Tag: jawa tengah

  • Kiat Ganjar Pranowo Turunkan Angka Stunting di Jawa Tengah

    Kiat Ganjar Pranowo Turunkan Angka Stunting di Jawa Tengah

    7cloud.asia – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terus menggenjot penanganan stunting di provinsi yang dipimpinnya. 
     
    Salah satu langkah yang dilakukan untuk menurunkan angka stunting di Jawa Tengah adalah dengan menggunakan beras fortifikasi yang diujicobakan di 253 desa di Jawa Tengah.
     
    Setidaknya 500 ibu hamil di sejumlah daerah di Tawa Tengah mendapat pembagian beras fortifikasi ini dengan tujuan untuk mencegah stunting. 
     
    Pilot project penanganan stunting di Jawa Tengah itu dilakukan dengan menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, tempat Ganjar Pranowo pernah menuntut ilmu.
     

     

    Ganjar Pranowo mengatakan, Keberhasilan pilot project penggunaan beras fortifikasi di Jateng sudah terlihat.

    “Dari sampling yang saya lihat, hasilnya lumayan bagus. Jadi, sistem sudah dibuatkan, tapi praktek sudah dilaksanakan,” kata Ganjar Pranowo

    Ganjar Pranowo mengatakan Pilot project penurunan angka stunting ini  merupakan program kolaborasi antar beberapa pihak, dari kampus, BUMD, dari pemerintah, termasuk dari kabupaten/kota.

    “Harapan kami, stunting bisa kami keroyok. Maka kita memastikan ibu-ibu hamil, asupan gizinya harus bagus. Diperiksanya rutin. Sehingga mereka yang berpartisipasi untuk mengawasi ini, harapan kami juga memberikan catatan-catatan data seakurat mungkin,” jelas Ganjar Pranowo awal Mei lalu. 

    Baca: Standar garis kemiskinan layak dikaji ulang

    Dilansir suara.com, metode lain untuk menangani persoalan stunting juga terus dikembangkan UGM. Selain itu, kampus lain juga akan didorong agar melakukan penelitian untuk mencari solusi terkait dengan masalah stunting.

    “Dulu dari peternakan UGM juga pernah ada telur omega. Yang lain kalau ada, kami dorong. Model keroyokan inilah yang kami harapkan nanti, bisa melaksanakan program percepatan penanganan stunting,” tegas Ganjar Pranowo.

    Penanganan stunting menjadi fokus utama Ganjar Pranowo selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

    Baca: Kemiskinan ekstrem di Indonesia turun drastis, tapi ada catatan

    Banyak program yang dirumuskan Ganjar Pranowo untuk menekan angka stunting di Jawa Tengah. Di antaranya program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5Ng), Jo Kawin Bocah, edukasi melalui program Gubernur Mengajar, dan lainnya.

    Berdasarkan perhitungan elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (ePPGBM), pada 2018 tingkat stunting di Jawa Tengah tercatat berada di angka 24,4 persen.

    Setahun kemudian pada 2019 angka stunting di Jawa Tengah turun menjadi 18,3 persen. Angka stunting kembali turun pada 2020 menjadi 14,5 persen. Kemudian, pada 2021 turun menjadi 12,8 persen, dan terakhir pada 2022 di angka 11,9 persen.

  • Ekonomi Sirkular Antar Jawa Tengah Raih Gelar Provinsi dengan Pembangunan Daerah Terbaik

    Ekonomi Sirkular Antar Jawa Tengah Raih Gelar Provinsi dengan Pembangunan Daerah Terbaik

    7cloud.asia – Pemprov Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Ganjar Pranowo berkomitmen untuk terus mengembangkan ekonomi sirkular.

    Untuk itu, keterlibatan anak muda kreatif sangat penting, mengingat ekonomi sirkular semakin menjadi tren dan dapat menyelesaikan beberapa persoalan di masyarakat, khususnya terkait masalah lingkungan.

    “Sebenarnya ekonomi sirkular kan menjadi tren ya. Kalau kemudian masyarakat punya problem di tempatnya masing-masing dan mereka ingin menyelesaikan, ternyata berdasarkan sumber atau resources yang ada di situ, mereka mampu untuk mengolah kembali, dan ternyata praktik-praktik baik itu ada. Kita mencoba mendampingi,” kata Ganjar Pranowo usai rapat paripurna di Gedung DPRD Jawa Tengah, awal Juni lalu.
     
     
    Ditambahkan, perkembangan ekonomi sirkular, juga terlihat dari semakin tingginya minat masyarakat untuk melakukan daur ulang.
     
    Perkembangan ekonomi sirkular ini sejalan dengan semakin banyaknya generasi muda yang peduli dengan isu lingkungan dan ingin membuat dunia menjadi lebih baik dan nyaman.
     
    “Banyak sekali kelompok masyarakat yang muda dan demen banget sama ekonomi sirkular. Generasi muda sekarang itu sangat berorientasi pada isu lingkungan, bagaimana kemudian dunia itu lebih baik dan lebih nyaman, semua yang hari ini mengganggu, contohnya sampah begitu, mereka mencoba mengolah,” tuturnya.
     
     
    Ganjar Pranowo lantas menyebutkan contoh penerapan ekonomi sirkular yang dilakukan sejumlah anak muda dengan mengolah sampah baru menjaid produk fesyen.
     
    Beberapa waktu lalu, Ganjar Pranowo menerima kiriman baju dengan pewarna alam, dan memanfaatkan material bekas untuk kancing baju.
     
    “Biasa saja kalau dilihat tetapi setelah saya tanya, pewarnanya itu natural. Hitam natural baru saya lihat sekali itu bagus, tidak terlalu gelap tapi hitamnya kelihatan dominan. Kedua, beberapa kancing bajunya itu beberapa materi-materi yang dibuang. Ini contoh dari ekonomi sirkular,” katanya.
     
     
    Ganjar Pranowo menegaskan, produk itu menjadi bukti, di tangan generasi muda sampah dapat diolah kembali dan menghasilkan produk yang bagus. 
     
    “Oleh anak-anak muda didesain dengan sedemikian rupa bagusnya, kemudian menjadi produk yang bagus. Ini contoh-contoh saja. Mudah-mudahan menjadi trendsetter ya, ekonomi sirkular dan orang mau melakukan aktivitas di situ,” ungkapnya.
     
    Menurutnya, penerapan ekonomi sirkular yang mulai dikembangkan di Jawa Tengah mendapat apresiasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). 
    Bappenas.
     
    Jawa Tengah menjadi provinsi terbaik pertama dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2023. Penghargaan dari Bappenas ini juga pernah diterima Jawa Tengah pada 2019 dan 2020.

     
     
    Namun Ganjar Pranowo menegaskan penghargaan ini hanyalah efek dari penerapan ekonomi sirkular.
     
    “Penghargaan itu bukan tujuan, tapi substansi dari program, termasuk ekonomi sirkular harus menyentuh kelompok masyarakat,” tandasnya.
     
    Peghargaan ini juga tak lepas dari penerapan energi baru terbarukan atau EBT. Itu terlihat dari banyaknya jumlah desa mandiri energi (DME) di Jawa Tengah.
     
    Saat ini telah berjumlah 2.353 DME. Seluruh DME tersebut terdiri dari 2.167 DME inisiatif, 160 DME berkembang, dan 26 DME mapan.
     
    Sumber: jawatengah.go.id
     
     

     

     

     

     

     

  • Cara Ganjar Pranowo Berantas Pungli di Lingkungan Sekolah di Jawa Tengah

    Cara Ganjar Pranowo Berantas Pungli di Lingkungan Sekolah di Jawa Tengah

    7cloud.asia – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya telah membuka layanan pengaduan khusus pungutan liar atau pungli di lingkungan sekolah.

    Langkah tegas Pemprov Jawa Tengah untuk memberantas pungli di lingkungan sekolah ini disampaikan langsung oleh Ganjar Pranowo di akun media sosial resminya, baik Instagram,Twitter maupun facebook.

    Ganjar Pranowo mengatakan, kebijakan Pemprov Jawa Tengah ini dilakukan setelah menerima banyak keluhan terkait pungli di lingkungan sekolah dengan berbagai alasan termasuk saat penerimaan peserta didik baru atau PPDB saat ini.

    Baca: Sistem zonasi di PPDB akan dipertahankan

    Salah satu hal yang bisa diperhatikan, adalah jika ada pihak lain selain sekolah dan orang tua/wali siswa yang mengadakan seragam sekolah, maka patut dicurigai itu sebagai pungli.

    Apabila orang tua atau siswa menemukan indikasi pungli seperti itu, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa emprov Jawa tengah telah menyiapkan layanan aduan kepada pemerintah provinsi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah

    Pengaduan dapat dilakukan lewat akun resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah atau lewat link s.id/laporgub atau menghubungi 0823 2961 5325.

    Baca: Banyak terjadi kecurangan di PPDB, apa penyebabnya?

    Ganjar Pranowo meminta warga Jawa Tengah di manapun berada untuk tidak takut melaporkan jika menemukan praktik pungli di lingkungan sekolah.

    “Kami selalu menindak tegas setiap pungutan liar, namun ini harus diiringi sinergi semua pihak. Kita semua harus memerangi pungli dengan keras, tdk lagi sebatas teguran dan imbauan saja. Jaga komitmen dan pegang erat integritas dimanapun berada!” tulis Ganjar Pranowo di akun twitternya @ganjarpranowo

    Ganjar Pranowo memaparkan, ia sering menerima masukan tentang adanya pungli di lingkungan sekolah saat melakukan kunjungan ke berbagai daerah.

    Baca: Mendobrak mitos pendidikan vokasi sebagia pilihan nomor dua

    Ganjar Pranowo mencontohkan pengakuan seorang siswi sekolah negeri yang menyampaikan adanya uang infaq yang harus diberikan secara rutin.

    Pasca mendapatkan informasi tersebut, Pemprov Jawa Tengah langsung menindak kepala sekolah yang bersangkutan. 

    Dalam unggahan itu, Ganjar Pranowo juga meminta warga Jawa Tengah untuk ikut mengawasi dan memastikan agar tidak ada pungli di lingkungan sekolah

    Baca: Pendidikan montessori makin diminati

    Ganjar Pranowo juga meminta warga untuk tidak takut untuk melaporkan tindakan atau perbuatan yang terindikasi adanya aktivitas pungli di lingkungan sekolah.

    “Saya kira ini merupakan inovasi yang bagus, masyarakat bisa menyampaikan aspirasi, keluhan, atau aduan,” terang Ganjar Pranowo yang telah resmi dideklarasikan menjadi calon presiden dari PDIP tersebut.

     

  • Mengenal Kota Salatiga, Salah Satu Kota Terindah dan Tertua di Indonesia

    Mengenal Kota Salatiga, Salah Satu Kota Terindah dan Tertua di Indonesia

    7cloud.asia – Pembukaan Jalan Tol Trans Jawa membuat Kota Salatiga Jawa Tengah jadi perbincangan. Hal ini karena gerbang Tol Salatiga memiliki panorama indah layaknya Kota Swiss.

    Dengan latar belakang Gunung Merbabu yang menjulang tinggi, banyak orang yang menyamakan pemandangan di gerbang tol Salatiga itu dengan pemandangan di Swiss yang sudah mendunia.

    Orang lantas bertanya-tanya di mana sebenarnya Salatiga. Ya karena sebelum ini nama Salatiga masih kalah tenar dibanding kota lain di Jawa seperti Semarang, Solo, Yogyakarta ataupun Bandung.

    Padahal, Salatiga merupakan salah satu kota tertua di Indonesia dan juga disebut sebagai kota terindah di Jawa Tengah. Kota Salatiga juga disebut sebagai kota yang paling toleran oleh Setara Institute.

    Baca: Sejarah Jakarta bermula dari Pangeran Jayakarta

    Buat kamu yang masih belum yakin jika Salatiga merupakan salah satu kota tertua di Indonesia, seperti ini penjelasannya.

    Hari jadi Kota Salatiga ditetapkan pada tanggal 24 Juli 750 Masehi, jadi baru pada Senin lalu Kota Salatiga merayakan hari jadinya yang ke 1273 tahun.

    Sudah cukup tua bukan? Bahkan Kota Salatiga jauh lebih tua dibanding Jakarta ataupun Bandung.

    Kota Salatiga adalah kota lama yang sudah ada sejak sebelum Belanda menjajah Indonesia. Keberadaan Kota Salatiga tak lepas dari kisah Ki Ageng Pandanaran, Bupati Semarang pada masa Kesultanan Demak yang ikut Sunan Kalijaga pergi mengembara.

    Baca: Mengenal Kota Kupang yang pernah jadi rebutan Belanda dan Portugis

    Dalam perjalanan itu, Sunan Kalijaga meminta Ki Ageng Pandanaran meninggalkan seluruh harta benda miliknya.

    Walaupun Ki Ageng Pandanaran mampu menepati janjinya, namun istrinya melanggar. Dia memasukkan emas dan berlian ke dalam tongkat.

    Di tengah perjalanan, mereka bertemu sekawanan perampok. Sunan Kalijaga menyuruh perampok itu untuk mengambil harta yang dibawa oleh istri bupati.

    Akhirnya perampok itu membawa tongkat yang berisi emas dan berlian. Drai kejadian inilah nama Kota Salatiga berasal.

    Baca: Makna sumbu filosofi dalam tata kota Yogyakarta

    Setelah peristiwa itu, Sunan Kalijaga berkata kepada Ki Pandanaran dan istrinya,

    ”Aku akan menamakan tempat ini Salatiga karena kalian telah membuat tiga kesalahan. Pertama, kalian sangat kikir. Kedua, kalian sombong. Ketiga, kalian menyengsarakan rakyat. Semoga tempat ini menjadi tempat yang baik dan ramai nantinya.”

    Berdasarkan prasasti Plumpungan yang berada di Desa Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo itu, pada awalnya Salatiga adalah sebuah tanah perdikan bernama Hampra.

    Pada saat itu, pemberian tanah perdikan itu dilakukan oleh seorang raja, sehingga rakyat yang menetap di sana dibebaskan dari membayar pajak atau upeti karena daerah itu dianggap berjasa pada seorang raja.

    Baca: Kisah sukses Bogota terapkan konsep TOD

    Berdasarkan pengamatan oleh ahli sejarah, tanah perdikan atas wilayah Hampra diberikan oleh Raja Bhanu, seorang raja besar yang daerah kekuasaannya meliputi Salatiga, Kabupaten Semarang, Ambarawa, dan Boyolali.

    Berdasarkan pada Perda No. 15 tahun 1995, penetapan tanah perdikan oleh Raja Bhanu itulah yang menjadi dasar tanggal lahir Kota Salatiga.

    Kota Salatiga yang terletak di kaki tepatnya arah utara Gunung Merbabu memiliki udara yang sejuk dan panorama indah. 

    Keindahan Kota Salatiga sebenarnya telah dikenal sejak masa penjajahan Belanda. Bahkan pada zaman itu, Salatiga mendapat julukan De Schoonste Stad van Midderi-Java atau kota terindah di Jawa Tengah.

    Baca: Prinsip alon-alon waton kelakon warga Kota Yogyakarta

    Maka tak heran apabila di Salatiga banyak dijumpai rumah peninggalan Belanda dan juga tempat wisata alam seperti Kopeng.

    Letaknya yang berada di dua kota besar, yakni Semarang dan Solo membuat lokasi Salatiga begitu strategis. Apa lagi, kota itu dilalui jalan nasional dan juga jalan tol trans Jawa.

    Salatiga juga dikenal memiliki pendidikan yang baik, dan punya perguruan swasta yang cukup terkenal yaitu Universitas Satya Wacana.

    Seperti itulah kisah Kota Salatiga, buat kamu yang ingin berkunjung ke sana bisa lewat Semarang, Solo ataupun Yogyakarta.

     

     

  • Presiden Putuskan Nama Pengganti Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah Pekan Depan

    Presiden Putuskan Nama Pengganti Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah Pekan Depan

    7cloud.asia – Presiden Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan akan memutuskan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah (Jateng) sebagai pengganti Ganjar Pranowo, pekan depan. 

    Hingga Kamis (31/8/2023) Jokowi mengaku belum menerima nama pengganti Ganjar Pranowo yang akan habis masa jabatannya pada Selasa (5/9/2023).

    “Belum, belum masuk ke meja saya,” kata Jokowi di Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 30 Agustus 2023.

    Baca: SMKN Jawa Tengah rintisan Ganjar Pranowo dipuji presiden

    Kendati begitu, Jokowi menjelaskan pemilihan Pj Gubernur pengganti Ganjar Pranowo nantinya bakal dilakukan melalui persidangan Tim Penilai Akhir (TPA).

    Jokowi berharap proses tersebut bisa selesai secepatnya, sehingga saat Ganjar Pranowo pensiun sudah ada nama pengganti.

    “Ya paling lambat minggu ini mungkin (selesai), kalau sudah masuk ke meja saya kita putuskan. Belum (tahu calonnya), tapi kalau ditanya siapa, belum tahu,” kata Jokowi.

    Baca: Cara Ganjar Pranowo atasi stunting di Jawa Tengah

    Dilansir Tempo.co, DPRD Jateng telah mengajukan tiga calon pengganti Ganjar Pranowo yang bakal segera pensiun.  Pj Gubernur menggantikan Ganjar usai purnabaktinya pada 5 September 2003 nanti. 

    “Hasto Wardoyo Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, Tony Tribagus Spontana Kepala Badan Diklat Kejagung RI, dan Sumarno Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah,” kata Ketua DPRD Jateng Sumanto, Senin, 7 Agustus 2023 .

    Keputusan ini menandai langkah penting dalam menjaga kelancaran pemerintahan Provinsi Jateng saat Ganjar selesai masa jabatannya, kemudian ia mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

    Baca: Bus rapit transit yang ramah disabilitas rintisan Pemprov Jawa Tengah

    Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri, Benny Irwan mengatakan Jokowi belum menunjuk Pj Gubernur untuk mengisi kekosongan hingga November 2024.

    Walaupun, DPRD tiap provinsi tersebut sudah mengirimkan tiga nama usulan Pj Gubernur.

     

    “Kami sedang menunggu waktu untuk sidang TPA yang nanti akan dipimpin langsung presiden, dan dihadiri menteri-menteri terkait dan kepala lembaga. Semoga sidang TPA bisa dilaksanakan sebelum akhir masa jabatan kepala daerah,” kata Benny.

    Baca: Cerita-cerita tuli, kisah perjuangan disabilitas tuli di Solo

    Menurut dia, Kemendagri sudah menggelar pemeriksaan awal yang dipimpin Sekjen dan dihadiri pejabat setara eselon I lembaga tersebut.

    Kemendagri juga melakukan pemeriksaan profil terhadap setiap calon untuk memastikan terpenuhinya seluruh syarat menjadi seorang Pj Gubernur.

    “Penilaian, pandangan, data, serta informasi terhadap masing-masing calon. Itu sudah selesai dilaksanakan,” kata Benny.

     

     

  • Ganjar Pranowo Pamitan pada Jawa Tengah, Ratusan Warga Serahkan Beragam Seserahan

    Ganjar Pranowo Pamitan pada Jawa Tengah, Ratusan Warga Serahkan Beragam Seserahan

    7cloud.asia – Kantor Gubernur Jawa Tengah hari ini terlihat tak biasa pada Senin (4/9/2023) Hari ini menjadi hari terakhir bagi Ganjar Pranowo berkantor di sana.

    Ratusan warga datang memadati halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, untuk mengucapkan salam perpisahan untuk Ganjar Pranowo. 

    Warga datang dengan membawa seserahan hasil bumi yang telah diolah untuk Ganjar Pranowo yang telah 10 tahun menjadi orang nomor satu di Jawa Tengah. 

    Ganjar Pranowo pun menyambut warga yang terdiri dari pelaku UMKM, seniman dan petani itu dengan penuh kehangatan.  

    Ada yang memberikan batik, bunga, kuda lumping hingga replika alat musik gamelan. Hal itu diberikan sebagai bentuk ucapan terima kasih para warga atas kepemimpinan Ganjar yang selalu menunjukkan kesederhanaan dan kedekatan dengan rakyat.

    Baca: Presiden telah menunjuk 10 penjabat gubernur 

    Warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa itu juga turut menampilkan tarian kesenian kuda lumping sebagai persembahan warga untuk Ganjar.

    “Saya bertemu mereka kira-kira sejak 2013 lalu mulai intens. Ada kesenian rakyat, ada romo kyai, para petani tembakau di Temanggung, petani cabai di Magelang, atau para nelayan yang mengolah ikannya di Pati, pembuat gethuk Banyumas juga hadir,” ujar Ganjar usai bertemu warga.

    Ganjar Pranowo pun mengenang momen-momen saat bersama warga. Seperti kerja sama dengan para petani tembakau Temanggung, pembinaan dsn pendamping pelaku UMKM hingga petani cabai.

    Warga mengaku senang dan bangga dengan Ganjar lantaran selalu didatangi langsung, duduk bareng untuk didengar aspirasinya dan dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan.

    “Mengingatkan saat itu kita pernah bersama dan pasti kita akan bersama terus menerus. Hari ini mereka menunjukkan kesenian yang pernah bareng-bareng komunikasi, dibina, dibantu, ditampilkan hari ini,” ucap Ganjar Pranowo. 

    Baca: SMKN Jawa Tengah Akan dijadikan percontohan nasional

    Di hari yang sama, Ganjar Pranowo juga berpamitan ke seluruh ASN di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Tengah. 

    “Sukses selalu dan sehat-sehat ya bapak,” ujar salah satu pegawai Biro Administrasi Daerah kepada Ganjar.

    “Bapak foto dulu untuk kenang-kenangan,” kata pegawai lainnya.

    Teguh Hadi Purnomo selaku Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Jawa Tengah, mengaku akan kehilangan sosok kepemimpinan Ganjar yang bakal mengakhiri masa jabatannya pada Selasa 5 September besok.

    Dia mengungkapkan, Ganjar adalah pemimpin yang sangat mencintai rakyatnya, disiplin dan selalu memiliki ide cemerlang dalam menginisiasi program-program dan kebijakan yang kreatif.

    “(Ganjar) humble, terus disiplin dan yang jelas itu beliau sangat memikirkan rakyatnya. Jelas kami merasa kehilangan ya karena beliau seorang pemimpin luar biasa dan ide-ide kreatifnya sangat brilian,” ucap Teguh.

    Baca: Pilih pemimpin pro lingkungan di Pemilu 2024

    Teguh menambahkan, birokrasi kepemerintahan dan kepegawaian Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Ganjar juga menjadi lebih baik.

    Hal itu dikarenakan Ganjar selalu menekankan ke jajarannya untuk selalu menjaga integritas dan tidak melakukan tindakan penyelewengan melalui slogan andalannya yakni ‘Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi’ yang berarti tidak korupsi dan tidak berkhianat.

    Birokrasi kita, ujarnya, sudah berubah dari era lama menjadi sekarang ini, kita tentunya sekarang menjadi pemerintahan yang bersih dan saya tahu persis kondisi itu. 

    Di setiap biro, Ganjar pun menitipkan pesan untuk memaksimalkan kinerja dan terus melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

    “Teman-teman terima kasih ya. Saya pesankan semangatnya harus terus dijaga. Saya pamit ya, terima kasih,” kata Ganjar.

  • Ribuan Warga Jawa Tengah Melepas Ganjar Pranowo-Gus Yasin

    Ribuan Warga Jawa Tengah Melepas Ganjar Pranowo-Gus Yasin

    7cloud.asia – Ribuan rakyat Jawa Tengah dari berbagai kalangan, memberikan apresiasi kepada pasangan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), yang telah memimpin dan melayani rakyat Jawa Tengah dengan sepenuh hati.

    Warga dari berbagai kalangan, mulai ASN, OPD, guru, organisasi masyarakat sipil, forum keagamaan, budayawan, kepala desa dan camat se-Jawa Tengah hadir di GOR Jatidiri, Kota Semarang untuk silaturahmi dengan Ganjar Pranowo dan Gus Yasin pada Selasa (5/9/2023).  

    Saat Ganjar Prabowo memberikan sambutan untuk terakhir kalinya sebagai orang nomor satu di Jawa Tengah, banyak dari mereka yang hadir di GOR Jatidiri tak dapat menahan haru dan sedih.

    Baca: Jateng Bersholawat turut melepas Ganjar Pranowo-Gus Yasin

    Warga Jawa Tengah mengaku akan kehilangan kepemimpinan Ganjar Pranowo dan Gus Yasin.

    Salah satunya dirasakan Thea, salah satu ASN dari Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Tengah. Air matanya mengucur saat Ganjar menuruni panggung.

    Menurutnya, sosok Ganjar sebagai pemimpin yang sangat berkesan di hati rakyat Jawa Tengah, tak terkecuali ASN. Ketegasannya dan kedisipinannya dalam menegakkan aturan dan semangat anti korupsi telah memberi banyak inspirasi.

    “Acara perpisahan Pak Ganjar dan Gus Yasin untuk hari ini buat saya pribadi rasanya menggugah sekali karena kepemimpinan beliau yang memang membimbing kami selaku PNS Pemprov Jateng untuk bisa berkarya lebih baik lagi,” ujar Thea sambil sesenggukan.

    Baca: Ganjar Pranowo siap wujudkan amanah rakyat

    Thea menambahkan, bukan hanya momen haru dan sedih yang tercipta. Tetapi juga motivasi dari Ganjar Pranowo untuk terus memberikan pelayanan terbaik untuk rakyat telah memantik kinerja jajarannya di Pemprov Jawa Tengah.

    Dia pun mendoakan kesuksesan dan kesehatan untuk Ganjar Pranowo dan Gus Yasin di masa yang akan datang. 

    “Memang kami belum bisa melayani masyarakat dengan optimal, tapi dengan ucapan beliau (Ganjar) perpisahan kami menjadi lebih semangat untuk bekerja. Kami kami sangat apresiasi,” tutur Thea.

    Ganjar Pranowo dan Gus Yasin didampingi istri Siti Atikoh Supriyanti dan Nawal Nurul Arafah. Kedua pasangan itu kompak mengenakan baju putih.

    Baca: Saat yang lain larut dalam hiruk pikuk koalisi, Ganjar memilih konsolidasi

    Ganjar mengungkapkan tidak pernah menyangka akan mengemban amanah sebagai Gubernur Jawa Tengah. Mandat itu, kata Ganjar, datang dari rakyat dan harus dikembalikan untuk rakyat dalam bentuk pelayanan yang jujur dan adil.

    “Saya selalu ingat pesan kedua orang tua saya, keluarga saya, dan saya masih ingat pesan Mbah Maimoen. Tidak pernah kita meminta bahkan memikirkan hadirnya jabatan ini. Beliau-beliau hanya berpesan layani masyarakat, jangan korupsi,” ungkap Ganjar.

    Laki-laki berambut putih itu menghaturkan terima kasih kepada seluruh rakyat Jawa Tengah dan juga jajarannya di Pemprov Jawa Tengah atas amanah dan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

    Hubungan baik antara pemimpin dan rakyat yang telah dibangun diharapkan dapat terus dijaga dan dirawat. Hal itu semata-mata untuk bersama-sama memajukan Jawa Tengah.

    Baca: Golkar dan PAN resmi dukung Prabowo Subianto

    Ia bersyukur, akhirnya semua pada akhirnya mereka mau berubah dan berharap hal ini berlanjut.

    “Saya pesankan jaga integritas, agar kemudian perubahan mindset yang kurang lebih dibangun selama sepuluh tahun jangan sampai hancur, sehingga melayani masyarakat dan tidak korupsi itu tindakan penting untuk sebuah birokrasi,” kata Ganjar.

    Ganjar menyebutkan, simbol kemeja putih yang dikenakannya mengartikan bahwa setelah melepas jabatan Gubernur Jawa Tengah, dia kembali lagi seperti dahulu menjadi rakyat biasa.

    “Kembali seperti yang dulu,” sebut Ganjar.

    Baca: Pasangan Anies dan Cak Iminn resmi dideklarasikan

  • Berpamitan pada Warga Jawa Tengah, Ganjar Pranowo Pun Menangis

    Berpamitan pada Warga Jawa Tengah, Ganjar Pranowo Pun Menangis

    7cloud.asia – Air mata Ganjar Pranowo tak tertahan saat berpamitan kepada puluhan ribu warga Jawa Tengah yang menghadiri Pesta Rakyat Terima Kasih Jawa Tengah di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang pada Selasa (5/9/2023) sore.

    Meski ditahan, tangis Ganjar Pranowo pecah saat menyaksikan tayangan video berisi kesaksian orang-orang dekatnya.

    Mulai dari sopir, ajudan, pekerja rumah tangga, ASN di lingkungan Pemprov Jawa Tengah, hingga sang istri Siti Atiqoh dan anak semata wayangnya Muhammad Zinedine Alam Ganjar memberikan kesaksian mereka soal ganjar Pranowo. 

    Mereka menyampaikan pandangannya tentang sosok Ganjar Pranowo, baik sebagai seorang suami, ayah, keluarga, sahabat, teman, atasan dan seorang Gubernur Jawa Tengah yang selalu bersahaja, jujur dan adil kepada sesama tanpa pandang bulu.

    Baca: Ribuan warga Jawa Tengah melepas pasangan Ganjar Pranowo_Gus Yasin

    Menyaksikan video itu, air mata Ganjar Pranowo pun tak tertahankan. Sejenak dia berpaling dan mengelap air matanya diiringi riuh tepuk tangan dari warga Jawa Tengah yang hadir di Kantor Gubernuran sore itu.

    Beberapa warga yang hadir juga tampak terharu dan ikut meneteskan air matanya.

    Dalam kesempatan itu, Ganjar Pranowo menyampaikan terima kasih kepada warga Jawa Tengah, sekaligus menghaturkan permintaan maaf atas kekurangannya selama dua periode memimpin Jawa Tengah.

    “Saya menyampaikan terima kasih bapak ibu, saya meminta maaf bapak ibu atas sepuluh tahun yang barangkali saya tidak terlalu sempurna buat anda, yang barangkali masih banyak PR yang harus diselesaikan, yang barangkali panjenengan masih menunggu keputusan-keputusan besar,” tutur Ganjar Pranowo. 

    Baca: Jateng Berholawat doakan untuk keselamatan Ganjar Pranowo

    Kedekatan Ganjar Pranowo dengan warga Jawa Tengah nyata terlihat di acara itu. Ratusan pasang mata tampak berkaca-kaca saat mendengarkan kata pamitan dari Ganjar.

    Mereka berebut untuk bisa menyalami Ganjar yang telah resmi dicalonkan menjadi calon presiden dari PDI Perjuangan.

    Di mata warga, Ganjar Pranowo adalah sosok pemimpin yang humble dan bekerja sepenuh hati untuk rakyatnya. Selama 10 tahun memimpin Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menempatkan rakyat sebagai tuan yang harus dilayani.

    “Beliau ini sosoknya ini terbuka, kemudian humble, lalu tidak ada batas dan tidak ada sekat. Beliau selalu pendekatan kepada masyarakat dengan berbagai cara,” kata Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu.

    Baca: Rencana Ridwan Kamil setelah tak menjabat Gubernur Jawa Barat

     

    “Saya kenal beliau ya, saya kira one of the best ya. Hangat, tidak pernah jaim. Mungkin yang lain bagi saya banyak, tapi tageline ‘Mboten Korupsi, mboten ngapusi sangat berkesan,” ujar Korwil Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Banyumas, Bambang Barata Aji.

    “Pak Ganjar itu sangat-sangat baik, sudah sangat berdedikasi buat warganya, termasuk kami dari desa Campurejo, Temanggung,” kata warga dari Temanggung Yani.

    “Terima kasih Pak Ganjar selama sepuluh tahun sudah membangun Jawa Tengah, dengan setiap kebijakan-kebijakan beliau dan juga memberikan kesempatan pada disabilitas untuk ikut berperan,” kata Rini Winarni yang juga hadir dalam Pesta Rakyat di kantor Gubernuran kemarin.

    Mereka semua berdoa agar Ganjar Pranowo senantiasa diberi kesehatan sehingga bisa melanjutkan baktinya untuk masyarakat luas di seluruh Indonesia.

    Baca: Tak hanya Jakarta, berikut daftar provinsi yang juga dipimpin penjabat Gubernur

     

  • BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah di Jawa Tengah pada 9-11 Maret

    BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah di Jawa Tengah pada 9-11 Maret

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi terjadinya cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah selama periode 9 hingga 11 Maret 2024.

    Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo di Semarang Sabtu mengatakan, cuaca ekstrem di Jawa Tengah ini dipicu aktivitas angin muson yang bertiup dari Asia.

    Angin muson Asia berpengaruh terhadap massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator sehingga memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Tengah.

    “Kondisi tersebut (potensi cuaca ekstrem, red) termasuk wilayah Jawa Tengah,” katanya.

    Baca: BMKG ingatkan potensi cuaca ekstrem saat pancaroba

    Selain itu, katanya, daerah konvergensi dan belokan angin juga terpantau di sekitar Jawa Tengah.

    Kondisi tersebut, menurut dia, meningkatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai dengan petir dan angin kencang.

    Sejumlah wilayah di Jawa Tengah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem antara lain Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo.

    Baca: 3 jenis cuaca ekstrem yang merusak 

     

    Potensi cuaca ekstrem juga bisa terjadi di Magelang, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, dan Demak.

    Cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di Kabupaten Semarang, Temanggung, Kendal, Batang, Tegal, Pekalongan, Brebes, serta Kota Magelang, dan Salatiga.

     

    Yoga mengimbau masyarakat untuk waspada dan bersiap guna mengantisipasi kemungkinan bencana yang timbul akibat cuaca ekstrem.

    Baca: Perubahan iklim membuat bencana hidrometeorologi makin sering terjadi 

    “Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang diimbau lebih waspada,” katanya.

  • Atasi Banjir di Sejumlah Wilayah di Jawa Tengah, BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca

    Atasi Banjir di Sejumlah Wilayah di Jawa Tengah, BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca

    7cloud.asia – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar operasi modifikasi cuaca selama lima hari ke depan atau mulai Sabtu hingga Rabu (17-20/3/2024).

    Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, mengatakan, modifikasi cuaca ini dilakukan untuk mengurangi intensitas hujan yang pemicu banjir yang melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah.

    Wilayah sasaran operasi modifikasi cuaca atau TMC itu meliputi kawasan Jawa Tengah Bagian Tengah, termasuk Pantura dan Kabupaten Grobogan dan sekitarnya.

    “Operasi modifikasi cuaca yang sudah di mulai hari ini dilakukan dengan cara penyemaian garam (Natrium Clorida/NaCl) menggunakan pesawat ke gumpalan awan di langit wilayah sasaran,” kata dia dikutip Antaranews.com.

    Baca: BMKG ingatkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Jawa

    Ia menjelaskan, pada operasi hari pertama ini telah dilakukan sebanyak tiga kali sortie menghabiskan tiga ton NaCl.

    Operasi modifikasi cuaca ini menggunakan penerbangan pesawat jenis Cesna Grand Carravan berlogo BNPB dengan nomor lambung PK-SNG dari Lanud Ahmad Yani Semarang.

    Adapun sortie pertama dan kedua, pesawat yang dipiloti oleh Kapten Eggy itu mengudara dan menyemaikan bahan NaCl di atas langit perairan utara Jawa Tengah pada ketinggian jelajah 8.000 – 12.000 kaki.

    Kemudian sortie ketiga, pesawat melakukan penyemaian di atas langit Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Pekalongan pada ketinggian jelajah 8.000-12.000 kaki.

    Baca: Pemantauan BRIN ungkap cuaca ekstrem makin sering terjadi

    Hal ini dilakukan dengan harapan bisa mengurangi intensitas hujan dan mempercepat penanganan banjir yang selama beberapa hari ini melanda kawasan pantura bagian selatan termasuk Grobogan, sejak Rabu (13/3/2024).

    Menurut Abdul, ​​​​operasi modifikasi cuaca tersebut diselenggarakan berkat dukungan kerjasama antara BNPB dengan BMKG, BRIN, TNI, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ​​​​dan unsur terkait lainnya.

    ​​​​​Semua upaya ini dilakukan tidak lepas dari laporan hasil analisa Stasiun Meteorologi Kelas II BMKG Ahmad Yani Semarang yang menyebut, hujan dengan intensitas sedang-lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Grobogan dan sekitarnya.

    Bahkan, BMKG memperingatkan cuaca ekstrem juga masih berpotensi terjadi di wilayah Jawa Tengah hingga Senin (18/3/2024).

    Baca: BRIN usulkan dibentuk tim khusus untuk tangani bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem

    Masyarakat diharapkan apat bersinergi dengan pemerintah daerah setempat sehingga dapat mengurangi dampak risiko bencana hidro-meteorologi basah ini.

    BNPB mengimbau warga waspada jika terjadi hujan dengan intensitas lebat hingga lebih dari satu jam dengan jarak pandang kurang dari 100 meter.

    Jika ini terjadi, maka masyarakat yang tinggal di lereng tebing maupun bantaran tanggul atau sungai agar mengevakuasi diri sementara ke tempat yang lebih aman, dan tetap dalam pengawasan pemerintah daerah setempat.

    Sumber: Antaranews.com