Gempa Megathrust Mengancam Wilayah Indonesia, Begini Cara Mengurangi Risikonya

Written by

in

7cloud.asia – Indonesia rentan terhadap bencana, baik gunung meletus, banjir, tsunami termasuk gempa megathrust yang bisa terjadi kapan saja.

Namun ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko gempa megathrust dan tsunami dengan melakukan persiapan pra bencana, saat bencana dan pasca bencana.

“Hasil riset yang telah banyak dilakukan dapat berkontribusi dalam upaya pengurangan risiko gempa,” ujar Peneliti Ahli Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Nuraini Rahma Hanifa.

Baca: Tidak bisa dipastikan kapan terjadi gempa megathrust

“Megathrust beserta potensi gempanya adalah nyata, tetapi hal ini sebagai bagian dari fenomena alam yang harus dihadapi dengan adaptasi dan mitigasi,” lanjutnya.

Dalam buku “Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana” terbitan BNPB, berikut cara mitigasi gempa yang dikutip dari detikcom:

  1. Prabencana
  • Menyiapkan rencana untuk menyelamatkan diri.
  • Melakukan latihan rutin yang bermanfaat, seperti merunduk, melindungi kepala, dan bersembunyi di bawah meja.
  • Menyiapkan alat pemadam kebakaran, alat keselamatan standar, dan obat-obatan.
  • Membangun konstruksi rumah yang tahan gempa.
  • Memperhatikan daerah rawan gempa bumi dan aturan penggunaan lahan dari pemerintah.
  1. Saat Bencana
  • Berlindung di bawah meja. Bila sudah aman, keluar dari rumah.
  • Saat keluar rumah, perhatikan pecahan kaca, genteng, atau material lain yang berpotensi melukai.
  • Hindari lift dan pilih tangga darurat untuk evakuasi keluar bangunan.
  1. Pascabencana
  • Waspada terhadap gempa bumi susulan.
  • Periksa keberadaan api dan penyebab lainnya yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
  • Berdiri di tempat terbuka.
  • Hindari daerah rawan longsor.
  • Jika berada di dalam mobil, hindari berhenti di bawah dan atas jembatan atau rambu-rambu lalu lintas.

Baca: Ini 15 segmen yang akan diguncang gempa megathrust

Mitigasi Tsunami

  1. Prabencana
  • Pelajari tanda-tanda sebelum tsunami.
  • Pantau informasi dari berbagai media resmi mengenai potensi tsunami.
  • Berlari ke tempat tinggi dan berdiam di sana sementara waktu.
  • Jauhi area pantai.
  • Pahami wilayah tempat tinggal dan rute tercepat untuk evakuasi ke dataran yang lebih tinggi.
  1. Saat Bencana
  • Waspadai gempa susulan yang mungkin terjadi.
  • Usahakan tetap tenang dan ajak keluarga untuk evakuasi ke tempat tinggi.
  • Jauhi daerah pantai.
  • Bila telah sampai di daerah tinggi, bertahanlah di sana. Sebab, gelombang kedua dan ketiga tsunami biasanya lebih besar.
  1. Pascabencana
  • Utamakan keselamatan dan waspadai instalasi listrik serta pipa gas.
  • Kembali ke rumah setelah keadaan dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
  • Jauhi area tergenang dan rusak sampai ada informasi lebih lanjut.
  • Hindari area menggenang karena berpotensi mengandung zat-zat berbahaya.
  • Tetap di luar gedung yang masih dikelilingi genangan air.

 

 

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *