Tag: kota

  • LRT Jakarta Fase 1B Rute Velodrome-Manggarai Mulai Dibangun

    LRT Jakarta Fase 1B Rute Velodrome-Manggarai Mulai Dibangun

    7cloud.asia – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi) meletakkan batu pertama pembangunan Lintas Raya Terpadu (LRT) Kota Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai, Senin (30/10/2023)

    LRT ini. menurut Menhub merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan adanya transportasi massal di kota besar. 

    Jakarta adalah satu kota yang menjadi satu kota model pembangunan transportasi massal di berbagai kota di Indonesia, antara lain dengan pembangunan LRT ini.

    “Niatan baik dari pemda ini sangat diapresiasi karena dengan adanya anggaran dari pemda sendiri inisiasi dari Pemda DKI sendiri menghasilkan angkutan perkotaan akan menjadi contoh bagi provinsi yang lain,” ucap Menhub saat memberi sambutan di kawasan Velodrome, Jakarta Timur, Senin.

    Baca: LRT berlakukan tarif normal, apakah masih diminati

    Ia mengatakan sesuai amanat Jokowi bahwa tujuan pembangunan angkutan massal, selain untuk menurunkan kemacetan juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya seperti MRT, KRL hingga kereta cepat.

    “Kami juga melihat bahwa apa yang akan dilakukan nanti tentu menurunkan kemacetan. Meningkatkan tenaga kerja dan ekonomi.

    Kami tadi berbincang bahwa dengan adanya ini nanti sampai ke Manggarai integrasi daripada MRT, LRT, KRL bahkan kereta cepat itu terintegrasi lebih baik,” ujar Menhub.

    Ia mengatakan pembangunan angkutan massal memang dilakukan tahap demi tahap. Namun, ia juga menekankan bahwa harus ada keseriusan dari pemerintah daerah untuk mendukung adanya angkutan massal.

    Baca: Mengintegrasikan transportasi massal di kota Jakarta

    Hal tersebut, kata dia, sudah dilakukan oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, meski jabatannya hanya satu tahu tahun.

    Pembangunan LRT ini dilakukan bertahap, ujarnya, tetapi pak gubernur tidak akan menyia-nyiakan jabatan satu tahun harus menyelesaikan satu tahap.

    “Kita harus tepuk tangan untuk Pak Gubernur karena berapa tahun pun kalau tidak ada niatan itu tidak akan terjadi. Kita ingat pada saat MRT sudah belasan tahun tidak pernah dimulai saat Presiden Jokowi itu dimulai,” tuturnya.

    Oleh karena itu, Menhub pun meminta masyarakat dapat berpindah ke angkutan massal. Selain untuk mengurangi kemacetan, juga untuk menurunkan polusi udara.

    Baca: Tarif LRT Jabodebek, termurah Rp 7100

    “Saya sekali lagi mengapresiasi dan mengimbau masyarakat kota untuk pindah ke angkutan massal karena dengan itu tentu lingkungan baik dan juga kemacetan bahkan kerugian secara finansial itu akan hilang,” kata Menhub.

    Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah perubahan (RAPBD-P) DKI Jakarta Tahun Anggaran 2023 PT Jakarta Propertindo (JakPro) mendapatkan anggaran untuk pengerjaan proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai sekitar Rp2,4 triliun.

    LRT Jakarta trase Velodrome-Manggarai akan memiliki lima stasiun baru, yakni Stasiun Pemuda, Stasiun BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman dan Stasiun Manggarai. Panjang trasenya 6,4 kilometer.

    Sedangkan LRT Jakarta trase Pegangsaan Dua-Velodrome memiliki enam stasiun dengan panjang 5,2 kilometer. Jika fase 1B (Velodrome-Manggarai) telah dibangun, LRT Jakarta akan memiliki 11 stasiun di sepanjang rute 12,2 kilometer.

    Baca: Segini tarif Kereta Cepat Jakarta Bandung

     

  • Miliki Tanaman Hias Dalam Ruangan, Ini Sejumlah Manfaatnya

    Miliki Tanaman Hias Dalam Ruangan, Ini Sejumlah Manfaatnya

    7cloud.asia – Banyak orang yang menempatkan tanaman hias di dalam ruangan karena menawarkan sejumlah manfaat kesehatan. Diantaranya dapat mengurangi stres.

    Mengutip dari Healthline, ada tujuh manfaat memiliki tanaman hias di dalam ruangan.

    1. Tanaman dalam ruangan dapat membantu mengurangi tingkat stres
    Berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Physiological Anthropology menemukan, tanaman di dalam rumah atau kantor dapat membuat Anda merasa lebih nyaman dan tenang.

    Dalam penelitian tersebut, peserta diberi dua tugas berbeda yakni melaporkan kondisi tanaman hias atau menyelesaikan tugas singkat berbasis komputer.

    Baca; Hari ozon sedunia KLHK ajak masyarakat bijak gunakan barang perusak ozon

    Setelah setiap tugas selesai, peneliti mengukur faktor biologis yang terkait dengan stres, termasuk detak jantung dan tekanan darah.

    Mereka menemukan, tugas bertanam dalam ruangan menurunkan respons stres pada peserta.

    Sementara tugas komputer, menyebabkan lonjakan denyut jantung dan tekanan darah. Padahal peserta penelitian merupakan pria muda yang terbiasa dengan pekerjaan komputerisasi.

    Berdasarkan fakta ini, para peneliti menyimpulkan, bekerja dengan tanaman dapat mengurangi stres fisiologis dan psikologis.

    2. Tanaman dapat mempertajam perhatian Anda
    Tanaman plastik tidak akan membantu Anda lulus ujian. Dalam sebuah penelitian kecil yang melibatkan 23 peserta, peneliti menempatkan siswa di ruang kelas dengan tanaman palsu dan asli, foto tanaman, atau tanpa tanaman sama sekali.

    Baca: Peran tanaman hias dalam mengatasi cuaca panas ekstrem

    Hasil pemindaian otak peserta menunjukkan, siswa yang belajar dengan tanaman hidup di kelas ternyata lebih perhatian dan lebih mampu berkonsentrasi daripada siswa di kelompok lain.

    3. Bekerja dengan tanaman bisa menjadi terapi
    Bagi orang yang mengalami gejala penyakit mental, bertanam dalam ruangan dapat membantu.

    Peneliti menggunakan terapi hortikultura untuk meningkatkan perasaan sejahtera di antara orang-orang dengan depresi, kecemasan, demensia, dan kondisi lainnya.

    Sebuah klinik medis di Manchester, Inggris sejak beberapa waktu lalu bahkan meresepkan tanaman pot untuk pasien dengan gejala depresi atau kecemasan.

    Baca: Tanaman yang diyakini bisa membawa keberuntungan

    4. Tanaman dapat membantu Anda pulih dari penyakit lebih cepat

    Mampu melihat tanaman dan bunga dapat mempercepat pemulihan Anda dari penyakit, cedera, atau operasi.

    Dalam sebuah penelitian tahun 2002 mengungkapkan, orang yang memulihkan diri dari beberapa jenis operasi membutuhkan lebih sedikit obat penghilang rasa sakit dengan melihat tanaman.

    Selain itu,  mereka memiliki masa rawat inap yang lebih pendek daripada orang yang tidak melihat tanaman hijau selama masa pemulihan mereka.

    Penting untuk dicatat bahwa sebagian besar penelitian berfokus pada tanaman dan pemandangan alam di lingkungan rumah sakit daripada di rumah.

    Baca: Menghijaukan jakarta lewat ruang terbuka hijau upaya mengembalikan kualitas udara jakarta

    5. Tanaman dapat meningkatkan produktivitas Anda
    Banyak penelitian yang menemukan, tanaman di ruang kerja meningkatkan produktivitas dan kreativitas.

    Satu studi yang sering dikutip menemukan, mahasiswa di laboratorium komputer kampus bekerja 12 persen lebih cepat dan kurang stres ketika tanaman ditempatkan di dekatnya.

    Dalam sebuah studi tahun 2004, para peneliti menantang orang untuk membuat asosiasi kata yang kreatif. Mereka tampil lebih baik ketika ada tanaman di dalam ruangan bersama mereka.

    Selain itu, sebuah studi tahun 2007 menunjukkan, orang-orang dengan lebih banyak tanaman di ruang kerja mereka cenderung jarang sakit dan lebih produktif di tempat kerja.

    6. Tanaman dapat meningkatkan seluruh pandangan Anda tentang pekerjaan
    Pemandangan taman kota mungkin meningkatkan kepuasan kerja siapa pun, tetapi Anda mungkin terkejut mengetahui tanaman di dalam pot dapat memiliki efek yang sama.

    Hasil wawancara peneliti terhadap lebih 440 karyawan Amazon di India dan Amerika Serikat, mereka yang lingkungan kantornya menyertakan elemen alami seperti tanaman dalam ruangan merasakan kepuasan kerja lebih besar.

    Mereka juga memiliki komitmen lebih besar terhadap organisasi daripada mereka yang tidak bekerja di sekitar elemen alami.

    Para peneliti mengatakan unsur-unsur alami membantu menyangga efek stres dan kecemasan kerja.

    Baca: Marak polusi udara mahasiswa ugm ciptakan alat pengasapan rendah polusi

    7. Tanaman dapat meningkatkan kualitas udara dalam ruangan
    Dukungan ilmiah untuk fitoremediasi atau tanaman yang membersihkan kontaminan dari udara dimulai dengan penelitian NASA yang dilakukan pada 1980-an.

    Para peneliti kemudian mencari cara untuk meningkatkan kualitas udara di pesawat ruang angkasa dan mereka menyimpulkan akar dan tanah tanaman hias mengurangi senyawa organik volatil (VOC) di udara secara signifikan.

    Temuan terbaru menunjukkan, Anda harus melindungi sejumlah besar tanaman untuk menyamai efisiensi pemurnian udara dari biofilter modern dan teknologi lainnya.

    Penulis: Nurakhmayani/berbagai sumber

  • Bantu Pelestarian Satwa, Burung Indonesia Gelar WMBD 2023 di Gorontalo

    Bantu Pelestarian Satwa, Burung Indonesia Gelar WMBD 2023 di Gorontalo

    7cloud.asia – Burung Indonesia Program Gorontalo menggelar World Migratory Bird Day (WMBD) 2023, dengan melakukan pengamatan burung (bird watching) di kawasan mangrove Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

    Terdapat tiga titik yang menjadi lokasi pengamatan burung yakni kawasan mangrove di Cagar Alam Panua Kecamatan Paguat.

    Selain itu, Cagar Alam Tanjung Panjang di Kecamatan Randangan, dan Desa Dudewulo Kecamatan Popayato.

    Koordinator Program Gorontalo Burung Indonesia Patmasanti di Gorontalo, Senin mengatakan bulan Oktober merupakan momen perayaan burung bermigrasi.

    baca: kenali beragam jenis tanaman bakau di kebun raya mangrove surabaya

    Sehingga merupakan waktu yang tepat untuk mengamati dan mendapatkan data jenis-jenis burung yang bermigrasi di tiga kawasan tersebut.

    Dalam kegiatan itu, Burung Indonesia menggandeng sejumlah jurnalis, komunitas pecinta alam, aktivis lingkungan, pemerintah daerah hingga akademisi.

    “Kami sengaja melibatkan banyak pihak, agar setelah ini mereka bisa menjadi penyambung untuk mensosialisasikan kepada masyarakat lain di lingkungan sekitar masing-masing, bahwa betapa pentingnya pelestarian satwa dan lingkungan,” kata Patmasanti. 

    Para peserta diajak mengamati langsung burung di alam, mengidentifikasi jenisnya dengan bantuan teropong, buku, serta penjelasan dari praktisi konservasi burung Ferry Hasudungan.

    baca: pameran konservasi melestarikan binatang langka tak berarti harus memiliki

    Selain jenis burung bermigrasi, kata dia, para peserta juga diperkenalkan dengan pentingnya menjaga ekosistem mangrove yang menjadi habitat dan tempat singgah untuk mencari makan dari berbagai jenis burung.

    “Kami juga ingin mendorong peran media dan komunitas dalam upaya konservasi dan pemantauan keragaman hayati,” katanya.

    Kegiatan yang dimulai pada 27 Oktober 2023 itu, diakhiri dengan kunjungan ke kampung suku bajo di Desa Torosiaje Laut Kecamatan Popayato yang menjadi salah satu desa tujuan program Burung Indonesia.

    Di desa tersebut, pihaknya menggelar workshop tentang “Pentingnya Mangrove Bagi Manusia dan Keanekaragaman Hayati di Dalamnya”, yang diikuti peserta dan warga setempat.

    Sumber: Antaranews

  • Hari Kota Sedunia: Memotret Mimpi Warga Marginal Kota

    Hari Kota Sedunia: Memotret Mimpi Warga Marginal Kota

    7cloud.asia – Bertepatan dengan Hari Kota Sedunia, Greenpeace International meluncurkan Peta Gerakan Warga Kota global.

    Peta Gerakan Warga Kota Global adalah sebuah platform interaktif dan crowdsourced yang menawarkan informasi tentang kelompok, organisasi,
    dan gerakan akar rumput yang bekerja pada topik keadilan iklim di kota-kota di seluruh dunia.

    Platform ini merupakan hasil kerjasama dengan Clima e Mobilidade dan Urban Movement Innovation Fund.  

    Gabriela Vuolo, Pemimpin Kampanye Global Keadilan Perkotaan di Greenpeace International mengatakan Kota menjadi nyata ketika masyarakat bersatu untuk melawan, bermimpi, dan mengubah ruang menjadi wilayah keadilan sosial dan iklim.

    Namun, ujarnya, hal ini tidak berarti membiarkan pemerintah dan otoritas kota lepas kendali.

    Baca: Transportasi publik yang nyaman salah satu penetu kota ramah lingkungan

    Sebaliknya, pengorganisasian komunitas dan penguatan gerakan masyarakat kota merupakan cara penting untuk membuat suara kelompok yang paling terpinggirkan didengar.

    Sekaligu suntuk memastikan para pengambil keputusan bertanggung jawab atas nasib warga kota yang dipimpunnya.

    “Masyarakat tahu bahwa satu-satunya jalan keluar dari krisis iklim adalah melalui tindakan kolektif,” ujarnya.

    Sebelumnya, Greenpeace Internasional juga telah mengeluarkan Jajak Pendapat yang dilakukan di tujuh kota besar di belahan bumi selatan dalam rangka memperingati Hari Pengurangan Risiko Bencana Internasional,

    Hasil jajak pendapat menunjukkan rata-rata kurang dari separuh populasi penduduk merasa aman dari kejadian cuaca ekstrem.

    Baca: 8 elemen kota ramah lingkungan

    Jajak pendapat tersebut menemukan bahwa ketika ditanya tentang masalah terbesar di kota-kota, terdapat dua jawaban teratas yang terkait dengan perubahan iklim: kemacetan lalu lintas (46%), dan polusi udara (42%).

    Jawaban teratas lainnya mencakup kejahatan dan kekerasan (42%), korupsi (40%), pengangguran (34%) dan meningkatnya jumlah orang yang pindah ke kota atau urbanisasi (34%).

    “Jelas bahwa darurat iklim perlu ditangani dengan perspektif yang lebih komprehensif yang mencakup isu-isu sosial dan ekonomi, seperti korupsi atau kekerasan.

    “Dan hal ini harus dimulai dari komunitas yang secara historis terpinggirkan dan paling terkena dampak krisis iklim,” kata Gabriela Vuolo, Pemimpin Kampanye Global Urban Justice, Greenpeace Internasional.

    Meskipun konteksnya buruk, lebih dari separuh penduduk perkotaan yang dimintai pendapat (56%) merasa optimis mengenai masa depan dan percaya bahwa kota dapat menjadi “kota impian” mereka.

    Baca: Slow city, konsep baru pengelolaan kota yang lebih manusiawi

    Pada saat yang sama, jajak pendapat tersebut menunjukkan bahwa semakin aman masyarakat terhadap kejadian cuaca ekstrem, semakin optimis kota mereka akan menjadi ‘kota impian’.

    Spesifik kepada kota Jakarta, hasil jajak pendapat mengenai perbaikan kualitas udara, 62% warga mengatakan dan percaya bahwa hal tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah lokal/kota.

    Sedangkan 57% responden mengatakan hal tersebut seharusnya digawangi oleh pemerintah pusat, sementara 41% lainnya dari gerakan sosial dan masyarakat kota.

    Sementara untuk isu kemacetan atau mobilitas di Jakarta, 57% warga Jakarta menginginkan trotoar yang lebih baik.

    Baca: Lima kota paling nyaman dikunjungi di Indonesia

    Sementara 35% lainnya ingin transportasi umum jenis kereta seperti MRT dan KRL lebih baik, 32% ingin bus di Jakarta memiliki jalur khusus, dan 28% lainnya merespon soal jalur sepeda terproteksi (jalur khusus). 

    Greenpeace secara global melakukan aktivitas daring dan luring di sembilan kota di enam negara berbeda.

    Kampanye ini menyerukan kepada warga negara dan pemerintah untuk belajar dari kekuatan kolektif dan gerakan perkotaan sebagai jalur penting untuk mentransformasi  perkotaan, memajukan perkotaan, akses keadilan dan kesetaraan, serta upaya mengatasi krisis sosial dan iklim.

     

  • Jumlah Kasus Cacar Monyet Bertambah, Terbanyak dari Jakarta  

    Jumlah Kasus Cacar Monyet Bertambah, Terbanyak dari Jakarta  

     

    7cloud.asia – Jumlah kasus cacar monyet terus bertambah di Indonesia. Terhitung hingga Selasa (31/10/2023), sebanyak 27 kasus terkonfirmasi cacar monyet.

    Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Maxi Rein Rondonuwu mengatakan terdapat tiga kasus baru yang berasal dari DKI Jakarta.

    “Seluruhnya menular melalui kontak seksual,” kata Maxi seperti dikutip Antaranews.

    Selanjutnya Maxi menjelaskan dari 27 kasus aktif tersebut, 22 diantaranya berdomisili di DKI Jakarta, empat kasus aktif di Banten, dan satu kasus aktif di Bandung.

    Usia penderita dari total kasus paling banyak berkisar antara 25 hingga 39 tahun sejumlah 42 persen.

    Sedangkan penderita yang berusia 18 hingga 24 tahun tercatat lebih rendah yakni sebanyak 12 persen.

    baca: who tetapkan penyakit cacar monyet sebagai darurat kesehatan sejak 2022 seperti ini kondisinya di indonesia

    Kemenkes, lanjut Maxi, kini tengah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi cacar monyet di Indonesia.

    Diantaranya melakukan surveilans dan vaksinasi terhadap populasi kunci berisiko yang berjumlah 477 sasaran sejak 23 Oktober.

    Selain itu, kemenkes juga bekerja sama dengan berbagai pihak dalam melakukan komunikasi risiko untuk dapat meminimalisir penularan cacar monyet ke orang yang lebih banyak lagi.

    Kemenkes juga mengimbau masyarakat agar dapat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta berhubungan seks secara aman.

    Untuk menelusuri kasus cacar monyet, Maxi berharap adanya keterbukaan kelompok kunci berisiko terhadap petugas kesehatan.

    Hal ini sangat dibutuhkan agar penanganan kasus cacar monyet dapat dilakukan secara maksimal.

    baca: jumlah kasus cacar monyet terus meningkat ahli perkirakan bisa tembus 3600 kasus

    “Kami butuh sekali keterbukaan kelompok yang positif ini. Kalau mereka terbuka, kami akan sangat gampang sekali melakukan tracing,” ujarnya.

    Diberitakan sebelumnya, epidemiolog atau ahli dalam bidang investigasi pola dan penyebaran suatu penyakit, kasus cacar monyet akan terus bertambah hingga tembus 3600 kasus sampai akhir tahun.

    “Prediksi kita, setelah undang para epidemiolog, mereka lihat rate yang terjadi di Inggris lalu memperkirakan kasus kita dengan jumlah populasi kunci, itu bisa 3.600 orang kalau tidak dilakukan preventif dengan baik,” jelas Maxi.

    Karena itu perlu melakukan tindakan preventif untuk mencegah penyebaran kasus yang lebih luas.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Kekeringan di Bali Meluas Hingga 35 Kecamatan, BBMKG Rilis Peringatan Dini

    Kekeringan di Bali Meluas Hingga 35 Kecamatan, BBMKG Rilis Peringatan Dini

    7cloud.asia – Meski beberapa wilayah di Indonesia sudah mulai diguyur hujan, tetapi kekeringan masih melanda. Diantaranya Bali, kekeringan meluas hingga 35 kecamatan di Pulau Dewata ini.

    Berdasarkan data dari Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, sebelumnya kekeringan di Bali melanda 26 kecamatan.

    Kemudian pada minggu ketiga Oktober hingga memasuki November 2023 kekeringan yang melanda menjadi 35 kecamatan di Bali.

    “Daerah tanpa hujan berturut-turut di wilayah itu hingga 121 hari,” ucap Koordinator Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah III Denpasar, I Nyoman Gede Wiryajaya yang dikutip Antaranews.

    baca: dampak el nino kekeringan di bali meluas

    BBMKG wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini kekeringan untuk Kabupaten Buleleng yaitu di Buleleng, Gerokgak, Kubutambahan, Sawan, Seririt, dan Tejakula.
     
    Kemudian di Kabupaten Jembrana di Melaya, Pekutatan dan Mendoyo, Kabupaten Tabanan di Kediri, Marga, Penebel, Kerambitan, dan Tabanan.

    Selain itu, peringatan dini kekeringan juga berlaku untuk Kabupaten Bangli di Bangli, Tembuku dan Kintamani, kemudian di Kabupaten Karangasem di Abang, Karangasem dan Kubu.
     
    Peringatan dini kekeringan juga untuk Kabupaten Badung di Kuta, Kuta Utara, Kuta Selatan, Mengwi, serta di Kabupaten Klungkung di Dawan, dan Nusa Penida.
     
    Wilayah lain yang mengalami kekeringan yakni di Kabupaten Gianyar meliputi Payangan, Sukawati, Blahbatuh, Tampaksiring dan Ubud serta di Kota Denpasar yakni di Denpasar Timur, Denpasar Barat, Denpasat Utara dan Denpasar Selatan.

    baca: kekeringan berlanjut pemprov bali tetapkan siaga darurat

    Selanjutnya Wiryajaya menjelaskan kecamatan dengan hari tanpa hujan paling banyak berturut-turut yakni di Kecamatan Kubu selama 121 hari, Kubutambahan selama 120 hari dan Gerokgak selama 115 hari.

    Namun, BBMKG Denpasar memprediksi hujan masih berpotensi turun di sejumlah kawasan di Bali selama periode 1-10 November 2023 yakni di Kabupaten Tabanan, Kecamatan Pekutatan, Busungbiu, Seririt.
     
    Hujan juga diperkirakan turun di Sukasada, Banjar, Petang, Abiansemal, Mengwi, Payangan, Tegalalang, Tampaksiring, Susut, Tembuku, Bangli, Selat, Sidemen dan Rendang.
     
    “Distribusi curah hujan di Bali secara umum antara nol hingga 86,5 milimeter per 10 hari,” katanya.
     
    Puncak musim hujan di Bali diperkirakan terjadi pada Januari 2024 dengan curah hujan antara 500-600 milimeter per bulan.

    baca: imbas kekeringan petani di bogor dapat asuransi rp 6 juta

    Hanya satu zona musim, yakni di Karangasem bagian selatan yang diperkirakan puncak musim hujannya terjadi pada Februari 2024.

    Saat puncak musim hujan ini, BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai dampak bencana hidrometeorologi di antaranya banjir dan tanah longsor.
     
    Sementara itu, BBMKG Denpasar akan memperbarui pemantauan potensi kekeringan dan musim hujan di Bali per dasarian atau per 10 hari.
     
    Reporter: Nurakhmayani

  • Hari Ini Lebih 100 Tahun Lalu, Stasiun Tanjung Priok Resmi Melayani Warga Kota Batavia

    Hari Ini Lebih 100 Tahun Lalu, Stasiun Tanjung Priok Resmi Melayani Warga Kota Batavia

    7cloud.asia – Tepat pada hari ini, 2 November 1885 Stasiun Tanjung Priok resmi dioperasikan untuk melayani transportasi warga Batavia. 

    Waktu itu, para pendatang dari luar negeri yang hendak berkunjung ke Batavia (Jakarta), kali pertama pasti menginjakkan kaki di Tanjung Priok.

    Di sana terdapat pelabuhan Tanjung Priok yang terintegrasi dengan stasiun kereta api yang kini dikenal dengan Stasiun Tanjung Priok. Kini Stasiun Tanjung Priok terintegrasi dengan terminal bus baik bus dalam kota maupun antar kota. 

    Saat ini Stasiun Tanjung Priok berstatus sebagai cagar budaya, sesuai SK Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No: PM.13/PW.007/MKP/05.

    Stasiun Tanjung Priok direnovasi pada tahun 2008-2009. Peresmian stasiun ini beserta pengoperasian jalur Tanjung Priok – Jakarta Kota dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 

    Setelah itu , PT KAI bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya Serang (kini BPK VIII) melaksanakan Ekskavasi Bunker di Stasiun Tanjung Priok tahun 2010 serta Identifikasi Kerusakan dan Studi Teknis Stasiun Tanjung Priok pada tahun 2015.

    Baca: Sejarah Jakarta, dari Jayakarta menjadi Batavia lalu jadi Jakarta

    Saat mengunjungi Stasiun Tanjung Priok pada Minggu (30/10/2023), 7cloud.asia dibuat takjub dengan kemegahan stasiun yang disebut sebagai salah satu yang paling maju di kala itu. 

    Semua elemen yang ada di Stasiun Tanjung Priok masih terawat dengan baik, dan dibiarkan sesuai kondisi aslinya saat stasiun ini dibangun menjelang akhir abad ke-20.

    Dari luar, Stasiun Tanjung Priok tampil anggun dengan gaya art deco. Atap stasiun berbentuk pelana dengan kemiringan sekitar 30˚- 45˚ disertai ornamen list dari kayu. Dinding menggunakan batu bata dilapisi cat putih.

    Bangunan stasiun terasa sentuhan gaya arsitektur neo classic dan art deco, hal ini ditunjukkan pada bagian pintu masuk memakai unsur lengkungan di atas pintu masuk.

    Pintu tersebut berjumlah tiga buah yang bermaterial kayu kokoh dan kuat. Bukaan berupa jendela dan ventilasi dibuat tinggi dan lebar dengan tujuan memperlancar sirkulasi udara.

    Mengingat lokasi Stasiun Tanjung Priok yang berada di daerah pesisir sehingga udara terasa lebih panas.

    Baca: Mengenal Kotagede yang menjadi cikal bakal Kota Jogja

    Bangunan Stasiun Tanjung Priok yang terbesar dan terindah di Hindia Belanda ini memiliki siluet simetris dengan gaya arsitektur modern awal berbentuk simpel dan geometris yang dipengaruhi aliran kubisme.

    Secara dominan, bentuk bangunan Stasiun Tanjung Priok adalah persegi. Hal ini dapat dilihat dari bentuk bangunan secara keseluruhan maupun bukaan berupa pintu dan jendela.

    Ornamen berlanggam art deco berupa garis-garis vertikal dan horizontal banyak menghiasi Stasiun Tanjung Priok.

    Baiklah kita segera menengok sejarah Stasiun Tanjung Priok yang kini terintegrasi dengan terminal bus, baik TransJakarta maupun bus antar kota. 

    Dilansir laman resmi PT KAI, Stasiun Tanjung Priok dibangun untuk memfasilitasi kebutuhan Veerenigde Oost-Indie Company (VOC). 

    Saat itu Kota Batavia adalah pusat segala aktivitas VOC di Asia. Hampir seluruh kapal dari Belanda berlabuh di Batavia, pun sebaliknya komoditas yang hendak dikapalkan ke Balanda diberangkatkan melalui pelabuhan ini.

    Baca: Asal muasal nama Kota Jogja

    Guna memperlancar pengangkutan pemerintah kolonial Belanda membangun pelabuhan di pusat kota yang kini dikenal sebagai Pelabuhan Pasar Ikan. Tepatnya di Teluk Jakarta yang merupakan muara Sungai Ciliwung.

    Namun pertengahan abad ke-19, Pelabuhan Pasar Ikan dirasa sudah tidak mumpuni lagi. Aktivitas pelabuhan yang kian meningkat terutama pasca dibukanya Terusan Seuz (1869).

    Sehingga kapal dari Eropa ke Asia tidak perlu lagi mengitari Afrika. Selain itu Pelabuhan Sunda Kelapa sudah tidak dapat menampung kapal-kapal uap berukuran besar.

    Oleh karena itu, Gubernur Jenderal Hindia Belanda van Lansberge membangun pelabuhan baru di Tanjung Priok yang dimulai pada tahun 1877.

    Beberapa fasilitas penunjang pelabuhan turut dibangun yakni kanal penghubung antara pelabuhan-kota dan stasiun kereta api.

     

    Stasiun Tanjung Priok dibangun persis di atas dermaga pelabuhan, dan dibuka untuk umum pada 2 November 1885 bersamaan peresmian jalur Tanjung Priok-Batavia.

    Baca: Makna sumbu filosofi dalam tata kota Yogyakarta

    Jalur sepanjang 9 kilometer yang menghubungkan Tanjung Priok dan Batavia (Kota Tua, red)  tersebut dikelola oleh perusahaan kereta api negara, Staatsspoorwegen (SS).

    Stasiun Tanjung Priok berperan sebagai penghubung antara transportasi laut (pelabuhan) dan transportasi darat (kereta dan mobil).

    Kala itu para pelancong dari Eropa ataupun negeri lain yang berkunjung ke Batavia menggunakan kapal, berhenti di Pelabuhan Tangjung Priok. Selepasnya, mereka berganti moda transportasi kereta api daerah lain yang dituju.

    Apabila hendak bepergian ke Bogor, penumpang turun di Stasiun Batavia NIS untuk melanjutkan perjalanan. Sedang perjalanan ke Bekasi-Karawang dilayani Stasiun Batavia BOS.

    Tercatat pada tahun 1898 terdapat 19 keberangkatan kereta api dari Stasiun Tanjung Priok. Sembilan menuju Stasiun Batavia NIS dan sepuluh menuju Stasiun Batavia BOS.

    Durasi perjalanan dari Stasiun Tanjung Prik ke Batavia NIS atau BOS ialah sekitar 18 menit.

    Baca: Hari Kota Sedunia, mengungkap harapan warga marjinal kota

    Sampai awal abad ke-20 aktivitas di pelabuhan kian meningkat. Setali tiga uang, hal ini juga berdampak positif bagi Stasiun Tanjung Priok yang selalu ramai penumpang.

    Guna mempermudah dan menampung penumpang yang lebih banyak, diusulkan pembangunan stasiun baru.

    Harian Soerabaijasch Handelsblad edisi 25 Mei 1907 dan Het Niews van den dag voor Nederlandsch Indie edisi 28 Mei 1907 mengabarkan bahwa pada tahun 1908 akan dibuat proposal pembangunan stasiun baru di Tanjung Priok.

    Stasiun lama akan dialihfungsikan untuk keperluan layanan bangunan penyelidikan (recherche gebouw dienst).

    Namun, baru tahun 1914 rencana tersebut terealisasi. SS membangun stasiun baru di sebelah Stopplaats Sungai Lagoa. Rancangan stasiun baru ini mengusung konsep pembangunan kota industri, didesain oleh C. W. Koch, Kepala Insinyur SS.

    Stasiun dibangun di atas pondasi tiang pancang beton bertulang dengan kolom beton bertulang. Konstruksi tersebut dilaksanakan oleh Hollandsche Beton Maatschappij. Sedang pemasangan dinding dan finishing dilakukan di tempat.

    Baca: Tantangan menerapkan infrastruktur hijau dalam tata kota

    Salah satu hal menarik dalam pembangunan ialah pendirian sebuah pabrik batu bata. Pabrik batu bata semen ini dibangun khusus untuk menunjang kebutuhan pembangunan stasiun.

    Hal ini disebabkan selama proses pembangunan pasokan batu bata tidak mencukupi. Selain itu semua harga bahan bangunan melonjak harganya.

     

  • Jumat Pagi, Kualitas Udara di Jakarta Tidak Sehat

    Jumat Pagi, Kualitas Udara di Jakarta Tidak Sehat

    7cloud.asia – Kualitas udara di Jakarta Timur dan Jakarta Barat pada Jumat (03/11/2023) pagi pukul 04.00 WIB berada dalam kategori tidak sehat.

    Kategori tersebut termasuk dalam angka partikel halus (particulate matter/PM) 2,5 berdasarkan indek standar pencemar udara (ISPU) meliputi wilayah yakni Lubang Buaya Jakarta Timur (108), dan Kebon Jeruk Jakarta Barat (101).

    Mengutip Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Lubang Buaya, Jakarta Timur memiliki angka PM2,5 yang paling tinggi sebesar 110 atau berada di antara patokan 101-199.

    Angka itu termasuk kategori tidak sehat yakni kualitas udaranya yang bersifat merugikan pada manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

    baca: jakarta hujan kualitas udara tak kunjung membaik

    Sedangkan ISPU di wilayah kota Jakarta lainnya terpantau sedang, yakni Bundaran HI Jakarta Pusat (87), Jagakarsa Jakarta Selatan (71) dan Kelapa Gading Jakarta Utara (95).

    Di tingkat dunia, berdasarkan situs pemantauan IQ Air pada Jumat pukul 07.15 WIB, Jakarta berada pada peringkat sembilan dengan pencemaran udara tertinggi di dunia dengan indeks kualitas udara 164.

    Di situs tersebut, di Jakarta nilai konsentrasi polutan utamanya PM 2,5  yang artinya 16.1 kali lebih tinggi dari nilai panduan kualitas udara Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni 158 AQI US.

    Data kualitas udara diperoleh berdasarkan pantauan di 20 stasiun pemantau, di antaranya berada di Layar Permai (PIK), Jalan Raya Perjuangan (Kebon Jeruk) dan Jimbaran (Ancol).

    baca: tekan polusi udara berbagai upaya dilakukan pemprov dki jakarta

    Sedangkan peringkat pertama jatuh pada Delhi, India dengan indeks kualitas udara dalam kategori bahaya yaitu 546.

    Kota terpolusi kedua di dunia adalah kota Lahore, Pakistan dengan indeks kualitas udara 382.

    Kota terpolusi ketiga dunia adalah kota Baghdad, Irak yang terpantau indeks kualitas udaranya 232.  

    Reporter: Nurakhmayani

  • Di Tengah Fenomena El Nino, BMKG Ingatkan Perlunya Menguatkan Manajemen Air

    Di Tengah Fenomena El Nino, BMKG Ingatkan Perlunya Menguatkan Manajemen Air

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan seluruh pihak untuk menguatkan manajemen air.

    Hal ini  agar pasokannya cukup untuk pertanian dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di tengah kombinasi fenomena El Nino dan IOD positif yang memicu kekeringan.

    “Hingga Oktober dasarian II, 2023, El Nino berada di level moderate dan IOD (Indian Ocean Dipole) positif juga masih bertahan positif masih bertahan,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangannya di Jakarta Kamis (03/11/2023).   

    Ia menambahkan BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi El Nino terus bertahan pada level moderat hingga periode Desember 2023-Januari-Februari 2024, sementara IOD Positif akan terus bertahan hingga akhir tahun 2023.   

    baca: bmkg dampak el nino 2023 masih terkendali

    Kondisi itu, kata dia, akan mempengaruhi sejumlah sektor diantaranya pertanian, sumber daya air, kehutanan, perdagangan, energi, dan kesehatan.

    “Karenanya, pemerintah di seluruh level diharapkan segera mengambil langkah mitigasi dan antisipasi terhadap dampak negatif yang terjadi,” ujarnya.

    Di sektor pertanian, Dwikorita mengemukakan produksi tanaman pangan terancam mengalami penurunan akibat terganggunya siklus masa tanam, gagal panen, kurangnya ketahanan jenis tanaman atau penyebaran hama yang aktif pada kondisi kering.

    Untuk sektor sumber daya air, ia menambahkan situasi ini dapat berakibat pada berkurangnya sumber daya air. Di sektor perdagangan memicu lonjakan harga bahan pangan.

    baca: dampak el-nino warga ciamis antre air

    Kemudian di sektor kehutanan mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan. Di sektor energi dapat menekan jumlah produksi energi yang bersumber dari PLTA.

    Sedangkan di sektor ketahanan meningkatkan risiko kesehatan berkaitan dengan sanitasi dan ketersediaan air bersih untuk di konsumsi dan kebersihan.

    “Bagi daerah yang mengalami karhutla, kondisi ini juga dapat berakibat pada polusi udara dan memicu terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” paparnya.

    Dwikorita menyampaikan terdapat sejumlah strategi yang dapat diambil pemerintah sebagai upaya kesiapsiagaan, pertama, menguatkan manajemen air.

    Kedua, menguatkan penyebaran informasi pedoman kepada petani untuk beradaptasi dengan perubahan pola musim dan memilih tanaman yang lebih tahan kekeringan.

    baca: demi dapat air bersih warga lebak harus cari ke hutan

    Ketiga, menyelenggarakan program penyuluhan dan pelatihan untuk membantu masyarakat dalam mengadopsi praktik pertanian yang lebih tahan terhadap kondisi kekeringan.

    Keempat, penguatan pengelolaan hutan dan lahan untuk mencegah kebakaran hutan yang dapat dipicu oleh cuaca kering.

    Kelima, program rehabilitasi ekosistem dan restorasi lahan yang terdegradasi akibat kekeringan atau kebakaran.

    Keenam, menyusun rencana kesiapsiagaan logistik untuk memastikan pasokan air bersih dan bahan makanan cukup terutama di wilayah yang rentan.

    Dan, ketujuh, melakukan kampanye kesadaran masyarakat tentang praktik konservasi air dan upaya pengurangan risiko bencana.

    Sumber: Antaranews

  • Siapkan Payung, Hari Ini Hujan Berpotensi Mengguyur Beberapa Kota Besar  

    Siapkan Payung, Hari Ini Hujan Berpotensi Mengguyur Beberapa Kota Besar  

     

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan mengguyur beberapa kota besar di Indonesia pada Sabtu (04/11/2023).  

    Melansir laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan berpotensi  terjadi di Banda Aceh, Padang, Medan, Jambi dan Pangkal Pinang.

    Selain itu, kota Bandung, Denpasar, Palangka Raya, Banjarmasin, Mataram, Mamuju, dan Makassar juga berpotensi hujan dengan intensitas ringan.

    Sedangkan hujan dengan intensitas sedang diprediksi mengguyur wilayah Tanjung Pinang dan Serang. BMKG juga memperkirakan hujan disertai petir akan mengguyur kota Pontianak.

    baca: bmkg dampak el nino 2023 masih terkendali

    Sementara kondisi cuaca di beberapa kota lainnya di Indonesia seperti Bengkulu, Pekanbaru, Semarang, Manado, Ambon, Ternate, dan Manokwari diperkirakan berawan.

    Bahkan kota Palembang, Samarinda, dan Jayapura BMKG memprediksi berawan tebal. .

    Cuaca cerah berawan berpotensi terjadi di wilayah Bandar Lampung, Jakarta, Yogyakarta, Tarakan, Gorontalo, Kendari, Surabaya dan Kupang dengan suhu udara berkisar antara 24-36 derajat Celcius.

    Sebelumnya diwartakan, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengimbau warga agar mewaspadai kemungkinan terjadi kondisi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim kemarau ke musim hujan.

    “Cuaca ekstrem berpotensi besar terjadi selama musim peralihan, mulai dari hujan lebat disertai petir dan angin kencang serta hujan es,” ungkapnya.

    baca: bmkg musim kemarau berlangsung hingga akhir oktober

    Di masa pncaroba ini, lanjut dia, biasanya cuaca cerah pada pagi hari, awan mulai tumbuh pada siang hari, dan hujan turun menjelang sore hari atau malam.

    Awan cumulonimbus yang bentuknya seperti bunga kol berwarna keabu-abuan dengan garis tepian jelas biasanya tumbuh pada pagi menjelang siang.

    Menjelang sore hari, warna awan ini akan berubah menjadi gelap dan selanjutnya hujan, petir, dan angin dapat terjadi.

    baca: cuaca terasa panas terik di siang hari ini penjelasan bmkg

    Karena itu pihaknya mengingatkan bencana hidrometeorologi basah yang disebabkan oleh hujan seperti banjir dan tanah longsor.

    “Kepada masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan yang rawan longsor, kami mengimbau untuk waspada dan berhati-hati,” imbaunya.

    Reporter: Nurakhmayani