Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Penangkapan Aktivis Mahasiswa hingga Desakan Agar Program MBG Dihentikan

Written by

in

7cloud.asia – Artikel mengenai penangkapan aktivis pro demokrasi dan motor demonstrasi Agustus-September 2025 menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.

Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama artikel tentang para perempuan yang ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional dan rubuhnya bangunan pondok pesantren yang menewaskan puluhan orang.

Selain itu sejumlah artikel mengenai keracunan massal akibat program MBG juga masuk dalam daftar berita terpopuler pekan ini.

Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:

1. Penangkapan aktivis mahasiswa
Penangkapan secara brutal dengan kekerasan oleh aparat kepolisian kembali terjadi. Kali ini Angga Saputra alias Jhon (20) yang ditangkap di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu (01/10/2025).

Saat itu, sekitar pukul 18.40 WIB mahasiswa Universitas Nahdatul Ulama ini dan beberapa rekannya hendak berangkat ke Bogor untuk mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

Berdasarkan kesaksian rekan-rekan korban, Angga didatangi sekitar sepuluh orang yang mengaku sebagai aparat kepolisian tidak berseragam. Mereka tidak menunjukkan surat perintah penangkapan.

Baca artikel selengkapnya di sini

2. 16 Perempuan pahlawan nasional
“Sejauh mana perjuangan Kartini mampu mempengaruhi pola pikir perempuan saat itu, sehingga mendorong gerakan kesetaraan di masa penjajahan tersebut?“ demikian pertanyaan yang terlontar

Pelontar pertanyaan beralasan, meski jauh ke depan, pemikiran Kartini hanya dituangkan dalam surat-suratnya kepada JH Abendanon dan tidak dipublikasikan secara luas.

Sementara, di luar Jawa ada banyak perempuan yang ikut mengangkat senjata melawan penjajah Belanda.

Baca artikel selengkapnya di sini

3. Bangunan pondok pesantren rubuh, tewaskan puluhan orang
Insiden runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khozyni, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada Senin (29/9/2025) mengakibatkan 91 santri terjebak dalam timbunan material bangunan.

Pada hari pertama, sebanyak 100 orang berhasil dievakuasi dari reruntuhan. Dari jumlah tersebut, 26 orang masih menjalani perawatan inap, 70 orang telah diperbolehkan pulang,

Sedangkan tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan satu pasien dirujuk ke rumah sakit di Mojokerto.

Baca artikel selengkapnya di sini

4. Unjuk rasa menolak program makan bergizi gratis
Puluhan orang yang mayoritas perempuan dan ibu-ibu menggelar unjuk rasa menolak program makan bergizi gratis atau MBG karena terbukti telah menyengsarakan rakyat.

Dengan mengusung poster berwarna merah muda berisi penolakan MBG mereka berkumpul di seberang Gedung Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta pada Rabu (1/10/2025) siang.

Aksi para perempuan yang tergabung dalam Suara Ibu Peduli Makan Bergizi Gratis (MBG) ini semakin meriah saat mereka memukul mukul panci, wajan dan alat masak lainnya.

Baca artikel selengkapnya di sini

5. Program MBG pantas disetop
Kasus keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat sorotan tajam dari masyarakat, terutama perempuan. Sejak diluncurkan pada Januari 2025 hingga 1 Oktober 2025, lebih dari 7.000 anak mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG.

Pemerintah menanggapi keracunan masif MBG dengan menutup puluhan SPPG yang dipandang bermasalah. Namun, langkah ini dinilai tidak cukup. Sejumlah kalangan mendesak agar pemerintah menghentikan program MBG dan melakukan evaluasi menyeluruh.

Koalisi Warga Tolak MBG yang terdiri dari Indonesia Corruption Watch, FIAN Indonesia, jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia, Koalisi Perempuan Indonesia, Transparency International Indonesia, Suara Ibu Peduli menyatakan sikap menolak program MBG.

Baca artikel selengkapnya di sini

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *