7cloud.asia – Beberapa hari ini warganet dihebohkan dengan isu perselingkuhan sejumlah selebritas. Belum reda isu selingkuh Virgoun, kini warganet kembali heboh dengan isu selingkuh Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett.
Mengapa orang selingkuh dan mengapa orang suka sekali meributkan selingkuh? Itu pertanyaan yang muncul di kepala saya saat membaca isu selingkuh para selebritas yang berseliweran di lini masa.
Dari sekian banyak isu selingkuh yang dibicarakan orang, saya menemukan hanya satu isu selingkuh yang amat legend, yakni perselingkuhan Pangeran Charles yang kini telah dinobatkan menjadi Raja Charles dengan Camila Martin.
Meski harus selingkuh selama puluhan tahun dan dihalangi dengan beragam cara, pasangan ini akhirnya bersatu dalam perkawinan.
“Sejak awal mereka memang sudah jodoh, hanya tidak direstui Ratu,” ujar ahli tarot, Nana Padmosapoetra di akun Facebooknya.
Baca: Lepaskan semua beban hidup dengan gaya hidup minimalis
Menurut Nana, selingkuh seperti yang dilakukan Pangeran Charles ini sangat jarang. Mayoritas perselingkuhan bukan didasarkan cinta tetapi lebih karena ketidakmampuan pelakunya untuk mengendalikan nafsu dan menjaga komitmen mereka.
Ada beberapa hal yang mendorong orang selingkuh seperti jenuh dan ingin mencari variasi, merasa diabaikan dan ingin mencari pengakuan diri. Ada juga orang selingkuh karena marah pada pasangannya dan selingkuh dipilih sebagai cara menghukum pasangannya.
Atau bahkan ada orang yang selingkuh karena cinta. Namun, apapun alasannya selingkuh tidak bisa dibenarkan.
Itu sebabnya selingkuh oleh sejumlah kalangan dimasukkan sebagai kekerasan, karena ini mengakibatkan ketidaknyamanan pada pihak lain.
Baca: Ini yang terjadi jika kamu kurang tidur
Banyak orang yang selingkuh, belakangan baru menyadari ternyata dia “mencintai” pasangannya dan tidak memiliki keinginan untuk menyakiti mereka.
Faktanya, tidak semua perselingkuhan menjadi akhir dari sebuah hubungan, tetapi memperbaiki hubungan yang sudah dicurangi membutuhkan usaha yang tak mudah.
Inilah alasan mengapa beberapa orang berusaha keras untuk menyembunyikan perselingkuhan yang dilakukannya.
Lantas apa yang harus dilakukan kalau pasanganmu selingkuh? Apakah kamu mau masih mau berhubungan dengannya atau memutuskan untuk menjalani hidupmu sendiri?
Jika kamu tidak yakin bagaimana menangani selingkuh yang dilakukan pasanganmu, mulailah dari sini:
1. Bicaralah dengan pasangan
Pertimbangkan untuk melibatkan konselor pasangan atau pihak ketiga yang netral untuk diskusi. Mengetahui motivasi pasangan kenapa berselingkuh dapat membantu mengambil keputusan apakah melanjutkan atau say goodbye.
2. Tanyakan apakah pasangan ingin melanjutkan hubungan
Beberapa orang melakukan selingkuh karena ingin mengakhiri hubungan, jadi penting untuk mengetahui perasaan mereka.
Baca: 17 cara gaya hidup ramah lingkungan
3. Tanyakan pada diri sendiri apakah bisa mempercayai pasangan lagi
Pastinya perlu waktu untuk membangun kembali kepercayaan, dan pasangan mungkin menyadari fakta ini. Namun, jika merasa tidak akan pernah bisa memercayainya lagi, kamu mungkin tidak akan bisa memperbaiki hubungan.
4. Tanyakan pada diri sendiri apakah masih menginginkan hubungan tersebut
Apakah kamu benar-benar mencintai pasangan dan ingin menangani masalah yang mendasarinya? Apakah kamu takut memulai hubungan dengan seseorang yang baru? Apakah menurut kamu hubungan ini layak diperbaiki?
Satu hal yang perlu diingat, perasaan dan relasi manusia sangat kompleks, jadi tak usah merasa bersalah ketika kamu gagal menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas.
Yang pasti, jangan sampai isu selingkuh ini menghancurkan hidup dan hari-hari kamu. Hadapi perselingkuhan yang dilakukan pasangan dengan kepala dingin.
Jika kamu merasa terbebani dengan selingkuh yang dilakukan pasanganmu tapi masih berencana memperbaiki hubungan, kini ada tersedia banyak konseling hubungan. Atau kamu bisa memanfaatkan jasa Halodoc.

Leave a Reply