Tag: kota

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sebagian Besar Kota di Indonesia Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sebagian Besar Kota di Indonesia Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur sebagian besar kota di Indonesia pada Jumat (11/10/2024).

    Dilihat dari akun youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berintensitas ringan diperkirakan terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Jambi, Pangkal Pinang.

    Selain itu, Kota Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Manado, Palu, Kendari, Sorong dan Jayawijaya juga berpotensi hujan dengan intensitas ringan.   

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Bandar Lampung, Pontianak, Gorontalo dan Nabire. Sedangkan hujan berintensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Bengkulu.

    Selanjutnya BMKG mengajak warga untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir Kota Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Palembang, Banjarmasin, Mamuju dan Merauke.

    Sedangkan untuk seluruh wilayah DKI Jakarta, BMKG memperkirakan cuaca berawan tebal dari pagi hingga malam hari.

    Suhu udara berkisar antara 16 hingga 35 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara antara 38 hingga 100 persen.

    Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Jayawijaya dan suhu tertinggi diperkirakan akan dirasakan warga yang berada di Kota Semarang, Surabaya dan Kupang.

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada Cuaca Panas Hingga 38 Derajat Celsius di Dua Kota Ini

    Cuaca Hari Ini: Waspada Cuaca Panas Hingga 38 Derajat Celsius di Dua Kota Ini

    7cloud.asia – Meski mayoritas  wilayah Indonesia berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir pada Sabtu (12/10/2024), namun cuaca panas berpotensi melanda sejumlah wilayah. Bahkan hinggga 38 derajat celsius.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun youtube resminya menjelaskan cuaca panas hingga 38 derajat celsius diperkirakan akan melanda Kota Semarang dan Surabaya.

    Selain itu, cuaca panas hingga 35 derajat celsius juga berpotensi melanda Kota Kupang dan Makassar.

    Sementara potensi hujan dengan intensitas ringan terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Pangkal Pinang, Lampung, Serang, Yogyakarta, Jayawijaya dan Merauke.

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Tanjung Pinang dan Banjarmasin.

    BMKG mengajak warga untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir yang diperkirakan akan melanda Kota Padang, Pekanbaru, Palembang, Jambi, Bengkulu, Palangkaraya,  Manado dan Mamuju.

    Sedangkan untuk wilayah DKI Jakarta hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara pada pagi hari.

    Kemudian siang hari hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Di waktu yang sama hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Selatan.

    Malam harinya BMKG memprediksi seluruh wilayah Jakarta berawan tebal.   

    Suhu udara di Indonesia berkisar anatara 16 hingga 38 derajat celsius dengan suhu terendah diprediksi akan dirasakan warga yang berada di Kota Jayawijaya.

  • Cuaca Hari Ini: Panas Menyengat, Suhu Udara Capai 37 Derajat Celsius

    Cuaca Hari Ini: Panas Menyengat, Suhu Udara Capai 37 Derajat Celsius

    7cloud.asia – Cuaca panas masih menerjang beberapa kota di Indonesia pada Minggu (13/10/2024). Bahkan suhu udara mencapai 37 derajat celsius.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun youtube resminya menyebut suhu udara maksimal hingga 37 derajat celsius tersebut diperkirakan dirasakan warga yang berada di Kota Semarang dan Surabaya.

    Udara panas juga diperkirakan akan dirasakan warga yang berada di Kota Makassar. Di kota ini, suhu udara maksimal mencapai 35 derajat celsius.

    Meski demikian, sejumlah kota masih berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Bandung, Serang, Mataram, Samarinda, Palangkaraya, Manado, Gorontalo, Palu, Kendari,  Ambon, Ternate, Sorong dan Jayapura.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Pekanbaru, Tanjung Selor, Nabire dan Jayawijaya. Lalu hujan berintensitas lebat berpeluang mengguyur Kota Padang.

    Selanjutnya hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Lampung, Pontianak, Banjarmasin, Mamuju dan Merauke.

    Sedangkan untuk wilayah DKI Jakarta hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Kepulauan Seribu dan Jakarta Barat pada pagi hari.

    Di waktu yang sama, wilayah Jakarta Selatan berpeluang hujan dengan intensitas sedang.

    Lalu pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan akan terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Malam harinya BMKG memprediksi seluruh wilayah Jakarta berawan tebal.   

    Suhu udara berkisar antara 12 hingga 37 derajat dengan tingkat kelembaban berkisar antara 38 hingga 100 persen. Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota Jayawijaya.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada, Tiga Kota Ini Panas Menyengat Hingga 36 Derajat

    Cuaca Hari Ini: Waspada, Tiga Kota Ini Panas Menyengat Hingga 36 Derajat

    7cloud.asia – Meski bukan gelombang panas, namun cuaca panas menyengat masih melanda beberapa kota di Indonesia pada Senin (14/10/2024). Bahkan suhu udara mencapai 36 derajat celsius.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun youtube resminya menyebut suhu udara maksimal hingga 36 derajat celsius tersebut diperkirakan dirasakan warga yang berada di Kota Semarang, Surabaya dan Mataram.

    Cuaca panas juga dirasakan oleh warga yang berada di Kota Kupang. Di kota ini suhu maksimal mencapai 35 derajat celsius.

    Namun, BMKG memperkirakan mayoritas kota di Indonesia terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Padang, Pekanbaru, Serang, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Gorontalo, Palu, Kendari, Sorong, Manokwari dan Jayapura.   

    Selanjutnya hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Palembang, Bandung, Tanjung Selor, Kendari, Ternate, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.  Sedangkan hujan berintensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Mamuju.

    BMKG mengimbau warga agar mewaspadai potensi hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Lampung dan Pangkal Pinang.  

    Sementara untuk wilayah DKI Jakarta BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas  ringan terjadi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada pagi hari.

    Kemudian siang dan sore harinya hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Malam harinya seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan tebal.  

    Suhu udara berkisar antara 16 hingga 36 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara antara 33 hingga 100 persen. Suhu terendah diperkirakan akan dirasakan warga yang berada di Kota Jayawijaya.

     

     

  • Pontianak Susul Jakarta dan Denpasar, Terapkan Kebijakan Melarang Kantong Plastik

    7cloud.asia – Mulai 1 Januari 2025 mendatang, seluruh pelaku usaha di Kota Pontianak, Kalimantan Barat dilarang menyediakan kantong plastik.

    Imbauan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 43 Tahun 2024 tentang Larangan Menyediakan Kantong Plastik oleh Pelaku Usaha.

    Sebelumnya Pemkot Pontianak telah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwa) Nomor 06 Tahun 2019 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik, mengingat tingginya jumlah timbulan sampah di Kota Pontianak.

    Pontianak menjadi kota kelima di Indonesia yang menerapkan Gerakan Tanpa Plastik dan berharap masyarakat berpartisipasi aktif untuk mulai berhenti menggunakan kantong plastik saat belanja.

    Beberapa kota lain yang telah terlebih dahulu menerapkan larangan kantong plastik adalah Jakarta, Denpasar, Bekasi, Bogor, Semarang, Banjarmasin, Balikpapan.

    Baca: Cara keren Coldplay untuk peduli lingkungan

    Untuk mensosialisaikan kebijakan larangan kantong plastik ini Pemkot Pontianak
    membagikan tas belanja kepada masyarakat sebagai bentuk nyata menggencarkan kampanye Gerakan Tanpa Plastik.

    “Setiap kegiatan yang ramai masyarakat seperti hari ini di area Car Free Day (CFD) kami membagikan tas belanja kepada masyarakat sebagai bentuk kampanye bebas kantong plastik,” ujar Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian di Pontianak, Minggu (13/10/2024).

    Meski masih dalam tahap sosialisasi, Ani Sofian mengapresiasi para pelaku usaha ritel khususnya, atas komitmen untuk tidak menyediakan kantong plastik sebagai tas belanja.

    “Sampah-sampah itu dapat menimbulkan masalah jika tidak dilakukan pencegahan, pengurangan, dan penanganan yang tepat,” ungkapnya.

    Ia menerangkan, pada semester pertama 2024 produksi sampah di Kota Pontianak rata-rata sebanyak 411,96 ton per hari.

    Baca: Pemerintah dorong penerapan konsep guna ulang untuk kurangi sampah plastik

    Dilansir Antaranews.com, saat ini pengurangan sampah di masyarakat baru mencapai 25,06 persen yang terealisasi, sehingga perlu dilakukan percepatan.

    Larangan untuk menyediakan kantong plastik ini menjadi bagian dari upaya percepatan pengurangan sampah di Pontianak.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak Syarif Usmulyono mengatakan saat kampanye Gerakan Tanpa Plastik ini dimulai, usaha ritel harus wajib memasang spanduk yang terdapat di link bit.ly/pontianakbebasplastik2024.

    “Berkomitmen menjalankan Gerakan Kota Pontianak Tanpa Kantong Plastik dengan mulai 1 Januari 2025 setiap ritel, pusat perbelanjaan, pelaku usaha, dan sejenisnya, tidak menyediakan kantong plastik sekali pakai,” ucapnya.

  • Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Disertai Petir di Empat Kota Ini

    Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Disertai Petir di Empat Kota Ini

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan disertai petir berpotensi melanda empat kota di Indonesia pada Selasa (15/10/2024).

    Dalam akun youtube resmi BMKG, hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Pekanbaru, Tanjung Pinang, Palangkaraya dan Manado.

    Sementara hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Jambi, Pangkal Pinang, Lampung, Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, Banjarmasin, Palu, Kendari, Makassar, Manokwari, Jayapura dan Merauke.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi  mengguyur Kota Medan, Gorontalo, Jayawijaya, Sorong, Ternate dan Ambon. Lalu hujan berintensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Mamuju, Nabire.

    Sedangkn untuk wilayah DKI Jakarta, pada pagi hari cuaca di seluruh wilayah diprediksi berawan. Peluang hujan dengan intensitas ringan terjadi pada siang atau sore hari di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Kemudian pada malam hari hujan berintensitas ringan diprediksi terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta dan Jakarta Utara.  

    Suhu udara di wilayah Indonesia berkisar antara 16 hingga 35 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara berkisar antara 34 hingga 100 persen.

    Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Jayawijaya dan suhu tertinggi diprediksi akan dirasakan warga yang berada di Kota Semarang dan Surabaya.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota di Indonesia Bagian Timur Bakal Hujan

    Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota di Indonesia Bagian Timur Bakal Hujan

    7cloud.asia – Sejumlah wilayah telah memasuki musim hujan saat ini, namun hujan yang terjadi belum merata. Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi terjadi di wilayah timur Indonesia pada Rabu (16/10/2024).

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun youtube resminya menjelaskan hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Medan, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang.

    Selain itu Kota Serang, Bandung, Ambon, Sorong, Merauke, Manokwari, Jayapura dan Merauke berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan.  

    Sementara untuk Kota Gorontalo, Palu, Manado, Nabire dan Jayawijaya berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang.

    Selanjutnya hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Banda Aceh, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin, Pontianak, Mamuju dan Ternate.

    Sedangkan untuk seluruh wilayah DKI Jakarta pada pagi dan malam hari cuaca diperkirakan berawan tebal dan cerah.

    Peluang hujan terjadi pada siang atau sore hati di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara.  

    Suhu udara rata-rata di Indonesia berkisar antara 13 hingga 36 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara berkisar antara 26 hingga 100 persen.

    Suhu terendah diprediksi akan dirasakan warga yang berada di Kota Jayawijaya dan suhu tertinggi diprediksi akan dirasakan warga yang berada di Kota Semarang dan Surabaya.

     

  • Pemerintah Kota Semarang Galakkan Bangunan Gedung Hijau untuk Atasi Suhu Panas Perkotaan

    Pemerintah Kota Semarang Galakkan Bangunan Gedung Hijau untuk Atasi Suhu Panas Perkotaan

    7cloud.asia – Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Semarang Mohamad Irwansyah mengatakan bahwa 30 persen emisi akibat efek rumah kaca saat ini disebabkan dari bangunan rumah tempat tinggal.

    Hal tersebut disampaikannya pada “Launching FGD dan Penandatanganan Komitmen Bersama Program Senandung Hijau, Semarang Hebat Strategi Mewujudkan Bangunan Gedung Hijau (BGH)”, Rabu (16/10/2024) di Kota Semarang.

    Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Penataan Ruang merancang prototipe rumah tinggal sederhana ramah lingkungan sebagai komitmen untuk membangun infrastruktur berupa bangunan gedung hijau (BGH).

    Menurut Irwansyah, emisi karbon memicu pemanasan global membuat kondisi bumi makin panas yang kenaikan sampai 1,2 derajat Celcius.

    Ia menyebutkan bahwa salah satu cara untuk mengatasi dampak pemanasan global adalah mulai dengan pengembangan Bangunan Gedung Hijau.

    Baca: Minim ruang terbuka hijau, kota-kota di belahan bumi selatan hadapi pemanasan

    Untuk Kota Semarang yang telah bertransformasi menjadi kota metropolitan dengan penduduk 1,6 juta, kata dia, harus didorong agar memperbanyak Bangunan Gedung Hijau yang saat ini masih sedikit.

    Irwansyah berharap pemanfaatan ruang untuk pembangunan ke depannya bisa berkelanjutan, salah satunya dengan memperbanyak bangunan gedung hijau.

    Namun, realisasi bangunan gedung hijau ini tidak bisa terwujud tanpa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan terkait untuk mewujudkan prototipe rumah tinggal sederhana dengan konsep tersebut.

    “Semoga dengan adanya kerja sama ini bisa bergerak bersama, di antaranya Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah, para pengembang perumahan, BUMN, BUMD, maupun pihak swasta lainnya,” katanya.

    Baca: Menata ulang kota-kota di dunia atasi pemanasan

    Bangunan gedung hijau, kata dia, tidak hanya dari sisi fisik bangunannya saja, melainkan juga dilihat dari pengelolaan lingkungan sekitarnya.

    Ada sejumlah standar teknis dan nonteknis yang Bangunan Gedung Hijau, mulai infrastruktur gedung yang ramah lingkungan, dibangun untuk bisa mengurangi radiasi matahari.

    “Maupun pengumpulan air hujan bisa didaur ulang untuk bisa dimanfaatkan kembali, sampai material bahan yang digunakan nantinya,” katanya.

    Sementara itu, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap program “Senandung Hijau Semarang Hebat” benar-benar mewujudkan Bangunan Gedung Hijau atau bangunan ramah lingkungan.

    Baca: Solusi kota-kota di dunia atasi pemanasan global

    Ia meminta prototipe rumah tinggal sederhana dengan konsep BGH nantinya bisa menyesuaikan dengan melihat dari sisi wilayahnya masing-masing.

    Diingatkan Ita, sapaan akrabnya, Kota Semarang memiliki karakter geografis yang berbeda, seperti di pesisir dan perbukitan, serta ada daerah yang memang diperuntukkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

    “Kalau di pesisir kan lebih panas, beda dengan di sana yang wilayahnya dominan masih perbukitan dan hutan, sehingga didesain rumahnya seperti rumah panggung untuk antisipasi keamanannya agar menghindari binatang liar,” katanya

    Selain itu, Ita mengatakan bahwa wilayah pesisir juga bisa memanfaatkan panel surya guna menangkap panas matahari untuk dijadikan energi terbarukan yang menyuplai kebutuhan listrik maupun berbagai sumber daya lainnya yang ada di sekitarnya. Sumber:Antaranews.com

  • Barranquilla, Kisah Sukses Sebuah Kota Merestorasi Lingkungan yang Tercemar

    Barranquilla, Kisah Sukses Sebuah Kota Merestorasi Lingkungan yang Tercemar

    7cloud.asia – Barranquilla, adalah sebuah kota di Kolombia yang terletak di pesisir Laut Karibia, dikelilingi oleh lahan basah dan hutan tropis.

    Meskipun lokasinya sangat indah, namun Barranquilla juga berbahaya. Kota berpenduduk 1,3 juta jiwa ini rentan terhadap badai yang sering melanda kawasan Karibia.

    Untuk melindungi diri dari ancaman badai tersebut, kota Barranquilla telah meluncurkan upaya ambisius untuk memulihkan rawa, saluran air, dan ruang hijau di sekitar kota.

    Para pejabat setempat berharap upaya ini, yang sebagian didukung oleh Program Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), akan menciptakan perlindungan terhadap angin kencang dan gelombang besar laut.

    Barranquilla adalah salah satu dari beberapa kota di Kolombia yang, dalam beberapa tahun terakhir, telah memasukkan kembali alam ke dalam tatanan perkotaannya.

    Proses ini, yang dikenal sebagai restorasi ekosistem, dipandang sebagai kunci untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim sekaligus membantu warga kota menghadapi ancaman lingkungan lainnya seiring rusaknya alam.

    “Iklim sedang berubah dan kecuali kota-kota beradaptasi, banyak kota yang akan menghadapi masa depan suram yang ditandai dengan kejadian cuaca ekstrem,” kata Mirey Atallah, Kepala Cabang Adaptasi dan Ketahanan UNEP.

    “Kabar baiknya adalah kota mempunyai sekutu kuat dalam proses adaptasi: yakni alam.”

    Daerah perkotaan adalah rumah bagi lebih dari separuh populasi global. Dan jika tren yang ada saat ini terus berlanjut, pada tahun 2050, dua pertiga populasi dunia akan tinggal di perkotaan.

    Namun, wilayah perkotaan semakin menghadapi tekanan akibat perubahan iklim, yang di banyak tempat menyebabkan gelombang panas, banjir, dan bencana lainnya semakin sering terjadi dan semakin parah.

    Inilah sebabnya mengapa 124 walikota dan gubernur dari seluruh dunia berangkat ke Cali, Kolombia untuk menghadiri Konferensi Keanekaragaman Hayati PBB (COP16) yang akan datang pada akhir bulan ini.

    Para pemimpin ini akan membahas bagaimana restorasi ekosistem perkotaan dapat mengurangi dampak perubahan iklim sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati, yang mengalami penurunan tajam di banyak kota dan sekitarnya.

    Penelitian yang dilakukan Badan Lingkungan PBB, UNEP menemukan bahwa ekosistem perkotaan yang berfungsi dengan baik membantu menurunkan suhu dan melindungi penduduk dari bencana

    Ekosistem perkotaan yang terjaga dengan baik juga mampu membersihkan air dan menciptakan ruang alami bagi keanekaragaman hayati untuk berkembang, dan banyak manfaat lainnya.

    Kota-kota di Kolombia menunjukkan bagaimana hal ini dapat dilakukan. Dengan dukungan proyek Generasi Restorasi Kota UNEP, Barranquilla memulihkan Sungai Leon yang tercemar, yang mengalir melalui jantung kota.

    Para pejabat berharap untuk menghidupkan kembali sungai tersebut, yang telah terbengkalai selama dua dekade, dengan bantuan masyarakat yang tinggal di sepanjang tepi sungai.

    Barranquilla juga menghidupkan kembali rawa Mallorquín seluas 600 hektare, yang memisahkan kota dari laut, menciptakan penghalang terhadap gelombang badai dan kenaikan permukaan laut.

    Upaya ini mencakup penanaman 250.000 pohon, sebagian besar berupa pohon bakau, dan penciptaan ruang publik seluas lebih dari 200.000 meter persegi.

    Selain itu, Barranquilla sedang merestorasi Gran Malecón di sepanjang Sungai Magdalena, sebuah bangunan sepanjang 5 km yang dipenuhi ruang hijau yang dirancang untuk melindungi dari banjir.

    “Barranquilla telah mengambil tantangan untuk memulihkan ekosistem perkotaannya guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat kami,” kata Wali Kota Barranquilla, Alejandro Char.

    Sumber:unep.org

  • Mengintip Cara Kota-kota di Kolombia Merestorasi Lingkungannya

    Mengintip Cara Kota-kota di Kolombia Merestorasi Lingkungannya

    7cloud.asia – Daerah perkotaan memiliki dampak yang tidak proporsional terhadap hilangnya alam dan keanekaragaman hayati, dan juga perubahan iklim.

    Dicatat dalam laporan tahun 2021 dari UNEP, Daerah perkotaan menyumbang setidaknya 60 persen emisi karbon dioksida yang menyebabkan pemanasan global.

    Daerah perkotaan juga mencatat 75 persen penggunaan sumber daya, serta menghasilkan sekitar 60 persen limbah yang mencemari lingkungan global.

    Mengingat dampaknya yang sangat besar, wilayah perkotaan merupakan kunci dalam memecahkan banyak permasalahan lingkungan hidup dan menahan laju perubahan iklim, kata para pengamat.

    “Kota merupakan kontributor sekaligus korban degradasi lingkungan, namun juga merupakan pusat inovasi dan kepemimpinan,” kata Mirey Atallah, Kepala Cabang Adaptasi dan Ketahanan UNEP.

    Mirey menegaskan, iklim global sedang berubah banyak kota yang akan menghadapi masa depan suram yang ditandai dengan kejadian cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.

    Baca: Barranquilla, kisah sukses sebuah kota merestorasi lingkungannya yang tercemar

    Karena itu tak ada pilihan lain, agar kota-kota di dunia beradaptasi dan mencegah agar kerusakan itu tidak semakin parah.

    Ia menambahkan, “Saat kita mendekati COP16, penting bagi kita untuk menyadari peran penting kota dalam membentuk masa depan berkelanjutan bagi semua orang.”

    Terkait upaya adaptasi ini, kota-kota di Kolombia layak menjadi contoh. Salah satunya adalah kota Barranquilla telah meluncurkan upaya ambisius untuk memulihkan rawa, saluran air, dan ruang hijau di sekitar kota.

    Para pejabat setempat berharap upaya ini, yang sebagian didukung oleh Program Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), akan menciptakan perlindungan terhadap angin kencang dan gelombang besar laut.

    Barranquilla, dalam beberapa tahun terakhir, telah memasukkan kembali alam ke dalam tatanan perkotaannya.Proses yang dikenal sebagai restorasi ekosistem ini dipandang sebagai kunci untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim.

    Program ini juga efektif membantu warga kota menghadapi ancaman lingkungan lainnya seiring rusaknya alam.

    Baca: Menata Ulang kota-kota di dunia untuk atasi pemanasan global

    Lain lagi yang dilakukan Medellín, kota terbesar kedua di Kolombia. Otoritas Medellin menanam ribuan pohon dari 215 spesies asli di sepanjang jalan dan saluran air kota.

    Penanamanan pohon ini sukses mengubah jalanan di Medellin menjadi koridor hijau yang menghubungkan ruang alami di kota dan berkontribusi terhadap ketahanan ekosistem.

    Studi kasus menemukan bahwa penanaman pohon di perkotaan membantu meningkatkan kualitas udara dan mengurangi suhu hingga 4°C di beberapa daerah.

    Hal ini dianggap penting karena perkotaan mengalami apa yang dikenal sebagai efek pulau panas (heat island effect), yang menjadikan wilayah tersebut lebih hangat dibandingkan wilayah pedesaan di sekitarnya.

    Cerita sukses lainnya dilakukan kota Cali, yang saat ini menjadi tuan rumah konferensi keanekaragaman hayati dunia, COP16.

    Baca: Solusi kota-kota dalam mengatasi pemanasan global

    Cali yang berlokasi di wilayah Valle del Cauca yang memiliki keanekaragaman hayati, juga menerapkan solusi berbasis alam.

    Dilintasi oleh 10 sungai, Cali memiliki 12 taman dengan keanekaragaman hayati dan 61 lahan basah, rumah bagi hampir 600 spesies burung.

    Salah satu inisiatif utama Cali adalah Pakta Satwa Liar yang bertujuan untuk membatasi perdagangan satwa liar ilegal dan mencegah kepemilikan spesies eksotik.

    Proyek lain yang dilakukan Kota Cali adalah Wildlife Monitoring Platform, sebuah sistem akses terbuka berbasis sains untuk membantu pihak berwenang mengendalikan spesies invasif.