Blog

  • Kick Off Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu Akan Dilakukan di Aceh

    Kick Off Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu Akan Dilakukan di Aceh

  • Isu Selingkuh Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett, Apa yang Harus Dilakukan Jika Pasangan Selingkuh?

    Isu Selingkuh Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett, Apa yang Harus Dilakukan Jika Pasangan Selingkuh?

    7cloud.asia – Beberapa hari ini warganet dihebohkan dengan isu perselingkuhan sejumlah selebritas. Belum reda isu selingkuh Virgoun, kini warganet kembali heboh dengan isu selingkuh Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett.

    Mengapa orang selingkuh dan mengapa orang suka sekali meributkan selingkuh? Itu pertanyaan yang muncul di kepala saya saat membaca isu selingkuh para selebritas yang berseliweran di lini masa. 

    Dari sekian banyak isu selingkuh yang dibicarakan orang, saya menemukan hanya satu isu selingkuh yang amat legend, yakni perselingkuhan Pangeran Charles yang kini telah dinobatkan menjadi Raja Charles dengan Camila Martin.

    Meski harus selingkuh selama puluhan tahun dan dihalangi dengan beragam cara, pasangan ini akhirnya bersatu dalam perkawinan.

    “Sejak awal mereka memang sudah jodoh, hanya tidak direstui Ratu,” ujar ahli tarot, Nana Padmosapoetra di akun Facebooknya. 

    Baca: Lepaskan semua beban hidup dengan gaya hidup minimalis

    Menurut Nana, selingkuh seperti yang dilakukan Pangeran Charles ini sangat jarang. Mayoritas perselingkuhan bukan didasarkan cinta tetapi lebih karena ketidakmampuan pelakunya untuk mengendalikan nafsu dan menjaga komitmen mereka. 

    Ada beberapa hal yang mendorong orang selingkuh seperti jenuh dan ingin mencari variasi, merasa diabaikan dan ingin mencari pengakuan diri. Ada juga orang selingkuh karena marah pada pasangannya dan selingkuh dipilih sebagai cara menghukum pasangannya.

    Atau bahkan ada orang yang selingkuh karena cinta. Namun, apapun alasannya selingkuh  tidak bisa dibenarkan. 

    Itu sebabnya selingkuh oleh sejumlah kalangan dimasukkan sebagai kekerasan, karena ini mengakibatkan ketidaknyamanan pada pihak lain.  

    Baca: Ini yang terjadi jika kamu kurang tidur

    Banyak orang yang selingkuh, belakangan baru menyadari ternyata dia “mencintai” pasangannya dan tidak memiliki keinginan untuk menyakiti mereka.

    Faktanya, tidak semua perselingkuhan menjadi akhir dari sebuah hubungan, tetapi memperbaiki hubungan yang sudah dicurangi membutuhkan usaha yang tak mudah. 

    Inilah alasan mengapa beberapa orang berusaha keras untuk menyembunyikan perselingkuhan yang dilakukannya. 

    Lantas apa yang harus dilakukan kalau pasanganmu selingkuh? Apakah kamu mau masih mau berhubungan dengannya atau memutuskan untuk menjalani hidupmu sendiri?

    Jika kamu tidak yakin bagaimana menangani selingkuh yang dilakukan pasanganmu, mulailah dari sini:

    1. Bicaralah dengan pasangan

    Pertimbangkan untuk melibatkan konselor pasangan atau pihak ketiga yang netral untuk diskusi. Mengetahui motivasi pasangan kenapa berselingkuh dapat membantu mengambil keputusan apakah melanjutkan atau say goodbye.

    2. Tanyakan apakah pasangan ingin melanjutkan hubungan

    Beberapa orang melakukan selingkuh karena ingin mengakhiri hubungan, jadi penting untuk mengetahui perasaan mereka.

    Baca: 17 cara gaya hidup ramah lingkungan

    3. Tanyakan pada diri sendiri apakah bisa mempercayai pasangan lagi

    Pastinya perlu waktu untuk membangun kembali kepercayaan, dan pasangan mungkin menyadari fakta ini. Namun, jika merasa tidak akan pernah bisa memercayainya lagi, kamu mungkin tidak akan bisa memperbaiki hubungan.

    4. Tanyakan pada diri sendiri apakah masih menginginkan hubungan tersebut

    Apakah kamu benar-benar mencintai pasangan dan ingin menangani masalah yang mendasarinya? Apakah kamu takut memulai hubungan dengan seseorang yang baru? Apakah menurut kamu hubungan ini layak diperbaiki?

    Satu hal yang perlu diingat, perasaan dan relasi manusia sangat kompleks, jadi tak usah merasa bersalah ketika kamu gagal menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas.

    Yang pasti, jangan sampai isu selingkuh ini menghancurkan hidup dan hari-hari kamu. Hadapi perselingkuhan yang dilakukan pasangan dengan kepala dingin.

    Jika kamu merasa terbebani dengan selingkuh yang dilakukan pasanganmu tapi masih  berencana memperbaiki hubungan, kini ada tersedia banyak konseling hubungan. Atau kamu bisa memanfaatkan jasa Halodoc

    Baca: Cara internetan yang ramah lingkungan

  • BNPB Minta Warga Antisipasi Potensi Bencana Hidrometrologi

    BNPB Minta Warga Antisipasi Potensi Bencana Hidrometrologi

    “Masyarakat diminta tetap waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi basah, meskipun sebagian besar wilayah Indonesia bagian tengah ke barat sudah masuk musim kering,” kata Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (23/6/2023)
     
     
    Abdul mengatakan, untuk menghadapi berbagai ancaman bencana, masyarakat diharapkan memiliki rencana kesiapsiagaan keluarga dan senantiasa memantau prakiraan cuaca dari institusi yang berwenang.

     

    Hal itu disampaikan BNPB menyusul bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Kamis (22/6/2023) di wilayah Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, yang mengakibatkan akses transportasi di dua dusun di daerah tersebut sempat tertutup dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
     

     

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju menginformasikan dua dusun yang terdampak tanah longsor yakni Dusun Saluleang dan Salu Palli, Desa Salleto, Kecamatan Simboro.
     
    BPBD juga melaporkan warga yang terdampak bencana tersebut mencapai 109 KK atau 439 jiwa, sedangkan kerusakan yang teridentifikasi di antaranya lima unit rumah rusak berat, dua unit rusak sedang, dan 100 unit rusak ringan.

     

    “Melihat kajian inaRISK BNPB, sebanyak 10 kecamatan di Kabupaten Mamuju memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Dua wilayah yang terdampak banjir termasuk wilayah dengan potensi tersebut,” ujar Abdul Muhari.
     

     

    Sementara, berdasarkan peringatan dini cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga Sabtu (24/6/2023) wilayah Sulawesi Barat masih berpotensi angin kencang.

     

    Menghadapi potensi tersebut, BNPB meminta masyarakat di wilayah Kabupaten Mamuju dan sekitarnya agar meningkatkan kewaspadaan.

     

  • Maraknya Industri Air Minum dalam Kemasan Sembunyikan Krisis Air Global

    Maraknya Industri Air Minum dalam Kemasan Sembunyikan Krisis Air Global

    7cloud.asia – Industri air minum dalam kemasan tanah air beberapa waktu terakhir menjadi sorotan. Industri air minum dalam kemasan tak hanya disebut memicu masalah lingkungan, tetapi juga berpotensi memicu masalah kesehatan. 

    Ternyata maslah air minum dalam kemasan tak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga terjadi di banyak negara. 

    Berikut sorotan mengenai air minum dalam kemasan di berbagai negara yang dilakukan , Research Associate, Institute for Water, Environment and Health (UNU-INWEH), United Nations University dan  Former Director of the Institute for Water, Environment and Health (UNU-INWEH), United Nations University yang telah terbit di The Conversation.

    Air minum dalam kemasan merupakan salah satu produk minuman paling populer di dunia, dan industri ini dengan gencar memanfaatkan popularitas tersebut.

    Semenjak milenium ini (memasuki abad ke-21), negara-negara di dunia telah meraih kemajuan signifikan untuk mewujudkan air minum yang aman bagi semua.

    Baca: Memilih air minum dalam kemasan yang aman untuk kesehatan

    Pada 2020, 74% populasi manusia memiliki akses ke air minum yang aman dikonsumsi. Angka ini meningkat 10% dibandingkan dengan dua dekade lalu. Namun, ini masih menyisakan dua miliar manusia yang tak memiliki akses terhadap air layak minum.

    Sementara itu, perusahaan air minum kemasan mengeksploitasi air permukaan dan akuifer (lapisan kulit bumi berpori yang dapat menahan air) — biasanya dengan biaya yang sangat rendah — kemudian menjualnya dengan harga 150 hingga 1.000 kali lebih mahal daripada unit air keran di kota yang sama.

    Mereka kerap menjustifikasi tingginya harga ini dengan menawarkannya sebagai produk alternatif yang sepenuhnya aman dibanding air leding.

    Tetapi air minum dalam kemasan tidak kebal terhadap semua kontaminasi. Produk ini jarang menghadapi peraturan kesehatan masyarakat dan lingkungan yang ketat layaknya air keran yang merupakan utilitas publik.

     

    Dalam penelitian yang baru-baru ini terbit, kami mempelajari 109 negara dan menyimpulkan bahwa industri air minum dalam kemasan yang sangat menguntungkan dan berkembang pesat justru berujung menutupi kegagalan sistem publik untuk memasok air minum yang aman bagi seluruh masyarakat.

    Industri ini dapat menghalangi progres pembangunan proyek air bersih, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah, dengan mengalihkan perhatian konsumen ke suatu pilihan yang kurang dapat diandalkan dan kurang terjangkau.

    Baca: Galon sekali pakai, solusi atau masalah?

    Industri air kemasan dapat mengganggu pembangunan berkelanjutan

    Industri air minum dalam kemasan yang berkembang begitu pesat juga dapat mempengaruhi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs) yang diusung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Laporan terbaru dari UN University mengungkap bahwa penjualan tahunan air minum kemasan secara global diproyeksikan naik dua kali lipat menjadi US$500 miliar (Rp 7.498 triliun) pada dekade ini.

    Ekstraksi sumber daya untuk air minum dalam kemasan dapat membuat wilayah yang kadar air tanahnya menurun semakin kekurangan air. Perkembangan bisnis air minum kemasan juga akan semakin berkontribusi terhadap polusi plastik di daratan dan lautan.

    Tumbuh lebih cepat dibandingkan industri makanan dan minuman lainnya di seluruh dunia, pasar air minum kemasan terbesar berada di Negara-Negara Selatan atau Global South (istilah untuk negara berkembang, umumnya di luar Amerika Serikat dan Eropa) – dengan Asia Pasifik, Afrika, serta Amerika Latin dan Karibia menyumbang 60% dari total penjualan.

    Namun, tidak ada wilayah yang tampaknya akan berhasil mencapai akses universal terhadap layanan air bersih, yang merupakan salah satu target SDGs 2030.

    Justru, dampak terbesar industri tersebut adalah potensinya untuk melumpuhkan progres negara-negara untuk menyediakan akses air minum yang adil dan terjangkau.

    Baca: Apakah bioplastik benar-benar ramah lingkungan

    Dampak terhadap negara-negara rentan

    Di Negara-Negara Utara atau Global North (merujuk pada negara-negara maju, terutama Amerika Serikat dan di Eropa), air kemasan sering dianggap lebih sehat dan enak daripada air leding. Oleh karena itu, air kemasan lebih merupakan barang mewah ketimbang kebutuhan.

    Sementara itu, di Negara-Negara Selatan, kekurangan atau ketiadaan pasokan air publik dan infrastruktur pengelolaan air yang andal justru adalah hal yang yang mendorong berkembangnya pasar air minum kemasan.

    Oleh karena itu, di banyak negara berpenghasilan rendah dan menengah, khususnya di Asia Pasifik, peningkatan konsumsi air minum dalam kemasan dapat dilihat sebagai indikator yang secara tak langsung menunjukkan kegagalan pemerintah selama beberapa dekade untuk memenuhi komitmen terhadap sistem air publik yang aman.

    Meningkatnya konsumsi air minum dalam kemasan di beberapa negara dapat dilihat sebagai indikator proksi dari kegagalan pemerintah selama beberapa dekade untuk memenuhi komitmen terhadap sistem air publik yang aman. 

    Hal ini semakin memperlebar kesenjangan global antara miliaran orang yang tidak memiliki akses ke layanan air yang aman dikonsumsi, dengan mereka yang menikmati air sebagai barang mewah.

    Pada 2016, pendanaan tahunan yang dibutuhkan untuk mewujudkan pasokan air minum yang aman dikonsumsi di seluruh dunia diperkirakan mencapai 114 miliar dolar AS. Ini kurang dari setengah nilai penjualan tahunan air minum kemasan global yang berkisar 270 miliar dolar AS.

    Baca: KLHK ajak masyarakat ‘boikot’ produk yang tak kelola sampahnya dengan baik

    Mengatur industri air minum kemasan

    Tahun lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa untuk mencapai target SDGs 2030, proges yang ada saat ini perlu ditingkatkan hingga empat kali lipat.

    Namun, ini adalah tantangan yang luar biasa besar mengingat adanya berbagai kebutuhan pendanaan lain yang juga perlu diprioritaskan, ditambah sikap tak acuh yang mendominasi sektor air minum.

    Seiring pertumbuhan pasar air minum dalam kemasan, semakin penting untuk memperkuat regulasi yang mengatur industri ini dan standar kualitas airnya.

    Regulasi tersebut, misalnya, bisa mengatur kendali mutu air kemasan, eksploitasi air tanah, penggunaan lahan, pengelolaan limbah plastik, emisi karbon, kewajiban keuangan dan transparansi, dan lain-lain.

    Penelitian kami berargumen bahwa, dengan upaya global untuk memenuhi kebutuhan air minum aman yang sejauh ini melenceng dari target, perluasan pasar air kemasan pada dasarnya semakin menghambat progres yang ada – atau setidaknya membuatnya menjadi lebih lamban. Hal ini akan berdampak buruk pada investasi dan infrastruktur air publik dalam jangka panjang.

    Beberapa inisiatif tingkat tinggi, seperti aliansi Global Investors for Sustainable Development, bertujuan untuk meningkatkan pembiayaan untuk SDGs, termasuk yang terkait dengan air.

    Prakarsa semacam ini menawarkan kesempatan bagi sektor air minum dalam kemasan untuk menjadi pemain aktif dan membantu mempercepat langkah menuju pasokan air yang aman, khususnya di Negara-Negara Selatan.

    Baca: Adakah kebijakan yang memihak nelayan yang terdampak perubahan lingkungan

  • Nicholas Saputra Ajak Masyarakat Kota Mengubah Perilaku untuk Menahan Laju Kerusakan Lingkungan

    Nicholas Saputra Ajak Masyarakat Kota Mengubah Perilaku untuk Menahan Laju Kerusakan Lingkungan

    7cloud.asia – Aktor Nicholas Saputra yang dikenal sangat peduli lingkungan mengingatkan, perilaku dan cara masyarakat kota mengonsumsi sangat besar pengaruhnya pada kelestarian lingkungan.

    Nico mengakui, secara finansial ada kebutuhan masyarakat kota untuk terus tumbuh dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

    Sayangnya, untuk memenuhi tuntutan masyarakat kota itu, kadang harus dilakukan hal yang merusak lingkungan.

    “Kerusakan terasa di daerah pedesaan karena kita mengambil banyak sekali kebutuhan kita (masyarakat kota, red) dari sana, kan? — merambah hutan, pertambangan,” terang Nico dalam wawancara dengan Marisa Anita dari greatmind.id beberapa waktu lalu.

    Baca: Kiat internetan yang ramah lingkungan

    Menurut pemeran Rangga dalam film AADC ini, salah satu faktor yang menyebabkan kencangnya laju kerusakan lingkungan adalah terputusnya masyarakat kota dengan alam.

    Selama ini masyarakat kota tinggal di lingkungan yang sudah ‘dikondisikan’, sehingga mereka tidak merasakan dampak langsung kerusakan lingkungan.

    Nico mencontohkan, masyarakat kota bisa memanfaatkan segala macam teknologi untuk  menghindari ketidaknyamanan karena kerusakan lingkungan.

    Namun, hal yang sama tidak bisa dilakukan masyarakat yang tinggal di desa. Dan, dampak kerusakan lingkungan sangat mempengaruhi kualitas hidup masyarakat pedesaan. Untuk mengatasai kondisi ini, maka perilaku masyarakat kota harus berubah. 

    Baca: Gaya hidup ramah lingkungan itu nggak cuma suka tanaman

    “Keputusan kita yang berhubungan dengan makanan, pakaian, minuman, anything harus lebih bijak karena sangat berdampak pada apa yang terjadi pada orang-orang yang akan dilihat di film Semesta ini — [yang tinggal] di pesisir, di hutan hujan tropis, di hutan adat, di semi urban. Perilaku kita memang harus berubah. We have to change,” tegasnya.

    Ia mengingatkan jika terjadi kerusakan lingkungan maka masyarakat pedesaan yang lebih merasakan dampaknya. 

    Pun demikian ketika masyarakat desa salah memperlakukan alam sekitarnya, mereka akan langsung merasakan dampaknya.

    “Misal ada satu bukit yang mereka tebang, daerah itu langsung panas, airnya berkurang, banjir — cepat sekali terjadinya dan mereka bisa merasakan langsung. Kita di kota, panas dikit nggak masalah karena ada AC,” imbuhnya.

    Baca: KLHK ajak masyarakat ‘boikot’ produk yang nggak peduli sampah yang dihasilkannya

     

    Untuk perubahan itu, banyak yang bisa dilakukan oleh msayarakat kota. Secara pribadi menerapkannya dalam pemilihan fesyen, pola makan, penggunaan moda transportasi  hingga  penggunaan panel surya di atap rumahnya. 

    Dalam berpakaian misalnya, Nico tidak boros dalam membeli baju. Dia juga me-recycle baju yang telah dibelinya. 

    “Saya memperhatikan bagaimana saya membeli sandang. Macem-macem, tas, sepatu. Saya beli satu produk. Misalnya sudah rusak, saya beli lagi yang itu. Supaya saya terbiasa juga bahwa tidak ada kok keharusan kita harus beli baju ganti-ganti tiap hari. Supaya menekan ego kita juga. Jadi saya akhirnya pakai warna sama, putih semua saja,” terangnya.

    Nico juga mengajak masyarakat urban lebih kritis dalam mengosumsi dan memilih produk yang lebih ramah lingkungan.

    Baca: Negara miskin paling merasakan dampak perubahan iklim

    Nico mengajak masyarakat kota untuk menyadari bahwa semua keputusan atau perilaku yang mereka lakukan berdampak pada lingkungan.

    Nico mengajak masyarakat kota untuk mulai melakukan tindakan apapun yang bisa berdampak baik bagi lingkungan dan mencegah kerusakan lingkungan.

    Terkait pola konsumsi makanan, Nico mencontohkan banyak orang yang saat ini mulai menerapkan veganisme yang diyakini bisa membantu mengurangi emisi karbon atau CO2.

    Perilaku manusia terhadap makanan, ujarnya, juga sangat membantu karena berkaitan dengan penggunaan lahan. 

    “No matter how small can make a big impact (sekecil apa pun bisa membawa dampak — red),” tegasnya.

  • Gibran Raih Dukungan Terbesar Dalam Rembuk Rakyat PSI Soal Calon Gubernur DKI Jakarta

    Gibran Raih Dukungan Terbesar Dalam Rembuk Rakyat PSI Soal Calon Gubernur DKI Jakarta

    Gibran Rakabuming Foto: Jawa Pos

    7cloud.asia – Partai Solidaritas Indonesia (PSI), pada Jumat (23/6/2023) mengumumkan calon Gubernur DKI Jakarta dari hasil rembuk rakyat DKI.

    Dalam penjaringan pendapat rakyat yang dilakukan PSI itu tercatat ada 9 kandidat yang dinilai layak menjadi calon Gubernur DKI Jakarta.

    Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi, dan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan PSIP Grace Natalie menempati tiga posisi teratas.

    Baca: PSI sebut pencalonan Kaesang didukung parpol dan warga

    Menurut Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Justin Adrian, kandidat-kandidat Gubernur DKI Jakarta ini sudah dipilih secara cermat. Ia menuturkan yang terpenting dari kandidat ini adalah keselarasan dengan nilai-nilai PSI.

    “Sembilan kandidat yang kita sampaikan melalui Rembuk Rakyat ini memang masing-masingnya sudah kita pilih secara cermat, berdasarkan perspektif yang ada dari keamanan dan penegakan hukum makanya ada Pak Fadil Imran juga, tokoh muda juga ada Gibran” kata Justin di Gedung Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (23/6/2024).

    Baca: Benarkah Kaesang siap jaid calon walikota Depok?

    “Mereka adalah tokoh-tokoh yang sudah kita kaji betul untuk diajukan dalam kontestasi ini, yang dilihat dari kinerja serta track recordnya dan juga yang paling penting adalah kesesuaiannya dengan napas dan DNA PSI,” sambungnya.

    Total partisipan yang berkontribusi dalam Rembuk Rakyat sebanyak 11.160 voters. Hasil voting ini dapat menjadi gambaran aspirasi dari warga DKI terhadap calon pemimpin yang diinginkan.

    Baca: Seperti ini suara pemilih muda

    Berikut 9 Kandidat teratas Calon Gubernur DKI Jakarta dari hasil Rembuk Rakyat:

    1. Gibran Rakabuming Raka 26,13%
    2. Heru Budi Hartono 16.77%
    3. Grace Natalie 15.78%
    4. Ridwan Kamil 15.20%
    5. Tri Rismaharini 13.07%
    6. Jendral Dudung Abdurachman 8.85%
    7. Bima Arya Sugiarto 1.88%
    8. Fadil Imran 1.35%
    9. Ahmed Zaki Iskandar 0.97%

    Baca: Ganjar ingin pendamping yang berjiwa muda

    Ketua DPW PSI DKI Jakarta Elva Qolbina mengatakan hasil dari rembuk rakyat akan diserahkan ke DPP PSI untuk dipertimbangkan dan diharapkan jadi acuan PSI dalam mengambil keputusan.

    “Hasil Rembuk Rakyat Jakarta ini kemudian akan kami serahkan tentu saja kepada DPP PSI untuk kemudian menjadi pertimbangan bagi DPP untuk memutuskan nanti siapa sekiranya akan PSI jagokan, diusung begitu di Pilkada DKI Jakarta 2024,” tutur Elva.

    Baca: Pemilih muda dominasi jumlah pemilih di Pemilu 2024

    Elva melanjutkan, hasil Rembuk Rakyat Jakarta yang dilakukan PSI Jakarta ini bisa menjadi acuan bagi partai politik lain untuk mengusung calon gubernurnya.

    “Karena memang yang kami lakukan bukan hanya vote secara ulang, tapi juga turun langsung nyamperin masyarakat,” sambungnya.

     

  • 21 Film Soal Lingkungan yang Wajib Ditonton (2)

    Foto: idmb

    7cloud.asia – Dalam 21 film soal lingkungan bagian kedua ini menyuguhkan sederet film yang memotret tentang kerusakan alam dan kepunahan binatang akibat perbuatan manusia. 

    Apakah selera kamu lebih condong ke narasi atau dokumenter berbasis plot, berikut daftar beberapa film soal lingkungan terbaik yang menawarkan sesuatu bagi semua orang untuk mendapatkan perspektif berbeda tentang masalah lingkungan hari ini.

    Sejumlah film soal lingkungan ini juga menawarkan sejumlah solusi potensial bagi lingkungan yang muncul di masa yang akan datang.

    Silakan menikmati, 21 Film Soal Lingkungan yang Wajib Ditonton berikut ini:

    11. Racing Extinction (2015)
    Perdagangan hewan ilegal adalah salah satu ancaman terbesar pada satwa liar, dan itu dipotret dalam Racing Extinction. Tim aktivis lingkungan melakukan misi untuk mengeksplorasi penyebab buatan manusia dari kepunahan massal Antropogenik yang sedang berlangsung, meraba perburuan dan perdagangan hewan sebagai penyebab paling menonjol.

    Kengerian pasar gelap hewan liar terungkap, termasuk perdagangan sirip hiu dan lempeng insang pari manta di Hong Kong dan China daratan untuk obat-obatan tradisional. Film ini juga mengidentifikasi krisis kepunahan amfibi dan krisis burung pipit belalang Florida, sebagai salah satu penyebab kekhawatiran.

    Baca: 21 Film soal lingkungan yang wajib ditonton (1)

    12. The Ivory Game (2016)
    Perburuan gajah untuk diambil gadingnya merupakan contoh dari perdagangan komoditas satwa liar yang tidak berkelanjutan. Ini digali oleh The Ivory Game.

    Film dokumenter Netflix ini menampilkan dua pembuat film yang menyamar menyelidiki perdagangan gading bernilai jutaan dolar di China dan Hong Kong, serta kompleksitas dan dampaknya.

    Film dokumenter ini juga menyelidiki korupsi yang mengakar yang memicu perdagangan gading. Film soal lingkungan ini bertujuan untuk menyerukan kepada dunia untuk menghentikan perdagangan gading.

    Film soal lingkungan yang satu ini mengingatkan kita tentang kepunahan gajah di masa yang akan datang jika tidak ada tindakan yang diambil.

    13. Cowspiracy: The Sustainability Secret (2014)
    Cowspiracy: The Sustainability Secret membedah dampak bencana peternakan seperti penggundulan hutan, polusi air, dan erosi tanah lapisan atas.

    Peternakan diidentifikasi sebagai industri yang paling merusak yang dihadapi planet ini (dan ironisnya yang paling tak tertandingi). Peternakan juga dinyatakan bertanggung jawab atas lebih banyak emisi gas rumah kaca daripada gabungan knalpot dari semua transportasi.

    Inti film dokumenter ini juga menunjukkan keengganan sejumlah organisasi lingkungan terkemuka untuk membahas masalah ini secara terbuka. Pembuat film Kip Andersen menyelidiki lebih lanjut kebijakan mereka.

    Baca: Film bisa menjadi media efektif untuk kampanye lingkungan

    14. Virunga (2014)
    Film nominasi Oscar ini mengisahkan kisah empat penjaga yang telah mempertaruhkan hidup mereka untuk menyelamatkan taman nasional paling berharga di Afrika dan gorila yang terancam punah, yang merupakan beberapa gorila gunung terakhir di dunia.

    Dipandu oleh pembuat film Orlando von Einsiedel dan diproduseri secara eksekutif oleh Leonardo DiCaprio, film dokumenter ini mengikuti peristiwa yang terjadi di Taman Nasional Virunga Kongo selama munculnya kekerasan Pemberontakan M23 pada tahun 2012.

    Film ini menyelidiki kegiatan pengeboran minyak perusahaan minyak Inggris Soco International dan eksplorasi di dalam Warisan Dunia Lokasi.

    Segera setelah film tersebut dirilis, Soco secara resmi mengakhiri semua eksplorasi minyak di Virunga pada April 2014 menyusul kritik yang signifikan, menunjukkan kekuatan sebenarnya dari film dokumenter dan menjadikannya salah satu film lingkungan terbaik.

    15. No Impact Man (2009)
    Film soal lingkungan ini menjadi tontonan wajib buat kamu yang sedang mencari kisah yang menginspirasi perubahan.

    Dalam No Impact Man, penulis dan blogger Amerika Colin Beavan mengambil bagian dalam eksperimen selama setahun untuk secara radikal mengurangi jejak karbonnya.

    Menariknya, di film ini juga mengungkap bagaimana  istri Collin yang masih ragu untuk meninggalkan kenyamanan konsumennya.

    Perjuangan menjadi ciri pengalaman nol karbon dari pasangan yang tinggal di Manhattan, New York ini mengundang pemirsa untuk mempertanyakan kebiasaan pribadi dan pilihan gaya hidup mereka secara individual.

    Film soal lingkungan yang satu ini adalah pandangan ringan tentang lingkungan hidup yang mungkin menurut kita lebih cocok. Tapi, siapa yang tidak stres secara emosional ketika mencoba mengubah cara kita.

    Baca: Nicholas Saputra dan film soal lingkungan yang diproduserinya

    16. Food Inc. (2008)
    Food Inc. melihat bagaimana model makanan cepat saji yang menggunakan praktik berbahaya dari pertanian korporat dan agribisnis menurunkan kesehatan manusia dan kesehatan planet Bumi.

    Film ini memeriksa produksi industri daging, biji-bijian, dan sayuran, dan diakhiri dengan menunjukkan kekuatan manipulatif perusahaan multinasional Amerika yang memasok makanan murah tetapi sarat bahan kimia.

    Dengan menyorot tren makanan organik yang berkembang pesat baru-baru ini, film ini memaksa kita untuk membuat pilihan makan yang lebih sadar lingkungan.

    17. Catching The Sun (2015)
    Film dokumenter ini membahas bisnis energi terbarukan dengan menggambarkan para pekerja yang menganggur di Richmond, California Utara yang terlibat dalam pelatihan kerja kerah hijau untuk bekerja di bidang instalasi tenaga surya.

    Film ini juga mengungkap sejarah teknologi surya di AS dan kisah sukses bisnis energi bersih Jerman dan India.

    Catching the Sun berhasil menyanggah kesalahpahaman bahwa energi terbarukan harus mengorbankan kenyamanan dan kemakmuran ekonomi.

    Sebaliknya, film soal lingkungan yang satu ini mengungkap bahwa energi surya yang terbarukan merupakan solusi yang terjangkau, dan bisa membuka jalan untuk masa depan yang lebih bersih dan lebih hijau.

    Baca: Begini seharusnya kampanye soal lingkungan dilakukan

    18. Just Eat It! A Waste Food Story  (2019)
    Film ini mengikuti pasangan Kanada, Grant Baldwin dan Jen Rustemeyer, saat mereka berusaha bertahan hidup hanya dengan mengonsumsi sampah makanan selama enam bulan.

    Karya dokumenter ini sangat menghibur sekaligus mendidik, dengan tujuan untuk mengilustrasikan “obsesi sistematis kami terhadap tanggal kedaluwarsa, hasil bumi yang sempurna, dan ukuran porsi”.

    Film soal lingkungan yang satu ini mendorong penonton untuk memeriksa kembali bagaimana mereka memandang makanan dan hubungan hal ini dengan lingkungan.

    Menampilkan wawancara dengan penulis dan aktivis Tristram Stuart dan penulis terkenal Jonathan Bloom, Just Eat It akan membuat orang mempertimbangkan kembali untuk membuang makanan setiap kali makan di restoran dan melewati produk ‘buruk’ di toko bahan makanan.

    19. Extinction: The Fact (2020)
    Dunia berada di tengah kepunahan massal keenam yang disebabkan oleh aktivitas manusia seperti penggundulan hutan, perburuan dan penangkapan ikan berlebihan, belum lagi perubahan iklim.

    Dinarasikan oleh David Attenborough, film dokumenter ini menyelidiki bagaimana tindakan dan perkembangan kita mendorong satu juta spesies ke ambang kepunahan, serta bagaimana keanekaragaman hayati terkait dengan epidemi seperti Ebola.

    Tapi film soal lingkungan ini tidak hanya menggambarkan malapetaka dan kesuraman. naturalis terkenal ini juga mengeksplorasi berbagai solusi di mana kita dapat memperlambat dan mencegah hilangnya keanekaragaman hayati yang cepat ini.

    Beberapa di antaranya adalah memberi label lingkungan pada produk makanan, memangkas permintaan lahan pertanian dengan mengurangi limbah makanan, membatasi konsumsi penggunaan pestisida, dan mengatur penangkapan ikan.

    Baca: Ribuan desa pesisir terancam hilang akibat perubahan iklim

    20. The Day After Tomorrow (2004)
    Selain film dokumenter, ini adalah film aksi apokaliptik di dunia fiksi ilmiah. Film ini secara longgar didasarkan pada gangguan yang disebabkan oleh iklim dari sirkulasi Samudra Atlantik Utara, memicu pendinginan global yang disebut sebagai zaman es baru.

    Disiksa oleh pemanasan global yang tiba-tiba, dunia dystopian menyampaikan pesan bahwa pengejaran manusia sedang mengubah iklim yang mungkin membawa kita ke dalam bahaya yang tak terduga.

    21. Seaspiracy (2021)
    Seaspiracy adalah film soal lingkungan yang mengejutkan tentang dampak lingkungan dari penangkapan ikan.

    Film ini dengan apik memotret berbagai dampak perbuatan manusia terhadap kehidupan laut dan menganjurkan untuk mengakhiri konsumsi ikan.

    Sumber: earth.org

     

     

  • AS Legalkan Penjualan Daging Hasil Budidaya Sel Hewan

    AS Legalkan Penjualan Daging Hasil Budidaya Sel Hewan

    7cloud.asia – Departemen Pertanian Amerika Serikat (AS), Rabu (14/6/2023) waktu setempat, untuk pertama kalinya menyetujui penjualan daging ayam hasil budidaya sel hewan.

    Persetujuan tersebut memungkinkan dua perusahaan di California: Upside Foods dan Good Meat, menjual daging “yang diproduksi di laboratorium” ke restoran-restoran, dan akhirnya ke masyarakat luas.

    Langkah ini meluncurkan era baru produksi daging dan secara drastis mengurangi dampak lingkungan dari penggembalaan, penyediaan pakan untuk hewan, dan kotoran hewan.

    Josh Tetrick, salah satu pendiri dan CEO Eat Just, Inc., perusahaan yang mengoperasikan Good Meat, pada Oktober 2018, mengatakan kepada kantor berita Associated Press, bahwa dengan kondisi dunia seperti sekarang, dengan pertumbuhan populasi, dengan tekanan pada sistem air dan tanah, dibutuhkan cara yang lebih baik.

    “Cara yang lebih bersih, cara yang lebih aman. Menurut kami, gagasan menyediakan daging yang mereka sukai tanpa membunuh hewan, mungkin merupakan cara yang baik untuk membantu kita makan dengan lebih baik pada masa depan.” ujarnya.

    Baca: Start up asal Singapura ini ubah limbah makanan jadi produk bernilai tinggi

    Untuk menjual daging dan unggas di Amerika, perusahaan harus mengantongi hasil inspeksi yang dilakukan pemerintah federal.

    Persetujuan untuk daging hasil laboratorium ini didapat berbulan-bulan setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan menganggap bahwa daging tersebut aman dikonsumsi.

    Jason Hull, koki di Marin County, mencicipi daging buatan ini. “Rasanya enak. Teksturnya pas, dan ini tidak mudah dilakukan, kan?”

    Daging hasil budidaya dikembangkan dalam tangki baja dengan menggunakan sel dari hewan hidup, telur yang dibuahi, atau bank khusus yang menyimpan sel-sel.

    Good Meat, yang sudah menjual daging budidaya di Singapura, negara pertama yang mengizinkannya, mengubah massa sel ayam menjadi irisan daging, nugget, daging yang disuwir, dan sate.

    Baca: Dampak sampah makanan pada lingkungan

    Upside Foods dan Good Meat berencana menawarkan makanan baru ini terlebih dahulu ke restoran eksklusif. Upside bermitra dengan Bar Crenn, restoran di San Francisco.

     
    Sedangkan Good Meat akan disajikan di restoran di Washington, DC, yang dikelola koki dan pemilik restoran, Jose Andrés.

    Pejabat-pejabat di kedua perusahaan menegaskan bahwa produk mereka betul-betul daging. Bukan pengganti daging yang terbuat dari protein nabati dan bahan lainnya.

    Amy Chen dari Upside Foods menjelaskan, “Jadi, daging yang kita cintai dan makan dalam puluhan ribu tahun sebenarnya secara biologis sama dengan daging yang kami budidayakan. Tetapi dibuat dengan cara yang benar-benar baru.”

    Baca: Ini yang bisa kamu lakukan untuk kurangi sampah makanan

    Secara global, lebih dari 150 perusahaan berfokus pada daging dari sel, tidak hanya daging ayam tetapi juga daging babi, domba, ikan, dan sapi, yang menurut para ilmuwan memiliki dampak terbesar terhadap lingkungan.

    Upside Foods dan Good Meat sama-sama menekankan bahwa produksi awal mereka akan dibatasi.

    Upside sekarang mampu memproduksi hingga 50.000 pon daging per tahun. Mereka akan meningkatkan produksi hingga 400.000 pon atau lebih dari 181 ribu kg per tahun. Good Meat tidak menetapkan target produksi.

    Sebagai perbandingan, Amerika menghasilkan sekitar 50 miliar pon atau 22.679.000.000 daging ayam per tahun. 

    Sumber: VOA Indonesia

     
  • Pelajaran dari Meninggalnya Penderita Obesitas Akibat Sepsis

    Pelajaran dari Meninggalnya Penderita Obesitas Akibat Sepsis

    7cloud.asia – Fajri, laki-laki obesitas meninggal pada Kamis (22/6/2023) kemarin. Saat meninggal berat badan Fajri mencapai 300 kilogram. Diduga Fajri mengalami sepsis atau komplikasi berbahaya akibat respons tubuh terhadap infeksi.

    Pada saat terjadi infeksi, sistem kekebalan tubuh akan aktif untuk melawan infeksi tersebut. Saat terjaid sepsis dapat menyebabkan tekanan darah turun drastis sehingga terjadi kerusakan pada organ dan jaringan tubuh, bahkan bisa mengancam nyawa penderitanya.

    Sepsis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh melawan infeksi secara berlebihan dan tidak terkendali sehingga berdampak buruk bagi tubuh penderitanya.

    Baca: IDI minta draf RUU Kesehatan dibuka secara transparan

    Kasus kematian akibat syok sepsis bisa mencapai 30-50 persen. Maka syok sepsis sangat berbahaya jika tidak tertangani dengan cepat.

    Tahapan sepsis terdiri dari sepsis, yakni saat infeksi masuk aliran darah dan menyebabkan peradangan di tubuh. Jika tidak ditangani segera maka bisa terjadi sepsis berat di mana terjadi infeksi cukup parah yang memengaruhi fungsi organ.

    Tahap akhir sepsis adalah syok sepsis, yaitu penurunan tekanan darah drastis, gagal napas, gagal jantung,stroke, disfungsi organ. Syok sepsis ini ditandai dengan detak jantung cepat.

    Demam atau hipotermia, kulit hangat lembab dan berkeringat, hiperventilasi atau nafas pendek dan sesak nafas juga merupakan gejala syok sepsis.  

    Baca: Seperti ini protokol kesehatan saat endemi Covid-19

    Obesitas sendiri diketahui mengurangi harapan hidup secara keseluruhan dan dikaitkan dengan peningkatan insiden kondisi kesehatan kronis seperti diabetes melitus tipe dua, hipertensi, gagal jantung, dan penyakit arteri koroner. 

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan obesitas sebagai indeks massa tubuh (BMI) lebih besar dari 30 kilogram/m. 

    Lantas seberapa besar pengaruh obesitas terhadap kematian pada orang dewasa yang membutuhkan pengobatan untuk sepsis?

    Baca: Usia reproduksi terbaik pada perempuan

    Di dunia, ada banyak kasus kematian pada pasien obesitas yang mengalami sepsis. Namun, hingga saat ini belum ada penelitian yang mengungkap pengaruh obesitas dan sepsis secara pasti

    Dilansir ncbi.nlm.nih.gov studi yang mengevaluasi efek ini tidak konsisten dan masih ada peningkatan morbiditas yang terkait dengan obesitas. 

    Selain itu, ada banyak keterbatasan pada studi-studi terkait pengaruh obesitas pada sepsis yang membingungkan interpretasi. Studi prospektif di masa depan meminimalkan bias dan faktor pembaur disarankan untuk mengatasi masalah klinis yang penting ini.

    Baca: Olahraga pada sore hari efektif untuk penderita Diabetes tipe 2

    Hanya saja obesitas telah menjadi tantangan dunia kedokteran. Data yang ada mencatat sekitar 70 persen orang dewasa di Amerika Serikat kelebihan berat badan dan 35 persen mengalami obesitas. 

    Karena prevalensi obesitas yang tinggi, ada peningkatan jumlah pasien obesitas yang dirawat di unit perawatan intensif (ICU). Dari orang dewasa yang dirawat di ICU, sekitar 25 persen mengalami kelebihan berat badan, obesitas, atau obesitas yang tidak wajar. 

    Sepsis adalah penyebab paling umum untuk masuk ke ICU. Sepsis dikaitkan dengan morbiditas, mortalitas, dan biaya yang signifikan untuk sistem perawatan kesehatan.

    Baca: Mengenal bipolar, ketika seorang terombang-ambing dalam dua kutub emosi

    Di Amerika Serikat, septikemia secara keseluruhan merupakan penyebab kematian ke-11 pada tahun 2010 menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, dan merupakan penyebab kematian paling umum di ICU. 

    Secara global, ada kematian di rumah sakit sebesar 15 persen dengan sepsis dan 25 persen untuk sepsis berat. Kematian meningkat menjadi 40-50 persen pada pasien dengan komplikasi dan di negara berpenghasilan rendah. 

    Diperkirakan 50 persen pasien dengan sepsis memerlukan perawatan di ICU dan 17 persen memerlukan intubasi. Perkiraan total biaya di Amerika Serikat untuk sepsis berat adalah 24,3 miliar dolar AS per tahun.

     

     
  • Ganjar Pranowo Bacakan “Dedication of Life Soekarno” pada Puncak Bulan Bung Karno 2023

    Ganjar Pranowo Bacakan “Dedication of Life Soekarno” pada Puncak Bulan Bung Karno 2023

    7cloud.asia – Bakal calon presiden (capres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo membacakan Naskah “Dedication of Life Soekarno” pada Puncak Bulan Bung Karno 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (24/6/2023).

    Ganjar Pranowo yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah membacakan “Dedication of Life Soekarno” yang merupakan Surat atau Wasiat Bung Karno.

    Hal ini guna mengajak rakyat melakukan pengabdian kepada Tuhan, Tanah Air, dan Bangsa.

    Teks “Dedication Of Life Soekarno” ini dibuat oleh Presiden Pertama RI Soekarno pada 10 September 1966.

    Baca: Kick off penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu dilakukan di Aceh

    Berikut teks “Dedication Of Life Soekarno”:

    “Saya adalah manusia biasa. Saya des tidak sempurna. Sebagai manusia biasa, saya tidak luput dari kekurangan dan kesalahan.
     
    Hanya kebahagiaanku ialah dalam mengabdi kepada Tuhan, kepada Tanah Air, kepada bangsa.
     
    Itulah “dedication of life”-ku
     
    Jiwa pengabdian inilah yang menjadi falsafah hidupku, dan menghikmati serta menjadi bekal-hidup dalam seluruh gerak hidupku.
     
    Tanpa jiwa pengabdian ini saja bukan apa-apa. Akan tetapi dengan jiwa pengabdian ini, saja merasakan hidupku bahagia dan manfaat.”
     
     
    Ganjar dari mimbar utama Gelora Bung Karno membacakan “Dedication of Life Soekarno” dengan penuh khidmat.
     
    Saat pembacaan “Dedication of Life”, suasana Gelora Bung Karno yang sebelumnya terdengar suara gemuruh dari ratusan ribu kader PDIP seketika hening. Mereka meresapi tiap kata “Dedication of Life Soekarno” yang dibacakan Ganjar Pranowo.
     
    Adapun Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dan para ketua umum partai yang hadir menjadi tamu.
     
    Saat pembacaan “Dedication of Life Soekarno” terlihat Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo berdiri di belakang Ganjar Pranowo juga khidmat saat pembacaan “Dedication of Life”.

    Baca: Ganjar berharap pendampingnya berjiwa muda

    Pembacaan “Dedication Of Life Soekarno” juga pernah dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Rakernas PDIP Tahun 2013. Saat itu Jokowi masih menjabat Gubernur DKI Jakarta dan belum secara resmi dicalonkan menjadi calon presiden PDIP.

    Di lingkup PDIP, pembacaan Pidato “Dedication of Life Soekarno” merupakan hal yang sakral dalam prosesi kepartaian bersamaan dengan menyanyikan Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, dan Pembacaan Teks Pancasila.

    Di acara Puncak BBK 2023, mengheningkan cipta dipimpin Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Pembacaan Teks Pancasila oleh Denny Cagur.
     
    Sebelum membacakan “Dedication of Life Soekarno”, Peringatan Bulan Bung Karno 2023 diawali prosesi Panji- Panji Kebesaran Partai.
     
     
    Acara ini dimulai dengan apel 7 ribu Pasukan Satgas Cakra Buana dan penampilan marching band.

    Kemudian diikuti prosesi parade paskibraka dengan membawa Bendera Merah Putih dan bendera PDIP. Selanjutnya, ribuan kader serempak menyanyikan hymne dan mars PDI Perjuangan dengan penuh lantang.

     
    Usai menyanyikan himne dan mars PDIP dengan penuh semangat dan gemuruh ribuan kader, tidak berapa lama suasana hening. Semua kader berdisiplin mengikuti prosesi acara kepartaian dengan khidmat.
     
    Dalam peringatan itu, Ketua DPP PDIP yang juga Ketua Tim Pemenangan Ganjar Pranowo, Puan Maharani mengajak segenap kader PDIP untuk memenangkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 nanti.