Penipuan Mengatasnamakan Ditjen Pajak, Korban Alami Kerugian Puluhan Juta

Written by

in

7cloud.asia – Penipuan dengan mengatasnamakan Ditjen Pajak menimpa Sugiono, nasabah Bank Sumut cabang Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Akibat penipuan ini Sugiono mengalami kerugian sebesar Rp61 juta yang dikuras dari saldo mBanking yang tersimpan di Bank Sumut Cabang Sei Rampah, Serdang Bedagai.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Serdang Bedagai dengan nomor LP/B/371/X/2024/SPKT/Polres Sergai/Polda Sumut pada Kamis (3/10/2024).

Sugiono adalah warga Dusun II Desa Leberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai.

Kepada wartawan, Senin (14/10/2024) Sugiono menyampaikan dia mengetahui saldonya dikuras pada Kamis (3/10/2024) sekira pukul 16.00 WIB di Sei Rampah.

“Awalnya saya mau mengirim uang kepada salah satu kios BRI link di Firdaus sebesar Rp5 juta untuk sebuah kegiatan ternyata saldo tidak mencukupi,” kata Sugiono

Merasa curiga, Sugiono mengecek saldonya yang ternyata tinggal tersisa Rp1,054 juta. Saat mengecek mutasi mBanking ternyata ada tiga transaksi masing-masing sebesar Rp20 juta ke rekening di Bank NationalObu atas nama Nanang Suherman.

Karena tidak mengenal nama tersebut, Sugiono langsung mengecek ke Bank Sumut Cabang Sei Rampah, di Kota Sei Rampah.

Baca: Penipuan dengan modus menyelesaikan misi

Dia meminta pihak Bank Sumut untuk segera memblokir mBanking maupun rekening pribadinya. Setelah dicek saldo kembali berkurang dan tinggal tersisa Rp 54.000.

Sugiono mengaku tidak pernah melakukan pembelian secara daring ataupun membuka link melalui via WhatsApp maupun minta kode OTP.

Namun, sebelum kejadian dia mendapat kiriman pesan WA dari seseorang yang mengaku dari Ditjen Pajak terkait revisi data perusahaan. Dia kemudian berkomunikasi dengan seorang perempuan di nomor 0822-58191966

Kemudian pihak Ditjen Pajak meminta dana materai sebesar Rp 10.000 ke nomor rekening 8128919006 bank Maybank Indonesia atas nama Rika Oktaviani.

Sugiono menduga penipuan yang dialaminya berawal dari kejadian ini. Dia mengaku sudah mengecek nama bank NationalObu cabang Medan yang diduga pelaku pada Jumat (4/10/2024).

Pihak pegawai bank Nationalnobu cabang Medan menuturkan bahwa nama yang tercantum di rekening tersebut adalah asli milik terduga pelaku yang ternyata berlokasi di Bogor.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sumut Sei Rampah, Wesly Oloan Barus, kepada wartawan Selasa (15/10/2024) mengatakan pihaknya tidak bisa memberikan pengembalian.

“Karena itu kelalaian nasabah bang,” ujarnya.

Baca: Penipuan dengan modus menyelesaikan misi di aplikasi Telegram

Dilansir Antaranews.com, Ditjen Pajak ada modus penipuan yang berkembang di masyarakat di antaranya pishing situs resmi DJP dan pengiriman file berekstensi apk lewat WhatsApp atau email.

Bila menerima pesan WhatsApp, masyarakat bisa memeriksa nomor whatsapp di laman resmi DJP sesuai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) masing-masing. Tautan seluruh KPP dapat dilihat di pajak.go.id/unit-kerja.

Sedangkan bila menerima email imbauan, tagihan pajak, atau tautan terkait perpajakan, pastikan domain email berakhiran @pajak.go.id.

“Apabila domain tersebut bukan @pajak.go.id, maka kami pastikan email tersebut bukan dari DJP,” tambah Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kemenkeu Dwi Astuti.

Sementara bila menerima pesan bermuatan file berekstensi apk dan mengatasnamakan DJP, harap diabaikan. Dwi menegaskan DJP tidak pernah mengirim file berekstensi apk.

Sama halnya, bila menerima pesan yang memuat tautan selain berakhiran pajak.go.id, Dwi meminta masyarakat untuk mengabaikan pesan tersebut karena DJP tidak pernah mengirim tautan situs selain berakhiran pajak.go.id.

Bagi masyarakat yang menemukan adanya indikasi penipuan pesan atau informasi yang mengatasnamakan DJP, masyarakat dapat menghubungi saluran pengaduan DJP melalui Kring Pajak 1500200, faksimile (021) 5251245, email pengaduan@pajak.go.id, media sosial X @kring_pajak, situs pengaduan.pajak.go.id, dan live chat www.pajak.go.id.

 

Ditjen Pajak juga meminta masyarakat selalu menjaga keamanan dan kerahasiaan datanya.

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *