseorang, siapapun dia,” kata Tri Agus dalam membaca penyataan sikap dalam akun media sosialnya pada Senin (10/11/2025).

    Baca artikel selengkapnya di sini

    3. BEM UI desak dicabutnya gelar pahlawan nasional untuk Soeharto
    Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mendesak pemerintah mencabut gelar pahlawan nasional dan seluruh gelar kehormatan untuk bekas Presiden Soeharto.

    Dalam pernyataan resmi yang dibacakan ketua BEM masing-masing fakultas, penolakan dan pencabutan gelar pahlawan tersebut perlu dilakukan karena bertentangan dengan prinsip kemanusiaan, keadilan dan nilai-nilai reformasi.

    “Kami menilai pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto merupakan bentuk penghianatan terhadap sejarah dan penderitaan rakyat Indonesia pada masa kekuasaan orde baru (orba),” kata salah satu ketua BEM fakultas.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    4. Amnesty Internasional tolak gelar pahlawan nasional untuk Soeharto
    Amnesty International Indonesia dan Aliansi Keterbukaan Sejarah Indonesia (AKSI) mendesak pemerintah membatalkan gelar pahlawan nasional untuk bekas presiden, Soeharto dan Sarwo Edhie Wibowo.

    Dalam rilis yang diterima 7cloud.asia, pemberian gelar pahlawan tersebut sebagai bukti adanya pemutarbalikan sejarah, pengkhianatan cita-cita reformasi 1998 serta penghinaan jutaan korban pelanggaran hak asasi manusia (HAM) selama 32 tahun pemerintahan Orde Baru.

    Selama tiga dekade lebih, rezim Soeharto bertanggung jawab atas berbagai kejahatan kemanusiaan dan pelanggaran HAM berat, termasuk pembantaian massal 1965–1966; penembakan misterius (Petrus) 1982–1985.

    Baca artikel selengkapnya di sini

    5. Perjuangan masyarakat adat Tehit menolak perampasan hutan adat
    Ritual adat Suku Na-Sfa, bagian dari Suku Besar Tehit ini sebagai bentuk protes terhadap Negara yang dinilai telah membatasi ruang hidup dan mengabaikan hak-hak adat mereka atas hutan.

    Dengan mengenakan busana adat khas Sub Suku Na-Sfa, warga dari Kampung Magis dan Kampung Wehali melakukan upacara yang secara turun temurun menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka.

    Hutan primer yang menjadi hutan adat adalah sumber kehidupan bagi masyarakat adat ini, tempat mereka berburu, meramu, dan berkebun secara tradisional selama bertahun-tahun, diwariskan dari generasi ke generasi.

    Baca artikel selengkapnya di sini

  • Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Banjir Sumatera hingga Para Perempuan Pahlawan Nasional

    Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Banjir Sumatera hingga Para Perempuan Pahlawan Nasional

    7cloud.asia – Artikel mengenai banjir Sumatera menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.

    Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama sejumlah artikel mengenai kondisi di Sumatera Utara yang menjadi daerah pling terdampak banjir yang dipicu badai Senyar tersebut.

    Perempuan yang diangkat menjadi pahlawan nasional juga kembali masuk daftar berita terpopuler pekan ini.

    Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:

    1. Banjir Sumatera adalah kegagalan Negara
    Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Utara menyebut banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota di wilayah itu bukan semata bencana alam akibat hujan ekstrem yang dipicu badai tropis Senyar.

    Seperti diberitakan, sejak Selasa (25/11/2025), sedikitnya 8 kabupaten/kota di Sumatera Utara terdampak banjir bandang dan longsor, dengan Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah sebagai wilayah paling parah.

    Puluhan ribu warga mengungsi, ribuan rumah hancur, serta ribuan hektare lahan pertanian rusak tersapu banjir. Hingga kini, tercatat 51 desa di 42 kecamatan terdampak, dengan banjir melumpuhkan perekonomian, merusak infrastruktur, rumah ibadah, dan sekolah.

    Baca berita selengkapnya di sini

    2. Banjir Sumatera telah ratusan korban meninggal
    Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat sejak 25 November lalu, telah menelan lebih dari 100 korban jiwa.

    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers update penanganan bencana pada Jumat (28/11/2025) sore mengungkapkan korban meninggal Terbanyak ada di wilayah Sumatera Utara.

    Korban meninggal akibat banjir bandang yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Utara mencapai 116 orang dan 42 orang lainnya masih dalam pencarian.

    Baca berita selengkapnya di sini

    3. Status tanggap darurat di Sumatera Barat
    Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada Kamis (27/11/2025) mengakibatkan 12 orang meninggal. Pemerintah provinsi Sumatera Barat menetapkan status darurat bencana.

    Hal ini disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Vasko Ruseimy dalam rapat tingkat menteri secara virtual pada Kamis sore.

    “Data terakhir di Sumatra Barat, korban meninggal dunia sebanyak 12 orang dan warga terdampak sekitar 12.000 jiwa,” ujar Vasko.

    Pihaknya, lanjut Vasko, bersama unsur organisasi perangkat daerah bersama TNI-Polri terus melakukan operasi penanganan darurat.

    Baca berita selengkapnya di sini

    4. Penembakan petani di Bengkulu
    Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengecam keras aksi main tembak petugas keamanan perusahaan sawit PT Agro Bengkulu Selatan (ABS) terhadap 5 (lima) orang petani Pino Raya, Bengkulu Selatan pada Senin (24/11/2025).

    Dalam rilis yang diterima 7cloud.asia, WALHI mendesak Polda Bengkulu mengusut tuntas kasus penembakan ini termasuk kepemilikan senjata api yang dimiliki oleh pihak keamanan PT. ABS yang digunakan untuk menembak para petani.

    Selain itu, Polda Bengkulu juga harus memberikan perlindungan keamanan bagi korban, keluarga korban dan petani Pino Raya yang kerap mendapat teror dan ancaman.

    Baca berita selengkapnya di sini

    5. Para perempuan yang diangkat menjadi Pahlawan Nasional
    “Sejauh mana perjuangan Kartini mampu mempengaruhi pola pikir perempuan saat itu, sehingga mendorong gerakan kesetaraan di masa penjajahan tersebut?“ demikian pertanyaan yang terlontar

    Pelontar pertanyaan beralasan, meski jauh ke depan, pemikiran Kartini hanya dituangkan dalam surat-suratnya kepada JH Abendanon dan tidak dipublikasikan secara luas.

    Pun, belum ada kajian yang menyebutkan Kartini mensosialisasikan pemikirannya secara masif kepada masyarakat luas.

    “Atau pemikiran Kartini sebenarnya hanya menentang sistem feodalistik di Jawa yang menempatkan perempuan sebagai warga kelas dua. Sebab, di luar Jawa ada banyak perempuan yang ikut mengangkat senjata melawan penjajah Belanda,“ lanjutnya.

    Baca berita selengkapnya di sini

  • Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Update Banjir Sumatera hingga Peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

    Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Update Banjir Sumatera hingga Peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

    7cloud.asia – Artikel mengenai dua bibit badai siklon yang muncul di wilayah Indonesia menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.

    Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama sejumlah artikel mengenai update dan penanganan banjir Sumatera yang terjadi pada akhir November lalu.

    Artikel mengenai peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan atau HKAtP juga masuk dalam daftar berita terpopuler pekan ini.

    Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:

    1. Dua bibit badai siklon picu cuaca ekstrem
    Berdasarkan hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terdapat dua bibit siklon tropis yang dapat memicu hujan berintensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah hingga Sabtu (13/12/2025).

    Dalam akun instagram resmi BMKG, bibit siklon tropis 91S terbentuk sejak 7 Desember 2025 di wilayah Samudera Hindia barat Lampung. Saat ini kecepatan angin maksimum sekitar sistem mencapai 35 knot (65 km/jam) dan tekanan udara minimum 1006 hPa.

    Dalam kurun waktu 24 hingga 72 jam bibit siklon tropis ini berpeluang tinggi menjadi siklon tropis yang memicu terjadinya hujan berintensitas sedang hingga lebat di wilayah Sumatera Barat, Bengkulu dan Lampung.

    Baca berita selengkapnya di sini

    2. Kemiskinan membuat perempuan dan anak rentan alami kekerasan
    Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024 menunjukkan satu dari empat perempuan berusia 15–64 tahun pernah mengalami kekerasan sepanjang hidup mereka.

    Sementara itu, pada tahun 2024 Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) melaporkan lebih dari 445.000 kasus kekerasan terhadap perempuan.

    Implementasi norma sosial yang diskriminatif, yang masih membedakan status gender seseorang dan rendahnya angka pelaporan kasus kekerasan terhadap perempuan menjadi hambatan kemajuan pencegahan kekerasan terhadap perempuan.

    Baca berita selengkapnya di sini

    3. Banjir Sumatera adalah buah kebijakan resentralisasi
    Setelah 20 tahun reformasi, Indonesia justru mengalami resentralisasi kekuasaan yang tampak melalui UU Cipta Kerja, UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD), serta efisiensi anggaran.

    Penarikan kewenangan izin analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) dari daerah ke pusat misalnya, membuat kebijakan lingkungan makin sejalan dengan logika oligarki dan menjauhkannya dari konteks lokal.

    Kembalinya pengendalian kekuasaan ke level pusat membuat pengawasan lokal lemah. Kita bisa melihat izin tambang dan pembangkit listrik yang diduga memperparah dampak banjir di Sumatera Utara.

    Baca berita selengkapnya di sini

    4. Biaya pemulihan banjir Sumatera
    Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB memperkirakan total anggaran yang dibutuhkan untuk pemulihan segala kerusakan akibat banjir Sumatera mencapai Rp 51,82 triliun.

    Angka ini dilaporkan Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto kepada Presiden Prabowo Subianto saat rapat terbatas penanganan dan pemulihan bencana Banjir Sumatera di Pos Pendamping Nasional Penanganan Bencana Alam Aceh di Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Minggu (7/12/2025) malam.

    “Kami laporkan ini secara nasional Bapak Presiden, dari Kementerian PU (Pekerjaan Umum) dengan penjumlahan dari tiga provinsi, estimasi yang diperlukan dana adalah sekian Bapak Presiden, Rp 51,82 triliun,” kata Suharyanto seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

    Baca berita selengkapnya di sini

    5. Korban banjir Sumatera dapat menggugat pemerintah
    Warga terdampak banjir Sumatera punya dasar yang kuat untuk menggugat pemerintah ke pengadilan atas dasar perlindungan lingkungan hidup dan HAM.

    Pemberian izin yang tidak akuntabel telah mengakibatkan kerusakan lingkungan hidup. Ruang resapan air berkurang, bahkan hilang. Akar pohon untuk mengikat tanah pun demikian.

    Padahal, lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan HAM yang jelas-jelas dijamin Pasal 28H ayat (1) UUD 1945, Pasal 9 ayat (3) UU Hak Asasi Manusia, dan Pasal 65 UU Lingkungan Hidup. Begitu juga dengan hak untuk terinformasi dan terlibat dalam konsultasi publik ketika suatu izin usaha akan diterbitkan.

    Ketika penerbitan izin usaha yang memicu deforestasi dilakukan tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan dan tidak melibatkan konsultasi publik secara bermakna, maka pemerintah tidak hanya melanggar proses administratif, tetapi juga hak asasi warga.

    Baca berita selengkapnya di sini

  • Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Demonstrans Meninggal di Tahanan hingga Prinsip Slow Living

    Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Demonstrans Meninggal di Tahanan hingga Prinsip Slow Living

    7cloud.asia – Artikel mengenai kematian demonstran Aksi Agustus 2025 di Rutan Medaeng menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.

    Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama sejumlah artikel tentang gaya hidup ramah lingkungan di tahun 2026.

    Artikel mengenai penanganan darurat sampah di Kota Tangerang Selatan juga masuk dalam daftar berita terpopuler pekan ini.

    Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:

    1. Demonstran aksi Agustus 2025 meninggal di tahanan
    Aliansi Mantan Tahanan dan Narapidana Politik (Tapol/Napol) Indonesia dan Papua menilai kematian Alfarisi bin Rikosen (21), seorang tahanan politik yang meninggal dunia, merupakan indikator serius kegagalan negara.

    “Setiap kematian dalam tahanan merupakan indikator serius kegagalan negara dalam memenuhi kewajibannya untuk melindungi hak asasi manusia,” demikian pernyataan tertulis aliansi dalam rilis pers yang diterima 7cloud.asia pada Kamis (01/01/2026).

    Alfarisi meninggal dunia sebelum dijatuhi vonis pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dan masih berstatus sebagai terdakwa.

    Baca berita selengkapnya di sini

    2. 10 Prinsip slow living
    Beberapa waktu belakangan makin banyak orang yang menerapkan gaya hidup slow living.

    Dan, dari mereka yang telah menerapkan gaya hidup slow living mengaku, hidup mereka lebih tenang dan bermakna tanpa kehilangan tujuan.

    Seperti telah dituliskan sebelumnya, gaya hidup slow living adalah menjalani hidup dengan lebih perlahan dan menikmati momen-momen dengan lebih sadar dan penuh perhatian.

    Seperti namanya, gaya hidup slow living cenderung lebih santai tapi bukan berarti malas-malasan. Gaya hidup Slow living lebih menekankan pada kualitas hidup, keseimbangan, dan menghindari kesibukan yang berlebihan.

    Baca berita selengkapnya di sini

    3. Teror dan intimidasi terhadap kelompok kritis
    Di penghujung tahun 2025 sebelum menyambut tahun baru, warga disuguhi kondisi tidak menyenangkan, yakni teror dan intimidasi terhadap warga negara yang kritis terhadap penanganan banjir Sumatera.

    Serangan teror dan intimidasi diterima warga yang kritis dan pemengaruh di media sosial, antara lain Iqbal Damanik (Aktivis Greenpeace), Ramond Dony Adam (DJ Donny), Sherly Annavita, Virdian Aurellio, dan @pitengz_oposipit

    Koalisi Sipil yang beranggotakan 91 lembaga dan kolektif serta 51 individu menilai, teror ini menjadi penanda yang sah untuk menyebut bahwa wajah anti demokrasi dan otoritarian benar-benar terjadi dan dipraktikkan secara telanjang.

    Baca berita selengkapnya di sini

    4. Resolusi tahun baru yang lebih ramah lingkungan
    Sepanjang tahun 2025, kita sudah menyaksikan berbagai bencana yang dipicu perubahan iklim, maka tak ada salahnya jika awal tahun 2026 menjadi momen untuk mengubah kebiasaan menjadi lebih ramah lingkungan dan berdampak positif bagi lingkungan.

    Setiap tindakan kecil, mulai dari naik kendaraan umum, membawa tumbler, memperbanyak menanam pohon, lebih bijak mengonsumsi hingga aktif dalam aksi lingkungan akan berkontribusi signifikan terhadap masa depan planet Bumi yang lebih hijau.

    Dengan fokus pada keberlanjutan, kita dapat memastikan lingkungan yang lebih sehat untuk generasi mendatang.

    Baca berita selengkapnya di sini

    5. Penanganan darurat sampah di Tangerang Selatan
    Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) meminta pengelola kawasan di Tangerang Selatan (Tangsel) agar mengelola sendiri sampahnya guna mengurangi beban sampah yang harus dikelola pemerintah daerah.

    Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular KLH/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Agus Rusly mengatakan hal ini sesuai Undang-undang Pengelolaan Sampah

    “Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah menyatakan bahwa setiap pengelola kawasan dilarang keras lepas tangan dan menyerahkan beban sampah sepenuhnya kepada pemda,” kata dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (2/1/2026).

    Baca berita selengkapnya di sini