7cloud.asia – Latihan pernapasan disebut bagus untuk kesehatan fisik dan mental. Latihan pernapasan membuat metabolisme lebih stabil sehingga bagus pada tekanan darah dan fungsi jantung.
Untuk kesehatan mental, latihan pernapasan dapat meminimalisir atau mengurangi stres.
Menurut Senior Brand Manager OSIM Indonesia, Resti Ruhimat, kondisi stres bisa diminimalisir dengan latihan pernapasan. Cara ini bahkan sudah diteliti oleh beberapa universitas ternama dunia.
“Sudah ada penelitian dari Harvard dan Yale University, bahwa stress management itu memang ada dan mereka merekomendasikan untuk melakukan olahraga yang full oksigen,” ujar Resti di sela Media Experience OSIM Golden Pair uLove 3 dan uThrone V di Mal Plaza Indonesia, belum lama ini.
Hasil studi terhadap 15 relawan yang dirilis di cyprusjmedsci.com, juga menemukan latihan pernapasan secara sadar dapat menurunkan kadar hormon stres.
Baca: Hindari 9 kebiasaan ini karena bisa memicu stres
Mempertimbangkan efek jangka panjang dari latihan pernapasan, dapat dikatakan bahwa latihan perpasan memiliki efek penyembuhan di area nonfarmakologis dalam hal menyeimbangkan emosi dan mengelola stres.
Dilansir Kompas.com, Resti menjelaskan, latihan pernapasan bisa ditemukan di beberapa jenis olahraga.
Semua jenis olahraga memang memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh, akan tetapi Resti merekomendasikan beberapa olahraga yang memang fokus melatih pernapasan.
“Latihan deep breathing itu juga bisa ditemukan di beberapa olahraga seperti Tai Chi, yoga, dan body building. Karena di rangkaian olahraga itu ada proses inhale dan exhale yang dilakukan secara sadar,” ujarnya.
Dengan berolahraga sekaligus latihan pernapasan, akan membantu pikiran terasa lebih ringan dan kualitas tidur meningkat jauh lebih baik.
Baca: Lima pemicu stres ini tak bisa dihindari, berdamailah dengannya
Hal ini karena tingkat stres dalam tubuh mulai menurun, sehingga kamu bisa mulai kembali menjalani hari dengan lebih bersemangat.
“Makanya enggak heran kenapa semakin rajin olahraga, rasanya tubuh lebih sehat dan lebih enak tidurnya. Ini juga berpengaruh pada tingkat stres yang akhirnya ikut menurun,” tutur Resti.
Lebih jauh ia menjelaskan, latihan pernapasan ini juga bisa jadi langkah pertama yang dilakukan ketika mengalami stres.
Adapun caranya, luangkan waktu sejenak untuk menenangkan diri, dengan menarik napas dan membuangnya. Lakukan cara ini sampai merasa jauh lebih tenang.
“Salah satu cara yang paling mudah dan bisa jadi solusi cepat ketika pikiran lagi mumet itu melatih pernapasan. Coba saja inhale dan exhale beberapa kali, cara ini secara nggak sadar bikin kamu lebih tenang,” pungkasnya.
Berikut latihan pernapasan seperti dilansir di laman resmi Kemenkes:
1. Duduk dengan posisi santai dan nyaman, bayangkan hal yang menyenangkan dengan mata terpejam
2. Tarik napas dari hidung dalam 3 detik, lalu hembuskan napas dari mulut dalam 3 detik, sambil membayangkan beban pikiran dilepaskan.
3. Tahan selama 3 detik sebelum ambil napas lagi. Ulangi selama 5-10 menit
4. Selalu bersyukur, ikhlas dan sabar atas semua yang terjadi

Leave a Reply