Multiplier Effect Pembangunan Bandara Internasional Yogyakakarta Belum Dirasakan Warga Kulon Progo

Written by

in

7cloud.asia – Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih belum merata. Kalaupun ada pembangunan  dan ternyata proyek nasional di sana, multiplier effect nya belum dirasaka.

Salah satu sektor yang belum terdampak multiplier effect dari pembangunan infrastruktur di Kulonprogo adalah sektor pendidikan, khususnya, sektor pembangunan sumber daya manusia yang berkaitan dengan kepariwisataan.

Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi, hal ini karena Kabupaten Kulon Progo memiliki keunikan tersendiri dari berbagai sektor. 

Baca: Bandara Soetta masukbandara ramah keluarga

Hal tersebut disampaikannya usai pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Dinas terkait, Pimpinan PTN, PTS, dan LLDIKTI Wilayah V, serta mitra kerja Komisi X DPR RI, di Kantor Bupati Kulon Progo, Selasa (27/02/2024).

“Ketika tahun 2019 dibangun Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo sampai sekarang multiplier effect yang diharapkan terjadi, tidak diiringi dengan pembangunan sumber daya manusia,” ungkapnya seperti dikutip Parlementaria.

Pembangunan bandara juga tidak diiringi pembangunan kepariwisataan yang bisa menarik lebih banyak lagi kunjungan.

”Sehingga akibatnya kita bisa melihat bahwa multiplier effect pembangunan infrastruktur tidak terjadi secara menyeluruh,” imbuhnya

Baca: Dampak sumbu filosofis Yogyakarta harus dirasakan seluruh warga Yogyakarta 

Lebih lanjut, Dede Yusuf sampaikan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan aspek penting yang harus diperhatikan.

Meskipun bandara telah menjadi akses utama, pembangunan pendidikan perlu ditingkatkan, agar masyarakat setempat dapat mengembangkan kemampuan mereka dan mengejar berbagai peluang pembangunan yang sudah tersedia.

Dalam konteks ini,ujarnya, kita harus melihat dari berbagai sisi.

Pertama, sisi pendidikan untuk sumber daya manusianya apakah sanggup mengembangkan kemampuan untuk mengejar berbagai akses pembangunan yang sudah ada.

Baca: Penataan Kota Lama Semarang yang lebih memanusiakan pengunjungnya 

“Yang kedua, tentunya adalah bagaimana mengembangkan berbagai sektor industri termasuk industri kreatifnya, termasuk industri pariwisatanya dan yang lain-lain yang mungkin memiliki potensi yang besar,” ujar Dede Yusuf.

Padahal menurutnya Kulon Progo punya potensi yang sangat besar, arena akses bandara plus jalan tol dan nantinya akan dibangun kereta bandara.

“Nah kalau tidak diikuti oleh berbagai sektor lainnya maka dikhawatirkan orang datang ke sini (Yogyakarta) tidak berlama-lama tinggal di sini,” ujar Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

Dede Yusuf juga sampaikan bahwa hasil dari pertemuan ini bahwa Pemerintah Kabupaten Kulon Progo akan melakukan langkah-langkah strategis agar multiplier effect pembangunan infrastruktur yang ada di Kulon Progo bisa merata pada sektor-sektor lainnya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *