Tag: pilkada

  • Pengumuman Gelombang Tiga: PDI Perjuangan Belum Umumkan Balon Gubernur DKi Jakarta

    Pengumuman Gelombang Tiga: PDI Perjuangan Belum Umumkan Balon Gubernur DKi Jakarta

    7cloud.asia – DPP PDI Perjuangan kembali mengumumkan bakal calon kepala daerah yang akan diusungnya di Pilkada 2024.

    Pada pengumuman gelombang ketiga ini, PDI Perjuangan mengumumkan enam bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari total 60 pasangan calon kepala daerah yang akan diusung partai berlambang banteng moncong putih

    Dalam pengumuman ini ada 38 bakal calon bupati dan calon wakil bupati, serta 16 bakal calon wali kota dan calon wakil wali kota yang diusung PDI Perjuangan pada Pilkada Serentak 2024.

    Namun demikian, PDI Perjuangan belum mengumumkan bakal calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta. Sejumlah nama disebutsebut untuk DKI yakni Ahok, Anies dan Rano Karno. 

    Pembacaan nama-nama calon kepala daerah dilakukan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Kantor DPP, Jakarta, Senin (26/8/2024).

    Baca: Dukungan PDI Perjuangan di Pilkada 2024 tak diperjualbelikan

    Berikut nama enam bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang resmi diusung PDIP untuk Pilkada Serentak 2024:

    1. Sulawesi Utara: Steven Kandouw-Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Djoike Tuejeh
    2. Banten: Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi
    3. Jawa Tengah: Andika Perkasa-Hendrar Prihadi atau Hendi.
    4. Gorontalo: Hamzah Isa-Andurrahman Abubakar Bahmid.
    5. Nusa Tenggara Timur: Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto.
    6. Kalimantan Utara: Andi Sulaiman-Andri Partono.

    Setelah pembacaan, perwakilan calon kepala daerah yang diusung menerima penyerahan Surat Keputusan dari DPP PDI Perjuangan.

    Megawati menyerahkan langsung SK tersebut kepada para bakal calon kepala daerah.

    Sebelumnya, PDIP telah mengumumkan 305 bakal calon kepala daerah yang diusung pada Pilkada 2024 saat pengumuman gelombang pertama tanggal 14 Agustus.

    Baca: Meski terbukti catut KTP warga, pasangan Dharma-Kun tetap dinyatakan lolos

    Kemudian mengumumkan 169 bakal calon kepala daerah dari PDI Perjuangan pada gelombang kedua tanggal 22 Agustus.

    Pengumuman ini dilakukan di hadapan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan.

    Hadir di antaranya Bendahara Umum Olly Dondokambey serta wakilnya Said Abdullah, Rudianto Tjen, dan Yuke Yurike, serta Wasekjen Yoseph Aryo Adhie Darmo.

    Hadir pula jajaran Ketua DPP PDI Perjuangan, antara lain Komaruddin Watubun, Djarot Saiful Hidayat, Deddy Sitorus, Adian Napitpulu hingga Basuki Tjahja Purnama.

    Putra Megawati yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif Prananda Prabowo, Menseskab yang juga kader PDIP Pramono Anung, Menteri PPPA Bintang Puspayoga, serta mantan Menkumham Yasonna Laoly.

  • Gegara Putusan MK, Calon PDI Perjuangan di Jawa Tengah Batal Melawan Kotak Kosong di Pilkada 2024

    Gegara Putusan MK, Calon PDI Perjuangan di Jawa Tengah Batal Melawan Kotak Kosong di Pilkada 2024

    7cloud.asia – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal syarat ambang batas (treshold) mengubah peta kekuatan PDI Perjuangan di Pilkada 2024 di Jawa Tengah.

    Sebelumnya DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah memperkirakan akan melawan kotak kosong di 12 kabupaten/kota dari 35 daerah dalam pelaksanaan Pilkada kali ini.

    Seperti diketahui sebelumnya parpol atau gabungan partai politik disyaratkan memperoleh minimal 20 persen kursi di DPRD untuk dapat mengajukan calonnya di Pilkada.

    Namun dengan adanya putusan MK, syarat berubah menjadi 6,5 hingga 10 persen perolehan suara di pemilu legislatif tergantung jumlah DPT.

    Kendati demikian, Bendahara DPD PDI Perjuangan Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan tetap menghormati keputusan MK.

    Baca: PDI Perjuangan belum putuskan calonnya di Pilkada Jakarta

    Dia juga tetap optimistis, PDI Perjuangan akan dapat memenangkan Pilkada serentak pada November 2024.

    “Yang dulu kita sampaikan kita mau kotak kosong 12 itu bubar karena putusan MK, kita menghormati itu semua. Mudah mudahan kita masih mayoritas menang,” kata Agustina dikutip Kompas.com Senin (26/8/2024) malam.

    Sejauh ini pihaknya telah menurunkan enam rekomendasi calon kepala daerah di Jateng.

    Di antaranya bakal Cagub dan Cawagub Jateng, kemudian bakal cawalkot/cabup di Purbalingga, Boyolali, Sragen, Demak, dan Kota Salatiga.

    Untuk melakukan konsolidasi dalam memenangkan Piljada Jateng, pihaknya masih menunggu pengumuman rekomendasi sejumlah daerah lainnya dari DPP PDI Perjuangan.

    “Kita harus menunggu 6 cabang yang lain yang akan direkomendasi, baru bisa kita baca persentase (kemenangan),” ungkapnya.

    Baca: PDI Perjuangan tetap jadi magnet di Pilkada 2024

    Sebelumnya diberitakan, dia menyebutkan terdapat tiga daerah yang menjadi prioritas bagi para bakal calon kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk melawan kota kosong.

    Yakni Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Semarang.

    “Purbalingga jelas, kemudian Grobogan, dan Kabupaten Semarang. Semuanya masih cair untuk berbicara kotak kosong,” katanya.

    Dia mengakui tidak banyak energi yang dibutuhkan untuk melawan kotak kosong. Sehingga dia yakin pemerintahan dapat tetap berjalan lancar.

    “Kalau dengan kotak kosong, energi secara emosional dengan kotak kosong tidak begitu besar. Kegiatan masyarakat juga bisa berjalan seperti biasa,” imbuhnya.

     

  • Salip Ridwan Kamil-Suswono, Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno Jadi Pasangan Pertama yang Mendaftar ke KPUD Jakarta

    Salip Ridwan Kamil-Suswono, Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno Jadi Pasangan Pertama yang Mendaftar ke KPUD Jakarta

    7cloud.asia – Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno, Rabu (28/8/2024) siang resmi mendaftar menjadi balon gubernur/wagub DKI Jakarta yang diusung PDI Perjuangan.

    Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno menjadi pasangan bakal Cagub-Cawagub pertama yang mendaftar di KPUD DKI Jakarta. Mereka didampingi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno tiba pukul 11.00 waktu Indonesia barat dengan menumpang oplet berwarna biru.

    Mereka lalu berjalan kaki diiringi pendukung yang membawa bendera dan ondel-ondel serta beraneka ragam parade kostum dan tarian.

    Pasangan bakal Cagub-Cawagub Jakarta ini kompak memakai peci hitam. Pramono Anung mengenakan kemeja hitam berlengan panjang dan syal putih garis hitam, sedangkan Rano Karno mengenakan kemeja putih dengan syal merah garis hitam.

    Baca: Dampak keputusan MK pada PDI Perjuangan di Pilkada Jawa Tengah

    Mereka langsung menyapa tim suksesnya dan masyarakat sekitar yang turut menyaksikan kehadirannya.

    “Bapak ayo pak semangat,” kata pendukung saat Pramono Anung dan Rano Karno tiba di KPU DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya Nomor 15 Paseban, Senen, Jakarta Pusat.

    Dalam sambutan usai pendaftaran, Pramono Anung menyoroti moda transportasi umum LRT, MRT, hingga kemacetan di Jakarta yang akan terus diperbaiki demi pembangunan kota berkelanjutan.

    “Pembahasan tentang LRT, MRT, hingga kemacetan di Jakarta itu dibahas di kabinet,” kata Pramono Anung.

    Baca: Mengapa PDI Perjuangan belum putuskan calonnya di Pilkada Jakarta

    Pramono mengakui selama dua periode menjadi Sekretaris Kabinet, dia benar-benar memahami masalah di Jakarta melalui sidang-sidang kabinet.

    Dari persoalan itu, dia​​​​​ meneruskan kepada semua menteri untuk dilakukan perbaikan.

    Terlebih, menurut dia, sekarang Jakarta menjadi pusat ekonomi nasional dan kota global, maka perlu ada gubernur dan wakil gubernur yang bertanggung jawab untuk mewujudkan hal itu.

    “Jakarta ini sudah dibangun dari gubernur ke gubernur dan sayangnya, pembangunan itu tidak berkelanjutan,” ujarnya.

    Baca: Dukungan PDI Perjuangan di Pilkada 2024 tidak diperjualbelikan

    Pramono Anung berjanji semuanya akan dilanjutkan dan diperbaiki untuk pembangunan berkelanjutan.

    Pramono Anung mengungkapkan dirinya merasa terpanggil untuk memperbaiki dan membangun Jakarta setelah diusung PDI Perjuangan maju dalam Pilkada Jakarta bersama calon wakil gubernur (cawagub) Rano Karno.

    Sumber: Antaranews.com

  • Anies Baswedan Urung Maju di Pilkada Jawa Barat, Ini Alasannya

    Anies Baswedan Urung Maju di Pilkada Jawa Barat, Ini Alasannya

    7cloud.asia – Juru bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, mengungkapkan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sudah memutuskan untuk tidak maju di Pilkada Jawa Barat.

    Sahrin menyampaikan bahwa salah satu pertimbangan Anies Baswedan tidak maju adalah tidak ada permintaan khusus dari masyarakat Jawa Barat maupun aspirasi partai politik untuk mengusung dirinya.

    “Sehingga, untuk itu Anies menyampaikan terima kasih, tentunya apresiasi, kepada partai yang meminta Anies untuk maju di Jawa Barat, dan dengan berbagai macam pertimbangan tentunya Anies telah menyatakan tidak maju di Jawa Barat,” kata Sahrin di Jakarta, Kamis (29/8/2024) malam.

    Sahrin menyampaikan bahwa pihaknya belum merencanakan keberangkatan ke Kota Bandung untuk menyiapkan pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jabar pada Kamis malam.

    Baca Juga: Salip Ridwan Kamil-Suswono, Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno Jadi Pasangan Pertama yang Mendaftar ke KPUD Jakarta

    “Kami belum ada komunikasi secara teknis untuk berangkat, tidak ada komunikasi soal itu. Kami baru komunikasi soal tawaran maju di Jawa Barat,” ujarnya.

    Lebih lanjut, ia menjanjikan bahwa Anies akan memberikan pernyataan resmi di hadapan publik, terutama untuk membahas dinamika Pilkada 2024.

    “Insyaallah, mungkin pada esok hari akan ada penyampaian secara khusus dari Anies untuk kebutuhan masyarakat atau publik,” katanya.

    Sebelumnya, beredar kabar PDI Perjuangan akan mengusung Anies Baswedan berpasangan dengan Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jawa Barat Ono Surono di Pilkada Jabar.

    Baca Juga: Gegara Putusan MK, Calon PDI Perjuangan di Jawa Tengah Batal Melawan Kotak Kosong di Pilkada 2024

    Adapun Ono sempat mengatakan bahwa terbuka peluang bakal calon Gubernur Jawa Barat yang akan diusung oleh partainya bukanlah kader PDIP.

    “Jawa Barat ini merupakan wilayah besar dengan kompleksitas masalah yang besar, jumlah pemilih yang besar, sehingga bisa saja nanti calon gubernurnya bukan kader PDI Perjuangan, yang juga bisa saja nanti dipasangkan dengan kader partai lain,” kata Ono dikutip Antaranews.com

  • Hanya Ada Calon Tunggal, Pendaftaran di 43 Wilayah Diperpanjang Hingga 4 September 2024

    Hanya Ada Calon Tunggal, Pendaftaran di 43 Wilayah Diperpanjang Hingga 4 September 2024

    7cloud.asia – Komisi Pemilihan Umum atau KPU memperpanjang pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah di 43 wilayah karena hingga pendaftaran ditutup pada 29 Agustus 2024, hanya ada satu bakal pasangan calon yang mendaftar.

    Calon tunggal ini antara lain terjadi di Pilkada Papua Barat dan 42 pemilihan bupati/walikota di sejumlah wilayah.

    Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU, Idham Holik mengatakan bahwa sosialisasi perpanjangan pendaftaran oleh KPU setempat akan dilaksanakan hingga Senin, 1 September 2024.

    “Lalu tanggal 2, 3, dan 4 September adalah masa perpanjangan pendaftaran,” terangnya seperti dikutip Kompas.com pada Sabtu (31/8/2024).

    Perpanjangan pendaftaran ini sesuai dengan Pasal 135 Peraturan KPU (PKPU) Nomor 10 Tahun 2024 tentang Pencalonan Pilkada

    Pasal itu menyebutkan, jika hingga pendaftaran ditutup hanya ada calon tunggal dan masih ada partai-partai politik tersisa yang belum mengusung calon, maka pendaftaran dapat diperpanjang.

    Baca: Keputusan MK kurangi potensi calon tunggal

    Selama masa perpanjangan, partai yang sudah mengusung calon dapat mengubah haluan dan bergabung dengan partai yang belum mengusung calon.

    Ketentuan lebih lanjut mengenai hal ini telah diumumkan melalui Keputusan KPU Nomor 1229 Tahun 2024.

    Idham menegaskan, perpanjangan pendaftaran ini berlaku hanya satu kali, yakni hingga 4 September 2024.

    Jika setelah perpanjangan calon tunggal masih tidak memiliki lawan, maka calon tersebut kemungkinan besar akan menghadapi kotak kosong pada Pilkada 2024.

    Berikut daftar 43 wilayah dengan calon tunggal pada Pilkada 2024:

    Pilkada Provinsi: Papua Barat

    Baca: Kecurangan Jokowi di Pemilu 2024 berpotensi terulang di Pilkada

    Pilkada Kabupaten/Kota:

    Nangroe Aceh: 2 kabupaten, yaitu Aceh Utara dan Aceh Tamiang

    Sumatera Utara: 6 kabupaten, yaitu Tapanuli Tengah, Asahan, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Labuhanbatu Utara, dan Nias Utara

    Sumatera Barat: 1 kabupaten yakni Dharmasraya

    Jambi: 1 kabupaten yakni Batanghari

    Sumatera Selatan: 2 kabupaten yakni Ogan Ilir dan Empat Lawang

    Bengkulu: 1 kabupaten yaitu Bengkulu Utara

    Lampung: 3 kabupaten yaitu Lampung Barat, Lampung Timur, dan Tulang Bawang Barat

    Kepulauan Bangka Belitung: 2 kabupaten dan 1 kota yaitu Bangka, Bangka Selatan, dan Kota Pangkal Pinang)

    Baca: PDI Perjuangan berkoalisi di Pilkada Boyolali

    Kepulauan Riau: 1 kabupaten yaitu Bintan)

    Jawa Barat: 1 kabupaten yaitu Ciamis

    Jawa Tengah: 3 kabupaten yaitu Banyumas, Sukoharjo, dan Brebes)

    Jawa Timur: 3 kabupaten dan 2 kota yaitu Trenggalek, Ngawi, Gresik, Kota Pasuruan, dan Kota Surabaya

    Kalimantan Barat: 1 kabupaten yaitu Bengkayang

    Kalimantan Selatan: 2 kabupaten yaitu Tanah Bumbu dan Balangan

    Kalimantan Timur: 1 kota yaitu Kota Samarinda

    Kalimantan Utara: 1 kabupaten dan 1 kota yaitu Malinau dan Kota Tarakan

    Sulawesi Utara: 1 kabupaten yaitu Kepulauan Siau Tagulandang Biaro

    Sulawesi Selatan: 1 kabupaten yaitu Maros

    Sulawesi Tenggara: 1 kabupaten yaitu Muna Barat

    Gorontalo: 1 kabupaten yaitu Puhowato

    Sulawesi Barat: 1 kabupaten yaitu Pasangkayu

    Papua Barat: 2 kabupaten yaitu Manokwari dan Kaimana

  • Jeje Wiradinata, Kuda Hitam PDI Perjuangan di Pilkada Jawa Barat

    Jeje Wiradinata, Kuda Hitam PDI Perjuangan di Pilkada Jawa Barat

    7cloud.asia – Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, secara mengejutkan diusung oleh PDI Perjuangan menjadi bakal calon gubernur Jawa Barat pada Pilkada serentak 2024.

    Jeje Wiradinata akan berpasangan dengan Ronal Surapradja sebagai wakilnya. dan saat ini sedang menjalani tahapan pendaftaran menjadi peserta Pilkada Jawa Barat.

    Saat menerima audiensi dengan tim Promedia, Selasa (3/9/2024) di Pendopo Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata mengungkapkan rasa terkejutnya atas penunjukan dirinya sebagai calon gubernur.

    “Saya tidak menyangka akan ditunjuk sebagai calon gubernur. Bahkan, saya sempat berpikir Pak Ono yang akan dicalonkan,” ujarnya

    Jeje menjelaskan bahwa keputusan untuk maju sebagai calon gubernur Jawa Barat merupakan amanat partai yang harus ia jalankan.

    “Ini adalah amanat besar bagi saya, dan saya anggap sebagai jalan jihad untuk menjalankan proses demokrasi,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Jeje juga menyinggung dinamika politik menjelang pendaftaran calon gubernur yang menurutnya cukup menarik.

    “Banyak yang memprediksi pasangan Anies-Ono yang akan diusung oleh PDI Perjuangan. Namun, pada akhirnya partai memutuskan untuk mengusung saya bersama Pak Ronal,” ungkapnya.

    Dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2024-2029, Jeje-Ronald akan menghadapi 3 paslon lainnya yakni Dedi Mulyadi-Erwan, Acep Adang-Gita KDI, dan pasangan Syaikhu-Habibie.

    Jeje Wiradinata lahir di Pangandaran pada tanggal 14 Februari 1965 dan memulai kariernya di dunia politik sejak tahun 1999.

    Jeje memulai karier politiknya sebagai anggota DPRD Kabupaten Ciamis hingga 2009 dan akhirnya terpilih menjadi Wakil Bupati Ciamis pada tahun 2014-2015 sebagai pendamping dari Bupati Iing Syam Arifin.

    Setelah masa jabatan sebagai Wakil Bupati Ciamis berakhir, Jeje kembali ke tempat kelahirannya dan terpilih menjadi Bupati Pangandaran bersama Adang Hadari pada 2016.

    Jeje melanjutkan kepemimpinannya sebagai Bupati Pangandaran selama dua periode sampai saat ini, tahun 2024. Namun, pada Pilkada 2020, Jeje didampingi oleh Ujang Endin sebagai Wakil Bupati.

    Sosok Jeje Wiradinata sudah tak asing lagi bagi masyarakat Pangandaran. Selain menjadi Bupati, Jeje telah dipilih menjadi Ketua KUD (Koperasi Unit Desa) Minasari dari tahun 2014 hingga sekarang.

    Dia dikenal telah berhasil membawa perubahan kemakmuran di saat kondisi sulit koperasi tersebut.

    Selain memiliki pengalaman dalam karier politik, Jeje juga pernah bergabung ke beberapa perusahaan yakni menjadi Staff Ahli, Samudra Farmindo Luas tahun 1987-1991 dan Manager Produksi, PT. Wicakarya tahun 1991-1993.

    Terpilih menjadi cagub Provinsi Jawa Barat, bagi Jeje kemenangan bukanlah tujuannya dalam Pilkada ini, tetapi tanggungjawab dalam membangun bangsa dan patuh terhadap konstitusi.

    Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono yakin pasangan yang diusungnya dapat berhasil membawa Jawa Barat lebih baik, sebab Cagub Jeje Wiradinata selama menjabat sebagai Bupati Pangandaran, telah berhasil membangun Pangandaran dari Daerah Otonomi Baru (DOB) menjadi daerah yang kaya destinasi wisata dan sumber daya alam.

     

  • Komisi II DPR Putuskan Dilakukan Pilkada Ulang Bila Kotak Kosong Menang

    Komisi II DPR Putuskan Dilakukan Pilkada Ulang Bila Kotak Kosong Menang

    7cloud.asia – Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II DPR dengan Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu sepakat dilakukan Pilkada ulang pada 2025 bila kotak kosong menang melawan calon tunggal.

    “Daerah dengan calon tunggal tidak mendapatkan suara lebih dari 50 persen, kami menyetujui pilkada diselenggarakan kembali pada tahun berikutnya yakni 2025, sebagaimana diatur dalam Pasal 54D UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada,” kata Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024)

    Selanjutnya, RDP memutuskan Komisi II DPR akan membahas lebih lanjut bersama Kemendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP mengenai Peraturan KPU (PKPU) yang mengatur tentang penyelenggaraan pilkada dengan satu pasangan calon pada rapat kerja dan RDP yang akan datang.

    “Nanti kita lanjutkan tanggal 27 September untuk draf PKPU-nya,” kata Doli sebelum menutup RDP Komisi II tersebut.

    Sebelumnya, KPU mencatat ada 41 daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon kepala dan wakil kepala daerah atau calon tunggal pada Pilkada 2024 berdasarkan data per Rabu (4/9/2024) pukul 23.59 WIB.

    Baca: KPU catat ada 41 daerah dengan calon tunggal di Pilkada 2024

    Adapun 41 daerah itu terdiri atas satu provinsi, 35 kabupaten dan lima kota. Berikut wilayah dengan calon tunggal dalam Pilkada 2024:

    Provinsi: ​​​​Papua Barat

    Kabupaten/kota, menurut wilayah provinsinya:
    Aceh: Aceh Utara, Aceh Taming

    Sumatera Utara: Tapanuli Tengah, Asahan, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Labuhanbatu Utara, Nias Utara

    Sumatera Barat: Dharmasraya

    Jambi: Batanghari

    Sumatera Selatan: Ogan Ilir, Empat Lawang

    Baca: Pendaftaran di 43 daerah diperpanjang karena hanya ada calon tunggal

    Bengkulu: Bengkulu Utara

    Lampung: Lampung Barat, Lampung Timur, Tulang Bawang Barat

    Kepulauan Bangka Belitung: Bangka, Bangka Selatan, Kota Pangkal Pinang

    Kepulauan Riau: Bintan

    Jawa Barat: Ciamis

    Jawa Tengah: Banyumas, Sukoharjo, Brebes

    Baca: Keputusan MK kurangi potensi calon tunggal di Pilkada 2024 

    Jawa Timur: Trenggalek, Ngawi, Gresik, Kota Pasuruan, Kota Surabaya

    Kalimantan Barat: Bengkayang

    Kalimantan Selatan: Tanah Bumbu, Balangan

    Kalimantan Timur: Kota Samarinda

    Kalimantan Utara: Malinau, Kota Tarakan

    Sulawesi Selatan: Maros

    Sulawesi Tenggara: Muna Barat

    Sulawesi Barat: Pasangkayu

    Papua Barat: Manokwari, Kaimana

  • Ratusan Pengacara Deklarasikan Dukungan untuk Pasangan Andika dan Hendi

    Ratusan Pengacara Deklarasikan Dukungan untuk Pasangan Andika dan Hendi

    7cloud.asia – Ratusan pengacara di Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (21/9/2024) menyatakan siap melawan kecurangan dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Jawa Tengah.

    Dalam kesempatan itu mereka juga mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi atau Andika dan Hendi di Pilgub Jateng, serta pasangan Agustina-Iswar di Pilwalkot Semarang.

    Deklarasi untuk pasangan Andika dan Hendi ini berlangsung di Plampitan, Semarang dan dinisiasi oleh Rahmulyo Adi Wibowo yang dikenal sebagai pengacara senior di Semarang.

    Secara keseluruhan para pengacara ini terdiri atas Tim Hukum Perkasa (Andika dan Hendi) 300 pengacara dan Tim Hukum Jaguar (Agustina – Iswar) sebanyak 104 pengacara.

    Total sebanyak 404 pengacara yang masuk dalam tim hukum ini dikomandoi oleh pengacara senior, John Richard.

    Baca: Pilkada Boyolali, PDI Perjuangan berkoalisi dengan PKS hadang orang dekat Jokowi

    “Tim ini layak mendapatkan prestasi dari Leprid sebagai tim pengacara terbanyak yang mendampingi calon Kepala Daerah,” ujar Rahmulyo saat menyampaikan sambutannya.

    Banyaknya pengacara yang mendukung dan memberi bantuan hukum kepada pasangan Andika dan Hendi ini membuat Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) memberikan apresiasinya.

    Paulus Pangkah, selaku Ketua Umum Leprid mengungkapkan apresiasinya kepada para pengacara yang sudah turt berjuang untuk mengembalikan hukum sebagai panglima.

    “Selama 10 tahun ini hukum berjalan bukan sebagai panglima, tapi John Richard mengembalikan hukum sebagai panglima dengab mengerahkan 404 pengacara sebagai tim hukum dalam perhelatan Pilkada kali ini,” tuturnya.

    Baca: Jeje Wiradinata kuda hitam PDI Perjuangan di Pilkada Jawa Barat

    Penghargaan Leprid sendiri diberikan langsung oleh Paulus Pangkah kepada Hendi (Hendrar Prihadi) selaku calon wakil Gubernur Jateng dan John Richard selaku koordinator Tim Advokat Perkasa.

    John Richard mengatakan, ketika dia diminta Rahmulyo untuk mengumpulkan pengacara ia langsung menyanggupi, karena ia tidak ingin hukum kembali dipermainkan di Pilkada 2024 ini.

    John Richard menambahkan, apa yang dilakukannya ini membuktikan bahwa di Jawa Tengah tidak ada pembedaan pengacara yang tergabung dalam berbagai organisasi profesi.

    Di akhir, Hendi menyampaikan bahwa ratusan pengacara yang berjuang mengawal demokrasi di Jawa Tengah dan mendeklarasikan dukungan untuk Andika-Hendi dan Agustina-Iswar adalah pengacara yang solid dan kuat.

  • Hasil Undian Nomor Urut Pasangan Cagub-Cawagub di Pilkada DKI Jakarta 2024.

    Hasil Undian Nomor Urut Pasangan Cagub-Cawagub di Pilkada DKI Jakarta 2024.

    7cloud.asia – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta kemarin melakukan undian nomor urut pasangan cagub.cawagub di Pilkada 2024.

    Hasilnya, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapat nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana nomor urut 2, dan Pramono Anung-Rano Karno nomor urut 3 pada Pilkada DKI Jakarta.

    “Dengan demikian, menetapkan nomor urut pasangan calon gubernur-wakil gubernur untuk Pikada 2024 adalah sebagai berikut, nomor urut satu untuk pasangan calon Ridwan Kamil-Suswono, nomor urut dua untuk pasangan calon Dharma Pongrekun-Kun Wardana, dan nomor urut tiga untuk pasangan calon Pramono-Rano,” kata Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata di Kantor KPU DKI Jakarta, Senin.

    Nomor urut tersebut akan dipakai masing-masing pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta selama kampanye hingga hari pemungutan suara pada 27 November 2024.

    Acara pengundian nomor urut ini dipimpin Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata yang didampingi anggota KPU DKI Jakarta lainnya. Dalam acara ini, hadir ketiga paslon didampingi para ketua umum dan elite parpol pengusung dan pendukung.

    Sebelumnya, KPU DKI Jakarta telah menyatakan ketiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta memenuhi syarat administratif untuk maju di Pilkada 2024 yang digelar 27 November 2024.

    KPU DKI Jakarta juga resmi menetapkan tiga paslon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada Minggu (22/9/2024).

    Ketiga paslon tersebut adalah Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel), Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen.

    Adapun pasangan Ridwan Kamil-Suswono diusung oleh koalisi besar yang berisikan Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Garuda, Partai Gelora, Partai Perindo, dan PPP.

    Sementara pasangan Pramono-Rano Karno diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Hanura. Kemudian pasangan Dharma-Kun merupakan satu-satunya pasangan yang maju dari jalur independen di Pilkada Jakarta.

    Berikut jadwal tahapan Pilkada 2024:
    27 Februari-16 November 2024: Pemberitahuan dan pendaftaran pemantau pemilihan;

    24 April-31 Mei 2024: Penyerahan daftar penduduk potensial pemilih;

    5 Mei-19 Agustus 2024: Pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan;

    31 Mei-23 September 2024: Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih;

    24-26 Agustus 2024: Pengumuman pendaftaran pasangan calon;

    27-29 Agustus 2024: Pendaftaran pasangan calon;

    27 Agustus-21 September 2024: Penelitian persyaratan calon;

    22 September 2024: Penetapan pasangan calon;

    25 September-23 November 2024: Pelaksanaan kampanye;

    27 November 2024: Pelaksanaan pemungutan suara;

    27 November-16 Desember 2024: penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara.

  • Pasangan Fauzi Fallas dan Ahmad Ridwan Usung Tiga Program Unggulan untuk Membangun Kabupaten Batang

    7cloud.asia – Pasangan Cabup/Cawabup Batang, Fauzi Fallas dan Ahmad Ridwan mengusung visi Batang Gemilang, Maju, dan Sejahtera dalam kampanye Pilkada 2024.

    Hal itu diungkapkan Fauzi saat audiensi antara pasangan Fauzi Fallas dan Ahmad Ridwan dengan PT Promedia Teknologi Indonesia yang digelar pada Kamis (26/9/2024), di Kota Batang, Jawa Tengah.

    Fauzi Fallas yang merupakan Ketua DPC PKB Batang ini menyampaikan keyakinan dan harapan besar terhadap perubahan yang bisa terjadi di Kabupaten Batang lewat kepemimpinan Fallas dan Ridwan.

    “Kami berdua, Fauzi Fallas dan Ahmad Ridwan, bertekad untuk membuat perubahan besar di Kabupaten Batang. Kami mengusung konsep Batang yang gemilang, maju, dan sejahtera,” jelas Fallas.

    Fauzi Fallas dan Ahmad Ridwan telah merumuskan tiga program unggulan yang akan menjadi prioritas jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Batang.

    1. Program Desa Terhubung
    Program Desa Terhubung bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur jalan di pedesaan. Saat ini, banyak jalan desa di Kabupaten Batang yang masih belum memadai, bahkan sebagian dalam kondisi rusak parah.

    Melalui program ini, Fallas-Ridwan ingin memastikan bahwa jalan-jalan tersebut bisa diperbaiki agar distribusi hasil pertanian, perikanan, serta produk UMKM bisa lebih lancar dan efisien.

    “Kami ingin memperbaiki akses jalan di desa-desa, agar hasil bumi dari petani dan nelayan, serta produk UMKM bisa lebih mudah didistribusikan. Ini akan mendongkrak perekonomian masyarakat di desa,” terang Fallas.

    Baca: Ratusan pengacara deklarasikan dukungan untuk pasangan Andika-Hendi

    2. Program Batang Menyala
    Program kedua adalah Batang Menyala, yang berfokus pada peningkatan pencahayaan di jalan-jalan penghubung desa serta area terpencil.

    Kurangnya penerangan jalan di Batang juga menjadi perhatian utama pasangan Fallas-Ridwan, terutama dalam hal keselamatan dan keamanan masyarakat.

    Program ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap sudut Batang mendapat pencahayaan yang memadai, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan aman, terutama di malam hari.

    “Kami ingin Batang menjadi lebih terang, secara harfiah dan kiasan. Program ini akan meningkatkan pencahayaan di jalan-jalan yang minim penerangan, untuk meningkatkan rasa aman dan kenyamanan masyarakat,” ujar Ridwan.

    3. Program Rumah Layak Huni untuk Semua
    Program Rumah Layak Huni untuk Semua bertujuan untuk merenovasi atau memperbaiki rumah-rumah yang tidak layak huni.

    Program ini menjadi bentuk keberpihakan pasangan ini terhadap masyarakat miskin yang masih tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

    “Kami paham, masih banyak saudara-saudara kita di Batang yang tinggal di rumah tidak layak huni. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa semua warga Batang memiliki tempat tinggal yang layak dan aman,” ujar Fallas.

    Di Pilkada 2024, pasangan Fauzi Fallas dan Ahmad Ridwan mendapat dukungan besar dari tujuh partai politik, yakni PKB, PDIP, Demokrat, Hanura, NasDem, PAN, dan Partai Gelora.

    Baca: PDI Perjuangan dan PKS berkoalisi hadang calon yang didukung Jokowi

    Dukungan ini menjadi modal besar bagi pasangan nomor urut satu ini untuk membawa perubahan nyata di Kabupaten Batang.

    “Ini bukan hanya tentang Fallas dan Ridwan, tapi tentang perubahan yang diinginkan oleh masyarakat Batang. Dengan dukungan dari tujuh partai ini, kami yakin bisa membawa Batang ke arah yang lebih baik,” ujar Fallas.

    Namun, Fallas mengakui tantangan yang dihadapinya cukup besar. Dibandingkan daerah tetangganya seperti Pekalongan dan Kendal, Kabupaten Batang, masih tertinggal dalam berbagai aspek pembangunan.

    Hal ini menjadi salah satu pendorong utama bagi Fallas dan Ridwan untuk berjuang keras dalam memajukan daerah mereka.

    “Kabupaten Batang, dibandingkan dengan daerah-daerah tetangga seperti Pekalongan dan Kendal, sangat tertinggal. Untuk memajukan Batang, kita butuh peran semua pihak, termasuk media,” tegasnya.

    Mendengar kisah inspiratif Fauzi Fallas, CEO PT Promedia Teknologi Indonesia, Agus Sulistriyono, menyatakan bahwa Promedia yang saat ini menaungi 1000 media siap mendukung pasangan Fallas-Ridwan dalam mewujudkan visi mereka untuk Batang.

    Agus menambahkan, silaturahmi ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow Promedia di Jawa Tengah. Batang adalah titik pertama roadshow Promedia di Jawa Tengah.

    Dalam pertemuan tersebut, Agus Sulistriyono, didampingi General Manager Marketing, Bimo Aditya.