7cloud.asia – Setiap 10 Mei, masyarakat kesehatan dunia memperingati Hari Lupus Sedunia.
Hari Lupus Sedunia yang diperingati setiap tanggal 10 Mei, didedikasikan untuk orang-orang di seluruh dunia yang menderita penyakit yang melemahkan ini dan berjuang dengan berbagai gejala yang menyerang tubuh mereka.
Hari Lupus Sedunia diperingati untuk mengingatkan pentingnya peningkatan layanan kesehatan pasien, peningkatan penelitian mengenai penyebab dan pengobatan lupus, diagnosis dini dan pengobatan lupus.
Hari Lupus Sedunia juga mempertemukan organisasi dan orang-orang yang terkena penyakit ini di seluruh dunia.
Hari Lupus Sedunia juga bertujuan untuk menemukan cara untuk mengurangi penderitaan orang-orang dengan penyakit autoimun yang berpotensi fatal ini.
Baca Juga: DPR Minta Pemerintah Pastikan Akses Vaksin di Daerah Rentan Penyebaran Penyakit Menular
Mengutip Days of The Year, Antaranews.com menyebut bahwa sejarah Hari Lupus Sedunia dimulai pada tahun 2004.
Berawal dari pendirian Lupus Kanada untuk meningkatkan kesadaran mengenai penyakit yang kurang dikenal ini, yang dapat berdampak besar pada penyintas dan keluarga mereka.
Organisasi lupus dari 13 negara kemudian berkumpul dan sepakat menetapkan Hari Lupus Sedunia.
Mereka juga sepakat untuk bersama-sama mendanai penelitian, memberikan layanan pasien yang lebih baik, meningkatkan data epidemiologi, dan meningkatkan kesadaran.
Saat ini, Hari Lupus Sedunia populer diperingati di sebagian besar benua di seluruh dunia seperti di Afrika, Asia, Australia, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Eropa.
Baca Juga: Pakar: Perubahan Iklim dan Kenaikan Suhu Bumi Picu Risiko Penyakit Musiman
Nama lupus mulai digunakan pada abad ke-13 untuk penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan kini belum ditemukan obat yang tepat ini.
Lupus mendapatkan namanya dari kata Latin yang berarti serigala, untuk menggambarkan luka pada wajah yang menyerupai gigitan serigala.
Lupus merupakan penyakit autoimun yang membuat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ tubuh seseorang.
Peradangan ini dapat menyerang persendian, kulit, ginjal, sel darah, otak, jantung, dan paru-paru.
Berbagai gejala di seluruh tubuh ini termasuk nyeri sendi, sakit kepala, ruam, demam, kelelahan, sakit mulut, kebingungan, pembengkakan kelenjar, pembekuan darah dan lainnya.
Baca Juga: Stres dan Kondisi Cuaca Bisa Picu Penyakit Kulit Bernama Psoriasis
Kondisi ini juga dapat melemahkan tulang dan menyebabkan osteoporosis dan dapat mempengaruhi jantung sehingga menyebabkan masalah kardiovaskular.
Melansir Hindustan Times pada Kamis (9/5/2024), kemungkinan terkena penyakit ini dapat disebabkan oleh faktor genetik, hormon, faktor lingkungan, merokok atau stres.
Diketahui, hampir 5 juta orang di seluruh dunia menderita Lupus, dan 1,5 juta di antaranya tinggal di Amerika Serikat saja.
Lupus biasanya didiagnosis antara usia 15 hingga 44 tahun dan berlangsung seumur hidup.
Penyakit ini lebih sering terjadi pada perempuan dan hampir 90 persen penderita penyakit ini adalah perempuan, sementara hanya 10 persen pria yang terdiagnosis penyakit ini.

Leave a Reply