PLN Berikan Kompensasi Potongan Harga hingga 10 Persen untuk Pelanggan yang Terkena Pemadaman Listrik

Written by

in

7cloud.asia – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat (Sumbar) memastikan kompensasi berupa pemotongan harga hingga 10 persen kepada pelanggan yang terdampak imbas pemadaman listrik total atau blackout.

Pemadaman listrik di wilayah Sumatera Barat berlangsung sejak Selasa (4/6/2024) siang hingga Rabu (5/6/2024).

“Kompensasi diberikan saat pemadaman listrik selama delapan jam. Jadi, kalau padamnya lebih dari delapan jam kita berikan kompensasi potongan 10 persen,” kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar Eric Rossi Priyo Nugroho di Padang, Rabu.

Dengan adanya kompensasi yang diberikan PLN, Eric berharap masyarakat terutama pelanggan dapat terbantu serta memahami kondisi yang terjadi.

Pemadaman listrik yang terjadi sejak Selasa siang diduga akibat adanya gangguan sistem kelistrikan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 275 kV jurusan Lubuk Linggau-Lahat.

Baca: PLN diminta tak batasi pembangkit surya atap

Sebanyak 4,3 juta pelanggan PLN wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) terkena dampak pemadaman listrik akibat gangguan transmisi SUTT 275 kV Linggau – Lahat.

Selain Sumatera Barat, wilayah yang terdampak antara lain meliputi Sumatera Selatan (Sumsel), Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung.

PLN memperkirakan listrik di wilayah Provinsi Sumbar kembali mulai pulih paling lama pada Rabu siang.

Namun, apabila masih harus dilakukan pemadaman dalam rangka proses pemulihan jaringan, maka PLN tidak akan memadamkan listrik kepada pelanggan yang sudah terdampak lebih dari delapan jam.

Baca: Desa ini manfaatkan pembangkit listrik tenaga surya

Untuk menyiasatinya, PLN akan mengalihkan pemadaman listrik kepada pelanggan lain.

“PLN memiliki data pelanggan yang sudah kita padamkan delapan jam. Jadi, jangan khawatir kalau sudah lebih dari delapan jam akan kita berikan kompensasi pengurangan biaya beban,” ujarnya.

Eric mengatakan kompensasi pengurangan biaya beban tersebut akan diberlakukan pada bulan berikutnya.

Harapannya, masyarakat terutama pelanggan PLN khususnya di Ranah Minang dapat terbantu atau mengurangi kerugian yang dialami selama pemadaman listrik.

Baca: Cara mudah membangkitkan listrik tenaga surya

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan telah berkoordinasi dengan PLN UID Sumbar agar insiden pemadaman listrik total menjadi perhatian serius.

Pasalnya, pemadaman listrik ini berdampak langsung pada berbagai kebutuhan dan aktivitas masyarakat.

“Saya sudah berkoordinasi dengan PLN, dan PLN menyampaikan akan bekerja optimal untuk kembali memulihkan jaringan listrik di Provinsi Sumbar,” ujar Gubernur.

Mahyeldi menegaskan dengan kondisi Sumbar yang selama ini surplus aliran listrik seharusnya pemadaman total tidak terjadi. Oleh karena itu, PLN diminta segera mencari solusinya.

Sumber:Antaranews.com

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *