Tag: kesehatan

  • Kasus Cacar Monyet di Jakarta Bertambah, Dinkes DKI Imbau Masyarakat Waspada

    Kasus Cacar Monyet di Jakarta Bertambah, Dinkes DKI Imbau Masyarakat Waspada

    7cloud.asia – Kasus positif cacar monyet di DKI Jakarta bertambah. Dinas Kesehatan (dinkes) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 8 kasus positif cacar monyet atau monkeypox (mpox).

    “Update monkeypox DKI Jakarta per 23 Oktober 2023 jam 10.00, kasus positif delapan orang. Suspek atau terduga bergejala: sembilan orang,” ungkap Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama.

    Ngabila menjelaskan sebanyak tujuh pasien positif mpox diisolasi di rumah sakit. Sedangkan satu orang lainnya telah dinyatakan sembuh.

    Dinkes DKI mengajak masyarakat untuk melakukan tiga langkah Detect (deteksi dini), Prevent (pencegahan) dan Respond (tindakan) sebagai upaya mencegah wabah cacar monyet.

    Deteksi dini perlu dilakukan pengobatan segera apabila ditemukan kasus cacar monyet. 

    baca juga: malas gerak penyakit jantung mengintai

    Penemuan kasus aktif tidak hanya pada kontak erat kasus tapi juga suspek bergejala yang datang ke fasilitas kesehatan segera diperiksakan PCR jika memenuhi kriteria suspek/terduga.

    Jika PCR segera dilakukan pemeriksaan lanjutan whole genome sequencing (WGS).

    “Tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) sekitar satu persen. Dari 100 kasus positif bisa satu meninggal mayoritas karena infeksi sekunder dan kondisi imunitas rendah pada kelompok berisiko seperti LSL, ibu hamil, ibu menyusui, anak, lansia,” ujar Ngabila.

    Sementara langkah Prevent (pencegahan) dilakukan dengan pemberian vaksin (vaksinasi) yang mulai dilakukan untuk 500 orang kelompok berisiko di Jakarta selama seminggu ke depan.

     

    baca juga: waspada nyeri pinggang yang berkepanjanga karena bisa jadi pertanda penyakit serius

    Satu orang diberikan dua dosis selang empat minggu.

    “Karena saat ini stok vaksin monkeypox di Indonesia ada 1.000 dosis, untuk 500 orang,” ucap Ngabila.

    Selain itu, upaya pencegahan lainnya adalah dengan sosialisasi dan edukasi masif cegah sakit dengan tiga cara yaitu pola hidup bersih dan sehat pakai masker, cuci tangan dengan air mengalir dan sabun.

    Kemudian hindari kontak kulit dan luka. Selain itu, berhubungan seksual yang aman, sehat, bersih.

    Baca Juga: Pernikahan Anak Banyak Berakhir Perceraian, Orang Tua Diminta Siapkan Anak dengan Baik Sebelum Menikah

    Setiap kontak erat, lanjut Ngabila, akan dipantau gejalanya setiap hari oleh puskesmas kecamatan. Jika bergejala dilakukan pemeriksaan laboratorium.

    Respond, untuk antisipasi masif memutus mata rantai penularan setiap kasus positif langsung diisolasi di RS walaupun kasusnya ringan,” jelasnya.

    Sebelumnya, pada tanggal 20 Agustus 2022 lalu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah mengumumkan temuan kasus pertama terkonfirmasi cacar monyet di Indonesia pada seorang pasien laki-laki berusia 27 tahun.

    Diketahui pasien tersebut mengalami keluhan kesehatan beberapa hari setelah kembali ke Indonesia, pascaperjalanan wisata ke beberapa negara di Eropa Barat, pada tanggal 8 Agustus 2022 lalu.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Kasus Cacar Monyet Meningkat, Pengawasan Kesehatan Bandara Soetta Diperketat

    Kasus Cacar Monyet Meningkat, Pengawasan Kesehatan Bandara Soetta Diperketat

    7cloud.asia – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soekarno-Hatta (Soetta) kini memperketat pengawasan dan pemantauan kesehatan penumpang yang tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

    Kepala KKP Soetta, Naning Nugrahini mengatakan bahwa upaya peningkatan pengetatan tersebut dilakukan usai ditemukannya kasus pengidap cacar monyet (monkeypox) di DKI Jakarta, oleh Kementerian Kesehatan RI pada beberapa waktu lalu.  

    “Setelah diumumkan oleh Kemenkes (kasus cacar monyet). Kami lakukan langkah antisipasi, salah satunya melakukan pengawasan pada penumpang yang masuk dan keluar dari bandara Soetta dengan pengamatan tanda dan gejala,” katanya.  

    Ia menjelaskan, jika pengawasan pencegahan penyakit menular seperti cacar monyet ini akan sangat berbeda dengan pengawasan dari tahapan protokol COVID-19.

    baca juga: kasus cacar monyet di jakarta bertambah dinkes dki imbau masyarakat waspada

    Dimana, lanjut dia, pihaknya akan memfokuskan pengecekan dari ciri-ciri terpaparnya wabah itu seperti bintik merah atau ruam pada kulit, sampai bintik seperti ada cairan di dalamnya, lalu disertai dengan demam.

    Kemudian, petugas yang berada di SCP mengharuskan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada penumpang. Selanjutnya, petugas di lapangan juga akan sekalian melakukan screening terhadap gejala cacar monyet.

    “Kita akan memberikan peningkatan kapasitas petugas dalam mengenali tanda dan gejala penyakit cacar monyet itu,” ujarnya.

    Ia menyebutkan, jika ditemukan adanya penyakit menular tersebut, maka KKP Bandara Soetta langsung melakukan komunikasi dan edukasi terhadap seluruh maskapai serta otoritas bandara lainnya sebagai kesiapsiagaan dalam menanganinya.

    baca juga: status darurat pendemi covid-19-dicabut apakah masih harus mengenakan masker
    “Melakukan komunikasi dan edukasi tentang Mpox di lingkungan bandara, dan kita meningkatkan kewaspadaan dengan menyurati maskapai, agar waspada THD penumpang tanda dan gejala,” ungkapnya.

    Menurut dia, hingga saat ini belum ditemukan penumpang dengan gejala cacar monyet di Bandara Soetta. Meski demikian pengawasan ketat tetap dilakukan, baik di kedatangan dalam Bandara maupun kedatangan dari luar negeri.

    Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan sebanyak enam kasus cacar monyet atau mpox di Jakarta diidap oleh orang dengan HIV (ODHIV) dan memiliki orientasi biseksual.

    “Dari hasil penelusuran diketahui enam pasien cacar monyet merupakan ODHIV dan memiliki orientasi biseksual,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu di Jakarta.

    baca juga: pandemi covid-19 akibatkan loss learning massal ini dampaknya pada mutu angkatan kerja

    Maxi mengatakan mayoritas pasien terkonfirmasi cacar monyet adalah laki-laki berusia produktif antara 25–29 tahun, sementara sisanya adalah laki-laki berusia 30–39 tahun.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium per 13 Oktober 2023, kata Maxi, Kemenkes RI mendeteksi total tujuh kasus konfirmasi cacar monyet di Indonesia pada tahun ini.

    Jumlah tersebut di luar satu kasus perdana yang ditemukan di Indonesia pada 2022.

    Seluruh kasus konfirmasi ditemukan di wilayah DKI Jakarta. Rinciannya, satu kasus dilaporkan dari Jatinegara, Mampang satu kasus, Kebayoran Lama satu kasus, Setiabudi dua kasus, Grogol Petamburan satu kasus, dan Kembangan satu kasus.

    Sumber: Antaranews

  • Jumlah Kasus Cacar Monyet Terus Meningkat, Ahli Perkirakan Bisa Tembus 3600 Kasus  

    Jumlah Kasus Cacar Monyet Terus Meningkat, Ahli Perkirakan Bisa Tembus 3600 Kasus  

    7cloud.asia – Jumlah kasus cacar monyet atau monkeypox di Indonesia terus bertambah. Hingga kini terkonfirmasi positif 14 kasus. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat, bahkan hingga tembus 3600 kasus sampai akhir tahun.

    Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Maxi Rein Rondonuwu berdasarkan perkiraan epidemiolog atau ahli dalam bidang investigasi pola dan penyebaran suatu penyakit.

    “Prediksi kita, setelah undang para epidemiolog, mereka lihat rate yang terjadi di Inggris lalu memperkirakan kasus kita dengan jumlah populasi kunci, itu bisa 3.600 orang kalau tidak dilakukan preventif dengan baik,” jelas Maxi seperti yang dilansir CNBC Indonesia. 

    Memang, lanjut Maxi, saat ini sudah ada vaksin cacar monyet. Tetapi yang paling utama adalah melakukan tindakan preventif untuk mencegah penyebaran kasus yang lebih luas.

    baca juga:kasus cacar monyet meningkat pengawasan kesehatan bandara soetta diperketat

    Saat ini Kemenkes tengah melakukan berbagai upaya. Salah satunya memperkuat edukasi kepada kelompok berisiko.

    “Yang pasti harus menerapkan perilaku hidup sehat, jangan melakukan hubungan seks kalau ada gejala, dan lakukan hubungan seks yang aman dengan memakai kondom,” urainya. 

    Kasus cacar monyet merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox. Penyakit ini pada tahun 2022 lalu menjadi kekhawatiran dunia.

    Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun lalu menetapkan status darurat untuk penyakit cacar monyet. Tetapi saat itu Indonesia hanya mengonfirmasi satu kasus positif.

    baca juga: kasus cacar monyet di jakarta bertambah dinkes dki imbau masyarakat waspada

    Menurut WHO, tanda dan gejala penyakit cacar monyet umumnya muncul dalam waktu tujuh hari, tetapi dapat muncul mulai satu sampai 21 hari setelah terpapar.

    “Biasanya gejala berlangsung selama dua hingga empat minggu, tetapi bisa berlangsung lebih lama pada seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah,” sebut WHO.

    Berikut gejala umum penyakit cacar monyet.

    1. Ruam
    2. Demam
    3. Sakit tenggorokan
    4. Sakit kepala
    5. Nyeri otot
    6. Nyeri punggung
    7. Lemas
    8. Pembengkakan kelenjar getah bening

    Biasanya, ruam dimulai sebagai luka yang kemudian melepuh dan berisi cairan. Luka melepuh berisi cairan itu akan terasa gatal atau menyakitkan. Setelah ruam sembuh, lesi akan mengering, membentuk kerak, dan hilang.

    Lesi kulit bisa muncul di telapak tangan atau telapak kaki, wajah, mulut, tenggorokan, selangkangan, area genital, dan anus.

    baca juga: status darurat pendemi covid 19 dicabut apakah masih harus mengenakan masker

    “Beberapa orang juga dapat mengalami pembengkakan yang menyakitkan di sekitar rektum atau rasa sakit dan kesulitan saat buang air kecil,” papar WHO.

    Karena itu, beberapa tindakan pencegahan yang dianjurkan agar terhindari dari penyakit cacar monyet, yaitu:

    • Tidak berganti-ganti pasangan seks
    • Tidak melakukan seks oral, anal, dan vagina atau menyentuh alat kelamin atau anus orang yang terkena cacar monyet
    • Tidak memeluk, memijat, mencium, atau berbicara dari jarak sangat dekat
    • Tidak menyentuh kain dan benda saat berhubungan seks yang digunakan oleh penderita cacar monyet, seperti tempat tidur, handuk, dan mainan seks.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Mengapa Obat Tidur Sebaiknya Dihindari

    Mengapa Obat Tidur Sebaiknya Dihindari

    7cloud.asia – Kita telah mengetahui sejak lama bahwa obat tidur atau biasa disebut juga hipnotik tidak baik untuk dikonsumsi lebih dari satu hingga tiga minggu.

    Hal ini karena mengonsumsi obat tidur dapat membentuk kebiasaan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

    Dan, belakangan semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa obat tidur  tersebut dapat meningkatkan risiko kematian dini.

    Obat tidur yang bersifat hipnotik adalah obat yang diresepkan secara khusus untuk membantu orang yang menderita insomnia agar dapat tidur nyenyak.

    Obat tidur juga diresepkan untuk orang yang mengalami kesulitan tidur serta mereka yang kesulitan untuk tetap tidur.

    Baca: Kurangi stres dan kecemasan dengan meditasi

    Kelas hipnotik yang paling banyak diresepkan adalah benzodiazepin atau obat yang sangat erat kaitannya. Dalam kelas benzodiazapin ini terdapat temazepam (Normison, Temaze), flunitrazepam (Hypnodorm), dan nitrazepam (Mogadon).

    Meskipun obat-obatan ini biasanya diresepkan untuk orang yang menderita insomnia, beberapa benzodiazepin terkenal lainnya seperti diazepam (Valium), oxazepam (Serepax), dan alprazolam (Xanax) juga diresepkan untuk mengatasi kecemasan.

    Kelompok “Z” dari obat-obatan hipnotik yang lebih baru seperti zolpidem (Stilnox) dan zopiclone (Imovane, Imrest), sangat mirip dengan benzodiazepin dalam mekanisme kerjanya dan memiliki masalah yang sama.

    Sejumlah penelitian juga menyebut obat tidur menambah masalah. Meskipun ada klaim yang menyatakan sebaliknya, tidak ada hipnotis yang memberikan tidur dengan kualitas yang sama dengan tidur alami.

    Baca: Ini yang terjadi jika kita tak cukup tidur

    Dan ada sejumlah pilihan pengobatan non-obat yang terbukti untuk insomnia, seperti teknik relaksasi sederhana yang pasti lebih baik dalam jangka panjang.

    Obat hipnotik, di sisi lain, membentuk kebiasaan, menumpulkan kemampuan kognitif, meningkatkan risiko patah tulang pinggul akibat jatuh.

    Obat tidur juga memicu sejumlah kecelakaan lain lebih mungkin terjadi, terutama bila dikombinasikan dengan alkohol.

    Obat tidur atau hipnotik juga menyebabkan reaksi putus zat yang serius ketika penggunaan kronis dihentikan secara tiba-tiba.

    Reaksi tersebut termasuk kejang (dengan risiko patah tulang), tetapi yang lebih umum, insomnia yang lebih buruk (dan sering kali kecemasan) berlanjut selama berminggu-minggu setelah berhenti minum obat.

    Baca: Manfaat tidur siang untuk kesehatan otak

    Namun terlepas dari masalah-masalah ini, sebagian besar dan cukup statis dari populasi (sekitar 6% hingga 10% orang dewasa) terus menggunakan obat-obatan ini dalam jangka waktu yang lama.

    Dan angka ini meningkat di antara orang yang lebih tua, terutama perempuan.

    Obat tidur berdampak signifikan pada tubuh dan kesehatan. Baru-baru ini ada laporan yang mengkhawatirkan yang menghubungkan semua hipnotik atau obat tidur dengan kematian dini dan kanker.

    Sebuah penelitian terhadap lebih dari 10.000 orang dengan usia rata-rata 54 tahun yang diberi resep obat hipnotik menemukan bahwa mereka mengalami peningkatan risiko kematian tiga kali lipat atau lebih dibandingkan mereka yang tidak menggunakan obat tersebut.

    Para peneliti memperkirakan antara 300.000 hingga 500.000 kematian berlebih setiap tahun di Amerika Serikat saja yang terkait dengan penggunaan hipnotik.

    Baca: Kenali gejala dan pemicu bipolar

    Tidak masalah obat tidur atau hipnotik mana yang diperiksa, dan ini termasuk obat “Z” yang bekerja lebih pendek seperti zolpidem (Stilnox).

    Penelitian yang dilakukan dengan baik ini menambah lebih dari 20 penelitian lain yang mengaitkan obat-obatan ini dengan kematian dini dan diagnosis kanker.

    Kritik terhadap riset dampak negatif obat tidur
    Kritik yang jelas terhadap penelitian ini adalah bahwa orang yang menggunakan obat tidur atau hipnotik sudah menderita kanker atau kesehatan yang buruk.

    Dan, itu adalah bagian dari alasan mereka mengalami masalah tidur dan diberi resep obat sejak awal.

    Memang, cukup adil untuk menerima kemungkinan hasil penelitian ini dikacaukan atau didistorsi oleh beberapa kondisi medis yang tidak terdeteksi pada sebagian besar kelompok yang diberi resep hipnotik.

    Baca: Manfaat meditasi untuk kesehatan mental

    Hal ini selalu menjadi perhatian dan kemungkinan dalam studi observasional.

    Idealnya adalah melakukan penelitian terkontrol selama dua setengah tahun dan secara acak mengalokasikan individu yang mengalami gangguan tidur ke obat hipnotik atau plasebo yang cocok dan melihat apakah hasilnya bertahan.

    Namun, meskipun penelitian yang ideal ini kemungkinan besar akan menghilangkan bias yang substansial, penelitian ini tidak etis.

    Praktik terbaik untuk pengobatan insomnia adalah tidak meresepkan obat-obatan ini lebih dari beberapa minggu dan mengandalkan metode yang telah terbukti tidak melibatkan obat-obatan sama sekali.

    Jadi, kita tidak mungkin memiliki bukti yang lebih baik bahwa ada risiko kematian dan kanker yang lebih besar di antara orang-orang yang menggunakan hipnotik.

    Sumber: The Conversation ditulis Rahma Sekar Andini dari Universitas Negeri Malang menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.

  • Mencari Alternatif Aman untuk Gantikan Obat Tidur

    Mencari Alternatif Aman untuk Gantikan Obat Tidur

    7cloud.asia – Dalam tulisan sebelumnya dipaparkan berbagai gangguan kesehatan yang mengancam di balik penggunaan obar tidur atau yang biasa disebut hipnotik. 

    Penggunaan obat tidur atau hipnotik dapat membentuk kebiasaan atau ketergantungan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

    Dan, belakangan semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa penggunaan obat tidur dapat meningkatkan risiko kematian dini.

    Mekanisme yang mungkin untuk efek yang tampaknya substansial ini (kematian dini) masih sulit dipahami, tetapi ada sejumlah alasan yang mungkin.

    Kita tahu bahwa kombinasi obat tidur atau hipnotik dan alkohol meningkatkan risiko depresi fungsi otak yang dapat menyebabkan perlambatan pernapasan.

    Hal ini dapat mematikan, terutama bagi orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.

    Baca: Mengapa obat tidur tidak disarankan

    Dan orang yang mengonsumsi obat tidur hipnotik lebih mungkin mengalami kecelakaan mobil dan kecelakaan lainnya karena efek mabuk keesokan harinya.

    Obat-obatan ini juga meningkatkan tingkat depresi dan oleh karena itu meningkatkan risiko bunuh diri.

    Lantas, apakah ada alternatif yang aman untuk menggantikan obat tidur bagi mereka yang kesulian tidur?

    Dilansir hallosehat.com, ada cara yang bisa diterapkan untuk menghindari obat tidur yakni dengan menerapkan pola tidur sehat. 

    Pola tidur sehat itu bisa dilakukan dengan tidur lebih awal dan bangun pagi secara rutin, menghindari minum kopi atau makan malam menjelang jam tidur, menahan diri untuk tidak bermain ponsel di kamar tidur dan menerapkan terapi relaksasi sebelum tidur.

    Baca: Ini yang terjadi kala seseorang nggak cukup tidur

    Dilansir hallosehat.com ada beberapa herbal yang  bisa dijadikan sebagai obat tidur alami.

    1. Akar valerian

    Akar valerian sejak lama sering digunakan sebagai pengobatan alami untuk mengatasi gejala gangguan kecemasan, depresi, menopause, hingga sulit tidur.

    Menurut beberapa penelitian, konsumsi 300–900 mg suplemen akar valerian sebelum tidur dapat memicu rasa kantuk lebih cepat. Herbal ini diketahui juga dapat meningkatkan kualitas tidur.

    Semua hasil penelitian tersebut dilihat berdasarkan pengukuran yang dilakukan selama tidur. Pengukuran dilakukan terhadap gelombang otak dan denyut jantung.

    Penelitian dalam American Journal of Medicine menyatakan, konsumsinya dalam jangka pendek terbilang aman. Namun, ibu hamil dan menyusui sebaiknya menghindari obat tidur herbal ini.

    Baca: Manfaat tidur siang untuk kesehatan otak

    2. Teh chamomile
    Teh chamomile merupakan minuman yang memiliki efek menenangkan. Efek tersebut bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks sehingga Anda lebih mudah beristirahat.

    Selain itu, teh chamomile berbeda dengan teh pada umumnya yang biasa mengandung kafein. Teh dengan kandungan kafein dapat memperparah insomnia pada orang yang sensitif.

    Menurut studi pada Journal of Advanced Nursing, teh chamomile dapat mengurangi masalah tidur pada ibu yang baru melahirkan. Konsumsinya membuat mereka dapat tidur lebih mudah.

    Teh ini dibuat dari daun, bunga, dan batang chamomile kering. Agar terasa lebih nikmat saat diminum, Anda bisa menyeduhnya dengan tambahan madu dan perasan jeruk lemon.

    Tidur adalah kebutuhan setiap orang. Ya, bisa tidur nyenyak pada malam hari setelah aktivitas yang melelahkan seharian penuh memang menyenangkan.

    Namun, Anda mungkin akan sulit tidur saat pikiran tidak bisa tenang. Hal tersebut biasanya terjadi karena stres atau banyak masalah yang sedang melanda. Nah, Anda tak perlu cemas, karena ada beberapa cara yang bisa Anda

    Baca; Kurangi stres dn kecemasan dengan meditasi

    3. Lavender
    Obat tidur alami tidak selalu dalam bentuk makanan atau ekstrak yang dikonsumsi. Obat tidur herbal juga tersedia dalam bentuk minyak aromaterapi, salah satunya lavender.

    Kemampuan lavender untuk meningkatkan kualitas tidur tidak lepas dari kandungan linalool di dalamnya. Komponen ini berinteraksi dengan zat kimia GABA untuk merelaksasi otak.

    Ketika otak rileks, kecemasan dan stres yang menjadi penyebab susah tidur serta terbangun di malam hari akan berkurang.

    Hasilnya, Anda bisa beristirahat lebih mudah saat menghirup minyak esensial untuk stres yang satu ini.

    4. Ginseng merah
    Sejumlah penelitian menyebutkan ginseng merah dapat menjadi obat insomnia alami. Konsumsinya diketahui mengurangi stres dalam tubuh yang bisa menjadi penyebab susah tidur.

    Selain itu, berbagai kandungan yang terdapat dalam ginseng merah juga dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak serta mengurangi potensi Anda terjaga di malam hari.

    Baca: Manfaat meditasi untuk kesehatan mental

    5. Passion flower

    Studi berbasis hewan menunjukkan bahwa komponen aktif dalam passion flower dapat mendorong terjadinya slow wave sleep (tidur gelombang lambat) atau tidur nyenyak.

    Selain itu, obat tidur herbal ini juga menghambat terjadinya fase tidur rapid eye movement (REM). Pada fase tidur ini, terjadi peningkatan tekanan darah, gerakan mata yang cepat dan gelisah, serta mimpi.

    6. Makanan mengandung glisin
    Glisin merupakan asam amino yang memainkan peran penting dalam kerja sistem saraf tubuh. Zat ini dapat mengembalikan ritme sirkadian.

    Cara kerjanya yaitu dengan mengaktifkan reseptor NMDA pada bagian otak yang mengendalikan ritme sirkadian. Dengan begitu, fungsi ritme sirkadian dapat berjalan seperti seharusnya.

    Ritme sirkadian sendiri merupakan jam biologis tubuh yang mengatur waktu untuk bangun dan tidur. Anda bisa mendapatkan glisin dari berbagai makanan, seperti: ikan, daging sapi, kacang kedelai, dan daging ayam.

    Baca: Ragam meditasi terpandu untuk menenangkan pikiran

    7. Makanan dengan kandungan melatonin
    Melatonin merupakan hormon yang bertugas untuk mendukung kinerja ritme sirkadian. Dengan adanya melatonin, Anda dapat tidur dengan baik.

    Terganggunya produksi melatonin dalam tubuh dapat membuat Anda susah tidur. Selain diproduksi secara alami dari tubuh, hormon ini bisa diperoleh dari makanan seperti: jamur, buah ceri, susu, kacang almon, dan kacang kenari.

    8. Makanan kaya magnesium
    Kekurangan magnesium meningkatkan risiko Anda untuk mengalami insomnia. Maka dari itu, Anda harus memastikan asupan mineral ini terpenuhi dengan baik dalam tubuh.

     

  • Miliki Tanaman Hias Dalam Ruangan, Ini Sejumlah Manfaatnya

    Miliki Tanaman Hias Dalam Ruangan, Ini Sejumlah Manfaatnya

    7cloud.asia – Banyak orang yang menempatkan tanaman hias di dalam ruangan karena menawarkan sejumlah manfaat kesehatan. Diantaranya dapat mengurangi stres.

    Mengutip dari Healthline, ada tujuh manfaat memiliki tanaman hias di dalam ruangan.

    1. Tanaman dalam ruangan dapat membantu mengurangi tingkat stres
    Berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Physiological Anthropology menemukan, tanaman di dalam rumah atau kantor dapat membuat Anda merasa lebih nyaman dan tenang.

    Dalam penelitian tersebut, peserta diberi dua tugas berbeda yakni melaporkan kondisi tanaman hias atau menyelesaikan tugas singkat berbasis komputer.

    Baca; Hari ozon sedunia KLHK ajak masyarakat bijak gunakan barang perusak ozon

    Setelah setiap tugas selesai, peneliti mengukur faktor biologis yang terkait dengan stres, termasuk detak jantung dan tekanan darah.

    Mereka menemukan, tugas bertanam dalam ruangan menurunkan respons stres pada peserta.

    Sementara tugas komputer, menyebabkan lonjakan denyut jantung dan tekanan darah. Padahal peserta penelitian merupakan pria muda yang terbiasa dengan pekerjaan komputerisasi.

    Berdasarkan fakta ini, para peneliti menyimpulkan, bekerja dengan tanaman dapat mengurangi stres fisiologis dan psikologis.

    2. Tanaman dapat mempertajam perhatian Anda
    Tanaman plastik tidak akan membantu Anda lulus ujian. Dalam sebuah penelitian kecil yang melibatkan 23 peserta, peneliti menempatkan siswa di ruang kelas dengan tanaman palsu dan asli, foto tanaman, atau tanpa tanaman sama sekali.

    Baca: Peran tanaman hias dalam mengatasi cuaca panas ekstrem

    Hasil pemindaian otak peserta menunjukkan, siswa yang belajar dengan tanaman hidup di kelas ternyata lebih perhatian dan lebih mampu berkonsentrasi daripada siswa di kelompok lain.

    3. Bekerja dengan tanaman bisa menjadi terapi
    Bagi orang yang mengalami gejala penyakit mental, bertanam dalam ruangan dapat membantu.

    Peneliti menggunakan terapi hortikultura untuk meningkatkan perasaan sejahtera di antara orang-orang dengan depresi, kecemasan, demensia, dan kondisi lainnya.

    Sebuah klinik medis di Manchester, Inggris sejak beberapa waktu lalu bahkan meresepkan tanaman pot untuk pasien dengan gejala depresi atau kecemasan.

    Baca: Tanaman yang diyakini bisa membawa keberuntungan

    4. Tanaman dapat membantu Anda pulih dari penyakit lebih cepat

    Mampu melihat tanaman dan bunga dapat mempercepat pemulihan Anda dari penyakit, cedera, atau operasi.

    Dalam sebuah penelitian tahun 2002 mengungkapkan, orang yang memulihkan diri dari beberapa jenis operasi membutuhkan lebih sedikit obat penghilang rasa sakit dengan melihat tanaman.

    Selain itu,  mereka memiliki masa rawat inap yang lebih pendek daripada orang yang tidak melihat tanaman hijau selama masa pemulihan mereka.

    Penting untuk dicatat bahwa sebagian besar penelitian berfokus pada tanaman dan pemandangan alam di lingkungan rumah sakit daripada di rumah.

    Baca: Menghijaukan jakarta lewat ruang terbuka hijau upaya mengembalikan kualitas udara jakarta

    5. Tanaman dapat meningkatkan produktivitas Anda
    Banyak penelitian yang menemukan, tanaman di ruang kerja meningkatkan produktivitas dan kreativitas.

    Satu studi yang sering dikutip menemukan, mahasiswa di laboratorium komputer kampus bekerja 12 persen lebih cepat dan kurang stres ketika tanaman ditempatkan di dekatnya.

    Dalam sebuah studi tahun 2004, para peneliti menantang orang untuk membuat asosiasi kata yang kreatif. Mereka tampil lebih baik ketika ada tanaman di dalam ruangan bersama mereka.

    Selain itu, sebuah studi tahun 2007 menunjukkan, orang-orang dengan lebih banyak tanaman di ruang kerja mereka cenderung jarang sakit dan lebih produktif di tempat kerja.

    6. Tanaman dapat meningkatkan seluruh pandangan Anda tentang pekerjaan
    Pemandangan taman kota mungkin meningkatkan kepuasan kerja siapa pun, tetapi Anda mungkin terkejut mengetahui tanaman di dalam pot dapat memiliki efek yang sama.

    Hasil wawancara peneliti terhadap lebih 440 karyawan Amazon di India dan Amerika Serikat, mereka yang lingkungan kantornya menyertakan elemen alami seperti tanaman dalam ruangan merasakan kepuasan kerja lebih besar.

    Mereka juga memiliki komitmen lebih besar terhadap organisasi daripada mereka yang tidak bekerja di sekitar elemen alami.

    Para peneliti mengatakan unsur-unsur alami membantu menyangga efek stres dan kecemasan kerja.

    Baca: Marak polusi udara mahasiswa ugm ciptakan alat pengasapan rendah polusi

    7. Tanaman dapat meningkatkan kualitas udara dalam ruangan
    Dukungan ilmiah untuk fitoremediasi atau tanaman yang membersihkan kontaminan dari udara dimulai dengan penelitian NASA yang dilakukan pada 1980-an.

    Para peneliti kemudian mencari cara untuk meningkatkan kualitas udara di pesawat ruang angkasa dan mereka menyimpulkan akar dan tanah tanaman hias mengurangi senyawa organik volatil (VOC) di udara secara signifikan.

    Temuan terbaru menunjukkan, Anda harus melindungi sejumlah besar tanaman untuk menyamai efisiensi pemurnian udara dari biofilter modern dan teknologi lainnya.

    Penulis: Nurakhmayani/berbagai sumber

  • Diet Makan Sekali Sehari, Sehatkah?

    Diet Makan Sekali Sehari, Sehatkah?

    7cloud.asia – Banyak cara untuk menurunkan berat badan salah satunya dengan diet one meal a day (OMAD) atau diet makan sekali sehari. Padahal diet ini berefek buruk, salah satunya meningkatkan kolestrol jahat.

    Diet makan sekali sehari termasuk jenis puasa intermiten yang disebut sebagai 23:1. Artinya 23 jam sehari untuk berpuasa dan hanya menyisakan satu jam untuk makan, minum, dan mengonsumsi kalori. 

    Berbuka puasa di malam hari dengan mengonsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi kemudian melanjutkan puasa hingga malam keesokan harinya.

    Tetapi kenyataannya, sebagian besar orang menjalani diet ini dengan mengonsumsi apa pun ketika waktu makan tiba.

    Baca: sering menatap ponsel atau komputer ini tipsnya agar mata tetap sehat

    Berdasarkan hasil penelitian di jurnal Nutrition Reviews pada tahun 2015, puasa intermiten dapat membantu menurunkan berat badan. Tetapi risiko berat badan kembali seperti semula juga tinggi.

    Melansir dari klikdokter, diet makan satu kali sehari ini dapat menimbulkan masalah kesehatan, yaitu:

    1. Peningkatan Kadar Kolesterol Jahat

    Sebuah studi dalam jurnal Metabolism tahun 2007, membandingkan efek makan sekali sehari untuk diet dengan makan tiga kali sehari selama 6 bulan.

    Hasilnya, partisipan yang diet makan sehari sekali mengalami penurunan massa lemak dan peningkatan kadar low-density lipoprotein (LDL) alias kolesterol jahat.

    1. Memperlambat Respons Insulin

    Diet makan sehari sekali justru dapat meningkatkan kadar gula darah puasa, memperlambat respons tubuh terhadap insulin, dan meningkatkan kadar hormon ghrelin. 

    baca: manfaat teh hijau untuk kesehatan

    Kondisi ini dapat menyebabkan kamu merasakan lapar yang ekstrem.

    1. Meningkatkan Risiko Hipoglikemia 

    Bagi penderita diabetes tipe 2 yaitu meningkatkan risiko hipoglikimea alias kadar gula darah rendah. Hal ini dibuktikan melalui penelitian yang dimuat jurnal Diabetic Medicine pada tahun 2018. 

    1. Mual dan Pusing Berputar

    Masalah kesehatan lainnya adalah dapat menyebabkan mual, muntah, pusing berputar, tidak berenergi, hingga susah buang air besar. 

    Alih-alih mengurangi makanan tinggi kalori makan sekali sehari justru lebih rentan mengonsumsi makanan yang tidak sehat, seperti makanan tinggi kalori dan makanan berlemak ketika waktu makan tiba.

    baca: riset usia 16-24 tahun adalah masa kritis untuk kesehatan mental

    Diet makan seperti ini belum terbukti secara ilmiah. Berbagai penelitian menyebut bahwa pola makan tiga kali sehari lebih sehat bagi tubuh dibandingkan makan sehari sekali saja.

    Nah, jika ingin menurunkan berat badan, biasakan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi dalam porsi kecil. Selain itu, jangan lupa olahraga secara rutin.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Kiat Tidur Cepat untuk Dapat Tidur Cukup dan Berkualitas

    Kiat Tidur Cepat untuk Dapat Tidur Cukup dan Berkualitas

    7cloud.asia – Tidur cukup dan berkualitas disebut besar pengaruhnya bagi kesehatan mental. 

    Namun, sebagian dari kita mungkin kesulitan untuk mendapatkan pola cara tidur cukup dan berkualitas baik karena kesibukan maupun karena kebiasaan.

    Buat kamu yang masuk dalam kelompok ini, sejumlah pakar menyebut, tidur cukup dan berkualitas itu bisa dilatih dengan membangun kebiasaan yang teratur.

    Baca: Tidur cukup menjadi rahasia sehat dan panjang umur

    Jadi tidak perlu khawatir  Di bawah ini terdapat beberapa kebiasaan sehari-hari untuk membangun pola tidur cukup dan berkualitas: 

    1. Membuat jadwal tidur dan bangun tidur yang teratur setiap hari termasuk di akhir pekan dan menghindari perbedaan waktu tidur yang mencapai lebih dari 1 jam antar hari.

    2. Menghindari makan besar di dekat waktu tidur. Jika dirasa perlu, pilih kudapan ringan yang sehat.

    Baca: Ini yang terjadi jika kita tak tidur cukup

    3. Memperbanyak aktivitas fisik dan sebisa mungkin meluangkan waktu di luar ruangan.

    4. Menghindari tidur siang di sore hari dan batasi waktu tidur siang maksimal 20 menit.

    5. Menjaga ruang tidur sejuk, gelap, dan tenang.

    Baca: Mengapa obat tidur tidak disarankan dikonsumsi dalam waktu yang lama

    6. Jadikan tempat tidur hanya untuk tidur dan bukan untuk aktivitas lainnya.

    7. Singkirkan semua alat elektronika satu jam sebelum tidur

    8. Singkirkan semua hal yang membebani pikiran. Kita bisa melatihnya dengan meditasi atau fokus dan mengatur nafas.  

  • Tidur Cukup Menjadi Salah Satu Rahasia Kesehatan Mental dan Panjang Umur

    Tidur Cukup Menjadi Salah Satu Rahasia Kesehatan Mental dan Panjang Umur

    7cloud.asia – Tidur cukup, sudah lama diyakini orang sebagai resep gaya hidup sehat dan bagus untuk kesehatan mental.

    Telah banyak pakar yang menyebut, tidur cukup dan berkualitas tidak boleh terlewatkan karena kegiatan itu dapat mempengaruhi kondisi kesehatan mental seseorang.

    Researcher & Health Educator Nutrifood Research Center Rendy Dijaya seperti tertulis dalam jurnal NutriClassNews Vol. 59, menyebut tidur cukup bisa menurunkan risiko depresi.

    Mengutip Jurnal JAMA Psychiatry, Rendy menyebut, ada data yang menunjukkan bahwa pola tidur night owls terkait dengan risiko depresi hingga 2 kali lebih tinggi.

    “Tetapi mengingat kondisi kesehatan mental juga dapat mempengaruhi pola tidur, sulit menentukan mana yang menjadi penyebab dan mana yang menjadi akibat dari kedua faktor ini,” katanya dikutip Antaranews.com, Sabtu (4/11/2023).

    Baca: Ini yang terjadi jika kita tak cukup tidur

    Istilah night owls mengacu untuk orang-orang yang tidur lebih larut namun bangun tidur lebih siang. Sedangkan istilah early birds mengacu untuk mereka yang terbiasa tidur lebih awal namun bangun lebih pagi.

    Data lain pada tahun 2018 menunjukkan bahwa para early birds memiliki risiko depresi lebih rendah hingga 27%.

    Hal ini kemudian mendorong penelitian lebih lanjut yang menemukan bahwa memajukan waktu tidur 1 jam lebih awal dengan durasi tidur yang tetap dapat membantu menurunkan risiko depresi hingga 23%.

    Semisal seseorang yang terbiasa tidur pukul 1 pagi dan bangun pukul 8 pagi, kemudian mengubah jam tidur menjadi pukul 12 malam dan bangun pukul 7 pagi, maka risiko depresi teramati lebih rendah.

    Jika waktu tidur dimajukan 2 jam lebih awal dengan durasi tidur tetap, maka risiko depresi teramati mencapai 40% lebih rendah.

    Baca: Mengapa obat tidur tidak disarankan dikonsumsi dalam jangka panjang

    “Memajukan waktu tidur dan bangun lebih pagi dapat membantu menjaga kesehatan mental pada para night owls,” imbuh Rendy.

    Diduga hal ini dapat terkait dengan paparan sinar matahari yang bisa lebih banyak didapat saat kita bangun lebih awal.

    Langkah yang dapat dicoba antara lain rutin berolahraga, meredupkan cahaya di malam hari, serta membatasi screen time pada malam hari.

    Selain dapat mempengaruhi kondisi mental, penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa tidur yang cukup dan berkualitas ternyata juga berkaitan dengan umur yang lebih panjang.

    Jurnal American College of Cardiology’s Annual Scientific Session menunjukkan bahwa kurang tidur berkaitan dengan pola makan yang lebih tidak sehat, masalah berat badan, peningkatan risiko penyakit, dan kesehatan emosional yang lebih buruk.

    Baca: Mencari alternatif pengganti obat tidur

    Selain itu, penelitian terhadap 172.321 responden menunjukkan bahwa sebanyak 8% kasus kematian dari semua penyebab dapat terkait dengan kebiasaan tidur yang tidak baik.

    Sedangkan mereka yang memiliki semua aspek kualitas tidur yang baik teramati memiliki risiko kematian akibat segala penyebab hingga 30% lebih rendah, risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular hingga 21% lebih rendah,

    Serta risiko kematian akibat kanker hingga 19% lebih rendah apabila dibandingkan dengan yang tidak dan hanya memiliki 1 aspek kualitas tidur yang baik.

    Angka harapan hidup juga teramati lebih tinggi, yaitu 4.7 tahun lebih tinggi untuk pria dan 2,4 tahun lebih tinggi untuk wanita pada mereka yang memiliki semua aspek kualitas tidur baik.

     

  • Kurang dari Sebulan, Cacar Monyet di Indonesia Capai 38 Kasus

    Kurang dari Sebulan, Cacar Monyet di Indonesia Capai 38 Kasus

    7cloud.asia – Kasus cacar monyet atau Mpox di Indonesia terus meningkat. Kementerian Kesehatan mencatat sejak 13 Oktober hingga 7 November sebanyak 38 kasus positif cacar monyet.

    Menurut Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mereka semuanya tertular melalui aktivitas seksual.

    Namun, meski penularan cacar monyet tidak secepat virus Corona SARS-Cov-2, Kementerian Kesehatan terus melakukan upaya pencegahan. Salah satunya dengan memberikan vaksin Mpox.

    Budi mengatakan hingga kini sebanyak 1.500 orang telah divaksin Mpox. Mereka adalah kelompok tertentu yang dianggap berisiko terkena Mpox.

    “(Vaksin Mpox) sudah (didistribusikan). Tapi balik lagi, kita ngasihnya ke kelompok tertentu saja. Kita masuknya lewat organisasi-organisasi,” jelas Budi seperti yang dilansir Detik.com.

    baca: jumlah kasus cacar monyet bertambah terbanyak dari jakarta

    Sementara itu, Ketua Satgas Mpox PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Hanny Nilasari, dari kasus yang ada, penularan Mpox paling banyak melalui sentuhan kulit, di antaranya bisa melalui aktivitas seksual.

    Penularan lainnya adalah melalui droplet. Khususnya, dari pasien yang mengalami gejala berupa lesi di sekitar mulut.

    “COVID-19 itu penularannya sangat mudah melalui droplet, melakukan inhalasi. Tapi Monkeypox ini menyebar dari orang ke orang, jadi harus kontak dulu antara kulit dengan orang yang terinfeksi virus,” jelas Hanny.

    Lebih jauh Hannya menjelaskan, meski dapat menular melalui droplet, tetapi penularannya tidak mudah seperti penularan Covid.

    “Tidak mudah droplet menginfeksi dari orang ke orang. Agak berbeda. Mudah-mudahan tidak jadi wabah dunia,” katanya.

    Sebelumnya diberitakan, gejala cacar monyet pada manusia mirip dengan gejala cacar air, namun lebih ringan. Gejala dimulai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan.

    baca: kasus cacar monyet di jakarta bertambah dinkes dki imbau masyarakat waspada

    Namun, ada perbedaan utama diantara keduanya, yaitu cacar monyet menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening (limfadenopati) sedangkan cacar air tidak.

    Masa inkubasi cacar monyet biasanya berkisar dari 6 hingga 13 hari tetapi dapat pula 5 hingga 21 hari.

    Gejala dan tanda cacar monyet :

    • Sakit kepala
    • Demam akut >38,5oC
    • Limfadenopati (pembesaran kelenjar getah bening)
    • Nyeri otot/Myalgia
    • Sakit punggung
    • Asthenia (kelemahan tubuh)
    • Lesi cacar (benjolan berisi air ataupun nanah pada seluruh tubuh)

    Dalam 1 sampai 3 hari (kadang-kadang lebih lama) setelah munculnya demam, penderita akan mengalami ruam, sering dimulai pada wajah kemudian menyebar ke bagian lain dari tubuh.

    Penyakit ini biasanya berlangsung selama 2−4 minggu. Di Afrika, cacar monyet telah terbukti menyebabkan kematian pada 1 dari 10 orang yang terinfeksi penyakit tersebut.

    baca: mengenal lebih dekat cacar monyet yang diperkirakan akan tembus 3600 kasus

    Pencegahan Cacar Monyet

    Ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi virus cacar monyet, yang meliputi :

    • Hindari kontak dengan hewan yang dapat menjadi reservoir virus (termasuk hewan yang sakit atau yang ditemukan mati di daerah di mana cacar monyet terjadi).
    • Hindari kontak dengan bahan apa pun, seperti tempat tidur, yang pernah bersentuhan dengan hewan yang sakit.
    • Pisahkan pasien yang terinfeksi dari orang lain yang mungkin berisiko terinfeksi.
    • Lakukan cuci tangan yang baik dan benar setelah kontak dengan hewan atau manusia yang terinfeksi.
    • Menggunakan alat pelindung diri (APD) saat merawat pasien yang terinfeksi
    • Memasak daging dengan benar dan matang.

    Reporter: Nurakhmayani