7cloud.asia – Dalam tulisan sebelumnya dipaparkan berbagai gangguan kesehatan yang mengancam di balik penggunaan obar tidur atau yang biasa disebut hipnotik.
Penggunaan obat tidur atau hipnotik dapat membentuk kebiasaan atau ketergantungan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Dan, belakangan semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa penggunaan obat tidur dapat meningkatkan risiko kematian dini.
Mekanisme yang mungkin untuk efek yang tampaknya substansial ini (kematian dini) masih sulit dipahami, tetapi ada sejumlah alasan yang mungkin.
Kita tahu bahwa kombinasi obat tidur atau hipnotik dan alkohol meningkatkan risiko depresi fungsi otak yang dapat menyebabkan perlambatan pernapasan.
Hal ini dapat mematikan, terutama bagi orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.
Baca: Mengapa obat tidur tidak disarankan
Dan orang yang mengonsumsi obat tidur hipnotik lebih mungkin mengalami kecelakaan mobil dan kecelakaan lainnya karena efek mabuk keesokan harinya.
Obat-obatan ini juga meningkatkan tingkat depresi dan oleh karena itu meningkatkan risiko bunuh diri.
Lantas, apakah ada alternatif yang aman untuk menggantikan obat tidur bagi mereka yang kesulian tidur?
Dilansir hallosehat.com, ada cara yang bisa diterapkan untuk menghindari obat tidur yakni dengan menerapkan pola tidur sehat.
Pola tidur sehat itu bisa dilakukan dengan tidur lebih awal dan bangun pagi secara rutin, menghindari minum kopi atau makan malam menjelang jam tidur, menahan diri untuk tidak bermain ponsel di kamar tidur dan menerapkan terapi relaksasi sebelum tidur.
Baca: Ini yang terjadi kala seseorang nggak cukup tidur
Dilansir hallosehat.com ada beberapa herbal yang bisa dijadikan sebagai obat tidur alami.
1. Akar valerian
Akar valerian sejak lama sering digunakan sebagai pengobatan alami untuk mengatasi gejala gangguan kecemasan, depresi, menopause, hingga sulit tidur.
Menurut beberapa penelitian, konsumsi 300–900 mg suplemen akar valerian sebelum tidur dapat memicu rasa kantuk lebih cepat. Herbal ini diketahui juga dapat meningkatkan kualitas tidur.
Semua hasil penelitian tersebut dilihat berdasarkan pengukuran yang dilakukan selama tidur. Pengukuran dilakukan terhadap gelombang otak dan denyut jantung.
Penelitian dalam American Journal of Medicine menyatakan, konsumsinya dalam jangka pendek terbilang aman. Namun, ibu hamil dan menyusui sebaiknya menghindari obat tidur herbal ini.
Baca: Manfaat tidur siang untuk kesehatan otak
2. Teh chamomile
Teh chamomile merupakan minuman yang memiliki efek menenangkan. Efek tersebut bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks sehingga Anda lebih mudah beristirahat.
Selain itu, teh chamomile berbeda dengan teh pada umumnya yang biasa mengandung kafein. Teh dengan kandungan kafein dapat memperparah insomnia pada orang yang sensitif.
Menurut studi pada Journal of Advanced Nursing, teh chamomile dapat mengurangi masalah tidur pada ibu yang baru melahirkan. Konsumsinya membuat mereka dapat tidur lebih mudah.
Teh ini dibuat dari daun, bunga, dan batang chamomile kering. Agar terasa lebih nikmat saat diminum, Anda bisa menyeduhnya dengan tambahan madu dan perasan jeruk lemon.
Tidur adalah kebutuhan setiap orang. Ya, bisa tidur nyenyak pada malam hari setelah aktivitas yang melelahkan seharian penuh memang menyenangkan.
Namun, Anda mungkin akan sulit tidur saat pikiran tidak bisa tenang. Hal tersebut biasanya terjadi karena stres atau banyak masalah yang sedang melanda. Nah, Anda tak perlu cemas, karena ada beberapa cara yang bisa Anda
Baca; Kurangi stres dn kecemasan dengan meditasi
3. Lavender
Obat tidur alami tidak selalu dalam bentuk makanan atau ekstrak yang dikonsumsi. Obat tidur herbal juga tersedia dalam bentuk minyak aromaterapi, salah satunya lavender.
Kemampuan lavender untuk meningkatkan kualitas tidur tidak lepas dari kandungan linalool di dalamnya. Komponen ini berinteraksi dengan zat kimia GABA untuk merelaksasi otak.
Ketika otak rileks, kecemasan dan stres yang menjadi penyebab susah tidur serta terbangun di malam hari akan berkurang.
Hasilnya, Anda bisa beristirahat lebih mudah saat menghirup minyak esensial untuk stres yang satu ini.
4. Ginseng merah
Sejumlah penelitian menyebutkan ginseng merah dapat menjadi obat insomnia alami. Konsumsinya diketahui mengurangi stres dalam tubuh yang bisa menjadi penyebab susah tidur.
Selain itu, berbagai kandungan yang terdapat dalam ginseng merah juga dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak serta mengurangi potensi Anda terjaga di malam hari.
Baca: Manfaat meditasi untuk kesehatan mental
5. Passion flower
Studi berbasis hewan menunjukkan bahwa komponen aktif dalam passion flower dapat mendorong terjadinya slow wave sleep (tidur gelombang lambat) atau tidur nyenyak.
Selain itu, obat tidur herbal ini juga menghambat terjadinya fase tidur rapid eye movement (REM). Pada fase tidur ini, terjadi peningkatan tekanan darah, gerakan mata yang cepat dan gelisah, serta mimpi.
6. Makanan mengandung glisin
Glisin merupakan asam amino yang memainkan peran penting dalam kerja sistem saraf tubuh. Zat ini dapat mengembalikan ritme sirkadian.
Cara kerjanya yaitu dengan mengaktifkan reseptor NMDA pada bagian otak yang mengendalikan ritme sirkadian. Dengan begitu, fungsi ritme sirkadian dapat berjalan seperti seharusnya.
Ritme sirkadian sendiri merupakan jam biologis tubuh yang mengatur waktu untuk bangun dan tidur. Anda bisa mendapatkan glisin dari berbagai makanan, seperti: ikan, daging sapi, kacang kedelai, dan daging ayam.
Baca: Ragam meditasi terpandu untuk menenangkan pikiran
7. Makanan dengan kandungan melatonin
Melatonin merupakan hormon yang bertugas untuk mendukung kinerja ritme sirkadian. Dengan adanya melatonin, Anda dapat tidur dengan baik.
Terganggunya produksi melatonin dalam tubuh dapat membuat Anda susah tidur. Selain diproduksi secara alami dari tubuh, hormon ini bisa diperoleh dari makanan seperti: jamur, buah ceri, susu, kacang almon, dan kacang kenari.
8. Makanan kaya magnesium
Kekurangan magnesium meningkatkan risiko Anda untuk mengalami insomnia. Maka dari itu, Anda harus memastikan asupan mineral ini terpenuhi dengan baik dalam tubuh.