Dampak Turunnya Nilai Rupiah terhadap Perekonomian Indonesia

Written by

in

7cloud.asia – Tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belakangan menjadi salah satu topik pembicaraan yang hangat didiskusikan.

Pada tanggal 1 November 2023, rupiah ada di angka Rp 15.940 per dolar AS saat penutupan perdagangan.

Situasi ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Sebagian besar mata uang di Asia mengalami penurunan nilai terhadap dolar AS.

Tercatat, baht Thailand melemah 0,04 persen, ringgit Malaysia melemah 0,04 persen, dolar Singapura melemah 0,14 persen, dan rupee India melemah 0,01 persen.

Namun, pelemahan rupiah bisa dikatakan yang paling besar. Bahkan menjelang Lebaran, nilai rupiah terus melemah dan pada Rabu (17/4/2024) menembus angka Rp 16.200 per dolar.

Dengan adanya tren ini, apa dampaknya terhadap perekonomian Indonesia?

Dalam episode SuarAkademia terbaru, The Conversation berbincang dengan Teuku Riefky, peneliti dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia.

Riekfy mengatakan, melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS ini disebabkan oleh faktor eksternal. Selain faktor perlambatan ekonomi global pascapandemi.

Dia juga berpendapat bahwa sentimen bank sentral yang dimiliki oleh AS yaitu The Fed, yang masih akan menaikkan tingkat suku bunga, juga berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah.

Riefky mengingatkan, melemahnya nilai tukar rupiah ini akan berdampak terhadap ongkos produksi dalam negeri yang menggunakan bahan impor.

Ongkos produksi ini akan meningkat apabila tren melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terjadi secara berkepanjangan. Riefky juga menambahkan pentingnya menjaga stabilitas nilai mata uang untuk menjaga tingkat investasi.

Untuk mengatasi permasalahan ini, menurut Riefky, pemerintah sudah melakukan beberapa langkah.

Namun, dengan status Indonesia sebagai small open economy, melemahnya nilai tukar rupiah adalah hal yang tidak bisa dihindari.

Pemerintah perlu memikirkan langkah yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi ketika terjadi pergolakan ekonomi secara global.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *