7cloud.asia – Ada pandangan keliru bahwa kesederhanaan berarti mengambil langkah mundur. Bahwa hidup sederhana adalah sebuah langkah menuju sesuatu yang ketinggalan jaman, atau bahkan langkah yang bisa mengurangi potensi kita.
Tapi, pandangan ini disanggah oleh praktisi minimalisme, Joshua Becker. Dalam tulisannya di becomingminimalistcom, Joshua mengatakan menjalani hidup yang lebih sederhana bukan sebuah langkah mundur, tapi justru langkah maju.
Menjalani hidup sederhana adalah langkah maju yang disengaja, berani, dan kadang kontra-budaya atau melawan arus.
“Ini adalah langkah menuju kehidupan yang lebih selaras dengan nilai-nilai kita, lebih fokus pada hal-hal yang penting, dan lebih memuaskan dalam hal-hal yang tidak dapat diberikan oleh harta benda dan status sosial,“ cetusnya.
Memilih untuk hidup sederhana bukan berarti menerima kekurangan, lanjutnya, melainkan tentang bergerak ke arah yang lebih baik dan lebih baik lagi.
Baca: Kiat hindari kekacauan di pagi hari
Ini tentang mengambil sikap terhadap jenis kehidupan yang ingin kita jalani dan menyadari bahwa hal-hal yang paling dipuji dalam budaya—uang, harta benda, prestise—sering kali mengalihkan kita dari makna, makna, dan kegembiraan.
Ketika kita memilih kesederhanaan, kita memprioritaskan nilai-nilai terdalam kita di atas ekspektasi budaya.
Masyarakat sering mengukur kesuksesan berdasarkan jumlah rekening bank kita, lingkungan rumah kita, jumlah (atau nilai) harta benda kita, atau karier yang kita jalani.
Namun jauh di lubuk hati, kita semua tahu bahwa hal-hal tersebut tidak membawa kebahagiaan atau kepuasan yang bertahan lama. Itu bersifat sementara dan cepat berlalu.
Bahkan, yang lebih buruk lagi, untuk mencapai hal-hal tersebut kadang kita mengorbankan kesejahteraan, iman, hubungan, dan ketenangan pikiran kita.
Baca: 10 obsesi yang layak dibuang agar hidup kita tenang
Memilih kehidupan yang sederhana membebaskan kita dari tekanan terus-menerus untuk mengimbangi orang lain dan memungkinkan kita menjalani kehidupan yang jujur pada diri sendiri.
“Dan itu terdengar seperti sebuah langkah maju bagi saya!“ imbuh Joshua
Hidup sederhana ditandai dengan kejelasan, tujuan, dan intensionalitas. Menjalani hidup sederhana berarti dengan sengaja mengedepankan hal-hal yang paling kita hargai dan menghilangkan segala sesuatu yang mengalihkan perhatian kita darinya.
Cara ini membantu kita membawa perbaikan di hampir semua aspek kehidupan karena hidup sederhana adalah keputusan untuk fokus pada hal-hal yang penting.
Ini memandu kita untuk menginvestasikan waktu, energi, dan sumber daya kita pada hal-hal yang selaras dengan nilai-nilai terdalam kita (bagaimanapun kita mendefinisikannya).
Baca: Cara hindari pemborosan demi mengejar diskon
Intensionalitas terlihat berbeda bagi setiap orang, karena tidak ada dua individu yang sama, namun hal ini menuntut kita masing-masing untuk menyelami lebih dalam dan menjadi lebih mawas diri terhadap nilai-nilai dan passion kita.
Menjalani hidup yang lebih sederhana tidak hanya memberikan keuntungan pribadi, tetapi juga memberi contoh bagi orang lain.
Ketika kita memilih untuk hidup sederhana, kita mengirimkan pesan yang kuat kepada anak-anak kita, teman-teman kita, dan komunitas kita.
Joshua menunjukkan kepada mereka bahwa ada cara hidup yang berbeda—cara yang tidak didorong oleh materialisme atau konsumerisme, namun oleh nilai-nilai, integritas, dan tujuan.

Leave a Reply