Tag: kesehatan

  • Kiat Tetap Sehat Saat Cuaca Panas

    Kiat Tetap Sehat Saat Cuaca Panas

    7cloud.asia – Deputi Meteorologi BMKG Guswanto memastikan fenomena udara panas yang melanda Indonesia beberapa hari terakhir bukan merupakan gelombang panas (heatwave) melainkan cuaca panas.

    Cuaca panas ini diperkirakan bakal berlangsung hingga bulan Agustus atau September akibat dari adanya gerak semu matahari.

    Guswanto menyebut cuaca panas ini merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun, sehingga potensi suhu panas seperti ini juga dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya.

    Menanggapi cuaca panas ini, praktisi Kesehatan Masyarakat Ngabila Salama membagikan sejumlah kiat yang dapat diterapkan guna terhindar dari dehidrasi hingga heat stroke (serangan panas) saat cuaca panas.

    Dia menyebut, suhu panas di awal musim kemarau diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terjadi sampai dengan bulan Agustus 2024 di seluruh Indonesia dengan beberapa lokasi bersuhu lebih dari 36 derajat celsius.

    Baca Juga: Kiat Agar Tetap Bugar Saat Cuaca Panas: Kurangi Konsumsi Kopi

    Ngabila menuturkan cuaca panas dapat membawa banyak dampak buruk pada kesehatan masyarakat. Salah satunya adalah mengalami dehidrasi, serangan panas, lemas, hilang fokus dan rusaknya permukaan kulit.

    ”Jadi, mohon hindari dehidrasi, heat exhaustion sampai penyebab terjadinya kematian,” kata Ngabila dilansir Antaranews.com Sabtu (4/5/2024).

    Guna menghindari seluruh dampak buruk tersebut, masyarakat dapat mulai mencoba Gerakan Minum Air Putih Tanpa Menunggu Haus (Gerus).

    Upayakan untuk meminum tiga sampai empat liter air atau setara dengan 12 sampai 16 gelas per hari.

    Hal ini dapat diterapkan dengan meminum satu gelas air sebelum dan sesudah sholat, satu sampai dua gelas air sesudah makan.

    Baca Juga: Penjelasan Mengapa Indonesia Terhindar dari Fenomena Gelombang Panas yang Melanda Asia

    Selain itu Ngabila juga menyarankan untuk mengurangi meminum teh dan kopi karena akan membuat tubuh lebih mudah buang air kecil dan terdehidrasi.

    “Apalagi kalau ditambah gula, akan lebih berbahaya,” kata dia.

    Bagi masyarakat yang mengalami gejala berupa lemas dan banyak berkeringat, disarankan meminum oralit yang sesuai dengan rekomendasi dokter atau tenaga medis yang menangani pasien.

    Bila merasa bosan mengonsumsi air putih, opsi lain yang ditawarkan adalah banyak memakan sayur dan buah yang kaya akan air seperti semangka, melon, pir atau apel.

    Di samping dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh, buah dan sayur juga memenuhi nutrisi dan vitamin tiap individu.

    Baca Juga: Sebagian Wilayah Hujan, Titik Panas di Kalimantan Timur Justru Bertambah

    Sementara terkait dengan kesehatan kulit, Ngabila menyarankan agar masyarakat segera menyemprotkan wajah dengan air bersih jika kulit kering atau berubah warna jadi kemerahan.

    Menurutnya, sangat penting untuk siap sedia alat pelindung diri di dalam tas apabila mengikuti aktivitas di luar ruangan.

    Misalnya payung, topi berdaun lebar, kacamata hitam, pelembap kulit, tabir surya (sunscreen) dan masker medis untuk menjaga kelembapan aliran napas.

    “Jangan lupa pakailah baju berwarna cerah untuk memantulkan cahaya, alas kaki untuk mencegah luka atau melepuh dan bawa terus air minum, minum minimal 200 cc per jam,” kata Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Tamansari itu.

    Terakhir, untuk mencegah kematian akibat cuaca panas, Ngabila merekomendasikan masyarakat untuk menghindari berada di luar ruangan dan sinar matahari.

    “Segera pergi menemui dokter apabila suhu tubuh sudah berada di atas batas normal atau 37,5 derajat celcius, tekanan darah naik, denyut nadi di atas normal bahkan pingsan,“pungkasnya.

    Sumber:Antaranews.com

  • Suka Mengabaikan Rasa Haus? Siap-siap dengan Risiko Kesehatan Ini

    Suka Mengabaikan Rasa Haus? Siap-siap dengan Risiko Kesehatan Ini

    7cloud.asia – Ada sejumlah tanda dehidrasi yang perlu diperhatikan, yang paling sederhana adalah rasa haus serta frekuensi dan jumlah urine.

    Dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit (RS) Sardjito, Metalia Puspitasari mengatakan, rasa haus timbul dari dehidrasi merupakan sinyal dari tubuh mengalami kekurangan cairan.

    Berbicara dalam diskusi “Panas Menyengat! Banyakin Minum Biar Ginjal Tetap Sehat” Selasa (7/5/2024), Metalia mengingatkan untuk tidak pernah menyepelekan rasa haus.

    “Rasa haus itu yang sebaiknya jangan disepelekan, karena kalau misalnya rasa haus itu kemudian tidak diimbangi dengan minum yang cukup, maka akan terjadi ketidakseimbangan di dalam tubuh yang kemudian bisa semakin parah,” ujarnya.

    Baca: Kiat tetap sehat saat cuaca panas

    Dia menjelaskan tanda-tanda dehidrasi atau kekurangan cairan yang paling sederhana adalah dari jumlah serta frekuensi mengeluarkan urine.

    Menurutnya, secara umum berkemih dilakukan kurang lebih setengah jam setelah minum.

    Jika interval berkemih labih lama dari waktu ini, maka bisa jadi tubuh kekurangan asupan air

    Metalia menjelaskan, secara umum kita bisa menggunakan patokan jumlah minum 24 jam itu sekitar 30 cc per kilogram berat badan.

    “Jadi misalnya berat badannya sekitar 50 kilo, maka kita bisa pakai patokan sekitar 30 cc dikali 50 kilo, jadi sekitar 1.500 cc per 24 jam gitu,” katanya.

    Baca: Indonesia terhindar dari fenomena gelombang panas di Asia

    Tanda kedua, ujarnya, adalah warna urine. Ketika tubuh kekurangan cairan, warna urine akan menjadi lebih pekat kuningnya.

    “Sedangkan kalau misalnya hidrasinya bagus, maka kemudian warnanya bisa bening gitu ya warnanya,” kata Metalia.

    Apabila dehidrasi mencapai tingkat berat, ujarnya, hal tersebut dapat menyebabkan gangguan hemodinamika. Contohnya peningkatan denyut nadi dan tensi yang turun.

    Selain itu, kata dia, dehidrasi dapat menyebabkan air mata tidak dapat keluar.

    Baca: Kurangi konsumsi kafein saat menghadapi cuaca panas

    Pada anak-anak, lanjutnya, dehidrasi berat dapat menyebabkan turgor kulit atau elastisitas kulit yang berkurang.

    Ketika kulit ditarik, kata dia, maka kulit akan butuh waktu lebih lama kembali ke bentuk aslinya.

    Dia menjelaskan risiko yang dapat terjadi apabila dehidrasi adalah gangguan pada keseimbangan cairan serta elektrolit dalam tubuh, yang menyebabkan natrium menjadi rendah serta penurunan kesadaran.

    “Ini juga ada risiko kemudian bisa muncul adanya batu ginjal,” katanya.

  • Dampak Positif Pengembangan Energi Terbarukan Bagi Kesehatan Masyarakat

    Dampak Positif Pengembangan Energi Terbarukan Bagi Kesehatan Masyarakat

     

    7cloud.asia – Pengembangan energi terbarukan telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

    Pada tahun 2022, masyarakat dunia menghasilkan lebih dari 8.000 terawatt jam energi terbarukan.

    Angka ini menunjukkan peningkatan energi terbarukan hingga 198 persen sejak tahun 2000 dan sebagian besar disebabkan oleh perbaikan infrastruktur energi terbarukan, yakni penggunaan dan efisiensi tenaga angin dan surya.

    Inisiatif untuk meningkatkan efisiensi energi dan beralih ke energi terbarukan bukan hanya baik untuk lingkungan tapi juga mempunyai fungsi sosial yang penting.

    Jika dimanfaatkan dengan benar, energi terbarukan akan meningkatkan ketahanan jaringan listrik dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

    Inisiatif energi terbarukan di masa depan akan menciptakan jutaan lapangan kerja baru tanpa mengganggu kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

    Ini merupakan kuncinya, karena banyak bentuk ekstraksi energi tradisional yang dapat merugikan ekosistem lokal sekaligus merusak kesehatan jangka panjang.

    Baca Juga: Energi Terbarukan Gencar Dikampanyekan, Ini Dampak Sosialnya

    Selama ini masyarakat di seluruh dunia bergantung pada ekstraksi energi untuk mendapatkan penghasilan.

    Namun, pekerjaan seperti pertambangan batu bara dan pengeboran minyak diketahui berdampak buruk bagi kesehatan dan kesejahteraan pekerja dan masyarakat lokal.

    Di mana, masyarakat yang tinggal di dekat kilang minyak dan penambangan batu bara melaporkan masalah pernapasan.

    Sehingga penggunaan energi terbarukan yang ramah lingkungan, seperti tenaga surya dan angin diharapkan bisa memberikan solusi.

    Energi terbarukan tidak akan mempengaruhi kesehatan masyarakat setempat. Pun demikian dengan orang-orang yang bekerja di bidang turbin angin dan panel surya, mereka tidak mempertaruhkan kesejahteraan mereka dalam jangka panjang.

    Baca Juga: Simak Daftar Lapangan Kerja yang Tercipta dari Pengembangan Energi Terbarukan

    Mereka juga tidak terpapar bahan kimia berbahaya yang umum dikaitkan dengan mereka yang bekerja di anjungan minyak.

    Meskipun demikian, ada beberapa risiko pekerjaan yang terkait dengan energi terbarukan. Misalnya, mereka yang bekerja dengan biofuel harus dilindungi dengan baik terhadap etanol dan alkohol.

    Paparan bahan kimia turbin angin harus diantisipasi selama proses penggosokan dan pengamplasan. Menghirup bahan halus dapat menyebabkan masalah pernafasan dan penyakit.

    Namun secara seimbang, produksi energi ramah lingkungan mempunyai dampak minimal terhadap kesejahteraan pekerja dan tidak mengganggu kesehatan masyarakat setempat secara keseluruhan.

    Bahkan, masyarakat yang tinggal di dekat pembangkit listrik tenaga surya dan turbin angin bahkan mungkin mengalami peningkatan dalam hal kesehatan.

    Hal ini merupakan kabar baik bagi negara-negara berkembang yang ingin mengembangkan energi terbarukan.

     

     

    Artikel ini telah terbit di earth.org, Penulis: Charlie Fletcher, penulis freelance yang aktif dalam berbagai aktifitas sosial

  • Minimalisme: 5 Investasi yang Tidak Akan Membuat Rugi (1)

    Minimalisme: 5 Investasi yang Tidak Akan Membuat Rugi (1)

    7cloud.asia – Setiap hari, kita membuat pilihan. Dan meskipun rutinitas dan kekacauan dapat mengaburkan fakta tersebut, kita tetap dapat memilih apakah kita akan merasakan atau mengabaikan apa yang menarik perhatian kita.

    Pilihan-pilihan ini, apakah itu dibuat secara sengaja atau tidak, baik kecil atau besar, selalu menentukan arah hidup kita.

    Annie Dillard berkata seperti ini, “Cara kita menghabiskan hari-hari kita, tentu saja, adalah cara kita menghabiskan hidup kita .”

    Tidak ada seorang pun yang bisa meramalkan masa depan—hal ini memang benar adanya. Hidup bisa berubah dalam sekejap mata.

    Baca Juga: Minimalisme: Menerapkan Gaya Hidup Minimalis di Kehidupan Profesional

    Namun, apa pun masa depan yang akan terjadi, ada hal-hal yang bisa kita lakukan di hari ini yang akan membuat kita berterima kasih pada diri kita di masa depan.

    Dan, apapun yang akan terjadi dalam hidup kita di masa yang akan datang, kita tidak akan menyesal jika menginvestasi pada kesehatan.

    Tubuh dan pikiran kita adalah instrumen yang kita gunakan untuk menjalani hidup dan membuat perbedaan dalam hidup kita atau bahkan di lingkungan kita.

    Jadi, memprioritaskan kesehatan adalah salah satu investasi paling besar yang dapat kita lakukan untuk diri kita sendiri.

    Baca Juga: Minimalisme: 5 Hal yang Jika Kita Lakukan Hari Ini Tak Akan Membuat Kita Menyesal di Masa Depan

    Sayangnya, banyak dari kita yang enggan atau bahkan mengabaikan investasi untuk kesehatan ini.

    Baik itu berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, atau sekadar memilih tidur pada waktu yang tepat, setiap pilihan sehat berkontribusi untuk membuat kita lebih kuat hari ini dan esok.

    Dengan menginvestasikan pada kesehatan, di masa depan kita dapat melihat ke belakang atau ke hari ini dan bersyukur atas kesengajaan yang telah kita lakukan dalam menjaga diri sendiri.

    Apa pun yang terjadi di masa depan, yakini bahwa Anda tidak akan pernah merasa rugi telah melakukannya.

    Sumber:becomingminimalist

  • Berdampak pada Kesehatan Warga Palu-Donggala, Tambang Batu dan Pasir untuk Pembangunan IKN Diprotes

    Berdampak pada Kesehatan Warga Palu-Donggala, Tambang Batu dan Pasir untuk Pembangunan IKN Diprotes

    7cloud.asia – Warga Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, pada Selasa (21/5/2024), menggelar aksi memprotes penambangan batu di wilayahnya yang dilakukan tanpa mengindahkan dampak lingkungan.

    Di tengah kepungan debu tebal dan lalu lalang truk-truk besar pengangkut batu dan pasir, sejumlah warga Palu-Donggala gelar Aksi Pembagian Masker di sekitar Sungai Nggolo, Kelurahan Buluri, Kota Palu,

    Dalam aksi ini, warga Palu-Donggala didampingi aktivis organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Koalisi Petisi Palu-Donggala.

    Aksi itu sekaligus bentuk protes terhadap dampak aktivitas tambang batu dan pasir di wilayah itu. Hasil tambang itu dikirimkan untuk pembangunan Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

    Arman Seli, Wakil Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Pembagian Masker sekaligus warga Kelurahan Buluri, mengatakan bahwa persoalan debu hitam akibat tambang itu sudah cukup lama menjadi keluhan warga setempat.

    Baca: Pembangunan IKN mengancam keanekaragaman hayati Kalimantan

    Arman menambahkan, karena sudah lama dan dampak negatif debu tambang sudah terlihat ke kesehatan warga, terutama bayi dan lansia, maka warga mulai gerak dan bersuara.

    “Saya juga membuat petisi online untuk mendesak pemerintah setempat menertibkan perusahaan galian C di Palu dan Donggala yang melanggar aturan lingkungan hidup,” kata Arman dalam keterangan tertulis yang diterima 7cloud.asia.

    Petisi yang dapat diakses di www.change.org/petisipaludonggala itu, kata Arman, juga merupakan suara sebagian besar warga yang berada di sekitar pertambangan.

    Selanjutnya petisi itu juga didukung oleh sejumlah organisasi masyarakat sipil dan individu-individu yang terpanggil.

    Arman mengaku merasa terbantu dengan dukungan yang diberikan sejumlah organisasi lingkungan.

    Baca: Pembangunan IKN dinilai mengabaikan hak masyarakat adat 

    Jatam Sulteng, Walhi Sulteng, YTM, KOMIU,Himasos, Ekonesia, SP Palu, WeSpeakUp.org, Senat Mahasiswa UIN, Datokarama Palu, dan masih banyak lainnya memang mengadvokasi warga.

    Untuk aksi awal, kami sepakat untuk memulai aksi dengan membagikan masker dan membentangkan poster protes di jalan-jalan yang dilewati truk-truk pengangkut batu dan pasir,” ungkap Arman.

    Saat ini, berdasarkan data dari Puskesmas Anuntodea Tipo sejak tahun 2023-2034, ada lebih dari 700 orang menderita penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

    Dengan banyaknya warga lingkar tambang yang menderita ISPA, Arman meminta pemerintah, dalam hal ini Gubernur Sulawesi Tengah dan Walikota Palu memberi perhatian serius dan mengambil langkah-langkah konkret.

    ”Misalnya dengan menyediakan klinik kesehatan gratis dan memberi sanksi kepada perusahaan tambang yang tidak tertib dalam pengelolaan sumber daya alam,” lanjut Arman.

    Baca: Penegakan HAM di IKN dipertanyakan 

    Arman berharap ke depannya, selain mengatasi masalah debu, pemerintah juga harus memastikan mata air di sekitar tambang galian C tetap terjaga dengan baik.

    Apalagi saat ini sedang berlangsung Water World Forum 2024 di Bali, yang digelar untuk mencari solusi atasi krisis air dan melindungi sumber mata air dari kegiatan yang merusak.

    Sementara itu, Fitri S. Pairunan, Ketua Solidaritas Perempuan (SP) Palu mengatakan, pembangunan IKN yang menjadikan Sulawesi Tengah sebagai salah satu daerah penyangga untuk kebutuhan material, adalah pembangunan berwatak patriarki.

    Karena pembangunan ini juga mengeksploitasi sumber- sumber kehidupan perempuan di Buluri.

    Tambang Galian C di Sulteng ini, ujarnya, sudah mengorbankan kepentingan hidup perempuan dan menghancurkan kearifan, tradisi dan budaya perempuan.

    Baca: Sengkarut masyarakat adat di IKN

    Aktivitas perusahaan juga menghilangkan sumber ekonomi perempuan yang sebagai pemecah batu.

    “Kini aktivitas tersebut telah dirampas oleh teknologi-teknologi dan sistem dari perusahaan yang meminggirkan perempuan,” terang Fitri.

    Dalam situasi lainnya, sambung Fitri, aktivitas pertambangan sangat berdampak pada kesehatan perempuan, anak, balita dan lansia yang harus menghirup debu setiap harinya.

    Aktivitas penambangan juga mengancam kesehatan reproduksi perempuan, karena mencemari sumber air bersih yang menjadi tumpuan masyarakat.

    “Hal yang tidak terlihat adalah pengabaian nilai pengetahuan dan pengalaman serta posisi perempuan dalam mengolah dan menjaga alamnya melalui berbagai tradisi upacara-upacara adat, termasuk peran dalam pengelolaan pangan dan pengetahuan pengobatan,” tandas Fitri.

    Baca: Proyek Strategis Nasional jadi ajang korupsi

     

  • Mangga Bagus untuk Kesehatan, Tapi Berlebihan Mengonsumsi Mangga Juga Ada Bahayanya

    Mangga Bagus untuk Kesehatan, Tapi Berlebihan Mengonsumsi Mangga Juga Ada Bahayanya

    7cloud.asia – Mangga mengandung antioksidan, vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk kesehatan, karena itu baik untuk dikonsumsi.

    Namun, berlebihan mengonsumsi mangga berlebihan bisa meningkatkan kadar gula darah dan menghambat upaya menurunkan berat badan.

    Mengonsumsi mangga secara bijak baik untuk kesehatan karena mangga mengandung vitamin C dan carotenoid yang bisa membantu melindungi kulit.

    Mangga juga kaya vitamin A yang penting untuk kesehatan mata, potasium yang membantu mengendalikan tekanan darah.

    Selain itu, kandungan asam amino triptofan pada mangga dapat membantu memperbaiki suasana hati.

    Baca: Manfaat daun kelor untuk kesehatan

    Kendati demikian, ahli gizi Juhi Kapoor menekankan pentingnya mengonsumsi mangga dalam porsi yang wajar guna menghindari munculnya masalah kesehatan.

    Sebagaimana dikutip oleh Hindustan Times pada Rabu (23/5/2024), ia menyarankan konsumsi sekitar separuh buah mangga besar atau sekitar 150 gram dalam sehari.

    “Porsi ini akan menyediakan sekitar 125-150 kalori, sehingga Anda dapat menikmati kelezatan buahnya dengan tetap menjaga asupan kalori seimbang,” katanya.

    Kapoor mengemukakan pentingnya mempertimbangkan ukuran mangga sebelum memakannya.

    Baca: Manfaat air kelapa untuk kesehatan

    Dia mencontohkan buah mangga berukuran besar beratnya 300 sampai 350 gram dan bisa mengandung 250 sampai 300 gram kalori.

    “Jika rata-rata orang dewasa membutuhkan sekitar 2.000 kalori per hari, satu buah mangga berukuran besar akan menyumbang sekitar 15 persen dari total kebutuhan kalori harian mereka,” katanya.

    Ahli gizi Lovneet Batra merekomendasikan konsumsi setengah hingga satu buah mangga sehari untuk mencegah lonjakan kadar gula.

    Menurut dia, satu mangga berukuran sedang mengandung sekitar 50 gram karbohidrat, sehingga aman untuk mengonsumsi separuh buah dalam sehari.

    Baca: Sederet manfaat temulawak untuk kesehatan

    Dia mengatakan bahwa buah tinggi karbohidrat ini sebaiknya dikonsumsi bersama sumber serat dan lemak sehat.

    “Anda bisa menikmati secangkir air lemon beserta biji chia serta rendaman almond dan walnut sebelum makan mangga. Ini akan mengurangi lonjakan gula setelah mengonsumsi buah tersebut,” katanya.

    Batra mengatakan, pengaturan waktu mengonsumsi mangga juga penting. Menurut dia, sebaiknya mangga dikonsumsi sebelum melakukan aktivitas fisik.

    “Pastikan Anda mengonsumsinya sebelum beraktivitas dan setelah mengonsumsi serat dan lemak. Pastikan juga Anda mengonsumsi mangga dalam bentuk utuh dan bukan dalam bentuk jus cair,” katanya.

    Sumber: Antaranews.com

  • Tujuh Perubahan Positif pada Kesehatan Setelah Berhenti Merokok

    Tujuh Perubahan Positif pada Kesehatan Setelah Berhenti Merokok

    7cloud.asia – Buat Anda para perokok, tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok. Sedangkan bagi Anda yang bukan perokok, disarankan untuk tidak pernah mencoba merokok.

    Mengapa? Karena merokok akan meningkatkan kondisi kesehatan Anda secara drastis.

    Sebaliknya, merokok berpengaruh buruk pada kesehatan, Merokok antara lain dapat merusak jantung dan pembuluh darah, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

    Merokok juga meningkatkan risiko jenis kanker tertentu, di mana kanker paru-paru merupakan penyebab utama kematian akibat kanker pada manusia.

    Sehingga mengurangi atau bahkan berhenti merokok kemungkinan akan turut mengurangi risiko kesehatan dan terpapar beberapa penyakit termasuk serangan jantung.

    Konsultan Pulmonologi Intervensi dan Pengobatan Tidur Yashoda Hospitals Hyderabad Viswesvaran Balasubramanian, menyebut ada tujuh perubahan positif pada tubuh setelah berhenti merokok.

    Baca Juga: Warning untuk Pemerintah: Biaya Kesehatan Akibat Rokok Capai Rp17 – 27 Triliun Setahun

    Berikut tujuh perubahan positif bagi kesehatan setelah berhenti merokok seperti dilansir Hindustan Times, Kamis (20/5/2024):

    1. Peningkatan sirkulasi
    Dalam 20 menit setelah berhenti merokok, tekanan darah dan detak jantung Anda turun, dan dalam waktu 12 jam, kadar karbon monoksida dalam darah kembali normal.

    Ini berarti sirkulasi meningkat, memberikan lebih banyak oksigen ke organ dan jaringan, yang dapat meningkatkan tingkat energi dan vitalitas secara keseluruhan.

    2. Fungsi paru-paru yang lebih baik
    Dalam beberapa minggu setelah berhenti merokok, fungsi paru-paru akan mulai membaik.

    Struktur kecil seperti rambut di paru-paru yang disebut silia mulai kembali berfungsi normal, membersihkan lendir dan kotoran dengan lebih efisien. Hal ini menyebabkan berkurangnya batuk dan sesak napas.

    3. Mengurangi risiko penyakit jantung
    Merokok merusak jantung dan pembuluh darah, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

    Ketika Anda berhenti merokok, risiko serangan jantung mulai menurun hanya dalam waktu 24 jam. Seiring waktu, risiko terus menurun, mendekati risiko bukan perokok.

    Baca Juga: PB IDI: Waspadai Penggunaan Zat Aditif pada Rokok

    4. Meningkatkan indera perasa dan penciuman
    Merokok menumpulkan indra perasa dan penciuman. Dalam beberapa hari setelah berhenti merokok, Anda mungkin memperhatikan bahwa makanan terasa lebih enak dan baunya lebih jelas.

    Hal ini dapat meningkatkan kenikmatan makanan dan berkontribusi pada pola makan yang lebih sehat.

    5. Kulit lebih sehat
    Merokok mempercepat penuaan kulit dan dapat menyebabkan kerutan dini dan kulit kusam. Ketika Anda berhenti, kulit mulai memperbaiki dirinya sendiri.

    Peningkatan sirkulasi berarti lebih banyak oksigen dan nutrisi mencapai kulit, sehingga membuat kulit tampak lebih sehat dan awet muda.

    6. Sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat
    Merokok melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.

    Berhenti merokok membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengurangi risiko infeksi pernafasan, seperti pilek dan flu.

    Baca Juga: Masih Banyak yang Belum Tahu Jalan Malioboro Termasuk Kawasan Tanpa Rokok

    7. Kesehatan mental yang lebih baik
    Merokok sering kali dikaitkan dengan stres dan kecemasan, dan meskipun dapat memberikan kesembuhan sementara, hal ini pada akhirnya memperburuk kondisi tersebut.

    Berhenti merokok dapat meningkatkan kesehatan mental dan rasa sejahtera yang lebih baik. Banyak orang melaporkan bahwa stres dan kecemasan mereka berkurang setelah berhenti merokok.

    Secara keseluruhan, berhenti merokok akan membawa perubahan positif pada tubuh, mulai dari peningkatan sirkulasi dan fungsi paru-paru hingga penurunan risiko penyakit jantung dan kesehatan mental yang lebih baik.

    Berhenti merokok memang menantang, namun dengan memutuskan berhenti merokok Anda akan merasakan manfaat yang sepadan untuk hidup yang lebih sehat dan bahagia.

    Sumber: Antaranews.com

  • Hindari Stres Berlebihan, Karena Dapat Memicu Sejumlah Dampak Serius pada Kesehatan

    Hindari Stres Berlebihan, Karena Dapat Memicu Sejumlah Dampak Serius pada Kesehatan

    7cloud.asia – Tekanan hidup dan situasi yang tidak menentu membuat stres dengan mudah menimpa banyak orang,

    Laporan American Psychological Association yang dilansir baru-baru ini menyebut, pada tahun 2023, sekitar sepertiga orang berusia 18–44 tahun mengaku stres.

    Bahkan, orang-orang ini mengaku tingkat stres yang mereka alami masuk skala berat, yakni berada pada angka 8–10 pada skala 1–10.

    Ditulis laman Eating Well, Selasa (11/6/2024), Dokter Penyakit Dalam Besertifikat dan Direktur Medis di Wellbridge Edmond Hakimi, DO mengatakan stres merupakan respons alami terhadap tuntutan dan tekanan hidup.

    Stres dapat dipicu oleh berbagai faktor, termasuk tanggung jawab pekerjaan, masalah keuangan, masalah hubungan, dan perubahan besar dalam hidup.

    Baca: Cermati dampak stres akibat beban di tempat kerja

    Stres dapat menimbulkan dampak serius pada fisik, perilaku, dan mental yang sangat berefek pada kesehatan. Jadi, manajemen stres adalah bagian penting dalam menjaga kesehatan Anda.

    Stres yang berdampak pada kesehatan fisik, salah satunya adalah gangguan pada sistem kardiovaskular.

    “Sistem kardiovaskular sangat rentan, karena stres meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, yang dapat menyebabkan masalah jantung jangka panjang,” kata Marcus Smith, LCPC, LPC, LCADC , Konselor Profesional Klinis Berlisensi dan Direktur Eksekutif di Alpas Wellness.

    Kehadiran hormon stres seperti kortisol dan epinefrin menyebabkan stres oksidatif dan peradangan, yang meningkatkan risiko kardiovaskular dan serangan jantung.

    “Hal ini juga dapat menyebabkan penyempitan pembuluh arteri koroner, yang dapat mengakibatkan iskemia miokard,” kata Andrew Sherwood, PhD, Profesor Ilmu Psikiatri dan Perilaku di Duke University School of Medicine.

    Baca: Jakarta masuk kota dengan tingkat stres tertinggi di dunia

    Stres berat juga bisa memicu sistem pernapasan menjadi cepat, pendek dan dangkal.

    Selain itu, risiko tertular penyakit pernapasan atau memperburuk kondisi pernapasan yang sudah ada juga lebih tinggi karena stres memperburuk respons imun tubuh.

    Ditambah lagi, sitokin inflamasi dilepaskan, yang meningkatkan produksi lendir dan menyempitkan saluran udara.

    Sistem imun tubuh juga melemah ketika tubuh mendeteksi adanya stres.

    “Sistem endokrin merespons dengan melepaskan hormon stres seperti kortisol, yang jika meningkat dalam jangka waktu lama, dapat mengganggu fungsi metabolisme dan melemahkan sistem kekebalan tubuh,” kata Smith.

    Baca: Gaya hidup minimalis jadi cara efektif hindari stres

    Hal ini, pada gilirannya, dapat meningkatkan kerentanan terhadap infeksi dan memperburuk penyakit peradangan kronis, kata Sherwood.

    Pada sistem pencernaan, ketika kita mengalami stres, neurohormon yang disebut katekolamin dilepaskan, yang berdampak terutama pada sistem pencernaan.

    Pada akhirnya, aliran darah ke usus berkurang, yang bisa menyebabkan diare atau sembelit, tergantung orangnya. Tidak mengherankan, penelitian menemukan bahwa stres berkaitan erat dengan sindrom iritasi usus besar (IBS).

    Selain IBS, Sherwood mengatakan bahwa stres juga dapat meningkatkan refluks asam.

    Selain itu, stres bisa menyebabkan ketegangan otot. Bayangkan saja bagaimana perasaan Anda saat dipijat setelah seminggu kerja yang penuh tekanan.

    Baca: Sederhanakan hidup jadi cara efektif hindari stres

    Hal ini disebabkan oleh rangkaian respons fisiologis yang terjadi ketika tubuh Anda mengalami stres.

    Aktivasi sistem saraf simpatik akibat stres dapat menyebabkan ketegangan otot, sakit kepala, dan migrain , catat Sherwood.

    Terakhir efek fisik dari stres adalah menghambat hasrat seksual dan fungsi reproduksi. Ini menekan pelepasan hormon reproduksi utama yang berperan dalam produksi testosteron dan fungsi ovarium.

    Akibatnya, stres kronis dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur, penurunan kualitas sperma, bahkan kemandulan.

    Selain efek fisik, stres juga dapat menyebabkan efek mental seperti kecemasan dan depresi, gangguan kognitif, perubahan nafsu makan, dan gangguan tidur.

    sumber:Antaranews.com

  • Benarkah Berwisata ke Daerah dengan Udara Segar Bisa Membersihkan Paru-paru?

    Benarkah Berwisata ke Daerah dengan Udara Segar Bisa Membersihkan Paru-paru?

    7cloud.asia – Menteri Pariwisata Sandiaga Uno mendorong masyarakat berwisata ke daerah di sekitar Jakarta yang kualitas udaranya masih baik, untuk membersihkan paru-paru.

    Sandiaga Uno mengimbau orang tua mengajak anak-anaknya untuk berlibur ke luar kota karena kualitas udara di Jakarta sedang tidak sehat. Sandi menganggap, liburan ke daerah dengan kualitas udara baik dapat membersihkan paru-paru kita.

    Banyak di Kabupaten Bogor, juga di Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat itu air quality-nya masih bagus. Jadi, kita bisa healing sembari bersihkan juga paru-paru kita dengan menghirup udara yang segar,” katanya di Jakarta, 24 Juni 2024.

    Benarkah pernyataan Sandiaga itu? The Conversation Indonesia berkolaborasi dengan Dosen Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Dinar Lubis, untuk memeriksa kebenaran ini.

    Baca Juga: IDAI: Polusi Udara Ganggu Pertumbuhan Anak

    Dinar mengemukakan bahwa klaim Sandiaga salah. Menurut dia, perpindahan orang sementara tidak akan efektif membersihkan polutan yang terlanjur mengendap di tubuh.

    Polutan seperti partikel debu 10 mikron (PM/Particulate matter), misalnya, dapat menempel pada di saluran pernapasan atas . Sementara, PM 2,5 mikron yang berukuran jauh lebih kecil, dapat masuk dan terbawa ke seluruh tubuh melalui aliran darah.

    Dampak paparan polutan seperti PM10, PM2,5, karbon monoksida, nitrogen oksida, dan lain-lain tak main-main.

    Dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan. Beberapa di antaranya adalah persoalan pernapasan, jantung, gangguan kehamilan, kanker, masalah kesehatan mental, dan lain-lain.

    Baca Juga: Dampak Polusi Udara Jakarta pada Kesehatan Fisik dan Mental

    Partikel polusi yang menumpuk di dalam tubuh melalui mekanisme tertentu bisa jadi sudah menimbulkan peradangan ataupun reaksi lainnya yang berbahaya bagi tubuh.

    “Polusinya sudah terjadi dan berlangsung lama, kemungkinan partikel sudah terserap di pada pernapasan sehingga saluran pernapasan sudah terganggu. Sudah terbiasa menghirup udara yang polusi. Sudah ada kandungan polusi di tubuh kita,” ujar Dinar.

    Oleh karena itu, kata Dinar, cara yang benar untuk mencegah penyakit akibat polusi udara adalah menghindari paparan udara kotor.

    Kebijakan pencegahan yang utama semestinya bukanlah imbauan untuk berplesir, melainkan mengatasi sumber-sumber pencemar seperti asap pabrik, kendaraan bermotor, ataupun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbasis batubara.

    Baca Juga: Seperti Ini Dampak Polusi Udara bagi Kesehatan Ibu Hamil

    Pemerintah dapat mencontoh langkah Cina polusi dari sumber-sumber seperti PLTU batubara.

    Cina memperketat standar emisi, memperbaiki teknologi pembakaran, dan melakukan pemantauan emisi berkala dari PLTU. Ada juga beberapa upaya lainnya seperti pembatasan kendaraan dan industri.

    Artikel ini merupakan hasil kolaborasi program Panel Ahli Cek Fakta The Conversation Indonesia bersama Kompas.com dan Tempo.co, didukung oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

  • Studi: Minum 2 sampai 3 Cangkir Kopi Sehari Tingkatkan Kesehatan Jantung

    Studi: Minum 2 sampai 3 Cangkir Kopi Sehari Tingkatkan Kesehatan Jantung

    7cloud.asia – Penelitian tentang kopi dalam lima tahun sampai 10 tahun lalu memang kontradiktif. Ada yang menyebut konsumsi kopi berlebih bisa berefek buruk pada kesehatan.

    Tapi, dokter ahli spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan kardiovaskular RSCM Jakarta, Dr dr Muhammad Yamin, Sp.JP(K), FACC, FSCAI mengatakan kopi bagus untuk kesehatan.

    Ia mengatakan bahwa meminum dua sampai tiga cangkir kopi sehari dapat meningkatkan kesehatan jantung.

    “Tapi terakhir ini yang saya ikuti di beberapa publikasi, dua sampai tiga cangkir kopi sehari itu justru bisa membantu untuk meningkatkan kesehatan jantung karena ada kandungan antioksidannya,” kata Yamin, di Jakarta beberapa waktu lalu.

    Ia mengatakan antioksidan dalam kopi berfungsi untuk memproteksi tubuh dengan mengikat radikal bebas.

    Baca: Batasi konsumsi kopi untuk tidur yang berkualitas

    Sehingga, mencegah terjadinya kerusakan pada sel-sel tubuh termasuk dinding sel pembuluh darah yang dapat menyebabkan gangguan pembuluh darah, serangan jantung, stroke, dan penyakit fatal lainnya.

    Kopi sendiri, kata dia, memiliki kandungan polifenol yang memiliki sifat antioksidan sehingga bermanfaat bagi kesehatan selama dikonsumsi dengan cara yang tepat.

    Yamin pun menganjurkan untuk meminum kopi dengan sedikit gula atau bahkan tanpa gula agar manfaatnya dapat dirasakan oleh tubuh.

    “Yang bikin kopi itu jelek adalah kalau diminum pakai gula yang banyak sambil merokok. Kopinya bagus, tapi karena dicampur gula banyak-banyak, sambil merokok, ya jadinya jelek,” katanya.

    Menurut Yamin, konsumsi kopi dengan banyak gula tentu akan meningkatkan risiko terjadinya penyakit diabetes.

    Baca: Hindari konsumsi kopi saat cuaca panas

    Tingginya kadar gula darah juga tentu akan menyebabkan rusaknya pembuluh darah dan menyebabkan penyakit jantung.

    Apalagi jika ditambah merokok, maka risiko seseorang terkena penyakit jantung akan semakin meningkat.

    “Jadi cara mengonsumsinya yang harus diubah. Sekarang, masyarakat di Eropa, mereka punya concern terhadap konsumsi dan gula, jadi mereka sudah melakukan pendidikan atau coaching mendorong supaya dikampanyekan minum kopi tanpa gula,” katanya.

    Dia menambahkan, susu almond dan susu kedelai dapat menjadi alternatif untuk menggantikan gula saat mengkonsumsi kopi.

    “(Susu almond) juga bagus untuk kesehatan, banyak antioksidannya,” demikian Muhammad Yamin.

    Sumber:Antaranews.com