Pemilu 2024: Nasib Pemungutan Suara Susulan di Paniai, Papua Tengah Masih Belum Jelas

Written by

in

7cloud.asia – Pelaksanaan Pemungutan Suara Susulan (PSS) di Kabupaten Paniai, Papua Tengah masih menunggu perkembangan kondisi keamanan.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja mengatakan Pemungutan Suara Susulan masih menunggu sinyal dari aparat keamanan setempat. 

“Belum, untuk pelaksanaan pemungutan suara susulan kami masih menunggu sinyal hijau dari teman-teman aparat keamanan,” kata Bagja di Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Jumat (23/2/2024).

Bagja menjelaskan penyelenggaraan pemungutan suara susulan di Paniai harus menjamin keselamatan bagi penyelenggara pemilunya.

Baca: Hanya 9 partai yang lolos ke Senayan

Terlebih, lanjut dia, sempat ada laporan panitia pengawas (panwas) hilang di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Sampai Jumat petugas  tersebut belum diketahui keberadaannya. Panwas kecamatan di Kabupaten Mimika belum ketahuan semenjak dua hari yang lalu menghilang di hutan.

“Sekarang lagi dicari oleh tim SAR, dan juga oleh Bawaslu dan kepolisian setempat,” ujarnya.

Bagja juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak bisa mengeluarkan rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengenai PSS di Paniai.

Baca: PDI Perjuangan masih pimpin raihan perolehan suara

“Kalau masalah keamanan kan itu bisa menyimpangi undang-undang jadinya, tetapi harus tetap warga negara harus dijamin bahwa yang bersangkutan punya hak untuk memilih,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota KPU RI Idham Holik mengatakan bahwa pihaknya memberi kelonggaran untuk Paniai guna melaksanakan pemungutan suara susulan.

Khusus Paniai bisa melakukan pemungutan suara susulan. melampaui batas waktu yang telah ditetapkan yakni 10 hari setelah hari pemungutan suara.

“Akan tetapi, nanti ada beberapa daerah yang mengalami lex specialis, karena transportasi pengiriman logistik yang terlambat,” ujar Idham saat konferensi pers di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (23/2/2024).

Baca: Pemungutan suara susulan di Jakarta Utara diundur karena masalah logistik 

Idham menjelaskan perlakuan khusus tersebut hanya diberikan kepada wilayah-wilayah yang secara geografis bervariasi.

Contohnya, logistik untuk 92 TPS di Paniai yang akan menggelar PSS baru diterbangkan ke Papua Tengah, Jumat (23/2) pagi.

“Kita ketahui penerbangan ke Papua Tengah harus transit di Jayapura, lalu terbang. Lalu, masih ada kegiatan sortir lipat (surat suara). Ini membutuhkan waktu,” katanya.

Pemilu 2024 meliputi pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi, serta anggota DPRD kabupaten/kota.

Baca: Sejumlah TPS di Jakarta kebanjiran

Adapun jumlah daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih.

Pemilu 2024 diikuti 18 partai politik nasional yakni (sesuai dengan nomor urut) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Buruh, dan Partai Gelora Indonesia.

Sedangkan untuk pemilihan presiden dan wakil presiden diikuti tiga pasangan yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

Seturut Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Februari sampai dengan 20 Maret 2024.

Sumber: Antaranews.com

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *