7cloud.asia – Kesehatan lingkungan dan umat manusia bergantung pada kesehatan spesies dan ekosistem yang mendukungnya. Misalnya, tiga dari empat tanaman pangan membutuhkan penyerbuk seperti lebah.
Hutan yang rimbun mengatur air yang sangat penting bagi banyak hal. Bahkan kota-kota dapat dirancang untuk bertindak sebagai spons, dengan ruang hijau yang menangkap air hujan untuk melindungi warganya dari banjir.
Pemerintah di sejumlah negara telah menyadari perlunya bekerja sama dengan alam, bukan melawannya.
Di bawah Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal, mereka telah berjanji untuk melindungi 30 persen lahan, air, dan laut, serta memulihkan 30 persen ekosistem yang rusak pada tahun 2030.
Lantas, apa yang dapat kita lakukan sebagai warga? Anda dapat membantu memainkan peran dalam proses pemulihan.
Pada tanggal 22 Mei, dunia memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, yang tahun ini mengusung tema “bertindak secara lokal untuk dampak global.”
Berikut adalah empat cara yang dapat Anda lakukan untuk mendukung keanekaragaman hayati dari tempat Anda berada, dikutip dari laman unep.org.
1. Tanam pohon untuk menumbuhkan masa depan
Pohon adalah salah satu sekutu alam yang paling kuat. Pohon membersihkan udara, memberikan naungan, mencegah erosi tanah, dan menyediakan habitat bagi spesies yang tak terhitung jumlahnya.
Menanam pohon mungkin tampak seperti tindakan kecil, tetapi dapat memberikan manfaat jangka panjang. Satu bibit dapat tumbuh menjadi pohon menjulang tinggi yang menopang kehidupan selama beberapa dekade.
Namun, penanaman pohon yang sukses lebih dari sekadar menanam bibit di tanah. Itu berarti merawatnya, memastikan ia bertahan hidup dan tumbuh subur.
Memilih spesies yang tepat sama pentingnya. Pohon asli seringkali paling cocok untuk ekosistem lokal dan oleh karena itu mendukung keanekaragaman hayati secara lebih efektif.
Prinsip panduannya sederhana: tanam pohon yang tepat di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Mulailah dari hal kecil, dan kembangkan dari sana, bergabunglah dengan orang lain.
Jika tertarik, Anda tidak sendirian! Gabungkan upaya Anda dengan banyak orang lain di bawah Dekade Restorasi Ekosistem PBB 2021-2030, dan beri tahu kami serta orang lain tentang apa yang Anda lakukan dan apa yang Anda pelajari.
Baca: Peran Lebah dalam Rantai Produksi Pangan Global
2. Ciptakan tempat perlindungan serangga untuk membantu alam berkembang
Serangga membentuk sekitar 75-90 persen dari semua spesies hewan yang dikenal.
Namun, mereka berada di bawah tekanan yang meningkat.
Hilangnya habitat, penggunaan pestisida, dan perubahan iklim mendorong banyak spesies menuju penurunan, meskipun peran penting mereka dalam kelangsungan hidup semua kehidupan di Bumi.
Serangga penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu memungkinkan tanaman untuk bereproduksi dengan membawa serbuk sari dari bunga ke bunga, mendukung produksi pangan dan ekosistem yang sehat.
Salah satu cara sederhana untuk membantu adalah dengan menanam padang bunga liar. Bahkan sepetak kecil, baik di kebun, di sepanjang jalan, atau di balkon, dapat menyediakan makanan dan tempat berlindung bagi serangga.
Hotel serangga – yang dibangun dari bahan alami – menyediakan tempat berlindung, bersarang, dan hibernasi. Tak lama kemudian, tempat-tempat ini menjadi hidup dengan warna, gerakan, dan suara, seiring alam mulai pulih.
3. Bijak mengonsumsi
Keputusan konsumsi sehari-hari dapat memiliki konsekuensi yang signifikan bagi lingkungan.
Misalnya, setengah dari lahan yang dapat dihuni di dunia digunakan untuk pertanian – dan cara orang bertani memiliki dampak besar pada keanekaragaman hayati.
Baca: Pertanian Monokultur, Pupuk Kimia dan Pestisida Hancurkan Panen Petani di Andhra Pradesh
Pilihan makanan merupakan salah satu peluang terbesar bagi individu di banyak bagian dunia untuk mendukung keanekaragaman hayati.
Pilihlah makanan yang sesuai dengan lingkungan setempat yang kaya akan tumbuhan, seperti buah-buahan dan sayuran, yang dapat meningkatkan kesehatan Anda sekaligus melindungi planet ini.
Selain itu, rencanakan makanan Anda jauh-jauh hari dan gunakan sisa makanan untuk mengurangi pemborosan makanan.
4. Hindari bahan kimia berbahaya
Banyak produk sehari-hari, mulai dari perlengkapan pembersih hingga produk perawatan pribadi, mengandung bahan kimia yang dapat membahayakan ekosistem ketika masuk ke perairan dan tanah.
Untungnya, alternatif alami semakin banyak tersedia. Mulai dari larutan pembersih berbahan dasar tumbuhan hingga produk perawatan pribadi organik, penggantian kecil dapat membuat perbedaan yang berarti.
Pastikan saja bahan-bahan berbahan dasar tumbuhan – seperti minyak – ditanam secara berkelanjutan.
Di kebun dan ruang hijau, mengurangi penggunaan bahan kimia sama pentingnya. Menggunakan pengendalian hama alami dan pupuk organik, seperti kompos dapur, dapat membantu melindungi kesehatan tanah dan mendukung keanekaragaman hayati.
Seperti tubuh kita, ekosistem yang sehat dimulai dari apa yang kita masukkan ke dalamnya.

Leave a Reply