Mantan Menteri BUMN Tanri Abeng Meninggal Dunia

Written by

in

7cloud.asia – Mantan Menteri Negara Pendayagunaan BUMN era Presiden Soeharto, Tanri Abeng meninggal dunia pada Minggu (2/6/2024) dini hari.

Kabar duka ini disampaikan mantan Menteri BUMN, Said Didu lewat pesan WA. Said Didu menyebut, Tanri abeng mengembuskan nafas terakhir sekitar pukul 02.39 WIB di RS Medistra Jakarta.

Said Didu mengatakan, jenazah akan disemayamkan di rumah duka di kawasan Simprug Golf, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Minggu.

Tanri Abeng merupakan Menteri Negara Pendayagunaan BUMN pada 1998 yang ditunjuk oleh Presiden ke-2 RI Soeharto.

Baca Juga: Mengenang Salim Said: Tokoh Serba Bisa yang Menjadi Teladan Insan Pers Indonesia

Laki-laki kelahiran Sulawesi Selatan ini kemudian melanjutkan jabatannya sebagai Menteri Negara Pendayagunaan BUMN di era Presiden BJ Habibie.

Setelah tak lagi menjabat menteri, Tanri banyak berkiprah sebagai komisaris di perusahaan BUMN seperti pernah menjadi Komisaris Utama PT Telkom Indonesia, Komisaris Utama PT Pertamina Persero, dan Komisaris Utama PT Bio Farma.

Tanri Abeng dilahirkan di sebuah desa di Pulau Selayar, Celebes. Pada usia 10 tahun kedua orangtuanya meninggal dan ia dikirim untuk tinggal dengan kerabat di Makassar.

Tanri Abeng dikenal sebagai pengusaha bertangan dingin. Lewat polesannya, sejumlah perusahaan seperti PT Multi Bintang dan Bakrie Brothers berhasil mencatatkan keuntungan berlipat.

Baca Juga: Legenda Sepakbola Jerman Franz Beckenbauer Meninggal di Usia 78 Tahun

Ia juga aktif di pemerintahan dan organisasi non-pemerintah seperti Dewan Pendidikan Nasional (1993 – 1998), Dewan Riset Nasional (1990 – 1998)vberbagai organisasi lainnya.

Pada Tahun 1991 ia memasuki dunia politik, ia mewakili Golkar duduk di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Selanjutnya tahun 1998 ia ditunjuk oleh Presiden Soeharto sebagai Menteri Negara Pendayagunaan BUMN pada Kabinet Pembangunan VII.

Ia kembali ditunjuka menduduki jabatan yang sama di Kabinet Reformasi Pembangunan pimpinan Presiden Habibie. Tahun 2004, ia menjadi Komisaris Utama PT. Telkom Indonesia.

Pada tahun 2010, Tanri Abeng menyelesaikan pendidikan Doktor dalam Ilmu Multidisiplin dari UGM.

Baca Juga: Marsinah, Simbol Abadi Perjuangan Buruh Perempuan Indonesia

Setelah lebih dari empat dekade, malang melintang di perusahaan multinasional dan pemerintahan, tahun 2011, ia mendirikan Universitas Tanri Abeng, yang berlokasi di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Pada awal tahun 2012, ia menjabat sebagai CEO OSO Group, menggantikan Oesman Sapta Odang (founder). OSO Group bergerak dibidang pertambangan, perkebunan, transportasi, property dan hotel.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *