7cloud.asia – Penyakit regeneratif macam demensia dan alzheimer ternyata tak hanya dipengaruhi usia. Gaya hidup dan pola makan juga bisa memicu alzheimer.
Ahli syaraf terkemuka yang mengkhususkan diri pada pencegahan alzheimer, Robert Love mengemukakan perlunya mewaspadai jenis-jenis minuman yang berpeluang meningkatkan risiko demensia.
Dalam sebuah unggahan video di Instagram, peneliti demensia asal Amerika Serikat itu menyebut daftar tiga minuman populer yang berpeluang meningkatkan risiko demensia.
Sebagaimana dikutip dalam siaran Medical Daily pada Kamis (30/1/2025), Love mengatakan bahwa minuman beralkohol menempati posisi teratas sebagai minuman yang bisa memicu demensia.
Baca: Begadang meningkatkan risiko kepikunan atau demensia
Ahli demensia yang berbasis di Florida itu mengatakan bahwa alkohol bersifat neurotoksik, bisa merusak dan membunuh neuron, serta buruk bagi bakteri usus.
“Itu sangat penting karena apa yang baik untuk usus Anda juga baik untuk otak. Jadi, dengan merusak bakteri usus Anda, itu buruk bagi otak,” katanya.
Selain berdampak buruk terhadap kesehatan otak dan memori, alkohol menimbulkan risiko lain termasuk kerusakan hati, gangguan tidur, dan peradangan.
Love menyebut, bir sebagai pilihan minuman terburuk bagi kesehatan otak karena mengandung gluten, yang memiliki sifat inflamasi. Bir juga dapat meningkatkan asam urat, yang meningkatkan penyimpanan lemak perut.
Baca: Kenali perbedaan alzheimer dan demensia
Jenis minuman lain yang perlu dikurangi atau bahkan dihindari karena bisa menimbulkan dampak buruk pada kesehatan otak, menurut Love, adalah minuman bersoda.
Minuman bersoda punya kandungan gula tinggi tinggi dan kadar serat rendah, berisiko menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan insulin yang bisa memicu peradangan, salah satu faktor risiko utama alzheimer.
Frappuccino berukuran besar yang populer di kedai-kedai kopi, menurut Love, juga sebaiknya dihindari karena kandungan gula dan kafeinnya tinggi.
Ia mengatakan, kombinasi kadar gula dan kafein tinggi bisa menstimulasi tubuh secara berlebihan sehingga berpotensi membahayakan jantung, pembuluh darah, dan otak.
“Sebaliknya, cobalah kopi hitam atau matcha. Itu bagus untuk otak, pastikan anda mendapatkan kopi organik karena kopi konvensional dapat mengandung pestisida, dan pestisida dapat merusak otak,” katanya.

Leave a Reply