Pelajaran dari Meninggalnya Penderita Obesitas Akibat Sepsis

Written by

in

7cloud.asia – Fajri, laki-laki obesitas meninggal pada Kamis (22/6/2023) kemarin. Saat meninggal berat badan Fajri mencapai 300 kilogram. Diduga Fajri mengalami sepsis atau komplikasi berbahaya akibat respons tubuh terhadap infeksi.

Pada saat terjadi infeksi, sistem kekebalan tubuh akan aktif untuk melawan infeksi tersebut. Saat terjaid sepsis dapat menyebabkan tekanan darah turun drastis sehingga terjadi kerusakan pada organ dan jaringan tubuh, bahkan bisa mengancam nyawa penderitanya.

Sepsis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh melawan infeksi secara berlebihan dan tidak terkendali sehingga berdampak buruk bagi tubuh penderitanya.

Baca: IDI minta draf RUU Kesehatan dibuka secara transparan

Kasus kematian akibat syok sepsis bisa mencapai 30-50 persen. Maka syok sepsis sangat berbahaya jika tidak tertangani dengan cepat.

Tahapan sepsis terdiri dari sepsis, yakni saat infeksi masuk aliran darah dan menyebabkan peradangan di tubuh. Jika tidak ditangani segera maka bisa terjadi sepsis berat di mana terjadi infeksi cukup parah yang memengaruhi fungsi organ.

Tahap akhir sepsis adalah syok sepsis, yaitu penurunan tekanan darah drastis, gagal napas, gagal jantung,stroke, disfungsi organ. Syok sepsis ini ditandai dengan detak jantung cepat.

Demam atau hipotermia, kulit hangat lembab dan berkeringat, hiperventilasi atau nafas pendek dan sesak nafas juga merupakan gejala syok sepsis.  

Baca: Seperti ini protokol kesehatan saat endemi Covid-19

Obesitas sendiri diketahui mengurangi harapan hidup secara keseluruhan dan dikaitkan dengan peningkatan insiden kondisi kesehatan kronis seperti diabetes melitus tipe dua, hipertensi, gagal jantung, dan penyakit arteri koroner. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan obesitas sebagai indeks massa tubuh (BMI) lebih besar dari 30 kilogram/m. 

Lantas seberapa besar pengaruh obesitas terhadap kematian pada orang dewasa yang membutuhkan pengobatan untuk sepsis?

Baca: Usia reproduksi terbaik pada perempuan

Di dunia, ada banyak kasus kematian pada pasien obesitas yang mengalami sepsis. Namun, hingga saat ini belum ada penelitian yang mengungkap pengaruh obesitas dan sepsis secara pasti

Dilansir ncbi.nlm.nih.gov studi yang mengevaluasi efek ini tidak konsisten dan masih ada peningkatan morbiditas yang terkait dengan obesitas. 

Selain itu, ada banyak keterbatasan pada studi-studi terkait pengaruh obesitas pada sepsis yang membingungkan interpretasi. Studi prospektif di masa depan meminimalkan bias dan faktor pembaur disarankan untuk mengatasi masalah klinis yang penting ini.

Baca: Olahraga pada sore hari efektif untuk penderita Diabetes tipe 2

Hanya saja obesitas telah menjadi tantangan dunia kedokteran. Data yang ada mencatat sekitar 70 persen orang dewasa di Amerika Serikat kelebihan berat badan dan 35 persen mengalami obesitas. 

Karena prevalensi obesitas yang tinggi, ada peningkatan jumlah pasien obesitas yang dirawat di unit perawatan intensif (ICU). Dari orang dewasa yang dirawat di ICU, sekitar 25 persen mengalami kelebihan berat badan, obesitas, atau obesitas yang tidak wajar. 

Sepsis adalah penyebab paling umum untuk masuk ke ICU. Sepsis dikaitkan dengan morbiditas, mortalitas, dan biaya yang signifikan untuk sistem perawatan kesehatan.

Baca: Mengenal bipolar, ketika seorang terombang-ambing dalam dua kutub emosi

Di Amerika Serikat, septikemia secara keseluruhan merupakan penyebab kematian ke-11 pada tahun 2010 menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, dan merupakan penyebab kematian paling umum di ICU. 

Secara global, ada kematian di rumah sakit sebesar 15 persen dengan sepsis dan 25 persen untuk sepsis berat. Kematian meningkat menjadi 40-50 persen pada pasien dengan komplikasi dan di negara berpenghasilan rendah. 

Diperkirakan 50 persen pasien dengan sepsis memerlukan perawatan di ICU dan 17 persen memerlukan intubasi. Perkiraan total biaya di Amerika Serikat untuk sepsis berat adalah 24,3 miliar dolar AS per tahun.

 

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *