Gempa Susulan Mengguncang Hingga 78 Kali di Laut Jawa, Puluhan Rumah Rusak

Written by

in

7cloud.asia – Puluhan rumah dan fasilitas umum rusak ringan hingga berat akibat gempa dengan magnitudo 6,5 di Laut Jawa yang terjadi pada Jumat (22/03/2024) sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan rilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), puluhan rumah serta fasilitas umum yang rusak tersebut tersebar di berbagai wilayah di Jawa Timur.

Di Kabupaten Tuban tercatat empat unit rumah rusak berat, empat unit rumah rusak sedang dan dua unit rumah rusak ringan.

Selain itu terdapat satu balai desa alami kerusakan cukup parah dan satu fasilitas ibadah alami rusak ringan, serta satu kandang milik warga roboh akibat guncangan gempa.

Selanjutnya di Kabupaten Gresik tercatat 19 unit rumah rusak berat, 61 unit rumah rusak sedang dan 50 unit rumah alami rusak ringan.

Baca: Gempa di Laut Jawa getarannya hingga ke Kalimantan

Sejumlah fasilitas umum juga alami kerusakan seperi dua fasliltas Pendidikan rusak ringan, satu fasilitas pendidikan rusak sedang, dua masjid rusak berat, satu musola rusak sedang, satu masjid rusak ringan.

Di wilayah Gresik, gempa juga berdampak pada satu kantor desa dan satu gedung perkantoran yang mengalami rusak ringan, serta RSUD Umas Mas’ud Sangkapura mengalami kerusakan ringan.

Untuk wilayah Kabupaten Pamekasan tercatat satu unit rumah warga alami rusak ringan.

Di Kota Surabaya terdapat dua unit rumah warga alami rusak ringan, RS Unair dan RSUD M Soewandhi alami kerusakan ringan.

Sementara RSUD Soetrasno di Kabupaten Rembang turut terdampak yang sebabkan pasien dievakuasi keluar gedung.

Baca: Satu orang tewas dan puluhan orang terluka akibat gempa Bantul

Tak hanya merusak sejumlah bangunan, gempa juga berdampak pada 143 kepala keluarga di wilayah Jawa Timur.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D memaparkan 143 kepala keluarga tersebut terdiri dari 10 kepala keluarga di Kabupaten Tuban.

Selain itu, 130 kepala keluarga di Kabupaten Gresik, satu kepala keluarga di Kabupaten Pamekasan dan dua kepala keluarga di Kota Surabaya.

Saat ini Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus melakukakan penanganan darurat bencana, antara lain melakukan pendataan dan monitoring di sejumlah lokasi, kemudian mendirikan tenda pengungsian di halaman RS Unair Surabaya.

BPBD juga mengirimkan personil menuju pusat gempa di Pulau Bawean dengan menggunakan kapal dengan membawa kendaraan roda dua, tenda pengungsi, terpal plastik, makanan siap saji guna melakukan penanganan lebih lanjut di wilayah tersebut.

Baca: Indonesia rawan gempa

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Tuban, Jawa Timur menyebut 78 gempa susulan pascagempa yang terjadi di 130 kilometer timur laut Kabupaten Tuban.

“Sampai saat ini masih ada gempa susulan dan tercatat 78 kali gempa susulan sampai jam 19:42 WIB,” kata Kepala BMKG Tuban Zem Irianto Padama.

Zem menyebut ada sebanyak tiga kali gempa besar yang dirasakan oleh masyarakat dan mengakibatkan rusaknya rumah.

Pertama gempa utama berkekuatan magnitudo 6.0 dan gempa susulan ke-6 yang berkekuatan magnitudo 5.3. Lalu, gempa susulan yang ke-22 dengan magnitudo 6.5.

Reporter: Nurakhmayani

 

 

 

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *