7cloud.asia – Buat Anda para perokok, tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok. Sedangkan bagi Anda yang bukan perokok, disarankan untuk tidak pernah mencoba merokok.
Mengapa? Karena merokok akan meningkatkan kondisi kesehatan Anda secara drastis.
Sebaliknya, merokok berpengaruh buruk pada kesehatan, Merokok antara lain dapat merusak jantung dan pembuluh darah, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Merokok juga meningkatkan risiko jenis kanker tertentu, di mana kanker paru-paru merupakan penyebab utama kematian akibat kanker pada manusia.
Sehingga mengurangi atau bahkan berhenti merokok kemungkinan akan turut mengurangi risiko kesehatan dan terpapar beberapa penyakit termasuk serangan jantung.
Konsultan Pulmonologi Intervensi dan Pengobatan Tidur Yashoda Hospitals Hyderabad Viswesvaran Balasubramanian, menyebut ada tujuh perubahan positif pada tubuh setelah berhenti merokok.
Baca Juga: Warning untuk Pemerintah: Biaya Kesehatan Akibat Rokok Capai Rp17 – 27 Triliun Setahun
Berikut tujuh perubahan positif bagi kesehatan setelah berhenti merokok seperti dilansir Hindustan Times, Kamis (20/5/2024):
1. Peningkatan sirkulasi
Dalam 20 menit setelah berhenti merokok, tekanan darah dan detak jantung Anda turun, dan dalam waktu 12 jam, kadar karbon monoksida dalam darah kembali normal.
Ini berarti sirkulasi meningkat, memberikan lebih banyak oksigen ke organ dan jaringan, yang dapat meningkatkan tingkat energi dan vitalitas secara keseluruhan.
2. Fungsi paru-paru yang lebih baik
Dalam beberapa minggu setelah berhenti merokok, fungsi paru-paru akan mulai membaik.
Struktur kecil seperti rambut di paru-paru yang disebut silia mulai kembali berfungsi normal, membersihkan lendir dan kotoran dengan lebih efisien. Hal ini menyebabkan berkurangnya batuk dan sesak napas.
3. Mengurangi risiko penyakit jantung
Merokok merusak jantung dan pembuluh darah, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.
Ketika Anda berhenti merokok, risiko serangan jantung mulai menurun hanya dalam waktu 24 jam. Seiring waktu, risiko terus menurun, mendekati risiko bukan perokok.
Baca Juga: PB IDI: Waspadai Penggunaan Zat Aditif pada Rokok
4. Meningkatkan indera perasa dan penciuman
Merokok menumpulkan indra perasa dan penciuman. Dalam beberapa hari setelah berhenti merokok, Anda mungkin memperhatikan bahwa makanan terasa lebih enak dan baunya lebih jelas.
Hal ini dapat meningkatkan kenikmatan makanan dan berkontribusi pada pola makan yang lebih sehat.
5. Kulit lebih sehat
Merokok mempercepat penuaan kulit dan dapat menyebabkan kerutan dini dan kulit kusam. Ketika Anda berhenti, kulit mulai memperbaiki dirinya sendiri.
Peningkatan sirkulasi berarti lebih banyak oksigen dan nutrisi mencapai kulit, sehingga membuat kulit tampak lebih sehat dan awet muda.
6. Sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat
Merokok melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.
Berhenti merokok membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengurangi risiko infeksi pernafasan, seperti pilek dan flu.
Baca Juga: Masih Banyak yang Belum Tahu Jalan Malioboro Termasuk Kawasan Tanpa Rokok
7. Kesehatan mental yang lebih baik
Merokok sering kali dikaitkan dengan stres dan kecemasan, dan meskipun dapat memberikan kesembuhan sementara, hal ini pada akhirnya memperburuk kondisi tersebut.
Berhenti merokok dapat meningkatkan kesehatan mental dan rasa sejahtera yang lebih baik. Banyak orang melaporkan bahwa stres dan kecemasan mereka berkurang setelah berhenti merokok.
Secara keseluruhan, berhenti merokok akan membawa perubahan positif pada tubuh, mulai dari peningkatan sirkulasi dan fungsi paru-paru hingga penurunan risiko penyakit jantung dan kesehatan mental yang lebih baik.
Berhenti merokok memang menantang, namun dengan memutuskan berhenti merokok Anda akan merasakan manfaat yang sepadan untuk hidup yang lebih sehat dan bahagia.
Sumber: Antaranews.com

Leave a Reply