Sempat Setinggi Semeter Lebih, Banjir yang Menggenangi Bandar Lampung Mulai Surut

Written by

in

7cloud.asia – Banjir yang merendam ratusan rumah warga di Bandar Lampung mulai surut pada Minggu (25/2/2024) siang. 

Warga yang sebelumnya sempat mengungsi sudah kembali dan mulai membersihkan rumah mereka.

Kepala kantor SAR Basarnas Lampung, Deden Ridwansah mengatakan, pihaknya memusatkan evakuasi di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Natar, Kecamatan Sukabumi, Kecamatan Kedamaian, dan Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung.

Basarnas Lampung menambah 4 tim rescue untuk menuju ke wilayah tersebut dan melakukan evakuasi bersama tim SAR gabungan.

Baca: BMKG minta warga waspadai bencana hidrometrologi

Sampai pukul 24.00 waktu Indonesia barat (WIB) tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi sebanyak 76 jiwa ke tempat pengungsian.

“Dan hasil pantauan ter-update di lokasi tersebut alhamdulillah air sudah berangsur turun,” kata Deden Ridwansah, Minggu (25/2/2024) siang.

Neni (32), salah seorang warga yang terdampak banjir hanya mampu menyelamatkan diri bersama anggota keluarganya saat banjir terjadi, sedangkan barang-barang berharganya tidak sempat diselamatkan.

“Sudah sering sih terjadi banjir, tetapi ini yang terparah, barang-barang di rumah banyak yang hanyut,” kata Nani.

Baca: Perubahan iklim membuat kemarau semakin kering dan musim hujan semakin basah  

Banjir akibat meluapnya sejumlah aliran sungai di Bandar Lampung ini juga mengakibatkan lumpuhnya Jalin Lintas Timur Sumatera (Jalinsum) di Desa Hajimena, Natar, Lampung Selatan.

Hal ini terjadi karena ruas jalan terendam banjir dengan ketinggian air hingga satu meter lebih.

Banjir ini disebabkan hujan deras mengguyur Kota Bandar Lampung sejak Sabtu (24/2/2024) petang. Banjir terparah terjadi di Kecamatan Rajabasa, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung.

Hujan deras selama hampir tiga ini juga mengakibatkan banjir yang juga merendam kawasan Hajimena, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Baca: Pemanasan global akan membuat bencana makin sering terjadi

Ratusan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai tiga meter. Untuk mengevakuasi warga dari lokasi banjir, tim SAR gabungan dikerahkan ke lokasi.

Dari beberapa video amatir warga, terlihat derasnya arus air menerjang permukiman warga dengan ketinggian air satu meter hingga 3 meter.

Untuk mengevakuasi warga di lokasi banjir, tim SAR gabungan dikerahkan ke lokasi kejadian.

Dengan sejumlah perahu karet, tim SAR gabungan mengevakuasi warga ke lokasi yang aman dari banjir. Tim SAR gabungan mengutamakan para lansia yang dievakuasi ke lokasi yang aman dari banjir.

 

Sumber; Antaranews.com

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *