PDI Perjuangan Anggap Jokowi, Gibran dan Bobby Nasution sebagai Masa Lalu

Written by

in

7cloud.asia – PDI Perjuangan menganggap Presiden Joko Widodo dan keluarganya, yakni anaknya Gibran Rakabuming Raka serta menantunya, Bobby Nasution, adalah masa lalu partai.

Hal itu diungkapkan Ketua DPP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun menyoroti tindakan Jokowi dan keluarga terhadap PDI Perjuangan belakangan ini.

“Dengan tindakan Pak Jokowi, termasuk anak-anaknya, anak-mantunya, seperti saat ini, ya sudah itu bagian dari masa lalu partai,” kata Komarudin dalam wawancara di CNN Indonesia TV, Sabtu (27/4/2024).

Komarudin juga tak lagi menganggap Jokowi dan keluarga sebagai kader PDI Perjuangan. Menurutnya, Jokowi sudah berseberangan dengan PDI Perjuangan sejak Pilpres 2024.

Baca Juga: Gugatan Pemilu PDI Perjuangan di PTUN Disidangkan Pekan Ini, Begini Respon Mahfud

Bahkan, Komarudin menegaskan anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka bukan lagi kader PDI Perjuangan.

Dia berkata keanggotaan Gibran di PDI Perjuangan gugur setelah mencalonkan diri sebagai wakil presiden dari partai lain.

“Gibran itu sudah bukan kader partai lagi, saya sudah bilang sejak dia ambil putusan itu [maju cawapres],” ujar Komarudin.

Sebelumnya, Komarudin juga sempat melontarkan pernyataan Jokowi sudah berseberangan dengan PDI Perjuangan di Pilpres 2024.

Baca Juga: Pengamat: Sebagai Oposisi PDI Perjuangan Jaga Iklim Demokrasi Indonesia

“Ah orang sudah di sebelah sana bagaimana mau dibilang bagian masih dari PDI Perjuangan, yang benar saja,” ucap Komarudin.

Saat itu, dia juga turut berbicara soal status Gibran yang hingga kini belum diumumkan secara tegas usai menjadi cawapres Prabowo.

Komaruddin menyebut Gibran bukan lagi sebagai kader Banteng.

“Gibran itu sudah bukan kader partai lagi, saya sudah bilang sejak dia ambil putusan itu [maju cawapres],” ucapnya.

Baca Juga: Tak Melulu Mengejar Kekuasaan, PDI Perjuangan Persilahkan Jokowi dan Gibran Pindah ke Golkar

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *