Blog

  • Cuaca Hari Ini: Aceh dan Sebagian Besar Wilayah Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Aceh dan Sebagian Besar Wilayah Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang akan mengguyur sebagian besar wilayah termasuk Aceh pada Minggu (17/05/2026).

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan berintensitas sedang hingga lebat juga berpotensi mengguyur wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kep ulauan Bangka Belitung.

    Selain itu wilayah Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan juga berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    Sedangkan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur wilayah Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo.

    Kondisi cuaca serupa berpeluang pula mengguyur wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya dan Papua.

    Untuk wilayah Jakarta, BMKG memprakirakan cuaca pada pagi hari berawan hingga berawan tebal. Potensi hujan dengan intensitas sedang terjadi pada siang dan sore hari di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Malamnya, hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Wilayah lainnya diprediksi berawan tebal.

  • BRICS Mendesak Penarikan Tentara Israel dari Palestina

    BRICS Mendesak Penarikan Tentara Israel dari Palestina

    7cloud.asia – Para menteri luar negeri (menlu) negara-negara anggota BRICS mendesak gencatan senjata segera dan tanpa syarat di Jalur Gaza.

    Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan usai pertemuan setingkat menlu di New Delhi, India, Jumat (15/5/2026) BRICS juga mendesak penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah Palestina

    “Para menteri BRICS mendesak para pihak untuk memiliki itikad baik dalam negosiasi lebih lanjut guna mencapai gencatan senjata segera, permanen, dan tanpa syarat, serta penarikan penuh pasukan Israel dari Jalur Gaza dan semua bagian lain dari wilayah Palestina yang diduduki,” bunyi pernyataan tersebut.

    Para menteri itu juga menyerukan pembebasan terhadap semua sandera dan penyediaan akses berkelanjutan dan tanpa hambatan untuk pengiriman bantuan kemanusiaan.

    Sejak dimulainya konflik antara Hamas dan Israel pada 7 Oktober 2023, lebih dari 70.000 warga Palestina meninggal dunia dan lebih dari 170.000 terluka.

    Otoritas Israel melaporkan setidaknya 1.200 warga Yahudi tewas dalam perang tersebut.

    Perkiraan regional dan internasional menunjukkan bahwa pembangunan kembali wilayah kantong yang hampir hancur total itu akan memakan waktu sekitar 10 tahun dan memerlukan dana sekitar 70 miliar dolar AS (sekitar Rp1,2 kuadriliun).

    Sumber: Antaranewscom/Sputnik-RIA Novosti

  • Mengonsumsi Pangan Lokal Itu Keren: Lebih Sehat dan Mendukung Petani Lokal

    Mengonsumsi Pangan Lokal Itu Keren: Lebih Sehat dan Mendukung Petani Lokal

    7cloud.asia – Organisasi lingkungan World Wide Fund for Nature (WWF) mengajak berbagai pihak berkolaborasi mempromosikan pangan lokal sebagai bentuk kebanggaan akan kekayaan pangan lokal Indonesia.

    Business Engagement and Development Specialist WWF Samuel Pablo Pareira dalam diskusi di Jakarta, Rabu (13/5/2026) mengatakan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta dibutuhkan untuk mempromosikan pangan lokal.

    ”Yang memang perusahaan-perusahaan bisnis, perusahaan-perusahaan industri yang memang bagaimana mempromosikan dan juga membentuk kecintaan masyarakat untuk membentuk konsumsi pangan lokal lainnya,” katanya seperti dilansir Antaranews.com.

    Pablo menegaskan bahwa persoalan pangan lokal yang kini menjadi pilihan kedua bagi masyarakat secara umum, berkaitan dengan pasokan dan permintaan hingga pemasaran.

    Anggapan pangan lokal yang dianggap tidak keren atau kampungan membutuhkan promosi serta kampanye untuk mempromosikan nilai-nilai kebanggaan akan kekayaan pangan di tiap daerah di Indonesia.

    WWF, kata dia, memiliki kolaborasi dengan berbagai organisasi lokal serta komunitas di beberapa wilayah di Indonesia untuk menjaga pola makan tradisional yang telah diwariskan oleh leluhur.

    Ia mengidentifikasi terdapat dua persoalan yang berkaitan dengan pemanfaatan pangan lokal, pertama adalah pola konsumsi masyarakat di daerah dan pola konsumsi masyarakat di wilayah urban.

    Masyarakat di daerah diharapkan mampu bangga serta mempertahankan pola konsumsi yang telah ada, misalnya masyarakat wilayah NTT yang mengonsumsi sorgum sebagai sumber karbohidrat.

    Sementara di kawasan perkotaan, kata dia, pengenalan pangan lokal dapat dilakukan dengan menggandeng industri retail untuk memperkenalkan pangan lokal sehingga tak melulu mengonsumsi makanan ultra proses.

    Pada kesempatan yang sama, sosok pemengaruh makanan dan lingkungan, Manik Nur Hidayati mempromosikan beragam pangan lokal di Indonesia melalui konten edukatif.

    Hal ini menurutnya sebagai upaya menumbuhkan kebanggaan akan kekayaan pangan asli Indonesia. Konsumsi pangan lokal, ujarnya, juga bagus untuk lingkungan.

    Pasalnya, mengutamakan konsumsi pangan lokal secara tidak langsung akan menurunkan emisi karbon karena tidak membutuhkan pengangkutan dan pengemasan.

    Mengonsumsi pangan lokal juga berarti mendukung petani dan produsen lokal, memperkuat kedaulatan pangan, dan melestarikan budaya. Konsumsi pangan lokal juga meningkatkan ketahanan pangan karena mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.

    Selain itu, kata dia, gizi pangan asli Indonesia juga memiliki kandungan yang beragam dan bisa memenuhi panduan porsi makan gizi seimbang yang disarankan Kementerian Kesehatan dalam “Isi Piringku”.

    Mengutamakan pangan lokal akan mengurangi ketergantungan berlebih pada beras.
    dan bagus untuk kesehatan, karenanya umumnya tinggi serat, dan sering kali bebas gluten.

  • Pengumuman Kesimpulan Penyebab Kecelakaan Tragis KRL di Stasiun Bekasi Timur Dinilai Lamban

    Pengumuman Kesimpulan Penyebab Kecelakaan Tragis KRL di Stasiun Bekasi Timur Dinilai Lamban

    7cloud.asia – Lambannya pengungkapan penyebab kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur menuai kritik.

    Insiden itu menewaskan 16 orang dan menyebabkan puluhan penumpang mengalami luka-luka. Sebagian besar korban berada di gerbong belakang KRL yang mengalami kerusakan parah akibat tabrakan.

    Menurut Anggota Komisi V DPR, Mori Hanafi, kasus tersebut seharusnya sudah dapat disimpulkan penyebabnya karena dinilai bukan kecelakaan yang rumit untuk diinvestigasi.

    Ia mempertanyakan alasan pemerintah yang menyebut proses penyelidikan masih berjalan. Mori yakin Kepala Basarnas dan Kepala KNKT sudah tahu penyebab kecelakaan yang terjadi pada akhir April tersebut.

    Baca: KAI Jakarta Bakal Tutup 40 Perlintasan Liar pada 2026

    ”Ini kalau alasan yang disampaikan adalah alasan karena masih dalam proses penyidikan, buat saya secara penyidikan, ini nggak masuk akal,” tegas Mori dalam keterangan tertulis yang dikutip Parlementaria, di Jakarta, Jumat (15/5/2026)

    Legislator Fraksi Partai NasDem itu menilai lambannya penyampaian hasil investigasi justru menimbulkan ketidakjelasan di tengah masyarakat terkait evaluasi keselamatan transportasi nasional.

    “Kecelakaan kereta di Bekasi itu nggak pelik. Sederhana itu, Pak. Kok bapak-bapak bisa mengatakan, belum bisa menyimpulkan apa sebabnya? Udah berapa lama itu, Pak? Jadi di sisi lain tiba-tiba alasan kesehatan. Ini mana yang tepat alasan ini, Pak,” ujarnya.

    Baca: Tabrakan Kereta Api di Bekasi Timur Jadi Peringatan Pentingnya Pembenahan Perlintasan Sebidang

    Selain menyoroti kecelakaan kereta di Bekasi, Mori juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap rentetan kecelakaan transportasi lain yang terjadi dalam waktu berdekatan, termasuk kecelakaan bus ALS yang menewaskan 16 orang.

    “Saya terus terang kecewa. Ini yang punya, ini kan Menteri Perhubungan. Apalagi persoalannya kemudian, kalau nggak salah seminggu selain itu ada kecelakaan lagi tuh. Kereta lagi. Jadi kita belum bicara tabrakan bus ALS 16 orang meninggal,” kata dia.

    Mori menegaskan pemerintah harus segera memperkuat pengawasan dan evaluasi keselamatan transportasi, sekaligus memastikan investigasi setiap kecelakaan dilakukan secara transparan agar tragedi serupa tidak kembali terulang.

  • Menanam Pohon dan Produksi Oksigen: Bagaimana Pohon Menyerap Karbon dan Memproduksi Oksigen untuk Lingkungan

    Menanam Pohon dan Produksi Oksigen: Bagaimana Pohon Menyerap Karbon dan Memproduksi Oksigen untuk Lingkungan

     

    7cloud.asia – Sejumlah kota menggalakkan gerakan menanam pohon untuk mengatasi polusi udara yang terus memburuk.

    Ya, tumbuhan terutama tumbuhan berkayu atau pohon lewat proses fotosintesis menyerap karbon secara efektif sekaligus penghasil oksigen yang dibutuhkan manusia.

    Tak hanya berperan dalam menghasilkan udara bersih, menanam pohon juga berarti mendukung konservasi air tanah dan menjaga kelestarian kehidupan di Bumi.

    Hal ini bisa dijelaskan sebagai berikut, pohon menyerap air hujan dan kemudian menyimpannya di akarnya, sehingga secara tidak langsung menjaga ketersediaan air tanah.

    Mungkin Anda bertanya-tanya, berapa banyak karbon yang diserap dan oksigen yang dilepaskan sebatang pohon, serta faktor apa saja yang mempengaruhi produksi oksigen? Jawabannya akan diulas dalam tulisan ini, ikuti sampai rampung.

    Dilansir onetreeplanted.org, meskipun sebagian besar oksigen diproduksi oleh fitoplankton, pohon tetap memainkan peran penting dalam menyediakan oksigen dan udara bersih yang kita butuhkan.

    Baca: Perubahan Iklim Memaksa Tumbuhan Lebih Sering “Berpuasa”

    Di negara empat musim, pohon cemara douglas, pohon beech, pohon cemara, dan pohon maple tercatat sebagai spesies pohon yang menghasilkan oksigen paling banyak.

    Sementara untuk dearah tropis seperti Indonesia, pohon penghasil oksigen yang sangat tinggi antara lain adalah bambu, damar (Agathis alba), pohon bodhi dan beringin (Ficus Benjamina).

    Hal ini antara lain karena memiliki kanopi daun yang sangat lebat dan besar, memungkinkan produksi oksigen yang masif.

    Sementara pohon penyerap karbon (CO2) terbesar adalah trembesi (Samanea saman). Berdasarkan penelitian, satu pohon Trembesi dewasa mampu menyerap hingga 28,5 ton CO2 per tahun. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan pohon peneduh lainnya.

    Pohon angsana misalnya, mampu menyerap hingga sekitar 680 kg CO2 per tahun, disusul pohon beringin yang mampu menyerap sekitar 535 kg CO2 per tahun dan pohon kerai payung dengan serapan sekitar 404 kg CO2 per tahun.

    Jika Anda mencari tanaman hias untuk di dalam ruangan (skala mikro), Lidah Mertua (Sansevieria) dan Sirih Gading adalah penghasil oksigen terbaik yang juga menyaring racun (polutan) dari udara.

    Baca: Cara Pohon Menurunkan Suhu Panas Perkotaan

    Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi oksigen
    Jadi, berapa banyak oksigen yang sebenarnya diproduksi oleh pohon? Pohon ek dewasa dapat menghasilkan, rata-rata, 100.000 liter oksigen per tahun.

    Jika dirinci itu berarti sekitar 274 liter oksigen per hari. Angka ini kira-kira setengah dari kebutuhan rata-rata manusia yang mencapai 550 liter oksigen setiap hari.

    Artinya butuh setidaknya dua pohon ek untuk memenuhi kebutuhan oksigen oleh per kepala. Jadi saatnya kita mendorong lebih banyak pohon ditanam bukan?

    Jumlah oksigen yang diproduksi pohon dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk spesies, usia, kesehatan, dan kondisi lingkungan sekitar.

    Selain itu sebatang pohon juga tidak menghasilkan jumlah oksigen yang sama sepanjang tahun. Kondisi musim turut mempengaruhi produksi oksigen.

    Baca: Menanam Pohon Terbukti Efektif Menurunkan Efek Pulau Panas Perkotaan

    Selama musim gugur, pohon mulai bersiap untuk musim dingin, menggugurkan daunnya (jika pohon tersebut gugur daun), dan memasuki masa dormansi.

    Penguraian klorofil membuat pohon lebih sulit menyerap sinar matahari dan menggunakannya untuk menghasilkan energi. Karena itu, daun perlahan mulai kehilangan warna hijaunya, berubah menjadi berbagai warna merah, cokelat, dan oranye.

    Begitu musim dingin dimulai, pohon memasuki keadaan dormansi. Mirip dengan hibernasi, dormansi berarti pohon menghemat energinya untuk musim yang akan datang.

    Selama waktu ini, pohon tidak aktif berfotosintesis atau menghasilkan oksigen, menyebabkan kadar oksigen turun dan karbon dioksida meningkat.

    Pohon lebih dari sekadar mengganti hal ini di musim semi dan musim panas, sehingga manusia cenderung tidak terlalu terpengaruh ketika pohon memasuki masa dormansi.

  • Iran Rampungkan Mekanisme Lalu Lintas Maritim di Selat Hormuz

    Iran Rampungkan Mekanisme Lalu Lintas Maritim di Selat Hormuz

    7cloud.asia – Iran telah menyusun mekanisme untuk mengatur lalu lintas maritim melalui rute khusus di Selat Hormuz.

    Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (16/5/2026) Teheran menyatakan, pihaknya akan mengenakan biaya “atas layanan khusus” yang diberikan dalam sistem tersebut.

    “Dalam proses ini, hanya kapal komersial dan pihak-pihak yang bekerja sama dengan Iran yang akan mendapatkan manfaat darinya,” tulis Ebrahim Azizi, Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, di platform media sosial X.

    Sambil menyatakan bahwa Teheran akan segera mengumumkan rencana tersebut, Azizi menambahkan: “Rute ini akan tetap tertutup bagi operator dari apa yang disebut sebagai Project Freedom.”

    Baca: China dan AS Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka

    Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu aksi balasan dari Teheran terhadap Israel serta sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk, disertai penutupan Selat Hormuz.

    Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi perundingan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang bersifat permanen.

    Sejak 13 April, AS memberlakukan blokade laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di selat tersebut.

    Baca: Iran Syaratkan Pencabuta Sanksi dan Setop Blokade Selat Hormuz untuk Akhiri Perang

    Presiden AS Donald Trump juga mengumumkan “Project Freedom” pada awal Mei, dengan janji akan mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

    Janji tersebut dibuat Trump, meskipun Iran menegaskan bahwa setiap pelayaran melalui jalur perairan strategis itu memerlukan persetujuan sebelumnya dari Teheran.

    Namun, kemudian Trump mengumumkan penangguhan inisiatif tersebut.

    Sumber: Antaranews.com/Anadolu

  • Nilai Tukar Rupiah Sentuh Rekor Terendah Sepanjang Sejarah: Ini Dampaknya pada Ekonomi Nasional

    Nilai Tukar Rupiah Sentuh Rekor Terendah Sepanjang Sejarah: Ini Dampaknya pada Ekonomi Nasional

    7cloud.asia – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mencetak rekor paling lemah terbaru. Per Jumat (15/5/2026) kurs dolar menyentuh Rp17.600.

    Masyarakat diingatkan untuk bersiap dan mengencangkan ikat pinggang karena sejumlah pakar meneropong harga kebutuhan sehari-hari bakal ikut terdampak melemahnya nilai tukar Rupiah.

    Hal ini karena ekonomi Indonesia sangat bergantung pada bahan baku impor, nilainya mencapai 70 persen. Impor bahan baku tersebar di industri kimia, tekstil, elektronik, minyak dan gas, obat-obatan, hingga kendaraan pribadi.

    Hampir sebagian besar semua barang jadi dari sektor industri ini ada di halaman rumah, di dalam laci lemari, kamar, dapur di rumah kita.

    Dengan nilai tukar rupiah yang makin melemah, harga-harga bahan baku impor ini terkerek naik karena transaksinya menggunakan dollar AS.

    “Ini membuat cost of production (biaya produksi) produsen domestik menjadi semakin mahal,” kata Teuku Riefky, peneliti di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM FEB UI) dikutip BBC News.

    Baca: Anjloknya IHSG dan Nilai Rupiah Tunjukkan Kepercayaan Pasar Menurun

    Di tengah kondisi ini, ada dua kemungkinan yang dilakukan produsen: menaikkan harga barang atau terpaksa memangkas keuntungan—meskipun di lapangan yang nampak lebih menaikkan harga atau mengurangi porsi produk.

    “Implikasinya terhadap masyarakat sehari-hari adalah tentu biaya hidup yang akan semakin mahal,” katanya.

    Selain impor bahan baku, Indonesia juga masih impor sekitar 20 persen barang modal. Contohnya, mesin-mesin pabrik, robot industri, pesawat, kereta sampai peralatan laboratorium.

    Selain itu sebanyak 9 persen Indonesia masih impor barang konsumsi. Misalnya, buah, daging, baju dan sepatu, ponsel, laptop, kosmetik dan skincare, sampai kedelai–yang diketahui impornya lebih dari 90 persen.

    Ada dua faktor yang membuat rupiah lesu terhadap dolar AS, kata Teuku Riefky.

    Pertama, faktor luar negeri (eksternal) yaitu perang AS-Israel dengan Iran yang dimulai sejak 28 Februari. Perang membuat distribusi minyak dan gas terhambat, harganya jadi melambung. Sampai kapan perang berakhir juga belum bisa diprediksi.

    Baca: Potensi Deindustrialisasi Akibat Dominasi Belanja Pemerintah

    Akibatnya, para pemodal menarik uang atau investasinya dari perusahaan, surat berharga, deposito, properti dan investasi lain dari negara berkerkembang, lalu memindahkan ke negara lain yang lebih aman dan stabil.

    “Faktor eksternal ini dirasakan bukan hanya Indonesia, tapi berbagai negara berkembang itu merasakan arus modal keluar, sehingga itu melemahkan rupiah,” kata Riefky.

    Faktor kedua adalah faktor internal. Riefky mengatakan, pemasukan dan pengeluaran duit negara, cicilan utang dan uang cadangan ikut mempengaruhi.

    Prospek kondisi fiskal Indonesia ini mendapat peringatan dari lembaga pemeringkat kredit dunia Moody’s dan Fitch.

    Lembaga-lembaga ini melihat prospek negatif pada Indonesia karena ketidakpastian kebijakan, serta lantaran pendapatan rendah tapi belanja tinggi. Artinya ada risiko kondisi keuangan negara memburuk ke depan.

    “Ini membuat investor ragu terhadap kapasitas pembayaran APBN kita, membuat terjadi capital outflow (arus modal keluar)… Ini juga memicu pelemahan rupiah,” katanya.

    Baca: Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Tanpa Penciptaan Lapangan Kerja

  • Mengintip Program Mundur, Munggah dan Madhep Kali dalam Penataan Pemukiman Pinggir Sungai Code

    Mengintip Program Mundur, Munggah dan Madhep Kali dalam Penataan Pemukiman Pinggir Sungai Code

    7cloud.asia – Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan penataan kawasan sepanjang Sungai Code dapat diselesaikan dalam empat tahun ke depan melalui program Mundur, Munggah dan Madhep Kali (mundur, naik dan menghadap sungai/M3K).

    Rumah-rumah yang ada juga akan dimundurkan sehingga tidak lagi menempel badan sungai, sehingga tersedia space yang cukup untuk berkegiatan.

    ”Penataan dilakukan bersama perguruan tinggi melalui program One Village One Sister University,” kata Hasto saat mendampingi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah, Gusti Kanjeng Ratu Hemas melakukan kegiatan reses penyerapan aspirasi masyarakat ke Kampung Terban Madani, Kota Yogyakarta, Senin (11/5/2026).

    Menurut Hasto, sejumlah kampung di pinggir Sungai Code telah mendapat pendampingan dari perguruan tinggi dan mitra perusahaan dalam penataan kawasan dan pengembangan destinasi wisata berbasis lingkungan.

    Ia juga mengakui tantangan terbesar dalam penataan kawasan bukan hanya pembangunan fisik, tetapi perubahan perilaku masyarakat terkait kebersihan dan pengelolaan lingkungan.

    “Tantangan paling besar adalah rekonstruksi sosial dan perubahan perilaku. Karena kalau perilaku tidak berubah, sampah akan tetap ada,” ujarnya.

    Baca: Kali Code, Pemukiman Kumuh dan Hari Jadi Kota Yogyakarta

    Dalam kunjungan tersebut, GKR Hemas didampingi Hasto Wardoyo meninjau langsung pembangunan Perumahan dan Permukiman Layak Huni (MAHANANI) di kawasan RW 01 RT 02 Kelurahan Terban, Kemantren Gondokusuman.

    Program tersebut menjadi bagian dari inovasi penanganan permukiman kumuh melalui konsep konsolidasi lahan yang mengedepankan partisipasi masyarakat dalam seluruh tahapan perencanaan.

    Konsolidasi lahan diawali di tanah Kasultanan yang ditempati warga masyarakat dengan pendekatan humanis tanpa penggusuran.

    Pemerintah Kota Yogyakarta juga terus berkomitmen menangani kawasan kumuh melalui pola pemugaran dengan konsep Mundur, Munggah dan Madhep Kali (M3K).

    Saat ditemui, GKR Hemas mengapresiasi penataan kawasan Terban Madani yang dinilai telah berjalan cukup baik, terutama dalam menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar.

    “Penataan ruang di kawasan ini sudah cukup bagus. Saya lihat penataan yang sedang berjalan juga semakin banyak. Yang penting sungainya sudah bersih,” jelasnya

    Baca: Romo Mangun, Arsitek Humanis yang Concern terhadap Pemukiman di Sungai Code

    Menurutnya, komunikasi dengan warga menjadi aspek terpenting dalam proses penataan kawasan bantaran sungai.

    Ia menegaskan penanganan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih manusiawi.

    “Kita tidak bisa sistemnya menggeser atau memindah begitu saja. Justru kita harus menghargai bahwa penduduk yang tinggal di bantaran sungai membutuhkan penanganan khusus dengan cara-cara yang lebih manusiawi,” katanya.

    Gusti Hemas juga mengapresiasi langkah cepat Wali Kota Yogyakarta dalam melakukan penataan kota, khususnya dalam penanganan persoalan sampah dan kebersihan lingkungan.

    “Penataan ruang itu penting. Tidak ada lagi sampah menumpuk di pojok jalan. Sebagai Kota Pariwisata dan Kota Pendidikan, kesadaran masyarakat dan wisatawan untuk membuang sampah dengan baik juga harus terus dibangun,” tambahnya.

    Selain menyoroti penataan kawasan Sungai Code, GKR Hemas menekankan pentingnya pendekatan budaya dalam pembangunan kota Yogyakarta. Menurutnya, budaya bukan hanya soal kesenian, tetapi juga cara hidup masyarakat Yogyakarta yang harus terus dijaga.

    “Pendekatan pembangunan itu juga harus berbudaya. Budaya bukan sekadar tarian, tetapi bagaimana cara hidup masyarakat Jogja tetap dijaga,” ujarnya.

    Baca: Pembangunan IPAL Komunal di Pemukiman Pinggir Sungai Code

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta Umi Akhsanti menjelaskan penataan kawasan Terban Madani dilakukan melalui proses panjang.

    Dia memaparkan, sebanyak 22 kepala keluarga yang sebelumnya tinggal di area rawan longsor kini telah menempati hunian baru yang ditata melalui proses dialog intensif bersama warga.

    “Kami door to door mendiskusikan desain rumah bersama warga. Pendampingannya juga dibantu mahasiswa dari UII sehingga masyarakat benar-benar dilibatkan,” jelas Umi.

    Ia menyebut desain kawasan sepanjang Sungai Code disusun bersama perguruan tinggi, termasuk Universitas Gadjah Mada dan Universitas Islam Indonesia, dengan tetap mempertimbangkan proporsi lahan yang sebelumnya dimiliki warga.

    Salah satu warga Terban, Harjono menyampaikan, rasa syukur atas pembangunan hunian baru yang dinilai jauh lebih layak dibanding kondisi sebelumnya di bantaran sungai.

    Ia berharap, pemerintah juga dapat membantu peningkatan ekonomi masyarakat karena biaya hidup warga meningkat setelah menempati rumah baru.

    “Kami berharap ada dukungan untuk meningkatkan ekonomi warga karena kebutuhan sekarang juga bertambah,” imbuhnya.

    Selain itu, Ia juga berharap proses pengurusan kekancingan atau legalitas tanah Kasultanan dapat dipermudah agar masyarakat memperoleh kepastian hukum atas hunian yang ditempati.

  • Seorang Jemaah Haji Indonesia Asal Indonesia Diamankan Petugas Karena Merekam Perempuan Arab Tanpa Izin, DPR: Perlu Pembekalan Manner

    Seorang Jemaah Haji Indonesia Asal Indonesia Diamankan Petugas Karena Merekam Perempuan Arab Tanpa Izin, DPR: Perlu Pembekalan Manner

    7cloud.asia – Seorang jemaah haji asal Indonesia dilaporkan diamankan aparat keamanan di Madinah karena diduga merekam perempuan Arab tanpa izin.

    Menanggapi kejadian ini, Anggota Komisi VIII DPR Lisda Hendrajoni meminta pemerintah memperkuat edukasi mengenai budaya, aturan hukum, dan etika sosial Arab Saudi kepada jemaah haji Indonesia.

    Lisda menilai peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius dalam penyelenggaraan ibadah haji.

    Menurutnya, pembekalan kepada jemaah haji selama ini masih lebih banyak berfokus pada tata cara ibadah dan teknis perjalanan, sementara pemahaman mengenai budaya serta aturan sosial di Arab Saudi belum diberikan secara optimal.

    “Masih banyak jemaah kita yang belum memahami secara utuh aturan sosial dan budaya di Arab Saudi. Hal-hal yang mungkin dianggap biasa di Indonesia, bisa menjadi persoalan hukum di sana,” ujar Lisda dikutip Parlementaria, Jumat (15/5/2026).

    Baca: Ketimbang Tiket War, Lebih Baik Pengurus Negara Upayakan Percepatan Pemberangkatan Jemaah Haji

    Pasca kejadian ini, Lisda menilai materi manasik haji perlu diperluas, termasuk edukasi mengenai larangan mengambil foto atau video orang lain tanpa izin.

    DPR mengingatkan bahwa masyarakat Arab Saudi sangat menjunjung tinggi privasi, terutama terhadap perempuan, sehingga tindakan merekam secara sembarangan dapat menimbulkan persoalan hukum.

    Lisda menambahkan, meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan jemaah juga perlu menjadi perhatian. Banyak jemaah yang aktif mendokumentasikan aktivitas selama di Tanah Suci, namun belum sepenuhnya memahami batasan hukum dan etika yang berlaku di negara tersebut.

    “Jangan sampai niat mengabadikan momen justru berakhir menjadi persoalan hukum. Ini yang harus benar-benar dipahami oleh jemaah kita sebelum berangkat,” katanya.

    Untuk itu, DPR juga meminta petugas haji, pembimbing ibadah, dan ketua kloter lebih aktif memberikan pendampingan serta pengingat kepada jemaah terkait budaya dan regulasi di Arab Saudi.

    Baca: Tiga Skenario Ibadah Haji 2026 di Tengah Krisis Global

    Komisi VIII menegaskan perlindungan terhadap jemaah tidak cukup hanya melalui pelayanan teknis, tetapi juga melalui penguatan pemahaman hukum dan etika sosial.

    “Petugas jangan hanya fokus pada teknis keberangkatan dan ibadah. Pemahaman tentang budaya, aturan hukum, dan etika di Arab Saudi juga sangat penting demi melindungi jemaah kita,” ujar Lisda.

    Lisda juga mengimbau seluruh jemaah Indonesia agar lebih bijak menggunakan telepon genggam selama menjalankan ibadah haji.

    Jemaah diminta tidak merekam orang lain tanpa izin, terutama perempuan dan aparat keamanan setempat, guna menghindari kesalahpahaman maupun pelanggaran aturan yang berlaku.

    Lisda menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya soal menjalankan ritual keagamaan, tetapi juga mencerminkan sikap dan perilaku bangsa Indonesia di mata dunia internasional.

    “Haji bukan hanya soal ibadah ritual, tetapi juga bagaimana kita menunjukkan akhlak, kedisiplinan, dan penghormatan terhadap aturan negara lain,” tutup wakil rakyat dari Sumatera Barat I tersebut.

  • Istilah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tetap Digunakan Sampai Ibukota Dipindahkan

    Istilah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tetap Digunakan Sampai Ibukota Dipindahkan

    7cloud.asia – Istilah Daerah Khusus Jakarta akan tetap digunakan menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan bahwa Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota Indonesia.

    Menurut Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung langkah administratif yang selama ini dijalankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejalan dengan putusan MK tersebut.

    Maka, kenapa sampai dengan hari ini, ujar Pramono seluruh kegiatan yang ada di DKI Jakarta, penggunaan DKI tetap digunakan sampai dengan kemudian ada Keputusan Presiden untuk pemindahan ibu kota.

    “Sehingga dengan demikian, apa yang menjadi keputusan MK sudah kami jalankan selama ini,” jelas Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/5/2026).

    Baca: MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara

    Pramono menyampaikan, selama belum ada payung hukum berupa Keputusan Presiden terkait pemindahan ibu kota, maka Jakarta masih akan tetap menjadi ibu kota Indonesia.

    Pramono mengaku memahami terkait aturan ini dan menegaskan, selama belum ada Keputusan Presiden untuk pemindahan, maka tetap ibu kota itu di DKI Jakarta.

    Pramono Anung juga menegaskan tidak akan ada perubahan signifikan dalam birokrasi pemerintahan Pemprov DKI pascaputusan MK tersebut.

    Karena Pemprov DKI Jakarta memang tetap memposisikan diri sebagai pusat pemerintahan nasional.

    Baca: Pembangunan IKN Tak Jadi Prioritas Presiden Prabowo Subianto

    “Karena selama ini DKI Jakarta itu dalam perspektif Pemerintah DKI Jakarta tetap masih sebagai ibu kota negara, jadi kami memperlakukan apa yang terjadi ya seperti itu. Dengan keputusan MK ini sebagai bagian penegasan dari itu,” kata Pramono.

    Hal ini juga selaras dengan pemerintah pusat yang masih menempatkan Jakarta sebagai ibu kota negara hingga adanya Keputusan Presiden terkait pemindahan.

    Mahkamah Konstitusi (MK) dalam Putusan Nomor 71/PUU-XXIV/2026 yang menolak untuk seluruhnya terhadap uji materiil Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN pada Selasa (12/5/2026).

    Keputusan itu menegaskan Jakarta masih ibu kota Negara sampai dirilis Keputusan Presiden tentang pemindahan ibu kota