7cloud.asia – Cerita soal perseteruan mertua dan menantu, sulitnya tinggal serumah dengan keluarga pasangan hingga cekcok suami istri masih menjadi perdebatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
Konflik itu pula yang diangkat dalam film Keluarga Suami Adalah Hama. Film garapan Anggy Umbara ini disebut menghadirkan cerita yang realistis dan emosional karena terinspirasi dari pengalaman pribadi sang sutradara.
Dalam jumpa pers di Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/5/2026), Anggy mengaku banyak adegan dalam film tersebut diambil dari dinamika rumah tangganya sendiri. “Ini saya rasakan sekali dari dekat point of view first person shooter-nya,” kata Anggy.
Ia mengungkapkan, pengalaman emosional sang istri menjadi fondasi utama dalam membangun karakter Intan di film tersebut. Anggy mengaku sering melihat istrinya menangis akibat konflik internal keluarga.
“Ya udah saya merasakan semuanya dari mulai Intan, istri saya sering nangis, saya sering mendapatkan dia menangis,” ujarnya.
Menurut Anggy, konflik dalam film itu bukan sekadar persoalan kecil rumah tangga, melainkan perseteruan panjang yang berlangsung selama bertahun-tahun antara orang-orang terdekatnya.
“Terus pertempuran antara istri dan almarhum ibu saya tuh selama belasan tahun gitu,” ungkapnya.
Tak hanya terinspirasi dari pengalaman pribadi, Anggy juga memasukkan percakapan nyata ke dalam naskah film. Ia mengaku sempat membaca pesan singkat di ponsel istrinya yang menyebut sang ibu mertua dengan istilah “Mak Lampir”.
“Sebenarnya ada beberapa gitu ya tapi yang paling exact itu pas ada WhatsApp-nya temennya istri saya, terbaca di saya gitu. Itu dia bilang ibu saya tuh, ‘Bentar ya Mak Lampir datang,’ gitu,” katanya.
Istilah tersebut kemudian dimasukkan ke dalam adegan film demi menghadirkan kesan yang lebih realistis.
“Mak Lampir datang, jadi dia mendeskripsikan ibu saya sebagai seorang Mak Lampir. Terus itu saya masukin ke dalam Keluarga Suami Adalah Hama,” lanjut Anggy.
Meski mengangkat luka lama keluarganya, Anggy memastikan sang istri mendukung penuh proyek film tersebut. Bahkan, istrinya disebut sudah menonton hasil akhirnya dan menanggapinya dengan santai.
Film Keluarga Suami Adalah Hama dibintangi Raihaanun, Omar Daniel, Meriam Bellina, Sitha Marino, dan Jeremie Moeremans. Film ini menyoroti rumitnya hubungan pernikahan ketika campur tangan keluarga mulai memicu konflik.
“Film ini bakal jadi cerminan yang tepat untuk kita yang akan menikah atau mereka yang sudah menikah. Di film ini akan digambarkan apa akibatnya jika suami istri tidak saling kerja sama dan saling backup. Menurut aku, orang tua dan mertua juga tidak boleh terlalu ikut campur masalah rumah tangga anak dan menantunya. Penting untuk saling respek,” jelas Omar Daniel.
Film Keluarga Suami Adalah Hama dijadwalkan tayang di bioskop mulai 21 Mei 2026 dan menjadi potret perjuangan pasangan suami istri mempertahankan rumah tangga di tengah tekanan dari keluarga suami.

Leave a Reply