Sambiloto, Tanaman Obat dengan Segudang Manfaat

Written by

in

7cloud.asia – Indonesia kaya akan tanaman obat yang tumbuh subur di berbagai pelosok, salah satunya adalah sambiloto.

Tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku campuran jamu dan teh herbal. Selain itu sambiloto juga punya segudang khasiat bagi kesehatan tubuh.

Tanaman yang terkenal di dunia internasional dengan nama “king of bitter” atau raja pahit ini mengandung laktone yang terdiri dari deoksi andrografolid, andrografolid, flavonoid, alkane, keton, aldehid, mineral (kalium, kalsium, natrium), asam kersik, dan dammar.

Senyawa utama yang dihasilkan tanaman sambiloto adalah Andrografolid. Senyawa ini dapat dijumpai pada bagian batang, daun dan bunga.

Baca: Manfaat buah kiwi bagi kesehatan

Bagian yang paling banyak mengandung senyawa Andrografolid adalah bagian daunnya.

Nah, kandungan zat-zat tersebut membuat tanaman sambilototo ini kaya manfaat, seperti yang dilansir dari Alodokter, yaitu:

  1. Meringankan gejala flu

Berdasarkan penelitian sambiloto bermanfaat untuk meredakan gejala flu, seperti bersin-bersin, nyeri tenggorokan, demam, dan batuk pilek, serta mempercepat proses pemulihan flu.

Manfaat ini berasal dari kandungan zat Andrografolid yang bersifat antiradang, antibakteri, dan antivirus.

  1. Memperkuat daya tahan tubuh

Sambiloto pun diketahui bermanfaat untuk meningkatkan kerja sistem imun tubuh. Tanaman herbal ini dapat memperbaiki dan merangsang kinerja sel-sel darah putih, sehingga dapat lebih efektif melawan berbagai kuman dan virus penyebab infeksi.

Baca: Dianggap gulma, ini manfaat meniran

Ekstrak sambiloto juga dapat meningkatkan kinerja daya tahan tubuh dalam mendeteksi dan membasmi sel-sel kanker di dalam tubuh.

  1. Meredakan peradangan

Peradangan merupakan cara alami tubuh untuk melindungi dan memulihkan diri dari infeksi, penyakit, dan cedera.

Meski demikian, peradangan bisa membahayakan kesehatan jika terjadi dalam jangka panjang.

Saat mengalami peradangan, seseorang akan merasakan gejala tidak enak badan, demam, nyeri, atau bengkak di bagian tubuh tertentu yang meradang.

Baca: Sebagai tanaman obat, ini manfaat temulawak

Mengonsumsi sambiloto baik secara langsung maupun adalam bentuk ekstrak dapat mengurangi gejala peradangan.

  1. Meredakan demam

Demam merupakan salah satu reaksi tubuh yang terjadi akibat peradangan. Kondisi ini biasanya terjadi ketika tubuh mengalami infeksi, misalnya karena bakteri atau virus.

Daun sambiloto merupakan salah satu obat pereda demam alami. Ini berkat efek antiradang, antibakteri, dan antivirus yang terdapat di dalam tumbuhan tersebut.

  1. Menurunkan tekanan darah

Sambiloto yang secara rutin dikonsumsi dapat melebarkan pembuluh darah, sehingga melancarkan aliran darah dan menjaga tekanan darah tetap stabil.

Namun, Anda perlu berhati-hati saat mengonsumsi sambiloto, apabila sedang menjalani pengobatan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Baca: Sembilan manfaat teh hijau bagi tubuh

Sebab, sambiloto bisa menimbulkan efek samping berupa penurunan tekanan darah secara drastis atau hipotensi.

  1. Menghambat pertumbuhan sel kanker

Selain itu, tanaman sambiloto juga dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit kanker.

Beberapa riset menunjukkan bahwa ekstrak sambiloto terlihat dapat menghambat dan mencegah pertumbuhan sel kanker.

Meski demikian, belum ada riset yang dapat membuktikan efektivitas tanaman herba ini sebagai obat kanker.

  1. Menurunkan kadar gula darah

Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak sambiloto dapat menurunkan dan mengontrol kadar gula darah, serta mendukung efektivitas pengobatan diabetes dengan metformin.

Namun, jika dikonsumsi berlebihan sambiloto berpotensi menimbulkan efek samping berbahaya, yaitu hipoglikemia.

Selain itu, sambiloto juga tidak dianjurkan dikonsumsi oleh ibu hamil serta orang yang mengonsumsi obat kimia sebab akan menimbulkan efek interaksi obat.

 

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *