7cloud.asia – Kantor Gubernur Jawa Tengah hari ini terlihat tak biasa pada Senin (4/9/2023) Hari ini menjadi hari terakhir bagi Ganjar Pranowo berkantor di sana.
Ratusan warga datang memadati halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, untuk mengucapkan salam perpisahan untuk Ganjar Pranowo.
Warga datang dengan membawa seserahan hasil bumi yang telah diolah untuk Ganjar Pranowo yang telah 10 tahun menjadi orang nomor satu di Jawa Tengah.
Ganjar Pranowo pun menyambut warga yang terdiri dari pelaku UMKM, seniman dan petani itu dengan penuh kehangatan.
Ada yang memberikan batik, bunga, kuda lumping hingga replika alat musik gamelan. Hal itu diberikan sebagai bentuk ucapan terima kasih para warga atas kepemimpinan Ganjar yang selalu menunjukkan kesederhanaan dan kedekatan dengan rakyat.
Baca: Presiden telah menunjuk 10 penjabat gubernur
Warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa itu juga turut menampilkan tarian kesenian kuda lumping sebagai persembahan warga untuk Ganjar.
“Saya bertemu mereka kira-kira sejak 2013 lalu mulai intens. Ada kesenian rakyat, ada romo kyai, para petani tembakau di Temanggung, petani cabai di Magelang, atau para nelayan yang mengolah ikannya di Pati, pembuat gethuk Banyumas juga hadir,” ujar Ganjar usai bertemu warga.
Ganjar Pranowo pun mengenang momen-momen saat bersama warga. Seperti kerja sama dengan para petani tembakau Temanggung, pembinaan dsn pendamping pelaku UMKM hingga petani cabai.
Warga mengaku senang dan bangga dengan Ganjar lantaran selalu didatangi langsung, duduk bareng untuk didengar aspirasinya dan dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan.
“Mengingatkan saat itu kita pernah bersama dan pasti kita akan bersama terus menerus. Hari ini mereka menunjukkan kesenian yang pernah bareng-bareng komunikasi, dibina, dibantu, ditampilkan hari ini,” ucap Ganjar Pranowo.
Baca: SMKN Jawa Tengah Akan dijadikan percontohan nasional
Di hari yang sama, Ganjar Pranowo juga berpamitan ke seluruh ASN di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Tengah.
“Sukses selalu dan sehat-sehat ya bapak,” ujar salah satu pegawai Biro Administrasi Daerah kepada Ganjar.
“Bapak foto dulu untuk kenang-kenangan,” kata pegawai lainnya.
Teguh Hadi Purnomo selaku Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Jawa Tengah, mengaku akan kehilangan sosok kepemimpinan Ganjar yang bakal mengakhiri masa jabatannya pada Selasa 5 September besok.
Dia mengungkapkan, Ganjar adalah pemimpin yang sangat mencintai rakyatnya, disiplin dan selalu memiliki ide cemerlang dalam menginisiasi program-program dan kebijakan yang kreatif.
“(Ganjar) humble, terus disiplin dan yang jelas itu beliau sangat memikirkan rakyatnya. Jelas kami merasa kehilangan ya karena beliau seorang pemimpin luar biasa dan ide-ide kreatifnya sangat brilian,” ucap Teguh.
Baca: Pilih pemimpin pro lingkungan di Pemilu 2024
Teguh menambahkan, birokrasi kepemerintahan dan kepegawaian Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Ganjar juga menjadi lebih baik.
Hal itu dikarenakan Ganjar selalu menekankan ke jajarannya untuk selalu menjaga integritas dan tidak melakukan tindakan penyelewengan melalui slogan andalannya yakni ‘Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi’ yang berarti tidak korupsi dan tidak berkhianat.
Birokrasi kita, ujarnya, sudah berubah dari era lama menjadi sekarang ini, kita tentunya sekarang menjadi pemerintahan yang bersih dan saya tahu persis kondisi itu.
Di setiap biro, Ganjar pun menitipkan pesan untuk memaksimalkan kinerja dan terus melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
“Teman-teman terima kasih ya. Saya pesankan semangatnya harus terus dijaga. Saya pamit ya, terima kasih,” kata Ganjar.

Leave a Reply