Mengonsumsi Pangan Lokal Itu Keren: Lebih Sehat dan Mendukung Petani Lokal

Written by

in

7cloud.asia – Organisasi lingkungan World Wide Fund for Nature (WWF) mengajak berbagai pihak berkolaborasi mempromosikan pangan lokal sebagai bentuk kebanggaan akan kekayaan pangan lokal Indonesia.

Business Engagement and Development Specialist WWF Samuel Pablo Pareira dalam diskusi di Jakarta, Rabu (13/5/2026) mengatakan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta dibutuhkan untuk mempromosikan pangan lokal.

”Yang memang perusahaan-perusahaan bisnis, perusahaan-perusahaan industri yang memang bagaimana mempromosikan dan juga membentuk kecintaan masyarakat untuk membentuk konsumsi pangan lokal lainnya,” katanya seperti dilansir Antaranews.com.

Pablo menegaskan bahwa persoalan pangan lokal yang kini menjadi pilihan kedua bagi masyarakat secara umum, berkaitan dengan pasokan dan permintaan hingga pemasaran.

Anggapan pangan lokal yang dianggap tidak keren atau kampungan membutuhkan promosi serta kampanye untuk mempromosikan nilai-nilai kebanggaan akan kekayaan pangan di tiap daerah di Indonesia.

WWF, kata dia, memiliki kolaborasi dengan berbagai organisasi lokal serta komunitas di beberapa wilayah di Indonesia untuk menjaga pola makan tradisional yang telah diwariskan oleh leluhur.

Ia mengidentifikasi terdapat dua persoalan yang berkaitan dengan pemanfaatan pangan lokal, pertama adalah pola konsumsi masyarakat di daerah dan pola konsumsi masyarakat di wilayah urban.

Masyarakat di daerah diharapkan mampu bangga serta mempertahankan pola konsumsi yang telah ada, misalnya masyarakat wilayah NTT yang mengonsumsi sorgum sebagai sumber karbohidrat.

Sementara di kawasan perkotaan, kata dia, pengenalan pangan lokal dapat dilakukan dengan menggandeng industri retail untuk memperkenalkan pangan lokal sehingga tak melulu mengonsumsi makanan ultra proses.

Pada kesempatan yang sama, sosok pemengaruh makanan dan lingkungan, Manik Nur Hidayati mempromosikan beragam pangan lokal di Indonesia melalui konten edukatif.

Hal ini menurutnya sebagai upaya menumbuhkan kebanggaan akan kekayaan pangan asli Indonesia. Konsumsi pangan lokal, ujarnya, juga bagus untuk lingkungan.

Pasalnya, mengutamakan konsumsi pangan lokal secara tidak langsung akan menurunkan emisi karbon karena tidak membutuhkan pengangkutan dan pengemasan.

Mengonsumsi pangan lokal juga berarti mendukung petani dan produsen lokal, memperkuat kedaulatan pangan, dan melestarikan budaya. Konsumsi pangan lokal juga meningkatkan ketahanan pangan karena mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.

Selain itu, kata dia, gizi pangan asli Indonesia juga memiliki kandungan yang beragam dan bisa memenuhi panduan porsi makan gizi seimbang yang disarankan Kementerian Kesehatan dalam “Isi Piringku”.

Mengutamakan pangan lokal akan mengurangi ketergantungan berlebih pada beras.
dan bagus untuk kesehatan, karenanya umumnya tinggi serat, dan sering kali bebas gluten.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *