Piknik Bebas Plastik: Upaya Koalisi Pawai Bebas Plastik Suarakan Stop Krisis Lingkungan

Written by

in

7cloud.asia – Ada yang berbeda pada pelaksanaan Pawai Bebas Plastik yang dihelat guna memperingati Plastic Free July yang kembali diadakan untuk tahun kelimanya.

Jika biasanya kegiatan Pawai Bebas Plastik ini dilaksanakan dengan melakukan parade di Car Free Day, tahun ini penyelenggara memberikan sentuhan berbeda sehingga bisa lebih dekat dengan para audiens.

Pawai Bebas Plastik tahun ini dirayakan dengan melakukan diskusi terkait isu polusi plastik, yang dikemas dalam kegiatan bertajuk Piknik Bebas Plastik.

Piknik Bebas Plastik ini diadakan di Neha Hub, di kawasan Cilandak Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2024). Sebelumnya, penyelenggara juga menggelar chalenge bertajuk jajan bebas plastik yang diikuti puluhan peserta.

Serangkaian kegiatan, seperti talkshow, workshop, showcase, dan pertunjukkan seni lainnya turut meramaikan Piknik Bebas Plastik yang diikuti ratusan peserta ini.

Baca: Perjalanan Pawai Bebas Plastik sejak 2019

Acara diawali talkshow dengan mengangkat isu plastik yang berhubungan dengan kesehatan, iklim, dan masyarakat adat.

Tak ketinggalan, juga dibahas isu plastik yang berhubungan dengan seberapa besar produksi plastik dunia yang merupakan produk samping dari industri minyak dan gas.

Manager Komunikasi Dietplastik Indonesia, Adithiyasanti Sofia mengatakan, Piknik Bebas Plastik menjadi contoh acara publik yang menggunakan protokol guna ulang.

Protokol ini mengharuskan para peserta tidak menggunakan kemasan plastik sekali pakai dalam praktek tenant makanan dan minuman serta para pengunjung.

”Piknik Bebas Plastik, menjadi bukti nyata bahwa masyarakat bisa melakukan praktek guna ulang, membawa tempat makan sendiri, tenant makanan dan minuman juga mampu memfasilitasi praktek guna ulang, seperti dengan menyediakan tempat pencucian alat makan,” ujarnya.

Baca: Mengapa Pawai Bebas Plastik gencar promosikan guna ulang

Pawai Bebas Plastik menjadi bagian dari kampanye global yang dikenal sebagai #PlasticFreeJuly, yang secara khusus berfokus pada pengurangan penggunaan plastik sekali pakai pada bulan Juli.

Para inisiator dari kegiatan Pawai Bebas Plastik ini terdiri dari Indorelawan, WALHI, Greenpeace Indonesia, Divers Clean Action, Dietplastik Indonesia, Econusa, Pandu Laut, dan Pulau Plastik.

Pawai Bebas Plastik mengajak organisasi, komunitas dan jaringan masyarakat untuk bergabung dalam gerakan Pawai Bebas Plastik di kota-kota lainnya, bersama-sama menyerukan menghentikan krisis plastik.

Pawai Bebas Plastik diinisiasi dengan melihat masalah di Indonesia, di mana sampah plastik
tidak hanya menjadi masalah di wilayah darat saja, tetapi juga sudah mencemari wilayah laut.

Baca: Tiga tuntutan Pawai Bebas Plastik

Sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk melihat dampak dari plastik sekali pakai yang ternyata tidak hanya berdampak buruk bagi lingkungan dan hewan yang hidup, akan tetapi juga berdampak buruk pada kesehatan manusia.

Melihat fakta-fakta tersebut perlu adanya suatu gerakan bersama sebagai upaya pengurangan sampah plastik agar di tahun 2025 Indonesia dapat mencapai target untuk mengurangi sampah plastik sebesar 70 persen.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *