Iran Rampungkan Mekanisme Lalu Lintas Maritim di Selat Hormuz

Written by

in

7cloud.asia – Iran telah menyusun mekanisme untuk mengatur lalu lintas maritim melalui rute khusus di Selat Hormuz.

Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (16/5/2026) Teheran menyatakan, pihaknya akan mengenakan biaya “atas layanan khusus” yang diberikan dalam sistem tersebut.

“Dalam proses ini, hanya kapal komersial dan pihak-pihak yang bekerja sama dengan Iran yang akan mendapatkan manfaat darinya,” tulis Ebrahim Azizi, Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, di platform media sosial X.

Sambil menyatakan bahwa Teheran akan segera mengumumkan rencana tersebut, Azizi menambahkan: “Rute ini akan tetap tertutup bagi operator dari apa yang disebut sebagai Project Freedom.”

Baca: China dan AS Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu aksi balasan dari Teheran terhadap Israel serta sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk, disertai penutupan Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi perundingan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang bersifat permanen.

Sejak 13 April, AS memberlakukan blokade laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di selat tersebut.

Baca: Iran Syaratkan Pencabuta Sanksi dan Setop Blokade Selat Hormuz untuk Akhiri Perang

Presiden AS Donald Trump juga mengumumkan “Project Freedom” pada awal Mei, dengan janji akan mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Janji tersebut dibuat Trump, meskipun Iran menegaskan bahwa setiap pelayaran melalui jalur perairan strategis itu memerlukan persetujuan sebelumnya dari Teheran.

Namun, kemudian Trump mengumumkan penangguhan inisiatif tersebut.

Sumber: Antaranews.com/Anadolu

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *